Mau Bahagia?
Gampang…
Yuk kita aktrifkan hormon bahagia yang ada dalam diri kita sendiri.

Dopamin, oksitosin, serotonin, dan endorfin adalah empat hormon membawa bahagia.

Tertawa dan bercanda dengan sahabat dekat dapat meningkatkan hormon kebahagiaan.

Mengenal Hormon Bahagia yang Bisa Diaktifkan oleh DIri Sendiri

Mengenal Hormon Bahagia yang Bisa Diaktifkan oleh DIri Sendiri

Senyum meluncurkan sesuatu hormon yang disebut endorphins, yang lebih dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Kebahagiaan, jika dilihat secara ilmiah, hanyalah fungsi tubuh yang terjadi saat hormon tertentu dilepaskan di dalam tubuh. Pada saat kesehatan mental benar-benar menderita, penting untuk memastikan bahwa kita merasa bahagia, dan dalam suasana hati yang lebih baik.

Hormon kebahagiaan dalam tubuh meliputi dopamin, endorfin, oksitosin, dan serotonin. Keempat hormon bahagia ini jumlahnya akan melonjak ketika kita mengalami sesuatu yang menyenangkan, seperti saat tertawa karena sesuatu yang lucu atau saat kita jatuh cinta.

Hormon kebahagiaan adalah senyawa kimia yang membuat kita merasakan kegembiraan, suka cita, keceriaan, kesenangan, hingga bahkan ketentraman dalam menjalani keseharian. Secara umum, ada empat senyawa kimia utama yang dapat mendorong semua emosi positif yang Anda rasakan ini, yaitu dopamin, oksitosin, serotonin, dan endorfin.

Semakin banyak produksi hormon bahagia ini, maka sensasi senang akan terus bersama kita.

Sistem endokrin atau sistem hormonal akan melepaskan beraneka hormon ke aliran darah. Hormon ini melakukan perjalanan melalui aliran darah, serta bertindak sebagai pembawa pesan dan berperan dalam banyak proses tubuh. Salah satu fungsi penting dari hormon adalah mengatur suasana hati. Beberapa jenis hormon tertentu di dalam tubuh telah dikenal membantu meningkatkan perasaan positif, termasuk kebahagiaan dan kesenangan.

Nah, masing-masing hormon bahagia ini ternyata juga memiliki fungsi dan efek yang berbeda dengan satu sama lain. Di mana keempat hormon kebahagiaan tersebut diproduksi dan bagaimana caranya memicu rasa senang? Berikut penjelasannya.

Nah, masing-masing hormon bahagia ini ternyata juga memiliki fungsi dan efek yang berbeda dengan satu sama lain. Di mana keempat hormon kebahagiaan tersebut diproduksi dan bagaimana caranya memicu rasa senang? Berikut penjelasannya.Hormon bahagia serotonin, oksitosin, dopamin, dan endorfin dihasilkan oleh sistem saraf pusat yang menjadi bagian dari sistem endokrin manusia.

Lebih tepatnya, hormon kebahagiaan dihasilkan di bagian hipotalamus otak. Hormon-hormon itu kemudian dikeluarkan melalui kelenjar pituitari yang terletak di bawah otak untuk dialirkan ke seluruh tubuh lewat aliran darah.

Fungsi utama dari hormon kebahagiaan adalah untuk mengatur suasana hati dan menghasilkan perasaan yang positif. Oleh karena itu, kadar hormon bahagia akan ketika kita mengalami sesuatu yang menyenangkan atau ketika terlibat dalam aktivitas yang bermanfaat.

Hal-hal yang membuat kita senang bisa mulai dari yang terkesan “remeh” seperti makan makanan enak atau mendengarkan musik favorit, sampai merasakan jatuh cinta, mendengar berita baik, dan menjadi seorang ibu.

Lonjakan kasus Corona membuat level stres meningkat. Sebagai penangkalnya, tubuh memproduksi 4 senyawa yang disebut ‘hormon bahagia’.

Kebahagiaan adalah sebuah kondisi pikiran. Ketika kita bertanya kepada seseorang apa yang membuatnya bahagia, ada berbagai macam jawaban. Kehadiran orang yang dicintai, menonton film yang dibintangi oleh aktor favoritnya, menyantap makanan favoritnya, atau hanya sekedar mendapatkan hari libur untuk bersantai dan melepas lelah, adalah beberapa jawaban yang paling mungkin kita dengar.

Bagaimanapun juga, hal itu merupakan level permukaan yang bisa kita lihat. Kebahagiaan, jika dilihat secara ilmiah, hanyalah fungsi tubuh yang terjadi saat hormon tertentu dilepaskan di dalam tubuh. Pada saat kesehatan mental benar-benar menderita, penting untuk memastikan bahwa kita merasa bahagia, dan dalam suasana hati yang lebih baik.

Tapi hal itu bukan berarti mengabaikan perasaan atau kesejahteraan emosional. Namun, ada hormon bahagia tertentu dalam tubuh kita yang bisa memberikan dorongan dan membuat kita merasa lebih baik.

HORMON

Hormon adalah senyawa kimia yang diproduksi oleh kelenjar yang berbeda-beda di seluruh tubuh.
Senyawa kimia tersebut saat diproduksi akan mengirimkan pesan ke organ tubuh yang bersangkutan melalui aliran darah dan bertindak sebagai pembawa pesan yang berperan penting dalam banyak proses tubuh.
Beberapa dari hormon ini memainkan peran dalam mengatur suasana hati atau mood, yang biasa dikenal dengan HORMON BAHAGIA. Dengan mengatur mood, hormon tersebut juga memainkan peran dalam mengurangi risiko stres.

Salah satu fungsi hormon adalah untuk membantu menangkal stres atau meregulasi suasana hati.

Hormon adalah zat yang dibentuk oleh bagian tubuh tertentu dalam jumlah kecil dan dibawa ke jaringan tubuh lain serta memiliki pengaruh terhadap aktivitas sel-sel tubuh. Hormon dihasilkan baik di otak (bagian hipotalamus dan hipofisis) maupun di luar otak (pankreas, kelenjar tiroid, adrenal, dan organ reproduksi).

Gangguan hormon terjadi ketika kelenjar penghasil hormon di dalam tubuh terganggu. Kondisi ini membuat jumlah hormon yang dihasilkan kurang atau justru terlalu banyak, sehingga fungsi organ tubuh tertentu terganggu dan muncul berbagai masalah kesehatan.

Sejumlah hormon tertentu diketahui bisa memberikan perasaan positif, termasuk kebahagiaan dan kesenangan. Oleh karenanya, hormon bahagia ini sangat penting untuk menangkal stres, terutama di tengah amukan kasus Corona seperti saat ini.

Salah satu fungsi penting dari hormon adalah MENGATUR SUASANA HATI. Beberapa jenis hormon tertentu di dalam tubuh telah dikenal membantu meningkatkan PERASAAN POSITIF, termasuk KEBAHAGIAAN dan KESENANGAN. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan mental, maka kamu perlu tahu beberapa jenis ‘hormon bahagia’ berikut dan cara meningkatkannya dalam tubuh!

Hormon kebahagiaan adalah senyawa kimia dalam otak yang berperan untuk mengatur emosi dan suasana hati.
Adanya hormon-hormon ini juga memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Oleh karena itu, kadarnya harus dijaga agar tetap seimbang dalam batas yang normal.

Kadar hormon bahagia yang tidak seimbang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti:
=Depresi.
=Gangguan kecemasan.
=Mood swings (emosi tidak stabil).
=Lebih rentan terhadap rasa nyeri dan sakit.
=Masalah tidur, seperti insomnia atau sering mimpi buruk.
=Ketergantungan atau kecanduan (adiksi).
=Perilaku impulsif
=Perilaku obsesif.
=Penurunan motivasi dan semangat hidup.
=Sulit konsentrasi.
=Kurang awas.
=Masalah pada sistem motorik.
=jika otak memiliki terlalu sedikit serotonin, dapat menyebabkan depresi. Jika otak memiliki terlalu banyak serotonin, dapat menyebabkan aktivitas sel saraf yang berlebihan.

Sementara khususnya pada pria, kadar oksitosin yang tinggi terkadang dapat meningkatkan risiko pembengkakan prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH). Pada wanita, kekurangan oksitosin dapat mencegah refleks pengeluaran ASI dan mempersulit inisiasi menyusui.

Cara meningkatkan hormon kebahagiaan
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan hormon dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin di dalam tubuh, antara lain:

1. Menghabiskan waktu di luar rumah
Tahukah Anda, mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup setiap hari dapat meningkatkan kebahagiaan? Ya! Paparan sinar matahari diperkirakan dapat meningkatkan pelepasan hormon serotonin di otak.
Sinar matahari akan memberi isyarat pada area khusus di retina, yang memicu pelepasan serotonin. Serotonin itu sendiri berperan untuk meningkatkan suasana hati dan membantu seseorang merasa tenang dan fokus.
Tanpa paparan sinar matahari yang cukup, kadar serotonin dalam tubuh bisa turun. Tingkat serotonin yang rendah dikaitkan dengan risiko depresi berat yang lebih tinggi.
Para ahli menyarankan kita untuk terpapar sinar matahari setidaknya 5-20 menit di antara pukul 10 pagi sampai 3 sore setiap hari untuk meningkatkan hormon kebahagiaan.
Pastikan Anda mengoleskan tabir surya sebelum beranjak keluar rumah.

2. Berinteraksi dengan orang terdekat
Berinteraksi serta bercanda gurau dengan orang yang Anda sayangi sangat ampuh untuk memunculkan rasa bahagia.
Ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, mengobrol santai, tertawa, tersenyum, memeluk, atau bahkan hanya berada dekat dengan mereka saja sudah dapat membantu memicu rasa tenang karena efeknya yang meningkatkan hormon dopamin, endorfi, dan oksitosin.
Efek tenang dan bahagia juga akan terasa setelah Anda cuddling alias kelonan atau berhubungan seks dengan pasangan.
Selain itu, menurut studi yang dimuat dalam International Journal of Neuroscience, kadar hormon serotonin dan dopamin bisa bertambah setelah Anda mendapatkan pijatan dari pasangan. Manfaat pijat tersebut juga berpengaruh positif terhadap naiknya level endorfin dan oksitosin.
Pada dasarnya, aktivitas apa pun yang Anda lakukan baik bersama pasangan maupun orang-orang terkasih akan dapat meningkatkan hormon kebahagiaan dalam tubuh.

3. Tidur yang cukup
Kebiasaan tidur sangat berkaitan dengan mood kita sehari-hari. Kurang tidur dapat berakibat pada turunnya level dopamin.
Oleh karena itu, pola tidur yang buruk atau kurang tidur bahkan semalam saja dapat menyebabkan kita lebih gampang stres dan marah-marah. Insomnia kronis juga dapat meningkatkan risiko mengembangkan gangguan mood, seperti kecemasan atau depresi.
Menurut Harvard Medical School, suasana hati yang terganggu akibat masalah tidur juga dapat makin memperburuk kondisi mental.
Kecemasan yang Anda alami karena merasa susah tidur dapat meningkatkan agitasi dan stres, yang membuat makin sulit untuk tidur. Stres juga mempengaruhi tidur dengan membuat tubuh tetap terangsang, terjaga, dan waspada.
Orang yang mengalami stres terus-menerus atau yang memiliki respons berlebihan yang tidak normal terhadap stres cenderung memiliki masalah tidur.
Usahakan untuk mencukupi kebutuhan tidur sekitar 7-9 jam tiap malam bagi orang dewasa.

4. Olahraga teratur
olahraga meningkatkan hormon kebahagiaan
olahraga ramai-ramai bikin kita lebih bahagia
Ketika Anda berolahraga, otak akan meningkatkan produksi endorfin, dopamin, adrenalin, dan endocannabinoid secara rutin.
Ini semua adalah hormon yang memunculkan perasaan bahagia, tentram, percaya diri, dan berdikari. Hormon-hormon kebahagiaan ini juga mampu mengurangi kecemasan dan stres, dan bahkan mengurangi rasa sakit fisik.
Berolahraga tak perlu berlebihan supaya Anda merasa bahagia. Cukup sisihkan waktu minimal 15-30 menit setiap hari untuk berolahraga ringan atau semampu Anda. Beberapa olahraga yang bisa Anda lakukan adalah jogging, jalan santai, atau renang.
Seiring waktu ketika tubuh sudah mulai terbiasa, Anda bisa memperpanjang durasinya dan mengubah jenis olahraganya sesuai kemampuan.

5. Mendengarkan musik
Mendengarkan musik favorit bisa melepaskan lebih dari satu hormon kebahagiaan di otak Anda, yaitu dopamin dan serotonin untuk meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan.
Mendengarkan lagu kesukaan juga dapat membantu menekan produksi hormon kortisol sehingga mengurangi stres, dan menginduksi kesenangan, kegembiraan, serta motivasi.
Menariknya, beda genre musik dapat memunculkan efek yang berbeda pula. Sebagai contoh, mendengarkan musik yang ceria dan upbeat membangkitkan perasaan gembira dan semangat, sedangkan musik yang menenangkan membuat pikiran dan tubuh jadi lebih rileks.

6. Makan makanan yang memicu rasa senang
Makanan juga dapat mempengaruhi hormon kebahagiaan yang kita miliki. Makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral sangat baik untuk kesehatan terutama kesehatan mental, di antaranya:
=Alpukat, yang tinggi vitamin B3 dan omega-3 untuk menambah serotonin.
=Dark chocolate, yang kaya akan antioksidan dan N-acylethanolamine untuk merangsang otak melepaskan endorfin.
=Kacang dan biji-bijian, karena kaya kandungan antioksidan yang telah terbukti menurunkan risiko depresi.
=Makanan tinggi probiotik, seperti yogurt, kimchi, sauerkraut, dipercaya dapat merangsang produksi hormon kebahagiaan di sistem pencernaan.
=Makanan pedas, dipercaya dapat membantu tubuh memproduksi hormon endorfin asal tidak berlebihan.
=Salmon, karena kaya akan triptofan, asam lemak omega-3, EPA, DHA, serta vitamin B12 dan B6, yang dapat membantu tubuh memproduksi serotonin.
=Air mineral, untuk menjaga tubuh dan pikiran agar tetap awas dan fokus sehingga Anda jadi lebih semangat menjalani hari. Disarankan untuk minum setidaknya 2 liter air per hari.

Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghasilkan hormon bahagia.

Berikut adalah jenis-jenis hormon kebahagiaan yang bisa memengaruhi mood Anda.

Ada 4 hormon bahagia yang bisa membantu mengusir perasaan negatif seseorang.

Jenis-Jenis Hormon Bahagia

“Hormon bahagia” ini meliputi:

  1. DOPAMIN.
    si pengatur energi.

    Kenapa hormon dopamin dikenal sebagai “hormon hadiah” karena opamin dilepaskan saat otak menerima sinyal ketika kita TELAH melakukan tindakan atau tugas yang harus diberi imbalan.

    Dopamin adalah hormon yang akan membuat perasaan semangat dan termotivasi untuk belajar. Selain itu dopamine juga berperan dalam meningkatkan semangat untuk mengejar sesuatu atau cita cita.

    Untuk meningkatkan kadar hormon yang mengatur memori kebahagiaan ini dapat dilakukan dengan berolahraga dan meditasi. Selain itu dengan membayangkan masa depan yang baik dan cita-cita serta melakukan hal yang disukai bisa merangsang hormon dopamine.

    Berikut beberapa cara agar tubuh menghasilkan dopamin.
    = Menyelesaikan tugas dan mengakuinya.
    = Mempraktikkan perawatan diri seperti perawatan kulit, sesi memanjakan diri, pijat, dan lainnya.
    = Makan makanan enak dan sehat.
    = Merayakan kemenangan kecil atas prestasi.

    Dopamin adalah hormon dan neurotransmitter yang merupakan bagian penting dalam sistem otak. Hormon Dopamin kerap dikaitkan dapat memberikan RASA atau sensasi yang membuat SENANG, pembelajaran, memori, dan fungsi sistem motorik.

    Hormon dopamin adalah senyawa kimiawi di otak yang berperan untuk menyampaikan rangsangan berupa sinyal saraf ke OTAK dan OTOT. Makanya, hormon bahagia ini dikenal juga sebagai neurotransmitter, yaitu penghantar stimulus.

    Dopamin memainkan peran penting dalam motivasi dan PENGHARGAAN.

    Ketika Anda berhasil mencapai suatu tujuan, rasa puas, senang dan bangga yang muncul setelahnya merupakan hasil dari kerja dopamin.
    Neurotransmitter ini memengaruhi berbagai aktivitas manusia, mulai dari kemampuan mengingat hingga menggerakkan anggota tubuh.

    Saat dilepaskan dalam jumlah yang tepat, hormon bahagia ini akan meningkatkan suasana hati, sehingga memunculkan:
    =perasaan senang dan gembira, seperti ketika jatuh cinta;
    =semangat dan motivasi; hingga
    =kepercayaan diri.

    Selain emosi dan perilaku, dopamin pun dapat membantu sistem pencernaan untuk menyerap nutrisi dengan optimal. Ditambah lagi dengan perannya dalam meningkatkan kekebalan tubuh serta meredakan peradangan.

    Fungsi dopamin lainnya berupa:
    =Melebarkan pembuluh darah, sehingga menjaga tekanan darah tidak melonjak
    =Meningkatkan pengeluaran urin
    =Mengendalikan kadar gula darah dengan menekan produksi hormon insulin

    Dopamin adalah senyawa kimia (neurotransmitter) yang dikaitkan dengan perasaan senang dan puas.
    Hormon dopamin berperan besar untuk mendukung kemampuan unik manusia dalam berpikir, belajar, merencanakan, dan mengekskusi suatu hal. Dopamin membantu kita termotivasi untuk bekerja keras, fokus, belajar, dan merasakan ketertarikan pada hal-hal yang dianggap menyenangkan.

    Selain memengaruhi motivasi dan kesenangan diri, dopamin juga berperan untuk:
    =Mengatur detak jantung
    =Mengatur fungsi pembuluh darah
    =Mengatur fungsi ginjal
    =Membantu proses laktasi
    =Mengatur siklus tidur
    =Mengatur suasana hati
    =Membantu meningkatkan atensi
    =Kontrol refleks mual dan muntah
    =Pemrosesan nyeri
    =Membantu proses pergerakan/sistem motorik
    =Membantu proses pembuatan keputusan (decision making).

    Dopamin pun dapat membantu kerja sistem pencernaan untuk menyerap nutrisi dengan lebih optimal sehingga meningkatkan energi.

    Namun, bila tubuh melepaskan dopamin terlalu banyak, hormon ini dapat meningkatkan obsesi seseorang terhadap sesuatu, bahkan seseorang.

    Apa tandanya jika tubuh kekurangan hormon dopamin?
    Sebaliknya, kekurangan hormon dopamin akan membuat suasana hati menjadi buruk, bahkan dapat meningkatkan risiko terjadinya depresi. Kadar dopamin yang terlalu rendah juga dikaitkan dengan penyakit Parkinson (pikun).

    Kekurangan hormon dopamin dapat mengalami satu, atau lebih, dari beberapa gejala berikut:

     =Keram, kejang otot ataupun tremor
    =Otot kaku
    =Nyeri otot
    =Berkurangnya keseimbangan motorik
    =Sembelit
    =Susah mencerna dan menelan makanan
    =Berat badan naik atau turun tanpa sebab
    =Merasa tidak bertenaga
    =Penurunan gairah seksual
    =Merasa cemas, bersalah, mood naik-turun, tiba-tiba sedih tanpa alasan yang jelas
    =Bergerak lebih lambat dari biasanya
    =Berbicara lebih pelan dari biasanya
    =Kurang peka terhadap lingkungan sekitar
    =Keinginan bunuh diri atau melukai diri sendiri
    =Halusinasi dan delusi
    =Gangguan belajar, seperti sulit mengingat sesuatu, tidak bisa fokus dan berkonsentrasi, serta mudah lupa
    =Impulsif dan destruktif

    Defisiensi hormon dopamin cenderung sulit untuk dikenali. Bila Anda merasakan tanda-tanda di atas, konsultasikan dengan dokter. Untuk memastikan diagnosis, dokter mungkin akan memeriksa faktor gaya hidup, penyakit yang berhubungan dengan penurunan kadar dopamin serta riwayat medis lainnya.

    Bagaimana cara meningkatkan kadar dopamin?

    Meski secara alami dihasilkan oleh tubuh, Anda bisa membantu meningkatkan produksi dopamin, lho.
    Di bawah ini merupakan sejumlah caranya, antara lain:
    =Mengonsumsi makanan tinggi protein, khususnya L-tyrosine.
    Sumber makanannya bisa Anda peroleh dari daging sapi ataupun ayam, ikan, telur, kedelai dan olahannya, susu dan olahannya, serta kacang-kacangan lain.
    =Tidur cukup, sekitar 7 – 8 sehari.
    Kurang tidur bisa mengganggu produksi dopamin.
    =Olahraga rutin, setidaknya 30 menit setiap hari dan 5 kali seminggu.
    Aktivitas fisik teratur dapat menjaga sirkulasi darah dan membantu mengatur berbagai hormon otak, termasuk dopamin.
    =Mengurangi asupan gula dan kafein (kopi), serta alkohol.
    Makanan dan minuman ini akan menurunkan kadar dopamin yang akhirnya memicu kecanduan.
    =Meditasi. Cara ini dipercaya dapat meningkatkan mood dan fokus dengan menenangkan pikiran.

    Kadar Hormon Dopamin  meningkat dengan cara:
    =Olahraga
    =Tertawa
    =Memasak
    =Makan enak

    Cara Alami Meningkatkan Kadar Hormon Bahagia yang namanya Hormon Dopamin:

    1. Olahraga
    Olahraga memiliki banyak manfaat kesehatan fisik dan ia juga memiliki dampak positif pada kesejahteraan emosional. Olahraga adalah cara yang bagus untuk melepaskan endorfin dan juga mampu meningkatkan kadar dopamin dan serotonin. Jadi, untuk mental yang sehat, pastikan kamu juga memiliki tubuh yang sehat dengan rutin olahraga.

    2. Tertawa dengan Teman
    Tertawa bersama sahabat dekat memang tidak akan mengatasi masalah kesehatan yang sedang terjadi. Namun, ini adalah cara alami yang bisa kamu lakukan untuk meredakan perasaan cemas atau stres. Ini karena saat tertawa dopamin dan endorfin akan meningkat, sehingga suasana hati akan membaik. Terlebih jika tertawa ini dilakukan dengan orang yang kamu cintai, maka ini akan juga akan memicu pelepasan oksitosin.

    3. Masak Makanan Favorit bersama Kekasih
    Cara ini bisa meningkatkan keempat hormon bahagia. Pertama, mengonsumsi makanan yang enak bisa memicu pelepasan dopamin bersama dengan endorfin. Berbagi makanan dengan kekasih akan meningkatkan kadar oksitosin.
    Makanan tertentu juga dapat berdampak pada kadar hormon, jadi perhatikan hal-hal berikut saat merencanakan makanan untuk meningkatkan hormon bahagia:
    =Makanan pedas, yang dapat memicu pelepasan endorfin.
    =Yoghurt, kacang-kacangan, telur, daging dengan kandungan rendah lemak, dan almond, yang merupakan beberapa makanan yang terkait dengan pelepasan dopamin.
    =Makanan tinggi triptofan, yang dikaitkan dengan peningkatan kadar serotonin.
    =Makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, kimchi, dan sauerkraut, yang dapat memengaruhi pelepasan hormon.

    4.  Musik
    Memainkan alat musik atau mendengarkan musik dapat meningkatkan lebih dari satu hormon bahagia. Saat mendengarkan musik instrumental, terutama musik yang membuat kamu merinding, ia akan meningkatkan produksi dopamin di otak .
    Mendengarkan musik apa saja yang kamu sukai juga dapat membantu membuat suasana hati menjadi lebih baik. Perubahan positif dalam suasana hati ini kemudian dapat meningkatkan produksi serotonin.
    Musisi juga mungkin mengalami pelepasan endorfin saat membuat musik. Membuat dan menampilkan musik dengan menari, menyanyi, atau bermain drum menyebabkan pelepasan endorfin yang baik untuk tubuh

  2. SERETONIN.
    si pengendali mood.

    Serotin adalah hormon dan neurotransmitter yang merupakan bagian penting dalam sistem otak.

    Serotin adalah hormon dan neurotransmitter yang bisa membantu mengatur SUASANA HATI atau mood, tidur, nafsu makan, pencernaan, kemampuan belajar, dan juga memori.

    Serotonin memiliki sifat yang hampir mirip dengan dopamine. Hormon ini bisa membantu diri untuk merasa penting, puas dan berharga.

    Serotonin juga berperan dalam mempengaruhi siklus tidur, nafsu makan, pencernaan, dan daya ingat.

    Untuk meningkat hormon ini bisa dilakukan dengan cara mendapatkan cahaya matahari pagi, olahraga, pijat, maupun mandi dengan air dingin.

    Hormon bahagia berikutnya adalah serotonin yang sangat penting dalam mengelola suasana hati, termasuk MENCEGAH DEPRESI. Selain memengaruhi mood, hormon serotonin juga berperan dalam berbagai fungsi tubuh yang lain, seperti:
    =pencernaan,
    =proses pembekuan darah,
    =pembentukan tulang,
    =fungsi seksual
    =memicu rasa kantuk setelah makan.

    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kadar serotonin yang tidak seimbang akan mengganggu mood dan berdampak pada stres, bahkan depresi. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya asam amino triptofan dalam tubuh. Asam amino triptofan merupakan salah satu bahan dasar hormon serotonin yang tidak diproduksi sendiri oleh tubuh, melainkan harus diperoleh dari makanan. Karenanya, saat tubuh Anda kekurangan triptofan, kadar serotonin di dalam tubuh pun akan menurun. Alhasil, Anda bisa mengalami gangguan suasana hati, misalnya cemas, mudah marah, dan stres. Tapi, beberapa ahli berpendapat bahwa kadar serotonin yang rendah tidak serta-merta menyebabkan depresi. Kenyataannya lebih rumit daripada itu. Namun, produksi serotonin dalam jumlah yang cukup dianggap sebagai penanganan depresi yang paling efektif.

    Serotonin adalah hormon kunci untuk menciptakan kebahagiaan dan perasaan sejahtera sekaligus menstabilkan mood.

    Maka ketika hormon serotonin dalam kadar normal, Anda akan merasa lebih bahagia, lebih tenang, lebih fokus, tidak gampang cemas, dan menjadi lebih stabil secara emosional.

    Selain untuk mengatur suasana hati dan emosi, fungsi hormon serotonin juga meliputi:
    =Membantu proses pencernaan.
    =Memicu refleks mual.
    =Merangsang siklus tidur dan bangun.
    =Merangsang nafsu makan.
    =Menjaga kesehatan tulang.
    =Membantu proses pembekuan darah untuk menyembuhkan luka.
    =Membantu proses bernalar dan daya ingat.

    Serotonin diproduksi di sistem saraf pusat otak. Namun,sebagian besarnya justru dihasilkan di sistem pencernaan. Serotonin juga ditemukan dalam trombosit darah.

    Salah satu cara menangani depresi adalah dengan mengonsumsi vitamin D.
    Vitamin D diketahui dapat membantu meredakan gejala depresi.

    Memang, apa saja gejala kekurangan serotonin?

    Umumnya, kadar normal serotonin di dalam darah berkisar antara 101 sampai 283 nanogram per mililiter. Jika tingkat serotonin di dalam tubuh Anda kurang dari itu, Anda akan mengalami berbagai gejala seperti:
    =Ngidam makanan manis atau bertepung
    =Susah tidur
    =Percaya diri yang menurun
    =Sering gelisah
    =Suasana hati tidak keruan
    =Linglung

    Apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kadar serotonin?

    Hormon serotonin dalam tubuh sebenarnya bisa ditingkatkan dengan bantuan obat-obatan. Akan tetapi, obat-obatan bisa membuat Anda ketergantungan. Oleh karena itu, cobalah beberapa cara meningkatkan serotonin sekaligus menghilangkan stress di bawah ini:

    1. Memperbanyak konsumsi makanan karbohidrat
    Makanan berkarbohidrat memicu tubuh untuk melepaskan insulin lebih banyak. Ketika kadar insulin dalam tubuh tinggi, penyerapan asam amino, termasuk triptofan, akan meningkat. Mengonsumsi makanan sehat yang tinggi triptofan disertai makanan berkarbohidrat dapat menjadi cara efektif untuk meningkatkan hormon serotonin. Utamakan makanan dengan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, buah-buahan, oatmeal dan roti gandum utuh. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan kaya triptofan lain yang diduga dapat meningkatkan kadar hormon bahagia serotonin di dalam tubuh, yaitu:
    =Kuning telur
    =Tahu
    =Salmon
    =Keju
    =Kacang-kacangan dan biji-bijian

    2. Memenuhi asupan vitamin B kompleks
    Vitamin B1, B2, B3, B6, dan B12 bertugas memelihara kesehatan sistem saraf dan memproduksi energi. Energi inilah yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan berbagai fungsinya, termasuk merespons stres. Memenuhi asupan vitamin satu ini dari makanan sehari-hari dapat membantu mengontrol kadar serotonin dalam tubuh. Vitamin B1, B3, B6, serta B9 akan mengubah asam amino triptofan dari makanan menjadi bentuk serotonin aktif.

    Ingat, vitamin B berfungsi MENJAGA kadar normal hormon serotonin, bukan memperbanyak jumlah neurotransmitter tersebut. Lagi pula, kadar serotonin yang rendah tidak selalu berhubungan dengan asupan vitamin B. Makanya, apabila Anda merasakan gejala-gejala kekurangan hormon serotonin, seperti insomnia atau depresi, sebaiknya konsultasi dengan dokter.

    Anda bisa memenuhi asupan mikronutrien ini dengan mengonsumsi sereal gandum utuh, daging merah, ayam, telur, kacang-kacangan, ikan, susu, polong-polongan, serta sayuran segar. Bukan cuma makanan, kebutuhan vitamin ini pun bisa dicukupi dari suplemen.

    3. Mendapatkan asupan vitamin D dengan berjemur
    Berjemur di bawah sinar matahari sudah terbukti dapat meningkatkan hormon bahagia yang satu ini di dalam tubuh. Sinar matahari yang diserap kulit akan dibentuk menjadi serotonin. Untuk memperoleh manfaat ini, berjemurlah atau lakukan kegiatan di luar ruangan selama 10 – 15 menit setiap hari, antara jam 9 – 10 pagi. Hindari paparan sinar matahari pada jam 10 pagi sampai 2 siang karena paparan ultraviolet sedang tinggi-tingginya. Jangan lupa menggunakan tabir surya ketika Anda beraktivitas di luar ruangan lebih dari 15 menit.

    Sinar matahari dapat meningkatkan pelepasan hormon serotonin. Cahaya matahari ini memberi isyarat pada area khusus di retina, yang memicu pelepasan serotonin yang dikaitkan dengan meningkatkan suasana hati dan membantu seseorang merasa tenang dan fokus..

    Sedangkan di malam hari, gelap memicu otak untuk membuat hormon lain yang disebut melatonin. Hormon bahagia ini bertanggung jawab untuk membantu tidur. Namun, karena serotonin merupakan prekursor melatonin, tidak mengherankan bila kekurangan serotonin dapat menyebabkan gangguan tidur.

    Disamping sinar matahari, asupan vitamin D pun bisa didapatkan dari suplemen tambahan. Berdasarkan penelitian, ada cara lain yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan hormon serotonin, yaitu berolahraga secara teratur di luar ruangan. Aktivitas ini dinilai dapat memperbaiki mood.

    Aktivitas yang bisa meningkatkan hormon serotonin:
    =Dengerin musik
    =Massage
    =Jalan-jalan di luar rumah
    =Berjemur matahari pagi
    =Olahraga di udara terbuka
    =Memperbanyak konsumsi makanan karbohidrat
    =Masak Makanan Favorit

    Cara Alami Meningkatkan Kadar Hormon Bahagia yang namanya Hormon Serotin:

    Pergi ke Luar Rumah
    Ingin meningkatkan kadar endorfin dan serotonin? Salah satu cara paling mudah untuk dilakukan adalah dengan menghabiskan waktu di luar ruangan, tepatnya di bawah sinar matahari. Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi serotonin dan endorfin. Kamu bisa memulai dengan jalan kaki santai selama 10 hingga 15 menit di luar setiap hari.

    Olahraga
    Olahraga memiliki banyak manfaat kesehatan fisik dan ia juga memiliki dampak positif pada kesejahteraan emosional. Olahraga adalah cara yang bagus untuk melepaskan endorfin dan juga mampu meningkatkan kadar dopamin dan serotonin. Jadi, untuk mental yang sehat, pastikan kamu juga memiliki tubuh yang sehat dengan rutin olahraga.

    Masak Makanan Favorit bersama Kekasih
    Cara ini bisa meningkatkan keempat hormon bahagia. Pertama, mengonsumsi makanan yang enak bisa memicu pelepasan dopamin bersama dengan endorfin. Berbagi makanan dengan kekasih akan meningkatkan kadar oksitosin.
    Makanan tertentu juga dapat berdampak pada kadar hormon, jadi perhatikan hal-hal berikut saat merencanakan makanan untuk meningkatkan hormon bahagia:
    =Makanan pedas, yang dapat memicu pelepasan endorfin.
    =Yoghurt, kacang-kacangan, telur, daging dengan kandungan rendah lemak, dan almond, yang merupakan beberapa makanan yang terkait dengan pelepasan dopamin.
    =Makanan tinggi triptofan, yang dikaitkan dengan peningkatan kadar serotonin.
    =Makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, kimchi, dan sauerkraut, yang dapat memengaruhi pelepasan hormon.

    Musik
    Memainkan alat musik atau mendengarkan musik dapat meningkatkan lebih dari satu hormon bahagia. Saat mendengarkan musik instrumental, terutama musik yang membuat kamu merinding, ia akan meningkatkan produksi dopamin di otak .
    Mendengarkan musik apa saja yang kamu sukai juga dapat membantu membuat suasana hati menjadi lebih baik. Perubahan positif dalam suasana hati ini kemudian dapat meningkatkan produksi serotonin.
    Musisi juga mungkin mengalami pelepasan endorfin saat membuat musik. Membuat dan menampilkan musik dengan menari, menyanyi, atau bermain drum menyebabkan pelepasan endorfin yang baik untuk tubuh.

  3. OKSITOSIN.
    si hormon cinta.

    Juga dikenal sebagai hormon “cinta””.

    Oksitosin sangat penting untuk persalinan, menyusui, dan ikatan orangtua-anak yang kuat.
    Hormon oksitosin merupakan hormon penting yang yang berkaitan dengan kelahiran, menyusui, dan ikatan kuat antara orang tua dan anak.  Hormon Oksitosin ini juga bisa  meningkatkan kepercayaan, empati, dan ikatan dalam hubungan. Kadar oksitosin umumnya meningkat dengan KASIH SAYANG FISIK seperti ciuman, pelukan, dan hubungan intim.

    Hormon oksitosin berperan dalam sistem reproduksi wanita serta proses kelahiran dan menyusui.
    Namun, hormon yang juga dikenal sebagai hormon cinta ini ternyata memiliki peran yang jauh lebih kompleks. Oksitosin bertugas memengaruhi tingkah laku dan interaksi manusia yang berhubungan dengan perasaan cinta serta kasih sayang, seperti orgasme, kedekatan sosial, hingga sikap keibuan.

    Oksitosin adalah jenis hormon yang bisa membuat rasa percaya terhadap orang lain meningkat. Hormon oksitosin ini berperan dalam hal membangun hubungan dengan orang lain seperti bersahabat, keluarga ataupun pacaran.

    Oksitosin kerap disebut sebagai hormon cinta karena sering muncul ketika sedang jatuh cinta. Untuk merangsang munculnya hormon ini bisa dilakukan dengan bersentuhan fisik, proses menyusui atau membangun bonding dengan anak, mendengarkan musik, dan bersosialisasi dengan orang lain.

    Hormon jatuh cinta
    Oksitosin adalah hormon cinta, karena muncul saat Anda jatuh cinta dan memadu cinta. Di samping berperan dalam hubungan romantis dan seks, oksitosin juga membantu proses persalinan, proses menyusui, serta penguatan ikatan batin antara ibu dan anak.

    Berikut ini fungsi lain dari hormon oksitosin, diantaranya:
    =Merangsang kontraksi rahim menjelang persalinan
    =Melancarkan produksi ASI
    =Meredakan stres dan cemas yang kerap dialami ibu baru
    =Memperkuat ikatan antara ibu dan bayi
    =Menumbuhkan perasaan tertarik pada orang lain
    =Memicu empati dan meningkatkan rasa percaya pada orang lain

    Oksitosin adalah salah satu hormon kebahagiaan yang juga dikenal sebagai hormon cinta.
    Ini karena oksitosin berfungsi memengaruhi tingkah laku dan interaksi manusia yang berhubungan dengan perasaan cinta serta kasih sayang hingga keakraban dan keintiman dengan sesama makhluk hidup, seperti saat kita jatuh cinta maupun saat berpelukan atau berhubungan seks dan orgasme.

    Selain berperan untuk mendorong rasa cinta dan keintiman, fungsi hormon oksitosin juga penting untuk:
    =Memulai kontraksi saat proses persalinan.
    =Memicu produksi ASI dan proses menyusui.
    =Memicu insting keibuan untuk mengasuh dan merawat.
    =Menguatkan ikatan batin antara ibu dan anak.
    =Meningkatkan rasa percaya.
    =Pada pria, oksitosin berperan untuk membantu produksi hormon testosteron di testis dan menggerakkan sperma.

    Oksitosin diproduksi terutama di hipotalamus, untuk kemudian dilepaskan ke dalam darah melalui kelenjar pituitari atau ke bagian lain dari otak dan sumsum tulang belakang. Setelah oksitosin dilepas oleh otak, hormon ini akan mengikat reseptor oksitosin untuk mempengaruhi perilaku Anda.

    Apabila diproduksi dalam jumlah berlebihan, oksitosin dipercaya bisa meningkatkan risiko pembesaran kelenjar prostat pada pria. Sedangkan kekurangan hormon oksitosin berisiko terhadap depresi. Apa lagi yang dapat terjadi jika kadarnya rendah dalam tubuh? Kemungkinan Anda akan mengalami kesepian, insomnia, merasa tidak terhubung dengan orang lain, stres, cemas, hingga mudah lelah karena kurangnya energi.

    Cara meningkatkan kadar hormon oksitosin dalam tubuh tidak jauh berbeda dengan ketiga hormon di atas. Produksi oksitosin juga dapat ditingkatkan atau dirangsang dengan melakukan olahraga, meditasi, dan mengonsumsi makanan yang sehat. Bukan cuma itu, beberapa cara berikut dipercaya turut meningkatkan produksi oksitosin, meliputi:
    =Bersosialisasi dan berkumpul bersama orang-orang terdekat.
    =Cuddling atau saling berpelukan dengan pasangan. Memeluk dan menyentuh pasangan akan mendorong pelepasan oksitosin yang berperan dalam proses ereksi dan orgasme. Selain itu, oksitosin juga mendukung pergerakan sperma menuju sel telur.
    =Berhubungan seks.

    Aktivitas yang bisa meningkatkan hormon oksitosin:
    =Berpelukan
    =
    Berciuman
    =Bersantai bersama pasangan
    =Bercinta
    =Olahraga
    =Meditasi
    =Makan makanann yang sehat
    =Bersosialisasi dan berkumpul bersama orang-orang terdekat
    =Berhubungan seks

    Cara Alami Meningkatkan Kadar Hormon Bahagia yang namanya Hormon Oksitosin:

    Masak Makanan Favorit bersama Kekasih
    Cara ini bisa meningkatkan keempat hormon bahagia. Pertama, mengonsumsi makanan yang enak bisa memicu pelepasan dopamin bersama dengan endorfin. Berbagi makanan dengan kekasih akan meningkatkan kadar oksitosin.

  4. ENDORFIN.
    si penghilang stres dan nyeri.

    Sama dengan dopamin, endorfin adalah neurotransmitter yang mengirim rangsangan saraf ke otak dan organ tubuh lainnya.

    Endorfin adalah pereda nyeri alami dalam tubuh, yang diproduksi tubuh sebagai respons dari perasaan stres atau ketidaknyamanan yang terjadi. Kadar endorfin juga cenderung meningkat saat kamu melakukan aktivitas yang menimbulkan perasaan MEMUASKAN seperti makan makanan lezat, berolahraga, atau berhubungan intim.

    Endorfin juga memainkan peran dalam memicu perasaan positif sekaligus membantu mengurangi rasa sakit.

    Hormon bahagia ini diproduksi oleh kelenjar pituitari dan sistem saraf pusat manusia.

    Selain berpengaruh mengurangi persepsi rasa sakit (analgesik), endorfin juga dapat bertindak sebagai PENENANG.

    Hormon ini bisa memberikan perasaan euphoria singkat, mengurangi rasa stress dan cemas, serta depresi. Hal ini karena hormon endorfin dikenal sebagai hormon pereda rasa sakit atau nyeri.

    Endorfin bisa ditingkatkan dengan melakukan latihan fisik atau peregangan yang membuat tubuh merasa rileks. Selain itu tertawa dan menangis juga bisa membantu meningkatkan kadar hormon ini.

    Jika dihasilkan dalam batas normalnya, hormon endorfin berfungsi untuk:
    =mengurangi efek buruk dari stres dan rasa sakit,
    =melepaskan hormon seksual (estrogen, progesteron, testosteron),
    =menambah nafsu makan, dan
    =meningkatkan respons sistem imun tubuh.

    Apa akibatnya jika tubuh kekurangan endorfin?

    Ketika sistem hormon terganggu, produksi hormon otomatis juga terganggu.

    Gejala-gejala yang dapat timbul jika produksi endorfin kurang dari jumlah normalnya adalah:
    =Depresi
    =Gelisah
    =Murung
    =Nyeri dan sakit fisik
    =Sulit tidur
    =Perilaku impulsif

    Hormin Endorfin adalah senyawa kimia (neurotransmitter) yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari sebagai respons untuk meredakan nyeri atau stres. Dengan kata lain, endorfin merupakan pereda nyeri alami.

    Endorfin bekerja pada reseptor opiat di otak kita untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kesenangan, sehingga menghasilkan perasaan tenang dan tentram. Ini akan membantu kita untuk terus berfungsi meskipun sedang mengalami cedera atau stres.

    Hormon endorfin utamanya dilepaskan sebagai respons terhadap rasa sakit atau stres, tetapi mereka juga dilepaskan selama aktivitas lain yang membuat kita senang, seperti makan, olahraga, atau seks.

    Selain penurunan rasa sakit dan stres, sekresi endorfin berfungsi untuk:
    =Memunculkan perasaan euforia
    =Mengatur nafsu makan
    =Melepaskan hormon seks
    =Meningkatkan respon imun. Sebab, tingkat endorfin yang tinggi membuat kita lebih tahan terhadap rasa sakit dan merasakan lebih sedikit efek negatif dari stres.
    =Meningkatkan self-esteem, kepercayaan diri, dan sifat optimistis.
    =Mengurangi sakit saat persalinan.
    =Hormon kebahagiaan ini juga telah dikaitkan dengan potensi manfaatnya untuk mengurangi gejala depresi dan gangguan kecemasan.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi kekurangan hormon endorfin ini?

    Untuk menjaga dan meningkatkan kadar endorfin di dalam tubuh, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini:
    =Makan cokelat hitam dan makanan pedas. Cokelat dan cabai diyakini dapat membantu menghasilkan endorfin dan menenangkan emosi Anda.
    =Berolahraga. Melakukan aktivitas fisik memang sudah terbukti sebagai cara menghilangkan stress sekaligus membantu mengurangi depresi, mengatasi gelisah, meningkatkan kualitas tidur serta kepercayaan diri.
    =Aktivitas fisik lainnya, seperti BERKEBUN, MEMBERSIHKAN RUMAH, BELANJA, MENARI, dan BERSEPEDA. Bahkan, berhubungan seks dan masturbasi dipercaya dapat merangsang produksi hormon endorfin.

    Aktivitas yang bisa meningkatkan hormon endorfin:
    =Dengerin musik
    =Jalan-jalan
    =Berjemur matahari pagi
    =Makan cokelat hitam dan makanan pedas
    =Makan makanan lezat
    =Olahraga
    =Berkebun
    =Membersihkan rumah
    =Menari
    =Belanja
    =Membersihkan rumah
    =Bersepeda
    =Bercinta
    =Berhubungan seks dengan pasangan yang sah
    =Masturbasi (namun yang ini secara agama dilarang)
    =Tertawa dengan teman
    =Memasak bersama

    Cara Alami Meningkatkan Kadar Hormon Bahagia yang namanya Hormon Endorfin:

    1, Pergi ke Luar Rumah
    Ingin meningkatkan kadar endorfin dan serotonin? Salah satu cara paling mudah untuk dilakukan adalah dengan menghabiskan waktu di luar ruangan, tepatnya di bawah sinar matahari. Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi serotonin dan endorfin. Kamu bisa memulai dengan jalan kaki santai selama 10 hingga 15 menit di luar setiap hari.

    2. Olahraga
    Olahraga memiliki banyak manfaat kesehatan fisik dan ia juga memiliki dampak positif pada kesejahteraan emosional. Olahraga adalah cara yang bagus untuk melepaskan endorfin dan juga mampu meningkatkan kadar dopamin dan serotonin. Jadi, untuk mental yang sehat, pastikan kamu juga memiliki tubuh yang sehat dengan rutin olahraga.

    3. Tertawa dengan Teman
    Tertawa bersama sahabat dekat memang tidak akan mengatasi masalah kesehatan yang sedang terjadi. Namun, ini adalah cara alami yang bisa kamu lakukan untuk meredakan perasaan cemas atau stres. Ini karena saat tertawa dopamin dan endorfin akan meningkat, sehingga suasana hati akan membaik. Terlebih jika tertawa ini dilakukan dengan orang yang kamu cintai, maka ini akan juga akan memicu pelepasan oksitosin.

    4. Masak Makanan Favorit bersama Kekasih
    Cara ini bisa meningkatkan keempat hormon bahagia. Pertama, mengonsumsi makanan yang enak bisa memicu pelepasan dopamin bersama dengan endorfin. Berbagi makanan dengan kekasih akan meningkatkan kadar oksitosin.
    Makanan tertentu juga dapat berdampak pada kadar hormon, jadi perhatikan hal-hal berikut saat merencanakan makanan untuk meningkatkan hormon bahagia:
    =Makanan pedas, yang dapat memicu pelepasan endorfin.
    =Yoghurt, kacang-kacangan, telur, daging dengan kandungan rendah lemak, dan almond, yang merupakan beberapa makanan yang terkait dengan pelepasan dopamin.
    =Makanan tinggi triptofan, yang dikaitkan dengan peningkatan kadar serotonin.
    =Makanan yang mengandung probiotik, seperti yogurt, kimchi, dan sauerkraut, yang dapat memengaruhi pelepasan hormon.

    5. Musik
    Memainkan alat musik atau mendengarkan musik dapat meningkatkan lebih dari satu hormon bahagia. Saat mendengarkan musik instrumental, terutama musik yang membuat kamu merinding, ia akan meningkatkan produksi dopamin di otak .
    Mendengarkan musik apa saja yang kamu sukai juga dapat membantu membuat suasana hati menjadi lebih baik. Perubahan positif dalam suasana hati ini kemudian dapat meningkatkan produksi serotonin.
    Musisi juga mungkin mengalami pelepasan endorfin saat membuat musik. Membuat dan menampilkan musik dengan menari, menyanyi, atau bermain drum menyebabkan pelepasan endorfin yang baik untuk tubuh.

Sebetulnya masih banyak cara untuk meningkatkan hormon bahagia dalam tubuh, seperti meditasi, pijat, mendapatkan tidur yang cukup, bermain dengan hewan peliharaan, atau jalan-jalan romantis dengan pasangan.

Masalah yang terkait dengan ketidakseimbangan hormon bahagia

Hormon kebahagiaan adalah senyawa kimia dalam otak yang berperan untuk mengatur emosi dan suasana hati.
Adanya hormon-hormon ini juga memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Oleh karena itu, kadarnya harus dijaga agar tetap seimbang dalam batas yang normal.

Kadar hormon bahagia yang tidak seimbang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti:
=Depresi.
=Gangguan kecemasan.
=Mood swings (emosi tidak stabil).
=Lebih rentan terhadap rasa nyeri dan sakit.
=Masalah tidur, seperti insomnia atau sering mimpi buruk.
=Ketergantungan atau kecanduan (adiksi).
=Perilaku impulsif
=Perilaku obsesif.
=Penurunan motivasi dan semangat hidup.
=Sulit konsentrasi.
=Kurang awas.
=Masalah pada sistem motorik.
=jika otak memiliki terlalu sedikit serotonin, dapat menyebabkan depresi. Jika otak memiliki terlalu banyak serotonin, dapat menyebabkan aktivitas sel saraf yang berlebihan.

Sementara khususnya pada pria, kadar oksitosin yang tinggi terkadang dapat meningkatkan risiko pembengkakan prostat jinak atau benign prostatic hyperplasia (BPH). Pada wanita, kekurangan oksitosin dapat mencegah refleks pengeluaran ASI dan mempersulit inisiasi menyusui.

Cara meningkatkan hormon kebahagiaan

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan hormon dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin di dalam tubuh, antara lain:

1. Menghabiskan waktu di luar rumah

Tahukah Anda, mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup setiap hari dapat meningkatkan kebahagiaan? Ya! Paparan sinar matahari diperkirakan dapat meningkatkan pelepasan hormon serotonin di otak.

Sinar matahari akan memberi isyarat pada area khusus di retina, yang memicu pelepasan serotonin. Serotonin itu sendiri berperan untuk meningkatkan suasana hati dan membantu seseorang merasa tenang dan fokus.

Tanpa paparan sinar matahari yang cukup, kadar serotonin dalam tubuh bisa turun. Tingkat serotonin yang rendah dikaitkan dengan risiko depresi berat yang lebih tinggi.

Para ahli menyarankan kita untuk terpapar sinar matahari setidaknya 5-20 menit di antara pukul 10 pagi sampai 3 sore setiap hari untuk meningkatkan hormon kebahagiaan.

Pastikan Anda mengoleskan tabir surya sebelum beranjak keluar rumah.

2. Berinteraksi dengan orang terdekat

Berinteraksi serta bercanda gurau dengan orang yang Anda sayangi sangat ampuh untuk memunculkan rasa bahagia.

Ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, mengobrol santai, tertawa, tersenyum, memeluk, atau bahkan hanya berada dekat dengan mereka saja sudah dapat membantu memicu rasa tenang karena efeknya yang meningkatkan hormon dopamin, endorfi, dan oksitosin.

Efek tenang dan bahagia juga akan terasa setelah Anda cuddling alias kelonan atau berhubungan seks dengan pasangan.

Selain itu, menurut studi yang dimuat dalam International Journal of Neuroscience, kadar hormon serotonin dan dopamin bisa bertambah setelah Anda mendapatkan pijatan dari pasangan. Manfaat pijat tersebut juga berpengaruh positif terhadap naiknya level endorfin dan oksitosin.

Pada dasarnya, aktivitas apa pun yang Anda lakukan baik bersama pasangan maupun orang-orang terkasih akan dapat meningkatkan hormon kebahagiaan dalam tubuh.

3. Tidur yang cukup

Kebiasaan tidur sangat berkaitan dengan mood kita sehari-hari. Kurang tidur dapat berakibat pada turunnya level dopamin.

Oleh karena itu, pola tidur yang buruk atau kurang tidur bahkan semalam saja dapat menyebabkan kita lebih gampang stres dan marah-marah. Insomnia kronis juga dapat meningkatkan risiko mengembangkan gangguan mood, seperti kecemasan atau depresi.

Menurut Harvard Medical School, suasana hati yang terganggu akibat masalah tidur juga dapat makin memperburuk kondisi mental.

Kecemasan yang Anda alami karena merasa susah tidur dapat meningkatkan agitasi dan stres, yang membuat makin sulit untuk tidur. Stres juga mempengaruhi tidur dengan membuat tubuh tetap terangsang, terjaga, dan waspada.

Orang yang mengalami stres terus-menerus atau yang memiliki respons berlebihan yang tidak normal terhadap stres cenderung memiliki masalah tidur.

Usahakan untuk mencukupi kebutuhan tidur sekitar 7-9 jam tiap malam bagi orang dewasa.

4. Olahraga teratur

Ketika Anda berolahraga, otak akan meningkatkan produksi endorfin, dopamin, adrenalin, dan endocannabinoid secara rutin.

Ini semua adalah hormon yang memunculkan perasaan bahagia, tentram, percaya diri, dan berdikari. Hormon-hormon kebahagiaan ini juga mampu mengurangi kecemasan dan stres, dan bahkan mengurangi rasa sakit fisik

Berolahraga tak perlu berlebihan supaya Anda merasa bahagia. Cukup sisihkan waktu minimal 15-30 menit setiap hari untuk berolahraga ringan atau semampu Anda. Beberapa olahraga yang bisa Anda lakukan adalah jogging, jalan santai, atau renang.

Seiring waktu ketika tubuh sudah mulai terbiasa, Anda bisa memperpanjang durasinya dan mengubah jenis olahraganya sesuai kemampuan.

5. Mendengarkan musik

Mendengarkan musik favorit bisa melepaskan lebih dari satu hormon kebahagiaan di otak Anda, yaitu dopamin dan serotonin untuk meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan.

Mendengarkan lagu kesukaan juga dapat membantu menekan produksi hormon kortisol sehingga mengurangi stres, dan menginduksi kesenangan, kegembiraan, serta motivasi.

Menariknya, beda genre musik dapat memunculkan efek yang berbeda pula. Sebagai contoh, mendengarkan musik yang ceria dan upbeat membangkitkan perasaan gembira dan semangat, sedangkan musik yang menenangkan membuat pikiran dan tubuh jadi lebih rileks.

6. Makan makanan yang memicu rasa senang

Makanan juga dapat mempengaruhi hormon kebahagiaan yang kita miliki. Makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral sangat baik untuk kesehatan terutama kesehatan mental, di antaranya:
=Alpukat, yang tinggi vitamin B3 dan omega-3 untuk menambah serotonin.
=Dark chocolate, yang kaya akan antioksidan dan N-acylethanolamine untuk merangsang otak melepaskan endorfin.
=Kacang dan biji-bijian, karena kaya kandungan antioksidan yang telah terbukti menurunkan risiko depresi.
=Makanan tinggi probiotik, seperti yogurt, kimchi, sauerkraut, dipercaya dapat merangsang produksi hormon kebahagiaan di sistem pencernaan.
=Makanan pedas, dipercaya dapat membantu tubuh memproduksi hormon endorfin asal tidak berlebihan.
=Salmon, karena kaya akan triptofan, asam lemak omega-3, EPA, DHA, serta vitamin B12 dan B6, yang dapat membantu tubuh memproduksi serotonin.
=Air mineral, untuk menjaga tubuh dan pikiran agar tetap awas dan fokus sehingga Anda jadi lebih semangat menjalani hari. Disarankan untuk minum setidaknya 2 liter air per hari.

Hormon Bahagia Diproduksi DIsaat Kita Merasa Senang

Hormon Bahagia Diproduksi DIsaat Kita Merasa Senang

Dopamin Juga dikenal sebagai hormon "perasaan baik", dan hormon "rasa senang", serta "hormon hadiah".

Dopamin Juga dikenal sebagai hormon “perasaan baik”, dan hormon “rasa senang”, serta “hormon hadiah”.

Sedih, murung

Sedih, murung

Kekurangan hormon bahagia dapat memicu depresi.

Kekurangan hormon bahagia dapat memicu depresi.

Berkumpul dengan teman dekat bikin kita bahagia

Berkumpul dengan teman dekat bikin kita bahagia

Olahraga ramai-ramai bikin kita lebih bahagia

Olahraga ramai-ramai bikin kita lebih bahagia

Sumber :

1. https://www.halodoc.com/artikel/mengenal-4-jenis-hormon-untuk-mental-yang-sehat

2. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5626999/4-hormon-bahagia-penangkal-stres-di-tengah-amukan-corona

3. https://jovee.id/mengenali-jenis-jenis-hormon-bahagia-di-dalam-tubuh/

4. https://republika.co.id/berita/qnudqg349/empat-hormon-bahagia-dalam-tubuh-dan-cara-memproduksinya

5. https://www.sehatq.com/artikel/hormon-kebahagiaan-di-tubuh-yang-pengaruhi-mood

8. https://www.momsmoney.id/news/yuk-kenali-hormon-bahagia-di-tubuh-dan-cara-meningkatkannya

9.https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/d-1257318/hormon-cinta-hanya-bertahan-4-tahun-sisanya-dorongan-seks

Penulis: Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id)