Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Tag: Rektor IPB Terpilih

Rektor IPB 2017-2022

Dr. Arif Satria, SP, M.Si

Dr. Arif Satria, SP, M.Si

Rektor IPB ke 9 Dr. Arif Satria, SP, M.Si (Rektor IPB Tahun 2017-2022)

Dr. Arif Satria, SP, M.Si (Rektor IPB Tahun 2017-2022)

Selamat dan Sukses
atas terpilihnya
 Dr. Arif Satria, SP, M.Si
sebagai Rektor IPB
Periode 2012-2017
Semoga bisa membawa IPB menjadi lebih baik 

Dr Arif Satria sebagai rektor terpilih akan dilantik pada 16 Desember 2017.

Arif Satria lahir d Pekalongan tanggal 17 September 1971

Rabu, 15 November 2017 setelah melakukan rapat tertutup di kampus IPB Baranangsiang, Kota Bogor, Majelis Wali Amanat (WMA) IPB memilih Dr Arif Satria sebagai Rektor IPB periode 2017-2022.  Chozin sebagai ketua MWA IPB berharap Rektor IPB terpilih diharapkan menjadi pemimpin akademik yang visoner, berkinerja, dan inklusif, yakni mau melayani semua golongan, serta punya visi yang kuat dalam memimpin.

Dr Arif Satria, yang kini menjabat Dekan Fakultas Ekologi Manusia, merupakan satu dari tiga calon rektor terpilih yang berhasil mengikuti seleksi hingga akhir.

“Sidang terbuka dan tertutup dalam rangka pemilihan Rektor IPB periode 2017-2022 telah dilaksanakan dan telah ditetapkan Dr Arif Satria sebagai Rektor IPB periode 2017-2022,” kata Ketua MWA Prof Dr MA Chozin seusai rapat tertutup di kampus IPB Baranangsiang, Kota Bogor, .

Pendidikan terakhir:

  1. S1 SOSEK FAPERTA IPB (lulusan S1 Sosek Pertanian Jurusan Penyuluhan)
  2. S2 Sosiologu Pedesaan UOB
  3. S3 Marine Policy Kagosima University Jepang
  4. Visisting Fellow di University o British Columbia Kanada

Note:
Lulusan Marine Policy di Kagoshima University Jepang ini telah menghasilkan berbagai karya ilimiah diantaranya buku berjudul Pengantar Sosiologi Pesisir, Pesisir dan Laut Untuk Rakyat, Ekologi Politik Nelayan, Globalisasi Perikanan: Reposisi Indonesia, serta buku internasional berjudul Managing Coastal and Inland Waters yang diterbitkan Springer Belanda.

Pekerjaan:

  1. Dosen FMA IPB Bidang Keahlian Kebijakan Kelautan dan Perikanan
  2. Dekan Fakultas Ekoligi Manisia (FEMA) IPB (2010 – sekarang)
  3. Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan (2012 – sekarang)
  4. Direktur Riset dan Kajian Strategis IPB (2008 – 2010)
  5. Ketua Umum Perhimpunan Srjana Pertanian Indonesia (2010 -2014)
  6. Wakil Ketua Umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (2009 –  2011)
  7. Anggota Dewan Kelauatan Indonesia (2013 – 2017)

Note:

Arif Satria berhasil menjadi dosen yang meraih nilai EPBM tertinggi.

Arif Satria Dekan termuda di IPB yang menanamkan budaya korporat melalui aplikasi praktek manajemen modern berbasis teknologi informasi.

Sinergi FEMA IPB dan Nutricia demi Perbaikan Gizi Anak

Sinergi FEMA IPB dan Nutricia demi Perbaikan Gizi Anak

Arif Satria terlibat aktif dalam penyusunan berbagai kebijakan kelautan dan perikanan sejak tahun 2002. Penyusunan UU Perikanan No 31/2004, Revisi UU Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Penyusunan Konsep Ekonomi Biru, dan sejumlah Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri.

Penghargaan:

  1. Mendapatkan Penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2009 Bidang Ilmu Pengetahuan dari Mendiknas (dari Menteri Pendidikan Nasional)
  2. Mendapatkan Penghargaan Internasional: Yamamoto award 2008. The First Winner of the JIFRS Yamamoto Prize for the Best Paper, pada International Institute of Fisheries Economics and Trade (IIFET) Conference, Juli 2008, di Nha Trang Vietnam. IIFET adalah organisasi profesi bidang sosial ekonomi perikanan yang sekretariatnya di Oregon State University, USA
  3. Mendapatkan Penghargaan Akademisi Peduli Penyuluhan dan SDM Perikanan, Kementrian Kelautan dan Perikanan (2013)
  4. Pada tahun 2009, ia meraih penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa Bidang Ilmu Pengetahuan dari Menteri Pendidikan Nasional.

Komitmen:

  1. Membawa IPB siap menghadapi era disrupsi yang penuh dengan turbulensi dan ketidakpastian.
  2. Menciptakan ekosistem IPB yang kondusif bagi tumbuhnya kreativitas dan inovasi untuk menggerakan ekonomi rakyat dan memperkuat industri nasional, sehingga IPB selalu menjadi trend setter keilmuan, inovasi, maupun penentu arah kebijakan strategis nasional

Dr, Arif Satria, SP, M.Si Rektor IPB 2017-2022

Link terkait: Rektor IPB 2012-2017

Penulis: Anita Handayani

Rektor IPB 2012-2017

Selamat dan Sukses

atas terpilihnya

 Prof.Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc.

sebagai Rektor IPB
periode 2012-2017.

Semoga dapat
menjalankan amanah.

Prof. Dr. Herry Suhardiyanto terpilih lagi sebagai Rektor IPB baru hasil Sidang Paripurna Majelis Wali Amanah (MWA) IPB, pada Kamis (29 November 2012) malam di Jakarta.

Prof. Herry terpilih setelah meraih suara  75.4  % dari suara anggota MWA. Urutan kedua ditempati Dr. Asep Saefudin dengan 17.4 % dan Prof. Zairin Junior memperoleh 3.6 % suara.

Herry lahir di Banjarnegara    tanggal 10 September 1959, menamatkan pendidikan sarjana teknologi pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), pendidikan Master di Kochi University, Jepang, dan Doktor di Ehime University of, Jepang tahun 1994.

Dengan terpilihnya Herry, dia melanjutkan tugasnya sebagai Rektor periode 2012-2017, setelah sebelumnya menjabat Rektor tahun 2007-2012. Di bawah kepemimpinan Herry, dalam empat tahun terakhir jumlah karya inovatif  IPB diakui tertinggi dibandingkan perguruan tinggi lain di Indonesia, versi Kemenristek RI, sehingga IPB dinobatkan sebagai kampus paling inovatif di Indonesia.

Sidang Paripurna MWA IPB dihadiri oleh seluruh anggota MWA IPB yang dipimpin oleh Prof. M. Chozin sebagai Ketua, Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf, Wakil Ketua, dan Prof. Rizal Syarief, Sekretaris.

Mendikbud, RI Prof. Muhammad Nuh yang memiliki suara pemerintah sebesar 35% suara MWA hadir dalam Sidang Paripurna tersebut. Hadir anggota MWA lain, diantaranya Dr. Suswono, Dr. Sugiharto, Prof. Didik J. Rachbini, Ahmad Heryawan, Zaim Ukhrawi, dan sejumlah Guru Besar IPB.

Pada hari Selasa (27/11), ketiga calon Rektor telah menyatakan komitmen untuk saling bersinergi pada sebuah forum silaturahmi dengan pimpinan MWA.

Pada pertemuan tersebut, Prof. Herry menyatakan:  “Lahan pengabdian akademik begitu luas, sebab ilmu-ilmu pertanian yang ditekuni para dosen dan mahasiswa IPB sangat strategis. IPB adalah kumpulan insan akademis yang ingin melakukan ikhtiar terbaik bagi almamater dan bangsanya. Jabatan Rektor adalah amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya”.

Herry menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan semua calon Rektor:
“Kami bertiga siap bersinergi agenda memajukan IPB, sebab berbagai persoalan pangan, energi, lingkungan, pembangunan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan yang jadi tantangan bangsa ini relevan dengan kompetensi utama IPB sebagai tempat bersemainya sains, teknologi, dan inovasi serta lulusan yang berkarakter kewirausahaan untuk menjawab tantangan bangsa tersebut” ujar Herry menambahkan.

Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto,M.Sc adalah putera Banjarnegara – Jawa Tengah yang menjabat sebagai rektor ke-13 dan 14 IPB periode 2007-2012 dan 2012-2017.

Copyright © Pemilihan Rektor IPB Masa Bakti 2012-2017