Penyakit Hipertensi (Darah Tinggi)

Dedi Djaellani ketika di UGD

Dedi Djaellani ketika di UGD terkena Hipertensi (Darah Tinggi)

Di WA tiba2 hari ini selasa 31 Januari 2017, teman saya Dedi Djaellani yang bekerja di PAP Faperta IPB memberi kabar kalau dia baru saja keluar dari UGD karena terkena penyakit hipertensi tekanan darahnya mencapai 150/82 katanya, rasanya ketika itu mau nyungsep saja gak tahan. Sekarang sudah dirumah kembali, tensinya sudah 128/78 namun masih pusing karena diastolik (angka bawahnya) masih dibawah 90.

Saya sedih mendengarnya, lalu saya cari referensi di internet tentang apa sih itu penyakit hipertensi dan bagaimana cara mengatasi dan obat kimia dan herbalnya apa.

Berikut saya tuliskan tentang apa itu penyakit Hipertensi (Darah Tinggi) dan cara mengatasi atau mengobatinya. Semoga bermanfaat.

Definisi

Apa itu hipertensi (tekanan darah tinggi)?

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi dan dapat mengakibatkan kondisi lain seperti penyakit jantung.

Tekanan darah adalah kekuatan darah yang mendorong melawan dinding arteri, dari jantung yang memompa darah melalui arteri. Tekanan darah yang meninggi mengganggu sistem sirkulasi. Tekanan darah tinggi adalah diatas 140/90.

Tekanan darah terbagi menjadi dua angka. Tekanan sistolik adalah angka atas, dan tekanan diastolik adalah angka bawah.

Keduanya tercatat sebagai mm Hg (milimeter merkuri), yang memberitahu tinggi kolom merkuri yang meningkat karena tekanan. Tekanan sistolik adalah tekanan maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah antara kontraksi (jantung beristirahat). Nilai normal biasanya 120/80. Hipertensi pada orang dewasa berkisar 140 mm Hg sistolik atau lebih dan/atau 90 mm Hg diastolik atau lebih. Angka ini hanya berguna sebagai panduan.

Seberapa umumkah hipertensi (tekanan darah tinggi)?

Hampir semua orang dapat mengalami tekanan darah tinggi. Ini adalah penyakit yang sangat berbahaya dan mempengaruhi 31% populasi Indonesia. Hipertensi juga disebut “pembunuh diam-diam” karena penyakit ini tidak menyebabkan gejala jangka panjang tapi mungkin mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa seperti penyakit jantung.

Jika tidak terdeteksi dini dan terobati tepat waktu, hipertensi dapat mengakibatkan penyakit arteri koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal, dan banyak penyakit berbahaya lainnya.

Continue reading