Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Tag: Cara Motret (page 1 of 3)

Cara Motret Lanskap Menjelang Fajar

Cara Motret Lanskap Menjelang Fajar

Foto Lanskap Menjelang Fajar

Contoh Foto Lanskap Menjelang Fajar

Salah satu momen fotografi yang paling dicari para fotografer lanskap yaitu saat menjelang fajar, atau juga dikenal sebagai momen biru. Momen yang dapat menghasilkan foto lanskap yang memukau dengan teknik fotografi yang baik.

Empat (4) faktor kunci berikut akan membantu Anda menghasilkan foto lanskap menjelang fajar layaknya fotografer profesional:
  1. Kunci 1:Waktu membidik – 30 menit sebelum matahari terbit
    Usahakan untuk datang ke lokasi lebih awal dan peralatan sudah siap digunakan 30 menit sebelum momen biru datang, yaitu saat derajat warna pekat pada waktu sebelum matahari terbit.
    Bila lokasi yang Anda pilih, matahari terbit sekitar pukul 05.00 subuh, pada pukul 04.30 subuh
    Anda sudah bersiap membidik.
    Hal tersebut sangat berguna saat Anda akan menangkap pemandangan dunia yang diliputi warna biru yang akan berubah setiap saat berlalu.
  2. Kunci 2: Pencahayaan – Tetapkan white balance ke ‘Daylight’
    Jika Anda mengatur white balance ke Daylight, cahaya biru akan ditampilkan seperti yang terlihat secara kasat mata, hal tersebut berguna untuk mereproduksi suasana pagi hari menjadi terlihat menyejukkan.
    Berbeda bila Anda menggunakan Auto White Balance, cara tersebut akan membuat nada warna terkoreksi.
  3. Kunci 3: Fungsi bidikan – Kecepatan rana lambat, untuk memperoleh permukaan air yang mulus
    Bila memilih lokasi memotret di danau atau laut, gunakan kecepatan rana lambat, misalnya f/25 detik.
    Cara tersebut akan membuat permukaan danau terlihat mulus seperti cermin, dan warna langit pun akan ikut terpantul pada permukaan air.
    Ini membuat lanskap tidak hanya kelihatan luas, namun juga biru menyejukkan dan tembus cahaya.
  4. Kunci 4: Pemrosesan – Gunakan Picture Style untuk polesan akhir
    Gunakan Picture Style untuk polesan akhir.
    Atur Picture Style ke mode Landscape.
    Hal ini agar hasil bidikan menjadi biru karena mode ini meningkatkan saturasi warna.
    Dibandingkan mode Standard, dengan mode Landscape, warna biu langit akan tampak lebih jelas dan juga lebih pekat serta jernh ketika dipantulkan pada permukaan air.

Saran: Gunakan tripod saat mengambil gambar. Hal ini untuk menjaga agar hasil gambar tidak goyang
karena penggunaan kecepatan rana yang sedikit lambat.

Sumber:  Tips & tricks  KFD Newsletter bulan September 2016

Penulis: Anita Handayani

Foto Fun With Light

FOTO FUN WITH LIGHT

Foto sinar dimalam hari

Cara saya mendapatkan foto fun with light tersebut, secara tidak sengaja ketika sedang asyik motret pemandangan kota sampai malam hari, lalu tidak sengaja saya menggerakkan kamera yang saya pegang ketika memotretnya, tau2 hasilnya seperti gambar diatas hehehe…. bagus ya….?

Settingan kamera dslr yang saya pakai:

  1. Memakai Camera DSLR Canon EOS 40D
  2. Tanpa Flash (N0 Flash)
  3. Pakai Wide Lens 18-55 mm
  4. Posisi Camera: Horisontal
  5. Pakai mode P
  6. Exposure Time 6 sec. (6″)
  7. f / 5,6
  8. ISO-400
  9. AWB (White Balance auto)
  10. Exposure bias 0 step
  11. Metering mode: Spot
  12. Dalam ruangan gelap
  13. Motret lampu2 ya ng ada di kota, posisi di lantai 6 hotel
  14. Focus point dinyalakan semua
  15. Tanpa tripod
  16. Hand handle, begitu shutter di klik lalu gerakkan perlahan bodi cameranya
  17. Tekan shutter setengah lalu putar kamerajangan terlalu cepat sampai terdengar bunyi klik
  18. Exposure program: normal
  19. Pakai picture style: standard
  20. JPEG image
  21. terbuti bahwa: Fotografi artinya menggambar dengan sinar

Copyright © Anita Handayani

Foto Closeup pertamaku memakai Lensa 70-200mm f/2.8

Foto Close UpThumbnail:  Foto Close up Mertuaku di kampung (Banua-Medan), 27-12-2013.

Akhirnya aku mempunyai Lensa Canon EF 70-200mm f/2,8L IS II USM, yang sudah lama aku cita2kan.  Puji Tuhan, Alhamdulillah…. Lensa Canon 70-200mm f/2.8L IS II adalah lensa favorit ribuan fotografer profesional karena optik yang luar biasa, autofocus instan dan mekanik yang sulit.

Lensa Canon 70-200mm f/2.8 IS L II– adalah Lensa paling top, memberikan kualitas foto dan AF yang sangat bagus, biasanya diandalkan oleh profesional. Karena ada IS, lensa ini praktis untuk fotografi di kondisi cahaya gelap atau terang. Jenis fotografi yang cocok antara lain pernikahan (wedding), portrait (close up), olahraga, dan satwa liar.

Foto Close up MertuakuThumbnail:  Foto Close up Mertuaku di kampung (Banua-Medan), 27-12-2013 yang kedua.

Cara saya mendapatkan foto Close up Mertuaku di kampung tersebut:

  1. Camera Model yang dipakai:  Canon EOS 40D
  2. Flash Mode: None (Tanpa Flash)
  3. Pakai Tele Lens 70-200 mm (Lensa Canon EF 70-200mm f/2,8L IS II USM)
  4. Focal Length: 140mm
  5. Posisi Camera: Horizontal
  6. Set AF (Auto Focus)
  7. Stabilizer di on kan
  8. Pakai mode AV
  9. Exposure Program: Aperture Priority
  10. F-Numaber (diafragma): f / 2,8 (karena saaya akan motret close up dan memblurkan background nya)
  11. Exposure Time 1/30 sec. (otomatis)
  12. Pakai Tripod
  13. ISO Speed: ISO-500
  14. Exposure bias: 0 step
  15. Metering mode: Pattern
  16. Didalam ruangan siang hari, ada cahaya matahari sedikit dari samping (indoor)
  17. Focus point dinyalakan satu saja yang paling atas arahkan ke mata model
  18. AWB (White Balance Auto)
  19. Pakai picture style: Standard (sebaiknya pakai Picture style: Portrait)
  20. Color Representation: sRGB
  21. JPEG image

Tulisan terkait:

  1. Spesifikasi Lensa Canon EF 70-200mm f/2,8L IS II USM
  2. Tips dan Trik Memaksimalkan Fungsi Lensa Tele
  3. Arti kode pada Lensa Canon EF 70-200mm f/2,8L IS II USM

 

Copyright © Anita Handayani

Cara Motret Diri Sendiri

Cara saya mendapatkan foto diri ini:

  1. Memakai Camera DSLR Canon EOS 40D
  2. Tanpa Flash
  3. Pakai Wide Lens 18-55 mm
  4. Posisi Camera: Vertikal
  5. Pakai mode AV
  6. f / 5,6
  7. Exposure Time 1/125 sec. (auto)
  8. ISO-800
  9. AWB
  10. Metering mode: Pattern
  11. Dalam ruangan
  12. Cahaya matahari dari kaca samping
  13. Focus point dinyalakan satu saja yang paling atas
  14. Pakai tripod
  15. Arahkan titik focus ke mata
  16. Pakai picture style: standard  (sebaiknya
    pakai Picture style: Portrait)
  17. JPEG image
(Saya dan guru fotografi saya di Canon School Photography Jakarta, yaitu alm. Fotografer Kumara Prasetya)

Cara Motret Interior

Cara saya mendapatkan foto interior tersebut:   Continue reading

Cara Motret Eksterior

Cara saya mendapatkan foto eksterior tersebut:  Continue reading

Cara Motret Fun With Light

Cara saya mendapatkan foto fun with light tersebut:  Continue reading

Cara Motret Pemandangan Kota Menjelang Malam dengan Teknik Long Exposure

Cara saya mendapatkan foto pemandangan kota menjelang malam dg long exposure tersebut:  Continue reading

Cara Motret dengan Teknik Panning Malam Hari

Cara saya mendapatkan foto panning kendaraan malam hari (mobil yang sedang melaju) tersebut:  Continue reading

Cara Motret Orang yang Sedang Bekerja

Cara saya mendapatkan foto orang yang sedang bekerja tersebut:  Continue reading

Older posts