Ditulisan saya terdahulu disini:
http://anitanet.staff.ipb.ac.id/article/kesehatan/epilepsi-pada-wanita-hamil/

dikatakan bahwa:

Pengaruh epilepsi terhadap kehamilan yaitu:

  • Melahirkan bayi prematur, didapat 4-11%
  • Berat badan lahir rendah, kurang dari 2500 gr, ditemukan pada 7 – 10%
  • Mikrosefal
  • Apgar skor yang rendah

Komplikasi persalinan baik untuk ibu dan bayi adalah:

  • Frekuensi bangkitan meningkat 33%
  • Perdarahan post partum meningkat 10%
  • Bayi mempunyai risiko 3% berkembang menjadi epilepsi
  • Apabila tanpa profilaksis vitamin K yang diberikan pada ibu, terdapat risiko 1)% terjadi perdarahan perinatal pada bayi.

Kenyataannya:

Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang epilepsi adalah sebagai berikut:

Anak saya yang menderita Epilepsi, melahirkan bayi dengan kondisi sebagai berikut:

  • Ya benar, bayi yang dilahirkan prematur
    (umur bayi dalam kandungan 8,2 bulan = 34 minggu)
  • Ya benar, berat badan lahir rendah yaitu 3200 gr
  • Ya benar skor Apgar kurang sempurna, yaitu 8/9
  • Bayi tidak menangis ketika lahir
  • Dilahirkan dengan tindakan Operasi Caesar
  • Lahir sempurna tanpa cacat bawaan
  • Panjang bayi 51 cm
  • Selama di berada dirumah sakit, bayi pernah kejang 1x

Continue reading