Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Page 2 of 62

Sertifikat Ujian Piano Forte 2

Sertifikat Ujian Piano Forte 2

Sertifikat Lulus Ujian Piano Forte 2 (Piano Grade 12)

Sertifikat Lulus Ujian Piano Forte 2 (Piano Grade 12)

Aih bahagianya bisa mendapatkan Sertifikat lulus Ujian Piano Forte 2 artinya saya lulus ujian piano grade 12 di Yamaha Musik Bogor. Sertifikat ini saya dapatkan kemarin sepulang dari kursus yaitu hari Kamis tanggal 10 Maret 2017. Ini adalah sertifikat kedua yang saya dapatkan dari Yamaha Musik.

Catatan dari penguji yaitu:

  1. Perhatikan perbedaan keras lembut suara piano keytika memaikan lagu Little Playmastes (Little Playmates – Anita.S910.mid).
  2. Perhatikan lagi dynamika dalam memainkan lagu  Quiet Dusk (Quiet Dusk – Anita.mid).
  3. Spontanitas dalam hearing melody perlu dilatih lagi.
  4. Hearing harmony sudah bagus.
  5. Tempo dalam memainkan lagu sudah bagus.

Saran dari penguji yaitu:

  1. Perbanyak latihan hearing (melody).
  2. Spontanitas dalam hearing melody perlu lebih dilatih lagi.
  3. Tetap semangat di grade berikutnya ya….

Nama penguji yaitu:

  1. Citra S.
  2. Irene M.

Saya ujian Piano Forte 2 pada hari minggu tanggal 15 Januari 2017 bertempat di Yamaha Musik Ekalokasari Mall Bogor.  Saya mendapatkan sertifikat ini baru kemarin hari kamis tanggal 10 Maret 2017.

Sertifikat Lulus Ujian Piano Forte 1 (grade 13) di Yamaha Musik Bogor saya dapatkan pada tanggal 7 Agustus 2016.

Link terkait:

  1. Ujian Pianoforte1 di Yamaha Musik
  2. Sertifikat Ujian Piano Forte 1
  3. Ujian Pianoforte2 di Yamaha Musik
  4. Sertifikat Ujian Piano Forte 2

Copyright © Anita Handayani


Rumus Tangga Nada Mayor dan Minor

RUMUS Tangga Nada Mayor:  1 – 1 – ½ – 1 – 1 – 1 – ½
Contoh jika ingin mengetahui rumus Tangga Nada C Mayor

Not Balok : C D E F G A B C
No Urut : 1 1 ½ 1 1 1 ½

RUMUS Tangga Nada Minor Harmonik : Nada ke 3 dan 6 turun ½ (setengah) oktaf daripada tangga nada mayor.

Rumus Tangga Nada Mayor, Tangga Nada Minor 2 (dua) Oktaf , serta Cadence nya (Pengalaman pribadi saya kursus piano di Yamaha Musik Bogor)

Rumus Tangga Nada Mayor, Tangga Nada Minor 2 (dua) Oktaf , serta Cadence nya (Pengalaman pribadi saya kursus piano di Yamaha Musik Bogor)

Note:

    1. RH = Right Hands = Tangan kanan
      1 = Jempol
      2 = Jari Telunjuk
      3 = Jari Tengah
      4 = Jari Manis
      5 = Kelingking

      RH = Right Hand Fingering

      RH = Right Hand Fingering

    2. LH  = Left Hands = Tangan kiri
      5 = Kelingking
      4 = Jari Manis
      3 = Jari Tengah
      2 = Jari Telunjuk
      1 = Jempol

      LH = Left Hand Fingering

      LH = Left Hand Fingering

    3. Rumus Cadence C
      untuk RH  yaitu: Do Mi Sol, Si Fa Sol, Do Mi Sol
      No Urut : 1 3 5, 0 4 5, 1 3 5
      Not Angka:  1 3 5, 7 4 5, 1 3 5
      Not Balok : C E G,  B F G, C E G
      LH nya : Do Sol Do (No Urut 1 dan 5) atau C G C
    4. Tangga Nada C Mayor 1 Oktaf, kombinasi Not Balok dan Not Angka

      Tangga Nada C Mayor 1 Oktaf, kombinasi Not Balok dan Not Angka 1 Oktaf

      Tangga Nada C Mayor 1 Oktaf, kombinasi Not Balok dan Not Angka 1 Oktaf

Continue reading


Foto Pemenang Lomba Website 2016

Foto Pemenang Lomba Website 2016
bersama Rektor, Wakil Rektor dan Direktur DIDSI

Dari kanan ke kiri: 1. Dekan FATETA Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc. Juara Web Terbaik Kategori Fakultas dari Fakultas Teknologi Pertanian. http://fateta.ipb.ac.id. 2. Ketua Departemen Agronomi Dan Hortikultura Dr. Ir. Sugiyanta, M.Si. Juara Terbaik Kategori Departemen: Departemen Agronomi dan Hortikultura. http://agrohort.ipb.ac.id. 3. Ketua Program Studi Mayor Ilmu Ekonomi Dr.Lukytawati Anggraeni, SP, M.Si. Juara Terbaik Kategori Program Studi Pascasarjana: Program Studi Ilmu Ekonomi. http://pascaie.ipb.ac.id. 4. Direktur DPKHA Dr. Ir. Syarifah Iis Aisyah, M.Si. Juara Terbaik Kategori Kantor, Direktorat, Sekretariat, Unit Kerja Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (DPKHA). http://cda.ipb.ac.id. 5. Pimpinan LPPM: Dr. Ir. Prastowo, M.Eng. Juara Terbaik Kategori Pusat Studi dan Lembaga Penelitian: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). http://lppm.ipb.ac.id. 6. Prof.Dr.Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 1 dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian. http://phariyadi.staff.ipb.ac.id. 7. Rektor Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc. 8. Wakil Rektor Bidang Sarana dan Bisnis Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc. 9. Direktur Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) Dr. Ir. Idat Galih Permana,M.Sc. 10. Dr. Kaswanto, S.P, M.Si. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 2 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian. http://kaswanto.staff.ipb.ac.id. 11. Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifm, MS. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 3 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian.http://hsarifin.staff.ipb.ac.id. 12. Ir. Anita Handayani, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 1 dari Kantor Arsip IPB. http://anitanet.staff.ipb.ac.id. 13. Rohmat Ismail, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 2 dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://rohmatchemistry.staff.ipb.ac.id. 14. Angga Yuhistira Aryanto, S.TP, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 3 Staf dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian. http://angga.staff.ipb.ac.id. 15. Syarif Abdullah, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 1 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://syarifabdullah.student.ipb.ac.id. 16. Ridho Ananda, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 2 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://ridho_insanilmiah.student.ipb.ac.id. 17. Dinda Sekarwati S., Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 3 dari Mahasiswa S 1 - Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://dinda_sekarwati.student.ipb.ac.id

Dari kanan ke kiri: 1. Dekan FATETA Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc. Juara Web Terbaik Kategori Fakultas dari Fakultas Teknologi Pertanian. http://fateta.ipb.ac.id. 2. Ketua Departemen Agronomi Dan Hortikultura Dr. Ir. Sugiyanta, M.Si. Juara Terbaik Kategori Departemen: Departemen Agronomi dan Hortikultura. http://agrohort.ipb.ac.id. 3. Ketua Program Studi Mayor Ilmu Ekonomi Dr.Lukytawati Anggraeni, SP, M.Si. Juara Terbaik Kategori Program Studi Pascasarjana: Program Studi Ilmu Ekonomi. http://pascaie.ipb.ac.id. 4. Direktur DPKHA Dr. Ir. Syarifah Iis Aisyah, M.Si. Juara Terbaik Kategori Kantor, Direktorat, Sekretariat, Unit Kerja Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (DPKHA). http://cda.ipb.ac.id. 5. Pimpinan LPPM: Dr. Ir. Prastowo, M.Eng. Juara Terbaik Kategori Pusat Studi dan Lembaga Penelitian: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). http://lppm.ipb.ac.id. 6. Prof.Dr.Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 1 dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian. http://phariyadi.staff.ipb.ac.id. 7. Rektor Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc. 8. Wakil Rektor Bidang Sarana dan Bisnis Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc. 9. Direktur Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) Dr. Ir. Idat Galih Permana,M.Sc. 10. Dr. Kaswanto, S.P, M.Si. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 2 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian. http://kaswanto.staff.ipb.ac.id. 11. Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifin, MS. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 3 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian. http://hsarifin.staff.ipb.ac.id. 12. Ir. Anita Handayani, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 1 dari Kantor Arsip IPB. http://anitanet.staff.ipb.ac.id. 13. Rohmat Ismail, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 2 dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://rohmatchemistry.staff.ipb.ac.id. 14. Angga Yuhistira Aryanto, S.TP, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 3 Staf dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian. http://angga.staff.ipb.ac.id. 15. Syarif Abdullah, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 1 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://syarifabdullah.student.ipb.ac.id. 16. Ridho Ananda, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 2 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://ridho_insanilmiah.student.ipb.ac.id. 17. Dinda Sekarwati S., Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 3 dari Mahasiswa S 1 – Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://dinda_sekarwati.student.ipb.ac.id.

Foto Pemenang Website IPB Tahun 2016

Foto Pemenang Website IPB Tahun 2016

 

1_kudang2_sugiyanta 3_lukytawati4_syarifah5_prastowo6_purwiyatno 7_kaswanto8_hadi9_anita10_rohmat11_angga12_syarif 13_ridho14_dinda

Penulis: Anita Handayani
Sumber Foto : Humas IPB
(Bambang Andri Yanto dan Cecep Abdul Wahab)

Link Terkait:

  1. Sertifikat Juara 1 Kategori Blog Staf Lomba Website Unit Kerja IPB 2016
  2. Horeee… Anitanet Blog Staff Juara Pertama 2016
  3. Penyerahan Sertifikat Akademisi Berprestasi IPB 2016
  4. Foto Pemenang Lomba Website 2016

Sekat atau Guide Arsip

SEKAT ATAU GUIDE ARSIP

Sekat Arsip sampai Level 4

Sekat Arsip sampai Level 4

SEKAT atau GUIDE Arsip yang umumnya dipakai, hanya sampai level 3 (warna putih, hijau, dan merah), setelah itu baru diletakkan FOLDER Arsip (warna biru muda):

Sekat Arsip sampai dengan level 3 (ready stok)

Sekat Arsip sampai dengan level 3 (ready stok)

Sekat Arsip Primer Warna Putih

Sekat Arsip Primer Warna Putih

Sekat Arsip Sekunder Warna Hijau

Sekat Arsip Sekunder Warna Hijau

Sekat Arsip Tertier Warna Merah

Sekat Arsip Tertier Warna Merah

Contoh bentuk dan warna Sekat / Guide Arsip:

Sekat atau Guide

Contoh bentuk sekat atau guide

Jenjang Masalah yang umum ada dalam penyimpanan arsip:

Jenjang Masalah

Jenjang masalah dalam sekat

Penyekat PRIMER (Level 1) berisi Pokok Masalah, yaitu bagian utama dalam file.

Penyekat SEKENDER (Level 2) berisi Sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks: menunjuk urusan kegiatan, masalah khusus.

Penyekat TERTIER (level 3)  berisi Sub-sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks, menunjukkan urusan subkegiatan, submasalah khusus.

Penyekat QUARTER (level4) berisi sub nya sub-sub masalah, ini biasa dipakai di IPB.

Folder berisi Berkas/himpunan surat aktif yang sudah close yang disusun atas dasar kesamaan urusan/kesamaan masalah/kesamaan jenis, folder biasanya berwarna biru muda.

Note: Warna penyekat bebas saja tergantung keinginan

Folder adalah alat untuk menempatkan/meletakkan arsip aktif.

CARA PEMAKAIAN SEKAT atau GUIDE ARSIP:

Contoh: Cuti Tahunan

Penyekat PRIMER bertuliskan  (Level 1) berisi Pokok Masalah, yaitu bagian utama dalam file, dalam contoh bertuliskan 800 KEPEGAWAIAN.

Penyekat SEKENDER (Level 2) berisi Sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks: menunjuk urusan kegiatan, masalah khusus, dalam contoh bertuliskan 850 MUTASI.

Penyekat TERTIER (level 3)  berisi Sub-sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks, menunjukkan urusan subkegiatan, submasalah khusus, dalam contoh bertuliskan 850 CUTI TAHUNAN.

Folder berisi Berkas/himpunan surat aktif yang sudah close yang disusun atas dasar kesamaan urusan/kesamaan masalah/kesamaan jenis, dalam contoh ada 3 folder yaitu:

  1. 851 Cuti Tahunan Th 2012
  2. 851 Cuti Tahunan Th 2013
  3. 851 Cuti Tahunan Th 2014

Jadi kumpulan Folder Cuti Tahunan yaitu Cuti tahunan tahun 2013 s.d 2014 kita tempatkan di Sekat 800 KEPEGAWAIAN (sekat primer berwarna putih) / 850 MUTASI (sekat sekunder berwarna hijau) / 851 CUTI TAHUNAN (sekat tertier berwarna merah)
Contoh: Perjalanan Dinas

Penyekat PRIMER bertuliskan  (Level 1) berisi Pokok Masalah, yaitu bagian utama dalam file, dalam contoh bertuliskan 000 UMUM.

Penyekat SEKENDER (Level 2) berisi Sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks: menunjuk urusan kegiatan, masalah khusus, dalam contoh bertuliskan 090 PERJALANAN DINAS.

Penyekat TERTIER (level 3)  berisi Sub-sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks, menunjukkan urusan subkegiatan, submasalah khusus, dalam contoh tidak ada

Folder berisi Berkas/himpunan surat aktif yang sudah close yang disusun atas dasar kesamaan urusan/kesamaan masalah/kesamaan jenis, dalam contoh ada 3 folder yaitu:

  1. 090 Perjalanan Dinas a.n. Budi ke Makassar 2013
  2. 090 Perjalanan Dinas a.n. Shinta ke Menado 2013

Jadi kumpulan Folder Perjalanan Dinas yaitu Perjalanan Dinas a.n. Budi dan Shinta tahun 2013 kita tempatkan di Sekat 000 UMUM (sekat primer berwarna putih) / 090 PERJALANAN DINAS (sekat sekunder berwarna hijau)

Dalam hal ini tidak ada sekat tertier yang berwarna merah.

Sekat Berkas Tes Kesehatan yang diurut berdasarkan Tahun

Penyekat PRIMER bertuliskan  (Level 1) berisi Pokok Masalah, yaitu bagian utama dalam file, dalam contoh bertuliskan 800 KEPEGAWAIAN.

Penyekat SEKENDER (Level 2) berisi Sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks: menunjuk urusan kegiatan, masalah khusus, dalam contoh bertuliskan 810 PENGADAAN.

Penyekat TERTIER(level 3)  berisi Sub-sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks, menunjukka urusan subkegiatan, submasalah khusus, dalam contoh bertuliskan 812 PENGUJIAN KESEHATAN

Folder berisi Berkas/himpunan surat aktif yang sudah close yang disusun atas dasar kesamaan urusan/kesamaan masalah/kesamaan jenis, dalam contoh ada 3 folder yaitu:

  1. 812 Berkas Tes Kesehatan 2011
  2. 812 Berkas Tes Kesehatan 2012

Jadi kumpulan Folder Berkas Tes Kesehatan tahun 2011 dan 2012 kita tempatkan di Sekat 800 KEPEGAWAIAN (sekat primer berwarna putih) / 810 PENGADAAN (sekat sekunder berwarna hijau) / 812 PENGUJIAN KESEHATAN (sekat tertier berwarna merah)

Sekat Tugas Belajar a.n. Pegawai

Penyekat PRIMER bertuliskan  (Level 1) berisi Pokok Masalah, yaitu bagian utama dalam file, dalam contoh bertuliskan 800 KEPEGAWAIAN.

Penyekat SEKENDER (Level 2) berisi Sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks: menunjuk urusan kegiatan, masalah khusus, dalam contoh bertuliskan 820 MUTASI.

Penyekat TERTIER(level 3)  berisi Sub-sub Masalah, yaitu bagian yang menunjukkan pada suatu kelompok yang mempunyai persamaan indeks, menunjukka urusan subkegiatan, submasalah khusus, dalam contoh bertuliskan 826 TUGAS BELAJAR.

Folder berisi Berkas/himpunan surat aktif yang sudah close yang disusun atas dasar kesamaan urusan/kesamaan masalah/kesamaan jenis, dalam contoh ada 3 folder yaitu:

  1. 826 a.n. Agnia
  2. 826 a.n. Anita dst

Jadi kumpulan Folder Berkas Tugas Belajar atas nama dosen atau pegawai kita tempatkan di Sekat 800 KEPEGAWAIAN (sekat primer berwarna putih) / 820 MUTASI (sekat sekunder berwarna hijau) / 826 TUGAS BELAJAR (sekat tertier berwarna merah)

Warna sekat bebas saja tergantung keinginan.  Contohnya gambar diatas Sekat primer berwarna hijau, sekat sekunder berwarna pink, sekat tertier berwarna putih.

:)

Ada 3 macam folder yaitu:

  1. Folder Individual, berisi arsip dari satu koresponden,perorangan atau instansi, diletakkan diposisi paling kanan disusun sesuai urutan alphabetis atau nomor.
  2. Folder Khusus, berisi arsip yang menunjukkan suatu kegiatan khusus, ditempatkan di posisi mengikuti guode sekunder (guide pembantu) dalam pengaturannya. Folder khusus berisi korespondensi yang berkenaan dengan bagian dari subyek khusus seperti: Aplikasi (lamaran), pertama sisusun berdasarkan nama responden, jika koresponden mempunyai lebih dari satu arsip maka selanjutnya diatur berdasarkan tanggal.
  3. Folder macam-macam, berisi arsip yang bermacam-macam koresponden, diatur berdasar nama koresponden kemudian diurutkan berdasarkan tanggal, tanggal baru ada di depan. Folder ini diletakkan paling belakang ditiap-tiap alphabet atau nomor.
Folder Arsip Warna Biru Muda

Folder Arsip Warna Biru Muda

Folder dengan tab diatas

Bentuk folder denga tab diatas beserta ukurannya

Huruf dan Label di Tab. Judul atau label dari secarik kertas yang ditempel pada tab folder. Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan yaitu haruslah label tsb tidak mudah rusak, jelas, mudah dibaca.

CARA PEMAKAIAN FOLDER:

Folder berisi Berkas/surat, biasanya berwarna biru muda.

Kegiatan Pemberkasan Arsip adalah penempatan naskah ke dalam suatu himpunan yang tersusun secara sistematis dan logis sesuai dengan konteks kegiatannya sehingga menjadi satu berkas karena memiliki hubungan informasi, kesamaan jenis atau kesamaan masalah dari suatu unit kerja (Pasal 1 ayat 17 pada Permenpan Nomor 13 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis).

Berkas adalah himpunan dokumen yang disusun baik atas dasar kesamaan urusan, kesamaan masalah dan kesamaan jenis.

Penataan berkas yaitu kegiatan menata dokumen dalam bentuk berkas dan mengatur berkas dalam tatanan yang sistimatis

Tujuan penataan berkas:

  1. Menemukan kembali informasi dengan cepat dan tepat
  2. Mempermudah penyusutan arsip
    Point kedua ini yang tidak bisa kita kerjakan (yaitu tidak bisa melakukan penyusutan arsip, sehingga nanti arsip akan menumpuk setinggi gunung) jika kita hanya menyimpan surat seperti biasanya yaitu pakai map gantung (1 map gantung berisi sekelompok pokok masalah yang sama yang tidak memberkas) tanpa menggunakan sekat/guide.
Folder berisi berkas

Contoh FOLDER berisi berkas (= berisi himpunan surat aktif yang sudah close yang disusun atas dasar kesamaan urusan/kesamaan masalah/kesamaan jenis)

CARA PENYIMPANAN SEKAT dan FOLDER di Filling Cabinet di Sekretariat Kantor :

Berkas ditaruh di dalam Filling Cabinet

Contoh Sekat (Guide) dan Folder yang ditaruh di Filling Cabinet

HARGA

Harga folder arsip (warna biru laut)  Rp. 3.500 per pcs minimal pemesanan 1 ikat isi 50 pcs.  

Harga Sekat arsip Rp. 3000 per pcs minimal pemesanan 1 ikat isi 50 pcs.

Sekat arsip level 1 warna puth

Sekat arsip level 2 warna hijau

Sekat arsip level 3 warna merah

Untuk sekat level 4 berwarna kuning minimal pemesanan 1000 pcs karena ready stock hanya sampai sekat level 3.

Harga Box Arsip polos yang besar Rp. 15.000/bh, minimal pemesanan 1 ikat 25 box berat 12500 gram
(ukuran Box Besar 37 x 16 x 27 cm, kwalitas Standard ANRI). 

Harga Box Arsip polos yang kecil Rp. 12.000/bh, minimal pemesanan 1 ikat 25 box berat 1100 gram
(ukuran Box Kecil 37 x 9 x 27 cm , kwalitas Standard ANRI). 

Ongkos cetak logo hitam (sablon) Rp. 500 per pcs

Harga Box Arsip sablon yang besar Rp. 15.500/bh,  minimal pemesanan 1 ikat 300 buah. 

Harga Box Arsip sablon  yang kecil Rp. 12.500/bh, minimal pemesanan 300 buah. 

Harga box yang dalamnya berwarna putih tapi bagian luarnya tetap coklat, pH antara 6-7 Rp. 19.000/bh, minimal pemesanan 1000 buah (yang ini tidak Ready Stock alias Special Order)

Free Ongkos Kirim ke Jabotabek.

PENGIRIMAN

25 boks diikat menjadi satu
Tinggi tumpukannya sekitar 8 cm
Berat 1 ikat box besar isi 25 box yaitu 12.500 gram.
Berat 1 ikat box kecil isi 25 box yaitu 1.100 gram.

Per 50 box ukurannya 107 x 17 x 77 cm

CARA PEMESANAN

Untuk Box polos minimal pemesanan 1 ikat yaitu 25 buah box.

Untuk luar daerah Jabotabek, pembayaran barang dulu, ongkir setelah ada resi pengiriman.
Contoh resi pengiriman ke Purwakrata:

Pemesanan ke saya, Anita, no hp 08129668892
E-mail anitanet@apps.ipb.ac.id, anitasite@gmail.com

Hati-hati: “Jangan salah beli box arsip, jika salah beli maka akan dapat box arsip yang kualitasnya seperti kardus indomie, yang gampang pletat pletot ketika di rangkai”

Contoh Ongkir Box Arsip Kecil 1 ikat 25 box ke Purwakarta

Contoh Ongkir Box Arsip Kecil 1 ikat 25 box ke Purwakarta

Contoh Ongkir Box Arsip Besar 1 ikat 25 box ke Purwakarta

Contoh Ongkir Box Arsip Besar 1 ikat 25 box ke Purwakarta

Sekat Arsip sampai Level 4

Sekat Arsip sampai Level 4 warna kuning

Sekat Arsip Primer Warna Putih

Sekat Arsip Primer Warna Putih, Harga Sekat arsip Rp. 3000 per pcs

Sekat Arsip Sekunder Warna Hijau

Sekat Arsip Sekunder Warna Hijau.  Harga sekat arsip Rp. 3000 per pcs

Sekat Arsip Tertier Warna Merah

Sekat Arsip Tertier Warna Merah.  Harga sekat arsip Rp. 3000 per pcs

Folder Arsip Warna Biru Muda

Folder Arsip Warna Biru Muda.  Harga Folder Arsip Rp. 3500 per pcs

Bentuk dan Ukuran Box Arsip ukuran Besar dan Kecil

Bentuk dan Ukuran Box Arsip ukuran Besar dan Kecil.  Harga Box Arsip ukuran besar Rp. 15.000 per buah.  Harga Box Arsip ukuran kecil Rp. 12.000 per buah

Tampilan Asli Box Arsip ukuran Besar dan Kecil

Tampilan Asli Box Arsip ukuran Besar dan Kecil

Link terkait:

  1. [Diklat Fungsional Arsiparis Ahli] Prosedur Pemberkasan Arsip
  2. Kepka ANRI No.11 Tahun 2000 tentang STANDAR BOX ARSIP

 

Penulis: Anita Handayani


Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis

Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis

Proses Usulan Jabatan Fungsional Arsiparis di Perguruan Tinggi

Proses Usulan Jabatan Fungsional Arsiparis di Perguruan Tinggi

Buat teman2 sesama peserta diklat fungsional arsiparis ingkat Ahli di IPB tanggal 11 April – 10 Juni 2016 yang baru lalu, yang bingung tentang cara mengajukan jabatan fungsional Arsiparis setelah LULUS Diklat kemarin, berikut saya sajikan tulisan ini, yaitu tentang Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis, khususnya di IPB. Semoga bermanfaat.

Pasal 10 ayat (1a) tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing dalam Jabatan Fungsional Arsiparis berdasarkan Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Penyesuaian/Inpassing:

Pejabat Pembina Kepegawaian menyampaikan usulan Penyesuaian/Inpassing dalam jabatan Fungsional Arsiparis kepada Kepala ANRI untuk mendapatkan Rekomendasi/Persetujuan didasarkan pada kebutuhan pegawai sebagaimana yang ada dalam e-Formasi

Pasal 10 ayati (1b) berdasarkan Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017:

Penyampaian usulan sebagaimana dimaksud pada huruf a (tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing dalam Jabatan Fungsional Arsiparis) dengan melampirkan:

  1. fotokopi Ijazah D.III atau D.IV/S-1/S-2 yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  2. fotokopi Surat Keputusan kenaikan pangkat terakhir yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  3. surat pernyataan dari atasan langsung dan/atau pimpinan unit kerja/ instansi yang menyatakan bahwa yang bersangkutan masih dan telah menjalankan tugas di bidang pengelolaan arsip dan pembinaan kearsipan berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang sebagaimana tersebut dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia;
  4. surat pernyataan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan bahwa yang bersangkutan:
    a) tidak sedang menjalani/dijatuhi hukuman disiplin sedang atau berat pada masa penyesuaian/inpassing.
    b) tidak sedang menjalani pembebasan sementara dari jabatan
  5. fotokopi penilaian prestasi kerja 1 (satu) tahun terakhir yang dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  6. fotokopi portofolio sebagai hasil pelaksanaan tugas kinerja di bidang kearsipan sesuai dengan jenjang jabatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 6.

Pasal 1 ayat (10) dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing :

Penilaian Portofolio adalah penilaian terhadap kumpulan hasil karya dari seorang calon Arsiparis sebagai hasil pelaksanaan tugas kinerja di bidang kearsipan yang telah ditentukan oleh ANRI.

Pasal 6 ayat (1) dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing:

Uji kompetensi bidang kearsipan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf g dan Pasal 3 ayat (2) huruf g dilaksanakan oleh ANRI.

Pasal 6 ayat (2)dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing:

Uji kompetensi bidang kearsipan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui:

  1. penilaian portofolio untuk Arsiparis Terampil, Arsiparis Mahir, Arsiparis Penyelia, Arsiparis Ahli Pertama dan Arsiparis Ahli Muda;
  2. penilaian portofolio dan wawancara untuk Arsiparis Ahli Madya dan Arsiparis Ahli Utama.

Kelengkapan usulan jabatan Arsiparis yang pertama kali (masing-masing rangkap tiga):

  1. Ijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) BIDANG KEARSIPAN.  Atau Sertifikat LULUS Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Fungsional Arsiparis Tingkat Terampil atau Tingkat Ahli khusus bagi yang mempunyai Ijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) Bidang Ilmu Lain.
  2. DUPAK beserta bukti fisik asli.
  3. Fotocopy NIP Baru.
  4. Fotocopy pangkat terakhir.
  5. Fotocopy Karpeg.
  6. Surat tugas dari atasan langsung yang menyatakan Ybs memiliki pengalaman di bidang kearsipan minimal dua tahun (2 th).
Kelengkapan Usulan Jafung Arsiparis di IPB 2016

Kelengkapan Usulan Jafung Arsiparis di IPB 2016

Karena sekarang sudah ada  Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis maka Kepmenpan Nomor 09/KEP/M.PAN/2002 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis dan Angka Kredit dan Permenpan Nomor PER/3/M.PAN/3/2009 tentang jabatan fungsional Arsiparis dan angka kredit sudah tidak berlaku lagi.

Syarat untuk dapat diangkat menjadi Arsiparis berdasarkan Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

  1. TERSEDIA FORMASI untuk Jabatan (Formasi Jabatan) Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan dan atau Keahlian.
  2. Berijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) BIDANG KEARSIPAN
  3. Calon Arsiparis yang berijazah D.III dan S1/D.IV BIDANG ILMU LAIN WAJIB mengikuti dan LULUS PENDIDIKAN dan PELATIHAN Fungsional Arsiparis.
  4. Pangkat paling rendah Pengatur Tingkat I golongan ruang II/c atau Penata Muda golongan ruang III/a.
  5. Nilai kinerja minimal bernilai BAIK dalam satu tahun terakhir.
  6. Memiliki pengalaman di bidang kearsipan minimal dua tahun (2 th).
  7. Usia maksimal tiga tahun (3 th) sebelum batas usia pensiun.
  8. Satu tahun (1 th) sejak diangkat dalam jabatan Arsiparis harus LULUS sertifikasi KOMPETENSI penjenjangan Jabatan Arsiparis. PNS yang menduduki jabatan Arsiparis HARUS memenuhi STANDAR KOMPETENSI sesuai dengan jenjang jabatan.  Kompetensi Arsiparis meliputi kompetensi dalam pengelolaan arsip dinamis, kompetensi dalam pengelolaan arsip statis, kompetensi dalam pemmbinaan kearsipan, dan komm[etensi dalam pengolahan arsip menjadi informasi.  Untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Arsiparis HARUS DIIKUTSERTAKAN dalam PENDIDIKAN dan atau PELATIHAN. Pendidikan dan atau Pelatihan yang dimaksud adalah dalam bentuk Pendidikan Formal, Pendidikan dan pelatihan fungsional, Pendidikan dan pelatihan teknis, serta pengembangan kompetensi lainnya.
  9. Target Kinerja yaitu nilai SKP > 50%
  10. PNS yang pada saat ditetapkan Peraturan Menteri Nomor 48 Tahun 2014 ini MEMILIKI PENGALAMAN dan MENJALANKAN TUGAS dibidang PENGELOLAAN KEARSIPAN namun memiliki ijazah SLTA maka berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang DAPAT disesuaikan (di-inpassing) ke dalam jabatan fungsional Arsiparis kategori Keterampilan.

Syarat Penyesuaian (inpassing) dalam jabatan fungsional Arsiparis:

  1. Pangkat paling rendah Pengatur, golongan ruang II/c.
  2. Memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang pengelolaan kearsipan paling kurang dua tahun (2th).
  3. Mengikuti dan LULUS uji kompetensi di bidang kearsipan.
  4. Nilai prestasi kinerja minimal bernilai BAIK dalam satu tahun (1 th) terakhir.
  5. Usia maksimum lima puluh tahun (50 th).

PNS yang disesuaikan (di-inpassing) setelah diangkat dalam jabatan fungsional Arsiparis HARUS memperoleh Ijazah Diploma III (D.III) bidang kearsipan atau bidang lain yang ditentukan oleh instansi pembina, dalam jangka waktu paling lama lima tahun (5 th) terhitung mulai tanggal pengangkatan ybs dalam jabatan fungsional Arsiparis (Pasal 27 ayat 3 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014) . PNS yang disesuaikan (di-inpassing) yang tidak memperoleh ijazah D.III sebagaimana yang dimaksud (yaitu paling lama lima tahun (5 th) terhitung mulai tanggal pengangkatan ybs dalam jabatan fungsional Arsiparis) maka DIBERHENTIKAN dalam jabatan fungsional Arsiparis (Pasal 27 ayat 5 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014)

Inpassing untung SLTA sudah tidak ada lagi di tahun 2017 ini. Penyesuaian (inpassing) berlaku selama dua tahun (2 th) sejak Peraturan Menteri ini berlaku (Pasal 27 ayat 5 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014).  Note: Berarti hanya sampai tahun 2016 ada inpassing buat PNS yang lulusan SLTA? benarkah?.

sebab :

Pasal 5

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing:
Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing dilaksanakan sampai dengan Desember 2018.

Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing untuk D3 dan S1 dilaksanakan sampai dengan Desember 2018.

Pasal 14 Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Penyesuaian/Inpassing:

Pejabat Pembina Kepegawaian menyampaikan usulan Penyesuaian (Inpassing) Nasional dalam Jabatan Fungsional Arsiparis kepada Kepala ANRI paling lambat 10 Desember 2018.

Pasal 2 ayat 5a

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing mengatakan bahwa:

PNS yang melaksanakan Penyesuaian/Inpassing untuk Jabatan Fungsional Ketrampilan harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. berijazah paling rendah SLTA atau sederajat /Diploma I/Diploma II/Diploma III sesuai dengan persyaratan kualifikasi pendidikan dari jabatan yang akan diduduki;
  2. pangkat paling rendah Pengatur Muda, golongan ruang II/a sesuai dengan persyaratan kepangkatan dari jabatan yang akan diduduki;
  3. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki paling kurang 2 (dua) tahun;
  4. mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki;
  5. nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan
  6. usia paling tinggi:
    a. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana.
    b. 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
  7. Syarat lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina.

Pasal 2 Ayat 5b

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing:

PNS yang melaksanakan Penyesuaian/Inpassing untuk Jabatan Fungsional  Keahlian harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. berijazah paling rendah strata satu (S-1)/Diploma IV (D-IV) atau berijazah paling rendah strata dua (S2) atau yang sederajat dari pendidikan tinggi yang terakreditasi sesuai dengan persyaratan kualifikasi pendidikan dari jabatan yang akan diduduki;
  2. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a sesuai dengan persyaratan kepangkatan dari jabatan yang akan diduduki;
  3. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki paling kurang 2 (dua) tahun;
  4. mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki;
  5. nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan
  6. usia paling tinggi:
    a. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana.
    b. 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
    c. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator yang akan menduduki Jabatan Fungsional ahli madya.
    d. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pimpinan tinggi.
  7. Syarat lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina.

Keputusan PEMBEBASAN SEMENTARA terhadap jabatan fungsional Arsiparis yang dilakukan karena tidak terpenuhinya angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan satu tingkat lebih tinggi (yang dilaksanakan berdasarkan Permenpan Nomor PER/3/M.PAN/3/2009 tentang jabatan fungsional Arsiparis dan angka kreditnya), maka sejak bulan Januari Tahun 2014 sampai dengan Peraturan Menteri ini berlaku, dinyatakan TIDAK BERLAKU (Pasal 28 ayat 2 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014).

Usia untuk pertama kali mengajukan jabatan fungsional arsiparis kategori Keterampilan dan Keahlian paling tinggi berumur 55 tahun ?.

Pemberhentian PNS yang mencapai BUP Bagi Pejabat Fungsional:
  • 58 Tahun bagi fungsional Ahli Muda dan Ahli Pertama serta pejabat fungsional terampil
  • 60 Tahun bagi PNS yang memangku jabatan Ahli Utama dan Ahli Madya

Permenpan Nomor 13 Tahun 2016 adalah tentang Perubahan atas Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis.

Pasal 29A pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, semua petunjuk teknis dan Peraturan pelaksana mengenai Jabatan Fungsional Arsiparis dan Angka Kreditnya dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dan belum diganti berdasarkan Peraturan Menteri ini.

Yang berubah adalah sebagai berikut:

Pasal 1 ayat 11 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Kegiatan kearsipan adalah kegiatanyang dilaksanakan dalam rangka mendukung penyelenggaraan kearsipan yang meliputi:

  • pengelolaan arsip dinamis,
  • pengelolaan arsip statis,
  • pembinaan kearsipan, dan
  • pengolahan dan
  • penyajikan arsip menjadi informasi.

Pasal 7 ayat 1 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jabatan Fungsional Arsiparis merupakan jabatan fungsional kategori:

  1. keterampilan; dan

  2. keahlian.

Pasal 7 ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jenjang Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi, yaitu:

  1. Arsiparis Terampil/jenjang pelaksana (pensiun umur 58 th);

  2. Arsiparis Mahir/jenjang Mahir (pensiun umur 58 th); dan

  3. Arsiparis Penyelia/jenjang Penyelia (pensiun umur 58 th).

Pasal 7 ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jenjang Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi, yaitu:

  1. Arsiparis Ahli Pertama/jenjang Pertama (pensiun umur 58 th);

  2. Arsiparis Ahli Muda/jenjang Muda (pensiun umur 58 th);

  3. Arsiparis Ahli Madya/jenjang madya (pensiun umur 60 th); dan

  4. Arsiparis Ahli Utama/jenjang Utama (pensiun umur 60 th).

Pasal 17 Ayat 1 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. tersedia formasi untuk Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan;

  2. berijazah Diploma III (D.III) bidang kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina;

  3. pangkat paling rendah Pengatur, golongan ruang II/c;

  4. memiliki pengalaman di bidang kearsipan paling kurang 2 (dua) tahun;

  5. mengikuti dan lulus sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis;

  6. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan

  7. usia paling tinggi 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun.

Pasal 17 Ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :nomor 13 tahun 2016 ttg jafung arsiparis dan angka kreditnya :

Pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Arsiparis Kategori Keahlian dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. tersedia formasi untuk Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keahlian;

  2. berijazah Sarjana (S1)/Diploma IV (D.IV) bidang kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina;

  3. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;

  4. memiliki pengalaman di bidang kearsipan paling kurang 2 (dua) tahun;

  5. mengikuti dan lulus sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis;

  6. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan

  7. usia paling tinggi 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun.

Pasal 1 ayat 11 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Kegiatan kearsipan adalah kegiatanyang dilaksanakan dalam rangka mendukung penyelenggaraan kearsipan yang meliputi pengelolaan arsip dinamis, pengelolaan arsip statis, pembinaan kearsipan, dan pengolahan dan penyajikan arsip menjadi informasi.

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan

Tugas Pokok Arsiparis Kategori Keterampilan dan Keahlian pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

  1. Melakukan kegiatan pengelolaan arsip dinamis,
  2. pengelolaan arsip statis,
  3. pembinaan kearsipan dan
  4. pengolahan dan penyajian arsip menjadi informasi
Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keahlian

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keahlian

Angka Kredit Kumulatif adalah akumulasi nilai angka kredit minimal yang harus dicapai oleh Jabatan Fungsional Arsiparis sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat dan/atau jabatan.

Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 (Lampiran)

Lampiran Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Inpassing Arsiparis berisi tentang CONTOH BENTUK SURAT atau FORMULIR ISIAN

Lampiran Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Inpassing Arsiparis berisi tentang CONTOH BENTUK SURAT atau FORMULIR ISIAN

Bentuk Surat atau Formulir Isian untuk Pengangkatan Inpassing Arsiparis:

Contoh Bentuk Surat Kebutuhan Formasi Arsiparis di Instansi ybs

Contoh Bentuk Surat Kebutuhan Formasi Arsiparis di Instansi ybs

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Telah Melaksanakan Tugas di Bidang Kearsipan Minimal 2 (dua) Tahun

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Telah Melaksanakan Tugas di Bidang Kearsipan Minimal 2 (dua) Tahun

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Bersedia Diangkat Menjadi Arsiparis dan Tidak Rangkap Jabatan Fungsional Lainnya

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Bersedia Diangkat Menjadi Arsiparis dan Tidak Rangkap Jabatan Fungsional Lainnya

Contoh Bentuk Surat Penilaian Portofolio dan Wawancara Calon Arsiparis

Contoh Bentuk Surat Penilaian Portofolio dan Wawancara Calon Arsiparis

Contoh Bentuk Surat Rekomendasi Kepala ANRI

Contoh Bentuk Surat Rekomendasi Kepala ANRI

Link terkait:

 

Penulis: Anita Handayani

 

 


[Diklat Fungsional Arsiparis Ahli] Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli

Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli

STTPL Diklat Fungsional Arsiparis Ahli atas nama Ir. Anita Handayani

STTPL Diklat Fungsional Arsiparis Ahli atas nama Ir. Anita Handayani

Puji Tuhan, alhamdulillah hari ini saya sudah mendapatkan STTPL Diklat Fungsinal Arsiparis Tingkat Ahli dari KTU Unit Arsip IPB, Oman Suratman, S.Ag.

STTPL ini menyatakan bahwa Ir. Anita Handayani TELAH MENGIKUTI Diklat Pengangkatan Arsiparis Tingkat Ahli dengan bobot 640 jam yang diselenggarakan oleh IPB pada tanggal 11 April 2016 sampai dengan 10 Juni 2016 bertempat di Kampus IPB Darmaga Bogor.

Continue reading


Piagam Penghargaan Juara 1 Arsiparis Berprestasi IPB Tahun 2016

Piagam Penghargaan Akademisi Berprestasi Juara 1 Arsiparis IPB Tahun 2016

Piagam Penghargaan Juara 1 Arsiparis Berprestasi IPB Tahun 2016 atas nama Ir. Anita Handayani yang ditandatangani Rektor IPB pada hari Rabu tanggal 1 Februari 2017

 

Copyright © Anita Handayani


Sertifikat Juara 1 Kategori Blog Staf Lomba Website Unit Kerja IPB 2016

Sertifikat Juara 1 Kategori Blog Staf Lomba Website Unit Kerja IPB 2016 atas nama Anita Handayani yang ditandatangani oleh Ketua Panitia dan Direktur DIDSI IPB pada tanggal 30 Desember 2016 Nomor 14671/IT3.29/TU/2016.

Sertifikat Juara 1 Kategori Blog Staf Lomba Website Unit Kerja IPB 2016 atas nama Anita Handayani yang ditandatangani oleh Ketua Panitia dan Direktur DIDSI IPB pada tanggal 30 Desember 2016 Nomor 14671/IT3.29/TU/2016.

Link terkait:  Penyerahan Sertifikat Akademisi Berprestasi IPB 2016

Copyright © Anita Handayani

Add to Anti-Banner

Obat Hipertensi, Kolesterol dan Asam Urat

Obat Hipertensi, Kolesterol, dan Asam Urat yang amat manjur

Obat Herbal untuk Hipertensi, Kolesterol, dan Asam Urat.

Jus Nanas dicampur Lobak dan Kemiri ini sangat majur untuk mengobati KOLESTEROL yang tinggi, HIPERTENSI (TEKANAN DARAH TINGGI) dan ASAM URAT yang tinggi (sudah dibuktikan sendiri oleh suami saya, mujarab banget lho).

Obat Hipertensi, Kolesterol dan Asam Urat

RESEP:
  • 1 buah Nanas mateng (kira2 1/4kg)

  • 1 buah Lobak putih  (kira kira 250 gram) (LOBAK adalah sejenis sayur dan banyak dijual di pasar tradisional & modern).

  • 3 biji Kemiri.

CARA MEMBUATNYA:
  1. Semua bahan MENTAH di JUS sekaligus boleh ditambah 1/2 gelas air.

  2. Lalu di minum sekaligus.

  3. Diulang 3 bulan sekali untuk mejaga agar asam urat dan kolesterol tidak kumat lagi. Kalau asam urat dan kolesterolnya lagi tinggi sebaiknya minum jus ini sebulan sekali atau dua bulan sekali.  Kalau mau minum tiap minggu juga gak apa2 koq.

 

Link terkait:

 

 

Penulis: Anita Handayani


Penyakit Hipertensi (Darah Tinggi)

Penyakit Hipertensi (Darah Tinggi)

Dedi Djaellani ketika di UGD

Dedi Djaellani ketika di UGD terkena Hipertensi (Darah Tinggi)

Di WA tiba2 hari ini selasa 31 Januari 2017, teman saya Dedi Djaellani yang bekerja di PAP Faperta IPB memberi kabar kalau dia baru saja keluar dari UGD karena terkena penyakit hipertensi tekanan darahnya mencapai 150/82 katanya, rasanya ketika itu mau nyungsep saja gak tahan. Sekarang sudah dirumah kembali, tensinya sudah 128/78 namun masih pusing karena diastolik (angka bawahnya) masih dibawah 90.

Saya sedih mendengarnya, lalu saya cari referensi di internet tentang apa sih itu penyakit hipertensi dan bagaimana cara mengatasi dan obat kimia dan herbalnya apa.

Berikut saya tuliskan tentang apa itu penyakit Hipertensi (Darah Tinggi) dan cara mengatasi atau mengobatinya. Semoga bermanfaat.

Definisi

Apa itu hipertensi (tekanan darah tinggi)?

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi dan dapat mengakibatkan kondisi lain seperti penyakit jantung.

Tekanan darah adalah kekuatan darah yang mendorong melawan dinding arteri, dari jantung yang memompa darah melalui arteri. Tekanan darah yang meninggi mengganggu sistem sirkulasi. Tekanan darah tinggi adalah diatas 140/90.

Tekanan darah terbagi menjadi dua angka. Tekanan sistolik adalah angka atas, dan tekanan diastolik adalah angka bawah.

Keduanya tercatat sebagai mm Hg (milimeter merkuri), yang memberitahu tinggi kolom merkuri yang meningkat karena tekanan. Tekanan sistolik adalah tekanan maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah antara kontraksi (jantung beristirahat). Nilai normal biasanya 120/80. Hipertensi pada orang dewasa berkisar 140 mm Hg sistolik atau lebih dan/atau 90 mm Hg diastolik atau lebih. Angka ini hanya berguna sebagai panduan.

Seberapa umumkah hipertensi (tekanan darah tinggi)?

Hampir semua orang dapat mengalami tekanan darah tinggi. Ini adalah penyakit yang sangat berbahaya dan mempengaruhi 31% populasi Indonesia. Hipertensi juga disebut “pembunuh diam-diam” karena penyakit ini tidak menyebabkan gejala jangka panjang tapi mungkin mengakibatkan komplikasi yang mengancam nyawa seperti penyakit jantung.

Jika tidak terdeteksi dini dan terobati tepat waktu, hipertensi dapat mengakibatkan penyakit arteri koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal, dan banyak penyakit berbahaya lainnya.

Continue reading


« Older posts Newer posts »