1.     Kasihanilah
musuhmu, berbuat baiklah pada orang yang membenci kamu, mintalah berkat bagi
orang yang mengutuk kamu. Berdoalah untuk orang yang mencaci kamu – confusius.

2.      Belajar tanpa berfikir
tidak ada gunanya, berfikir tanpa belajar adalah berbahaya.

3.      Jika Anda tidak bisa
menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.

4.     Seorang
teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan
rahasianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.

5.      Doa memberikan kekuatan
pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan
memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.

6.      Jika kita berbuat baik,
kebaikan pula yang akan kita terima kelak.

7.      Senyum tidak hanya akan
menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa.

8.      Yang penting bukan berapa
lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup

9.      Iri hati yang ditunjukan
kepada seseorang akan melukai diri sendiri.

10.  Anda cuma bisa hidup
sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah
cukup.

11.   Kenangan
indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.

12.  Rasa takut
bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi.

13.  Orang
bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

14.  Lidah anda
yang menentukan siapa anda.

15.  Diantara
isi rumah tangga, anak-anaklah yang terbaik.

16.  Cinta
seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan
pergi bila ia menghampiri.

17.  Jika
kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas
kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah
zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

18.  Jika Anda
tidak memulai hari ini dengan senyuman, belum terlambat untuk mencobanya pada
hari esok.

19.  Buka mata
kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam
sesudahnya

20.  Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita
kehilangannya

21.  Seorang
sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu dan akan menyanyikan
kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya

22.  Bertemanlah
dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kita senang dan
perisai diwaktu kita susah

23.  Namun kita
tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa
kesalahan. Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat 
kebaikannya dan
menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan
buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

24.  Tak seorang
pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak.

25.  Menyedihkan
melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah

26.  Bila Kita mengisi hati
kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita
tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.

27. Sekali tidak berhasil
bukan berarti gagal selamanya.

28.  Kebahagiaan takkan pernah
bisa dibeli dengan uang.

29. Tiga sifat yang
menyebabkan penyandangnya tidak tentram dalam hidupnya : iri, dengki, dan akhlak
buruk

30. Orang yang
berakal tetapi tidak mempunyai adab, seumpama pahlawan yang tiada senjata.

31.  Kecantikkan
yang abadi ialah pada keelokkan adab dan ketinggian ilmu seseorang, bukan pada
wajah dan pakaiannya.  

32. Dinilai
daripada adab, dalam masyarakat manusia ada binatang jalang, tetapi dalam
masyarakat binatang, tidak ada manusia jalang.

33. Teman
manusia yang sebenar ialah akal dan musuhnya yang celaka ialah jahil.

34. Jika kamu
mendapat kesusahan, ingatlah menyimpan kesabaran.

35.  Engkau disebut sebagai
manusia bukan karena tubuh dan jasadmu tetapi akal dan jiwamu.

36.  Lindungi kesedihan dengan
senyuman meskipun dihati penuh kedukaan kerana itu menunjukkan adanya kesedihan.

37. Jangan terlalu memikirkan
pandangan orang terhadap anda, fikrikan apa pandangan anda terhadap diri anda
sendiri.