EOS-1D X, “Senjata” Terbaru dari Canon

 

Canon EOS 1D

 

Teknologi yang digunakan di EOS-1D X merupakan evolusi dari teknologi EOS DSLR profesional sebelumnya seperti EOS-1Ds Mark III dan EOS-1D Mark IV. Sebagai gabungan dan peningkatan kecanggihan dari fitur-fitur pendahulunya di kelas profesional, EOS-1D X mengusung sensor CMOS 18,1megapiksel berukuran full-frame 35mm dengan kecepatan pengambilan foto tinggi hingga 14 bingkai per detik (fps), disertai prosesor dual DIGIC 5+ sehingga hasil foto di ISO yang sangat tinggi pun minim noise.

Dari segi fisik, dimensi Canon EOS-1D X sedikit lebih besar dari pendahulunya Canon EOS-1D Mark IV. Beberapa fitur masih seperti Canon EOS-1D Mark IV, seperti kemampuan merekam video. Namun, ada beberapa inovasi di Canon EOS-1D X, seperti kemudahan mengubah modus auto focus dari one shoot menjadi AI Servo hanya dengan menekan satu tombol khusus.

Keunggulan lainnya adalah pada kualitas foto pada ISO tinggi. Dengan teknologi sensor dan prosesor yang terbaru memungkinkan kamera ini dapat membuat foto dengan kualitas yang baik. Hasil foto dari EOS-1D X pada ISO 51.200 sebanding dengan hasil foto di ISO 12.800 pada EOS-1D Mark IV sehingga pengaturan ISO EOS-1D X dapat dinaikkan hingga ISO 204.800.

Kamera ini pun sangat cocok untuk kebutuhan pemotretan olahraga yang bergerak cepat. Dengan kecepatan pengambilan foto tinggi hingga 14 bingkai per detik (fps), dapat dipastikan fotografer tidak kehilangan momen. Hal ini dikarenakan fitur baru Fitur di EOS-1D X yaitu Quad Active Mirror Stopper, yang dilengkapi dengan sistem bounce lock dan keseimbangan ganda sehingga kamera lebih stabil dan akurat pada pemotretan drive tinggi. Memang untuk nilai megapiksel-nya sedikit lebih rendah dari Canon EOS-5D Mark II yang nilainya 21,1 megapiksel.

 

Canon EOS 1D C

DSLR Canon seri EOS-1D C

Jajaran DSLR Canon seri EOS-1D C.  Salah satu yang menjadi perhatian kamera ini adalah ia merupakan DSLR Canon pertama yang mampu merekam video dalam resolusi 4K (4096×2160).

Perekaman tersebut dilakukan dengan 4:2:2 colour sampling untuk berbagai rentang resolusi dan frame rate. Videonya akan direkam dengan memakai 8-bit motion JPEG compression dan menangkap frame rate hingga 1080/60p.

Beberapa spesifikasi yang ditampilkan 1D C sendiri menyerupai 1DX, di mana ia memakai prosesor dual DIGIC 5+ dan ISO dari mulai 100-51.200. Terdapat juga mode continous shooting ‘ultra fast’ yang mampu menghasilkan format JPG dalam 14 frame per detik.

Untuk harga retailnya ia diprediksi berada di angka USD 15.000 (pada tahun 2012).

 

Sumber: jimmye dinata
moderator  http://forum.tempo.co/forum/hiburan-gaya-hidup/hobi-dan-koleksi/fotografi/