Do’a Bersama disa’at Upacara 17 an di Kampus IPB 

Foto Do'a Bersama disa'at Upacara 17 an di Kampus IPB Darmaga

Foto Do’a Bersama disa’at Upacara 17 an di Kampus IPB Darmaga

Ternyata bukan hanya doa di gedung DPR saja yg isinya sangat bagus sekali….
yg membuat kuping dan hati panas untuk segelintir orang…
begitu juga doa ketika di acara upacara kemerdekaan RI ke 71 di kampus IPB
doa yg sama bagus nya untuk mereka yang mempunyai kekuasaan semoga saja ada hikmah nya…
ini dia isi doa nya:
  • الحمد لله رب العالمين…الذي أكرمنا بنعمة الحرية والإستقلال…والصلاة والسلام على سيدنا محمد المختار…وعلى آله وأصحابه أجمعين…
  •  Ya Allah…ya Rahim…Tuhan sekalian Alam..
  • Segala puji dan syukur kehadirat MU, tiada henti kami panjatkan atas segala nikmat dan karuniaMU
  • Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar
  • Wahai yang menyambung segala yang patah
  • Wahai yang menemani semua yang tersendiri
  • Wahai pengaman segala yang takut
  • Wahai penguat segala yang lemah Mudah bagimu memudahkan segala yang susah
  • Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran
  • Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak Engkau Maha Tahu dan melihatnya
  • Ya Allah…negeri ini kata orang adalah tanah surga
  • Tongkat kayu dan batu pun jadi tanaman
  • Namun Ya ALLAH, begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa
  • Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia
  • Pengap negeri ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka
  • Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya
  • Ya Allah…selamatkan negeri ini. 3X
  • Dari kehancuran moral dan ekonomi
  • dari merajalelanya korupsi
  • dari mereka yang hanya memikirkan diri mereka sendiri
  • Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu
  • Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu
  • Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur
  • Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus
  • Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami
  • Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami 
  • Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana kepada kami
  • Ya ALLAH, jadikan kami kebanggaan hamba dan nabi-Mu Muhammad SAW di padang mahsyar nanti
  • Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu
  • Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab
  • Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi yang menangis dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami, ummati ummati, ummatku ummatku
  • Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua kekayaan demi perjuangan
  • Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan
  • Ya Allah, berkahilah negeri kami dengan Engkau hadirkan untuk kami pemimpin yang sangat takut kepadaMu dan mengajak kami takut kepadaMu, hidup bahagia dalam SyariatMu dan Sunnah NabiMu
  • Amin
Note:
Amin…. Hebat Pak Apip Nugraha bisa mendapatkan isi do’a nya secara lengkap (y) , terimakasih Pak Apip Nugraha.
Saya juga mengucapkan Amin… keras2 begitu juga dengan peserta upacara bergemuruh mengucapkan AMin… dengan keras pula, dengan harapan do’a terkabul, pas kalimat ini disampaikan dalam do’a 17 an di halaman kampus IPB Darmaga, yang bunyinya sebagai berikut:
  1. “Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu. Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab. Berikan kami pemimpin berhati lembut”

  2. “Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua kekayaan demi perjuangan. Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera. Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan”

  3. “Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menggelamkan dunia. Pengap negeri ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka. Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya”

  4. “Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami”

  5. “Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana kepada kami”

Sumber: fb Apip Nugraha
Gambar asli milik Anita Handayani
Penulis : Anita Handayani