Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Category: Penyakit (Page 2 of 3)

Penyakit Meningitis (Radang Otak)

Penyakit Meningitis (Radang Otak)Dewi Yull dan gisca
Gisca Putri Agustina Sahetapy
Gisca Putri Agustina Sahetapy

JAKARTA-Gisca yang sejak kecil dilahirkan tuna rungu, dididik dengan penuh kasih sayang oleh orangtuanya.

Setelah tiga bulan berjuang melawan radang otak, Gisca Putri Agustina Sahetapy, tutup usia. Ia adalah anak dari buah cinta kasih Ray Sahetapy dan Dewi Yull. Gisca meninggal dunia pada hari Jumat (11/6/2010), pukul 03.30 WIB, akibat penyakit Radang Otak (Meningitis) yang di deritanya. Di kepala Giska terdapat virus. Virus itu menyerang ke otaknya dan itu terjadi selama satu bulan.

Dewi Yull, wanita cantik kelahiran Cirebon, 10 Mei 1961, bernama asli RA Dewi Pujiati.

Sedangkan Ray bernama asli Ferene Raymond Sahetapy, kelahiran Donggala Sulawesi Tengah, 1 Januari 1957.

Perkawinan Ray dan Dewi yang terwujud tanpa restu orangtua dari pihak Dewi, lahirlah 4 orang anak yaitu empat orang anak, Gizca Puteri Agustina Sahetapy, Rama Putra, Panji Surya, dan Mohammad Raya Sahetapy.

Setelah bercerai dari Dewi, Ray menikah kembali dengan janda beranak dua yaitu Sri Respatini Kusumastuti (Iin).

Putri semata wayang Ray dan Dewi yaitu Gisca, memang dikenal sangat berbakat dalam hal melukis.

Inilah kebesaran dan mukjizat Tuhan, gadis muda yang wafat di usia 28 tahun ini memiliki talenta seni sangat menakjubkan di antara kondisi fisiknya yang sangat berkekurangan yaitu terlahir sebagai anak yang tuna rungu.

Gisca, begitu ia biasa disapa, menjalani operasi di rumah sakit itu Rabu (9/6/2010)

Gisca meninggal dunia di RSPAD Dr. Suyoto, Jumat (11/6/2010) dini hari. Setelah sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Omni dan bahkan sempat di prediksi dokter akan sembuh. Memang kesadaran Giska telah menurun jauh, Giska terkena penyakit adanya peradangan di otak. Banyak cairan yang menumpuk di kepalanya. Namun siapa kira kondisi Gisca belakangan kian memburuk hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Dr Suyoto, Rabu, 9 Juni, pukul 11.00. WIB.

Gisca koma

Ia juga sempat menjalani pengobatan alternatif untuk mengatasi virus yang menyerang kepalanya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kepada sang bunda, Dewi Yull, almarhumah sempat mengaku bahwa tubuhnya tak dapat lagi menerima obat. Sebelum meninggal, kondisi Gisca belum mengalami perubahan. Ia terbaring koma, ujar Ray Sahetapy, ketika dihubungi Jumat (11/6) pagi.

Sejak virus itu menyerang ke otaknya dan itu terjadi selama satu bulan, kondisi kesehatan Gisca terus menurun karena terkena Penyakit Meningitis, yaitu adanya peradangan otak. “Banyak cairan menumpuk di kepalanya,” ujarnya.

Dewi Yull menceritakan, sebelum masuk rumah sakit, Gisca mengalami pusing secara terus menerus selama tiga bulan terakhir. “Katanya kepalanya berat sekali. Ya seperti terkena stroke,” katanya.

Karena terkena penyakit Maninigitis, Gisca pun membutuhkan perawatan panjang yang bergantung kekuatan tubuh Gisca sendiri.

Sebelum dirawat di rumah sakit ini, saat mengalami sakit kepala hebat Gisca pun sempat menjalani rawat jalan di RS Internasional Bintato. Kemudian, keluar dari rumah sakit tersebut sekitar 1,5 bulan lalu.

Gisca dan suami

Lahir di Jakarta, 12 Agustus 1982, Gisca menikah dengan Donny Prasetyo Kuntadi pada 15 Januari 2006 dan di karuniai seorang anak bernama Ramiza. Mereka adalah pasangan tuna-rungu. Pernikahan mereka, sempat menyatukan orang tuanya yang telah bercerai. Sayang, biduk rumah tangga mereka tak berlangsung lama. Sayang pernikahan ini tak bisa bertahan lama. Gisca kemudian mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, Banten, pada 27 Mei 2008. Mereka resmi bercerai pada 14 Juli 2008.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Jagakarsa No. 25, Ciganjur, Jakarta Selatan.Menurut rencana, jenazah almarhumah akan dikebumikan selepas salat Jumat di pemakaman keluarga di Bogor. Selamat jalan Gisca…

Semoga Giska diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan yang ditinggalkan diberi kesabaran.

Note:

Gisca orangnya asyik, masih muda, energik, penuh semangat (testomonial dari Dude Herlino)

Gisca adalah orang yang jujur dan berterus terang. “Dia orangnya terlalu jujur. Kalau dia nggak suka dia bilang nggak suka. Saya sering bercermin sama dia. Dan dia adalah (sosok pribadi) keras dan kuat) dan saya kagumi,” katanya. (testomial dari Ray Sahetapy).

Orang yang lahir tidak bisa mendengar, otomatis tidak bisa berbicara. “Gisca itu suka susah kalau mau mengutarakan keinginannya. Dia jadi cepat marah. Dia sangat aktif orangnya,” kenang Rima. (testomonial Rima Melati).

Kita semua mengenang Gisca, tentu harus di sisi baiknya selama ini sebagai anak manusia.

Bayangkanlah betapa pedih kehidupannya sejak dilahirkan.

Terlahir sebagai anak yang cacat (tuna rungu).

Dibesarkan puluhan tahun oleh ayah bunda yang menghujaninya dengan cinta nan indah tetapi ternyata perkawinan orangtuanya harus kandas di tengah jalan.

Saat ia menemui kenyataan pahit tentang perceraian ayah ibunya, ia pun terpaksa harus menikah muda dan bercerai muda (juga).

Gisca yang polos ini, tentu akan mendapat ampunan yang indah dari Sang Khalik.

Gisca yang polos ini, tentu akan mendapat pintu surga yang terbuka bagi jejak “kakinya” yang terbang ke pangkuan Ilahi.

gisca eksen

CINTA DAN KAWAN

Satu hari CINTA & KAWAN berjalan dalam
kampung…
Tiba-tiba CINTA terjatuh dalam
telaga…
Kenapa??
Kerena CINTA itu buta…
Lalu KAWAN pun ikut terjun dalam
telaga…
Kenapa??
Kerena… KAWAN akan buat apa saja demi
CINTA !!
Di dalam telaga CINTA hilang…
Kenapa??
Kerena… CINTA itu halus, mudah hilang
kalau tak dijaga, sukar dicari apa lagi
dalam telaga yang gelap…
Sedangkan KAWAN masih mencari-cari
dimana CINTA & terus menunggu..
Kenapa??
Karena … KAWAN itu sejati & akan
kekal sebagai KAWAN yang setia…

so, hargailah KAWAN kita ….

Walau kita punya couple , teman still
paling setia.
Walau kita punya harta banyak , teman
still paling berharga .

(Ini puisi yang ditulis Gisca dalam Blog nya)

 

Sekarang mari kita simak apa dan bagaimana tentang Meningitis (Penyakit Radang Otak) tersebut:


PENYAKIT RADANG OTAK (MENINGITIS)

Penyakit Meningitis (Radang Otak)

Meningtis adalah kerusakan pada “meninges” yaitu kulit yang menutupi otak. Meningitis biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus. Meninge = selaput otak.

Penyakit meningitis, mungkin jarang kita dengar, tapi penyakit ini adalah penyakit yang cukup berbahaya. Penyakit ini menyerang bagian saraf atau otak yang berfungsi sebagai pusat pemikiran manusia. Tentunya jika otak yang sudah terserang akan sangat bahaya bagi kehidupan penderitanya.

Ciri-ciri Penyakit Radang Otak (Meningitis)?

Penyakit radang selaput otak (meningitis) disebabkan bakteri Haemophyllus influenzae tipe B atau yang disebut bakteri Hib B merupakan penyebab tersering menimbulkan meningitis pada anak berusia kurang dari lima tahun. Penyakit ini berisiko tinggi, menimbulkan kematian pada bayi. Bila sembuh pun, tidak sedikit yang menyebabkan cacat pada anak.

Penyakit radang otak, disebabkan adanya bakteri/kuman. Bakteri/kuman masuk dari gigi yang membusuk atau dari makanan dan daya tahan tubuh yang kurang, sehingga menyerang otak dan menyebabkan infeksi, infeksi menyebabkan radang (pembengkakan) otak.

Meningitis adalah infeksi pada lapisan otak dan urat saraf tulang belakang. Penyebab meningitis sendiri bermacam-macam, sebut saja virus dan bakteri. Meningitis terjadi apabila bakteri yang menyerang menjadi ganas ditambah pula dengan kondisi daya tahan tubuh anak yang tidak baik, kemudian ia masuk ke aliran darah, berlanjut ke selaput otak. Nah, bila sudah menyerang selaput otak (meningen) dan terjadi infeksi maka disebutlah sebagai meningitis.

Meningitis menyerang selaput otak. Perlu dicatat, sel-sel otak berbeda dengan sel-sel yang terdapat pada bagian tubuh lainnya. Kalau sel kulit misalnya, apabila tergores hingga menimbulkan luka sekalipun, lama-lama akan membentuk sel-sel baru dan dalam beberapa hari sudah dapat pulih. Tidak demikian dengan sel otak. Apabila sel otak rusak, ia tidak dapat tidak dapat membentuk sel baru atau berekontruksi. Sebaliknya, sel otak tersebut akan mati, padahal otak adalah pusat penglihatan, pendengaran, pergerakan,dll.

Ciri-ciri : Demam, lelah, letih, gangguan saraff, sering pusing, kepala membesar/menonjol, kejang kejang, tekanan darah tinggi, kesadaran menurun, pingsan tiba2, dll.

Ciri utama radang adalah panas yang cukup tinggi, panas tersebut akan berhenti jika radang tersebut di obati.

Pada radang otak biasa terjadi kejang, muntah, dan rasa sakit pada kepala.

Semua ciri tersebut akan berbeda tergantung posisi radang tersebut

Sebaiknya segera rujuk ke dokter bila dicurigai radang otak, dan lakukan CT scan kepala.

Bentuk hasil CT Scan: Hasil Scan Penyakit Meningitis

Gejala MeningitisGejala Penyakit Meningtis

Meningitis antara lain bisa dikenali dengan kaku kuduk dan sakit bila memandang cahaya (photofobia).

Gejala meningitis tidak selalu sama, tergantung dari usia si penderita serta virus apa yang menyebabkannya. Gejala yang paling umum adalah demam yang tinggi, sakit kepala, pilek, mual, muntah, kejang. Setelah itu biasanya penderita merasa sangat lelah, leher terasa pegal dan kaku, gangguan kesadaran serta penglihatan menjadi kurang jelas. Gejala pada bayi yang terkena meningitis, biasanya menjadi sangat rewel, muncul bercak pada kulit, tangisan lebih keras dan nadanya tinggi, demam ringan, badan terasa kaku, dan terjadi gangguan kesadaran seperti tangannya membuat gerakan tidak beraturan.

Menurut dr. Hindra, gejala meningitis antara lain :

1. Demam tinggi
2. Kehilangan selera makan/minum
3. Penurunan kesadaran dan kejang
4. Muntah-muntah
5. Tidak buang air kecil selama 4-6 jam
6. Diare

Penyebab

Penyebab meningitis pun bermacam-macam, diantaranya adalah virus, bakteri, jamur, dan parasit. Tetapi, di Indonesia sendiri meningitis umumnya ditimbulkan oleh bakteri dan virus.

* Bacterial Meningitis
Keneth Wener, MD, seorang dokter dari divisi penyakit infeksi, Beth Israel Deaconess Medical Center, Boston, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa meningitis yang disebabkan oleh bakteri sangat berbahaya. ‘’Bacterial meningitis sangat membutuhan penanganan medis, oleh karenanya anak harus dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Bakteri yang bisa menyebabkan meningitis antara lain adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Neisseria meningitidis (meningococcus), Listeria monocytogenes, dan masih banyak lagi,’’katanya dalam situs medlineplus.

* Viral Meningitis
Sebenarnya ini bisa dikategorikan sebagai penyakit yang relatif ringan. Gejalanya mirip dengan sakit flu biasa dan kemungkinan bisa sembuh dengan sendirinya. ‘’Viral meningitis biasanya dapat sembuh tanpa bantuan medis, sedangkan meningitis yang disebabkan oleh bakteri sangat berbahaya.

Selain dapat menyebabkan kematian, juga bisa menimbulkan kerusakan otak,’’kata Wener. Tetapi, untuk amannya, sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter spesialis. Sedangkan menurut Mary L. Gavin, MD, seorang dokter dari Divisi General Pediatri, Rumah Sakit Alfred I. duPont, Wilmington, terdapat banyak jenis virus yang menjadi penyebab viral meningitis. Diantaranya adalah enteroviruses. Layaknya virus, ia dapat menyebar melalui air liur, kotoran, dan ingus. ‘’Itulah mengapa kebiasaan mencuci tangan setelah keluar dari kamar mandi dan setelah bersin sangat penting,’’kata Galvin dalam kidshealth.org.

Menular

Oya, meningitis pun bersifat sangat menular, oleh karenanya sangat penting bagi anak yang terkena meningitis (khususnya bacterial meningitis) untuk dirawat di rumah sakit dan diberi tindakan isolasi (satu kamar sendiri).

Meningitis Kriptokokus

Merupakan jenis meningitis yang disebabkan oleh jamur kriptokokus. Umumnya, jenis jamur ini memasuki tubuh saat menghirup debu atau uap dari kotoran burung yang sudah kering.

Kenalilah gejalanya.
Tak dipungkiri, penyakit meningitis memang seringkali mengelabui para orang tua. Hal ini terutama diakibatkan gejalanya yang umumnya menyerupai gejala flu, bahkan muntaber. ‘’Adakalanya bayi yang sebenarnya terkena meningitis dicurigai menderita flu atau muntaber. Oleh karenanya, selain harus pandai mengenali gejalanya, kunjungilah dokter spesialis untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan,’’ucapnya.

Menurut dr. Hindra, bila anak terkena meningitis kemungkinan ia dapat :

1. Sembuh total
2. Sembuh tetapi meninggalkan sisa (cacat), misalnya tuli, buta, lumpuh, dll.
3. Meninggal

Vaksinasi
Penyakit radang selaput otak (meningitis) yang disebabkan bakteri Haemophyllus influenzae tipe B atau yang disebut bakteri Hib B merupakan penyebab tersering menimbulkan meningitis pada anak berusia kurang dari lima tahun. Infeksi akut Hib juga dapat menyerang bayi berusia di bawah enam bulan.

Meningitis pun, termasuk penyakit berbahaya yang kadang-kadang awalnya sulit diketahui, karena tidak mempunyai gejala spesifik. Sehingga sangat sulit untuk mendeteksinya. Bila tidak ditangani secara tepat dan cepat bisa berakibat fatal. ‘’Penyakit ini berisiko tinggi, menimbulkan kematian pada bayi. Bila sembuh pun, tidak sedikit yang menyebabkan cacat pada anak, misalnya adanya gangguan pendengaran, gangguan mental, dan sebagainya,’’kata dr. Hindra.

Untunglah, sejak beberapa tahun silam para peneliti telah menemukan pencegah meningitis yang disebabkan oleh bakteri Hib melalui imunisasi. ‘’Vaksinasi Hib adalah cara praktis dan efektif untuk mencegah terjadinya penyakit akibat bakteri Hib. Ia dapat melindungi bayi dari kemungkinan terkena meningitis hingga 97%,’’papar dr. Hindra.

Pemberian vaksin Hib bahkan saat ini telah direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Dalam sebuah situs berita lokal disebutkan bahwa bayi usia 2-6 bulan diberikan imunisasi Hib sebanyak tiga dosis dengan interval satu bulan. Bayi berusia 7-12 bulan diberikan sebanyak dua dosis dengan interval waktu satu bulan.

Sedangkan anak berumur 1-5 tahun cukup diberikan satu dosis. Mengingat Hib lebih sering menyerang bayi kecil (26% terjadi pada bayi berumur 2-6 bulan dan 25% pada bayi berumur 7-11). Oya jenis imunisasi ini tidak dianjurkan diberikan pada bayi di bawah dua bulan karena dinilai belum dapat membentuk antibodi. Tetapi, untuk lebih pastinya, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Nah, mengingat pentingnya imunisasi ini, jangan sampai lupa untuk memberikan vaksinasi Hib buat bayi mungil Anda ya….

Cara Mencegah sejak Dini

Dianjurkan para orang tua untuk mencegah kemungkinan timbulnya penyakit meningitis pada anak sedini mungkin. Caranya antara lain dengan :

  • Asi eksklusif.
    Sebaiknya Anda memberikan si kecil ASI Eksklusif karena didalamnya terdapat sejumlah kandungan yang bermanfaat bagi imunitas anak.
  • Vaksinasi.
    Berikanlah vaksinasi Hib pada bayi Anda saat berusia 2 bulan. Meski relatif mahal, tetapi ini akan berguna sebagai perisai anak dari kemungkinan terkena meningitis hingga 97%.
  • Gaya hidup sehat.
    Biasakanlah memiliki gaya hidup sehat, termasuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.
  • Kenali gejala meningitis.
    Bila anak demam tinggi dengan gejala-gejala menyerupai flu tetapi disertai kejang, muntah, diare,dll segera berkonsultasi dengan dokter spesialis
  • Opname.
    Bila positif mengidap meningitis, pilihan terbaik adalah biarkan anak dirawat secara optimal di rumah sakit, karena penyakit ini bersifat menular.

 

Artikel ini bisa didownload dalam bentuk file pdf disini:  Penyakit-Meningitis-Radang-Otak.pdf

Penulis: Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id


Kanker Lidah

KANKER LIDAH

Kabar duka datang dari aktris cantik Cecillia Putty Vickend (26 tahun).  Di usianya yang masih muda ia harus berjuang melawan kanker lidah yang menggerogoti tubuhnya sejak dua tahun lalu.  Menurut penuturan sahabatnya, Rania, Cecil menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Rabu malam, 26 Desember 2012, pukul 19.20 WIB.

Awalnya Cecil menderita sakit sariawan di tepi kiri lidahnya selama 2 tahun yang tak kunjung sembuh, kemudian terkena vertigo akut.  Setelah berobat kesana kemari barulah ketahuan bahwa ia terkena penyakit Kanker Lidah.

Saya pribadi sempat tertegun mendengar penyakit kanker jenis ini, karena baru kali ini saya mendengarnya.

Mari kita meyimak apa dan bagaimana kanker lidah itu.


Gambar Kanker Lidah

Kanker Lidah sangat terbilang asing pada masyarakat, karena sedikit orang yang baru terkena Kanker Lidah.

Penyakit kanker dapat menyerang sejumlah organ di tubuh manusia, termasuk di bagian lidah. Kanker lidah dapat menyebabkan kematian, namun bisa disembuhkan dengan deteksi dan pemeriksaan sejak dini.

Penyebab kanker lidah:
1. Trauma yang berulang pada lidah, misalnya lidah sering tergigit
2. Mengkonsumsi sirih yang lama
3. Mengunyah tembakau

Pengobatan utama: Amputasi lidah (lidah dipotong)

Cara mencegah kanker lidah:
1. Menjaga kebersihan mulut dengan rutin, misalnya menyikat gigi
2. Deteksi dini jika lidah terluka
3. Menghindari makanan yang bisa menyebabkan iritasi mulut, misalnya menyirih, mengunyah tembakau

Gejala kanker lidah:
Gejalanya mirip sariawan tapi sariawan yang tak kunjung sembuh selama bermingu-minggu.
Ada luka kecil di lidah dan jika diraba ada pengerasan disekitar luka dan terjadi di satu bagian lidah terus menerus.

Gejala sariawan yaitu luka terasa lunak dan tempatnya berpindah-pindah.

 

GEJALA DINI KANKER LIDAH

Sebagian besar dari kanker lidah, terjadi di bagian mukosa. Gejala dini kanker lidah adalah ketidaknyamanan dilidah, nyeri, adanya lesi di lidah dengan ukuran 1-2cm. Gejala kanker lidah dibagi 3, yaitu, sariawan, eksogen dan infiltrasi. Gejala eksogen adalah seperti bisul berbentuk seperti kembang kol, disertai nyeri, dan nyeri di daerah telinga dan temporal. Lesi juga berkomplikasi bila terinfeksi; mungkin pendarahan, berbau busuk, keterbatasan penggunaan fungsi lidah, kesulitan makan, kesulitan berbicara, airliur sulit di kontrol.

 

GEJALA LANJUT KANKER LIDAH

Pada stadium ini, kankernya sudah berkembang melampaui bagian tengah lidah, dan sudah terjadinya penyebaran ke kelenjar getah bening. Biasanya rute penyebarannya adalah ke kelenjar getah bening servikal, yang lalu diikuti ke kelenjar getah bening submental dan sekelompok getah bening dalam lainnya. Tingkat penyebarannya cukup cepat, jadi sebaiknya segera menjalani pengobatan sebelum parah.

 

Artikel ini bisa di download disini: KANKER-LIDAH.pdf

 

Penulis: Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id)


Gejala Awal Stroke

Link Terkait: Penyumbatan Pembuluh Darah

Bermula dari musibah yang menimpa sahabat saya ketika masih SMA di Yogyakarta, namanya Susiana umur 52 tahun.  Dia sudah 4 hari ini dirawat di ruang ICU, dikarenakan ada 2 pembukuh darah dikepalanya pecah.  Tekanan darah nya  240/150 (tekanan darah normal yaitu 120/80).   Dia masih sadar tapi kelihatan tersiksa dengan sakit kepala yang terus menerus.

Pecahnya pembuluh darah terjadi karena ada penyumbatan pembuluh darah di kepala sehingga aliran darah menjadi tidak lancar dan apabila pembuluh darah benar-benar tersumbat, maka darah akan mengalir menembus dinding pembuluh darah yang dikenal dengan pecah pembuluh darah.

Solusinya pembuluh darah yang ada penyumbatan baik kolesterol maupun kotoran sel-sel mati yang menyumbat di pembuluh darah harus dibersihkan.

 

Pecah Pembuluh Darah di kepala

Pecahnya pembuluh darah di otak lebih dikenal sebagai stroke. Tapi buat beberapa orang pecahnya pembuluh darah bisa diawali dengan penyakit kelainan pembuluh darah otak yang disebut aneurisma.

Aneurisma ini adalah kondisi melemahnya dinding pembuluh darah sehingga ketika ada tekanan yang berat terjadi penggelembungan lalu merembes atau pecah. Sering sakit kepala adalah gejala yang paling menonjol dari aneurisma.

Jika pecah, benjolan tersebut bisa memicu stroke hemoragi atau stroke yang disertai perdarahan di otak. Penyebabnya bisa bermacam-macam, namun yang paling umum adalah peningkatan tekanan darah akibat aktivitas maupun pengaruh makanan atau obat-obatan.

Dalam beberapa menit saja mengalami stroke, sel-sel otak mulai mati. Jadi penting sekali untuk mengenali gejala-gejalanya, agar segera ditangani dan mendapatkan perawatan yang tepat untuk pemulihan. Stroke ringan mungkin tidak akan menimbulkan gejala namun tetap dapat merusak jaringan otak.

Tanda-tanda stroke antara lain :

  1. Tiba-tiba mati rasa atau rasa lemah pada lengan, wajah atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh. Gerakan refleks dan atau sensasi hilang seluruhnya atau sebagian. Mungkin ada suatu sensasi kesemutan di daerah yang terkena.
  2. Mendadak kebingungan atau kesulitan bicara atau memahami. Kadang-kadang kelemahan pada otot-otot wajah dapat menyebabkan keluarnya air liur tanpa terkendali.
  3. Tiba-tiba kesulitan melihat pada satu atau kedua mata.
  4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  5. Mendadak mengalami sakit kepala berat tanpa diketahui penyebabnya.

Siapapun dapat memiliki terserang stroke. Tetapi kemungkinan itu meningkat jika seseorang memiliki faktor resiko tertentu yang dapat menyebabkan stroke. Kabar baiknya bahwa sampai 80% stroke sebenarnya dapat di cegah.

Ada dua jenis resiko untuk stroke, yaitu faktor yang bisa dikendalikan dan yang tidak bisa dikendalikan. Untuk faktor yang bisa dikendalikan umumnya merupakan faktor resiko gaya hidup atau faktor resiko medis. Keduanya dapat dikelola dengan bekerja sama dengan dokter, yang bisa meresepkan obat-obat dan membesikan nasihat tentang bagaimana untuk mengadopsi gaya hidup sehat.
Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.

WHO mendefinisikan bahwa stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.

Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu: stroke iskemik maupun stroke hemorragik.

Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti.
80% stroke adalah stroke Iskemik.

Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  1. Stroke Trombotik: proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.
  2. Stroke Embolik: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
  3. Hipoperfusion Sistemik: Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.

Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak.
Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.

Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:

  1. Hemoragik Intraserebral: pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak
  2. Hemoragik Subaraknoid: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).

 

Tanda dan Gejala-gejala Stroke
Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi menjadi berikut:

  1. Bagian sistem saraf pusat : Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik
  2. Batang otak, dimana terdapat 12 saraf kranial: menurun kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.
  3. Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.

Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.

 

Faktor Penyebab Stroke

Faktor resiko medis, antara lain:

  1. Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi),
  2. Kolesterol,
  3. Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah),
  4. Gangguan jantung,
  5. Diabetes,
  6. Riwayat stroke dalam keluarga,
  7. Migrain.

Faktor resiko perilaku, antara lain:

  1. Merokok (aktif & pasif),
  2. Makanan tidak sehat (junk food, fast food),
  3. Alkohol,
  4. Kurang olahraga,
  5. Mendengkur,
  6. Kontrasepsi oral,
  7. Narkoba,
  8. Obesitas.

80% pemicu stroke adalah hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) dan arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.

Pemicu stroke pada dasarnya adalah:

  1. suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah),
  2. terlalu banyak minum alkohol,
  3. merokok ,
  4. senang mengkonsumsi makanan yang berlemak.

 

Derita Pasca Stroke
Sudah Jatuh tertimpa Tangga Pula, peribahasa itulah yang tepat bagi penderita Stroke.

Setelah stroke, sel otak mati dan hematom yg terbentuk akan diserap kembali secara bertahap. Proses alami ini selesai dlm waktu 3 bulan. Pada saat itu, 1/3 orang yang selamat menjadi tergantung dan mungkin mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat

Diperkirakan ada 500.000 penduduk yang terkena stroke. Dari jumlah tersebut:

  1. 1/3 –> bisa pulih kembali,
  2. 1/3 –> mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang,
  3. 1/3 sisanya –> mengalami gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur.

Hanya 10-15 % penderita stroke bisa kembali hidup normal seperti sedia kala, sisanya mengalami cacat, sehingga banyak penderita Stroke menderita stress akibat kecacatan yang ditimbulkan setelah diserang stroke.

 

Akibat Stroke lainnya:

  1. 80% penurunan parsial/ total gerakan lengan dan tungkai.
  2. 80-90% bermasalah dalam berpikir dan mengingat.
  3. 70% menderita depresi.
  4. 30 % mengalami kesulitan bicara, menelan, membedakan kanan dan kiri.

Stroke tak lagi hanya menyerang kelompok lansia, namumn kini cenderung menyerang generasi muda yang masih produktif.  Stroke juga tak lagi menjadi milik warga kota yang berkecukupan , namun juga dialami oleh warga pedesaan yang hidup dengan serba keterbatasan.

Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Selain karena besarnya biaya pengobatan paska stroke , juga yang menderita stroke adalah tulang punggung keluarga yang biasanya kurang melakukan gaya hidup sehat, akibat kesibukan yang padat.

Stroke sangat dapat dicegah,
Hampir 85% dari semua Stroke  dapat DICEGAH.

Karena Ancaman stroke hingga merenggut nyawa dan derita akibat stroke. Hidup BEBAS tanpa STROKE merupakan dambaan bagi semua orang.

Tak heran semua orang selalu berupaya untuk mencegah Stroke atau mengurangi faktor risiko dengan cara:

  1. menerapkan pola hidup sehat,
  2. olahraga teratur,
  3. penghindari stress,
  4. meminum obat atau suplemen untuk menjaga kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah terjadinya Stroke.

Sumber:
Seri Gaya Hidup Sehat: Cara Bijak Hadapi Stroke, Jantung & Pembuluh Darah, Agustus 2007, PT Gramedia.

 

5 (lima) Gejala Awal  Penyakit Stroke

Penyakit stroke jarang sekali kita sadari. Mungkin karena kita tidak begitu mengenal tanda dan gejalanya . Penyakit stroke juga sering menyerang orang-orang tertentu dan pulih dengan sendirinya dan ini lebih dikenal sebagai transcient ischemic attack (TIA ) atau biasa disebut dengan stroke sementara.

Menurut Dr. Hermawan suryadi , Sp.s dari Karmel stroke Center, Jakarta. Stroke sementara atau TIA adalah salah satu pertanda bakal ada serangan penyakit stroke. Banyak penderita penyakit stroke mengaku pernah mengalami gejala serangan stroke dan sembuh dengan sendirinya.

Persentase penyakit Stroke yang di dahului dengan TIA berkisar 20-40 persen. Karena itu jangan terkecoh dengan serangan stroke sementara. Dibutuhkan kewaspadaan dan kesigapan pada orang-orang yang beresiko terkena penyakit stroke bila mengalami gejala seperti di bawah ini :

  1. Tiba-tiba mati rasa atau rasa lemah pada lengan, wajah atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh. Gerakan refleks dan atau sensasi hilang seluruhnya atau sebagian. Mungkin ada suatu sensasi kesemutan di daerah yang terkena.  Muncul tanda kehilangan rasa pada bagian muka, bahu atau kaki. Terutama bila hanya terjadi pada separuh badan.
  2. Mendadak kebingungan atau kesulitan bicara atau memahami. Kadang-kadang kelemahan pada otot-otot wajah dapat menyebabkan keluarnya air liur tanpa terkendali. Sulit bicara atau sulit menangkap pembicaraan lawan bicara.
  3. Tiba-tiba kesulitan melihat pada satu atau kedua mata.
  4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  5. Mendadak mengalami sakit kepala berat tanpa diketahui penyebabnya.

Bila anda mengalami gejala-gejala seperti diatas segeralah hubungi dokter anda agar penyakit stoke anda cepat dapat diatasi.

Dari berbagai sumber.


Jeritan Jiwa dari Kursi Roda

Jeritan Jiwa dari Kursi Roda

“Mereka bilang aku sakit jiwa !” kata Profesor tua yang masih aktif itu. Setelah kena stroke yang membuat tangan dan kaki kanannya lumpuh dan telah menjalani perawatan yang rumit selama sebulan, ia harus memakai kursi roda.

Ia selalu tampak murung, tak bersemangat, uring-uringan, semua yang melayani dianggap salah, petugas fisioterapi yang mau melatih di rumah diusirnya pergi, menolak makan dengan diet yang diatur.

Ya, siapa orangnya yang tidak sedih, merasa hancur, gelap hidupnya, putus asa, merasa tak tertolong lagi dan tak berguna bila tubuhnya yang semula lincah dan gesit, perkasa, mudah berlari atau mengendarai mobil mendadak lumpuh separuh tangan dan kaki, atau lumpuh total, tak bisa bergerak selain terlentang di tempat tidur?

Perasan-perasaan hati seperti inilah, yang bila berat dan berkepanjangan sehingga mempengaruhi fungsi-fungsi perilaku, disebut DEPRESI.

Depresi, sebagai satu kesatuan diagnostik gangguan metal, adalah Suatu keadaan jiwa dengan ciri sedih, merasa sendirian, putus asa, rendah diri, disertai perlambatan psikomotor atau kadang malah agitasi, menarik diri dari hubungan sosial dan terdapat gangguan vegetatif seperti anoreksia dan insomnia (Kapland & Sadock 1996).

Depresi biasanya didahului suatu stressor yang berupa suatu “kehilangan” (lost of love-object). Stressor ini bersifat berat, multipel, tidak normatif dan tidak diinginkan, tidak dapat dikontrol atau diramalkan oleh individu.

Stroke, selain penyakit jantung koroner (miocard infraction), kanker, dan AIDS adalah penyakit-penyakit berat yang sering menimbulkan keadaan depresi pada penderita-penderitanya. Namun, ada juga manusia yang mengalami stroke berat sehingga tidak bisa melakukan sesuatu apa pun, tapi bisa “menerima” keadaan itu, sabar, dan menganggap penderitaan itu sebagai guru. Stroke adalah gangguan akut fungsi otak yang disebabkan gangguan vaskuler (pembuluh darah) yang mengakibatkan “hendaya” yang berlangsung lebih dari 24 jam atau kematian dalam waktu 24 jam. Defisit serebral yang terjadi bisa berupa:
– hemiplegia (limpuh separo, atau
– hemiparesis (setengah lumpuh separo),
– hemihipestesia,
– hemiparestesia,
– afasia (tak bisa bicara),
– hemianpsia, atau
– kombinasi dari semuanya
itu tergantung regio pembuluh darah otak yang terkena. Setelah kena stroke, penderita bisa lumpuh, penderita menjadi tidak bisa bicara sama sekali, atau hanya bicara “ah uh” dan cadel. Penderita sering lupa dengan orang-orang yang baru mengunjunginya, atau malah tidak ingat lagi siapa yang mengunjunginya. Bila semula penderita aktif bergerak, olah raga, sekarang hanya bisa terlentang dan buang airpun terpaksa di tempat tidur. Penelitian Moestrarsi Firngadi (1987) menunjukkan bahwa derajat depresi penderita parese karena stroke lebih tinggi dibanding penderita non-stroke.

Depresi Pasca Stroke yaitu menjadi apatis, mudah marah, banyak diam, menolak makan dan minum obat, pandangan kosong, dan tidak bersemangat terhadap upaya rehabilitasi.

Penyebab terjadinya Depresi Pasca Stroke adalah faktor neuro-biologik dan faktor psikologik. Faktor neurobiologik adalah kerusakan anatomik dan vaskularisasi di otak yang menyebabkan ketidakseimbangan neurotransmiter yang langsung menyebabkan gangguan perilaku dan emosional (depresi). Sedangkan faktor psikologik adalah stressor yang bersifat “kehilangan” (loss of love-objeck). Kehilangan kegagahan, kebebasan gerak, aktivitas yang menggembirakan dan memuaskan, kemandirian, kewibawaan, daya pikir, dan ketrampilan teknis. Jadi, kondisi depresi pada penderita stroke bisa terjadi karena faktor neurobiologik, atau faktor psikologik saja, atau keduanya bersama-sama. Tentu saja bila kedua faktor berpengaruh bersama-sama, depresi akan menjadi berat bahkan bisa menjadi depresi psikotik, dengan waham dan halusinasi yang isinya rasa bersalah, rendah diri, ancaman, nihilistik, dan ide bunuh diri. Maka, wajar kiranya bila orang-orang disekitar penderita itu menganggapnya sudah “sakit jiwa”


Gambar: Utha Likumahua, penyanyi terkenal tahun 60 an, sesudah dan sebelum terkena stroke
Nampak sekali setelah stroke wajah Utha berubah

Kiat penanggulangan depresi pasca-stroke adalah sebagai berkut:

  1. Memahami (empati) terhadap perasaan dan sikap penderita
    Mendengarkan dengan sabar semua keluhan penderita.

  2. Meredakan ketegangan dan memberikan penjaminan rasa aman
    Berikan jaminan rasa aman, tak ada lagi bahaya menagncam, bisa hidup dengan tentram dan bahagia.

  3. Membantu penderita memahami diri sendiri
    Menyadarkan penderita bahwa ia sedang mengalami tekanan (stres) akibat stroke nya. Bahwa semua orang akan mengalami hal yang sama bila stroke. Membantu penderita mengantisipasi perasaannya sendiri secara positif.

  4. Mendorong penderita untuk mau dan rajin berlatih/menjalani program rehabilitasi/fisioterapi
    Keengganan dan penolan penderita depresi terhadap rehabilitasi/fisioterapi/latihan jalan dan gerak diatasi dengan dorongan-dorongan keluarga yang sabar/telaten.

  5. Mendorong penderita untuk berpikir positif/paradigma baru
    Mengubah pola pikir penderita dari mengutuk diri atau meratapi nasib dengan “positive thingking”. Bahwa semua itu kehendak Tuhan dan ada hikmahnya. Bahwa masih ada hal-hal positifyang bisa dikerjakan. Penderita menghadapi hidupnya dengan paradigma baru. Tidak menolak tapi menerima keadaan dengan ikhlas.

  6. Bila memungkinkan, sebatas kecacatannya, menyediakan sarana supaya penderita masih bisa melakukan kegiatan produktif
    Menyediakan sopir untuk mengantar penderita ke tempat kerja. Menyediakan kursi roda, ruang kerja yang nyaman di rumah. Menyediakan komputer, toko/warung, meja, reparasi elektronik., order kerjaan, dll.

  7. Mencarikan teman untuk mengatasi kesepian penderita
    Tetap sering dan rutin mengunjungi penderita. Meyakinkan bahwa penderita masih dihargai, masih punya eksistensi. Mencarikan perawat untuk membantu penderita dan menemaninya berbicara di kala sepi.

  8. Setelah pasien keluar dari RS, berikan program rehabilitasi yang community based (misalnya aktivitas sosial) dan support (menghilangkan/mencegah depresi pasca-stroke)

  9. Pemberian obat-obatan antidepresan sesuai beratnya gejala depresi
    Bila langkah-langkah no. 1-8 diatas bisa dikerjakan dengan efektif, obat antidepresan bisa diberikan dalam jangka waktu relatif pendek, antara 3 – 5 bulan. Sampai saat ini Trisiklik Antidepresan merupakan antidepresan yang paling banyak diresepkan terutama di negara berkembang karena harganya relatif murah dan efektif.

Sumber: Buku “Mereka Bilang Aku Sakit Jiwa” oleh Inu Wicaksana (psikiatri, penulis dan pembicara dalam seminar-seminar), penerbit Kanisius Yogyakarta.


Sariawan

Sariawan merupakan penyakit yang sering dialami oleh siapapun.  Pada umumnya sariawan terjadi karena kekurangan Vit. C pada tubuh, sehingga menyebabkan sariawan.

 

Sariawan bukanlah penyakit yang berbahaya atau bisa menimbulkan kematian. Akan tetapi sariawan dapat membuat kita susah makan, susah minum dan susah berbicara. Selain itu sariawan akan mengakibatkan rasa sakit dan perih pada tempat adanya penyakit tersebut, bisa di mulut dan bisa juga di lidah. Sakitnya lumayan mengganggu…. terutama kalau lagi sikat gigi, waduhhh sakit banget kalau sikat gigi mengenai sariawan yang ada di mulut (tergelincir sementara menyikat), atau jika mengunyah makanan yang yang rasanya asin, pedas atau asam.

 

Sariawan, bahasa inggrisnya adalah Mouth ulcers.

 

Sariawan (disebut pula seriawan) atau stomatitis aftosa (stomatitis aphtosa) adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung.

 

Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang cukup mengganggu di sekitar mulut.


Sariawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.


Selama sariawan hindari segala bentuk es, kopi, dan jaga kebersihan mulut.

Dalam kebanyakan kasus, sariawan tidak berbahaya dan menyelesaikan dengan sendiri dalam beberapa hari tanpa perlu perawatan medis.



Penyebab
Sariawan:

  1. Luka tergigit

  2. Mengkonsumsi makanan atau minuman panas

  3. Alergi

  4. Kekurangan Vit. C dan Zat Besi

  5. Kelainan pencernaan

  6. Kebersihan mulut tidak terjaga

  7. Faktor psikologi (stres)

  8. Kondisi tubuh yang tidak fit


Cara Men
gobati Sariawan:

  1. Minum yogurt
    Yogurt membantu keseimbangan bakteri di mulut dan tubuh. Hal ini akan mempercepat penyembuhan dan membantu mencegah sariawan. Untuk merasakan hasilnya, pastikan yogurt mengandung acidophilus hidup.

  2. Oleskan luka dengan bawang dan pepaya
    Menerapkan langsung obat ke luka sariawan juga dapat mempercepat proses penyembuhan. Gunakan bawang mentah, pepaya atau kantong teh langsung pada luka sariawan.

  3. Bilas mulut dengan obat tradisional
    Bilas mulut dengan salah satu dari beberapa obat tradisional, seperti lidah buaya, ekstrak biji anggur, peroksida hidrogen, jus plum, tea tree oil dan air hangat dengan garam.

  4. Minum vitamin
    Studi menunjukkan sariawan lebih sering terjadi pada orang yang kurang vitamin B. Vitamin C, zat besi dan asam folat juga berperan dalam mencegah dan penyembuhan sariawan.

  5. Baking soda
    Campur baking soda dengan air yang dijadikan obat kumur atau pasta untuk melapisi luka sariawan. Baking soda akan membantu menghilangkan bakteri di dalam mulut dan mengurangi rasa sakit.

  6. Berkumur dengan air garam

  7. Berkumur dengan air hangat yang dicampur garam tiga kali sehari dapat menyembuhkan luka sariawan dengan cepat. Kandungan garam dapat menarik cairan pada luka sariawan sehingga dapat mempercepat penyembuhan.

  8. Jambu Air
    Ambil kulit batang jambu air 10 gr (Kulit batang yang masih muda), cuci dan tumbuk halus tambah 1/2 gelas air matang, saring. Gunakan air saringan tersebut untuk kumur.

  9. Air Kelapa
    Ambil air kelapa, jika ada air kelapa hijau. Gunakan untuk kumur dan bisa juga ditelan.

  10. Kopi Bubuk
    Ambil sedikit bubuk kopi kemudian oleskan pada bagian yang sariawan, biarkan beberapa menit, kemudian kumurlah dengan air bersih. Hingga sembuh. Insaalah akan sembuh kira-kira 2 – 3 hari.

  11. Hindari makanan pedas dan asam sampai sariawan sembuh.

  12. Minum banyak cairan

  13. Menjaga kebersihan mulut

  14. Ambil nyeri-membunuh obat, seperti parasetamol

  15. Gunakan obat kumur seperti Enkasari

  16. Mengobati sariawan oral dengan obat anti-jamur seperti Kenalog, Albothyl atau Gum.

Temui dokter jika sariawan tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari, atau jika kita mulai terganggu dengan rasa perih dimulut.

Ketika sariawan saya pergi ke dokter, dan mendapatkan obat dengan resep seperti berikut (pengalaman pribadi):

  1. Obat antibiotik 10 bh tablet dengan merk Sanprima diminum 2 x sehari

  2. Vit. C sebanyak 12 tablet dengan merk Ester C diminum 2 x sehari

  3. Obat oles di tempat lesi yaitu Kenalog

Setelah 2 xminum obat dokter ini rasa sakit karena sariawan langsung hilang.

 

Sumber: pengalaman pribadi dan http://tipsku.info/cara-mengobati-sariawan


Anyang2an

Anyang-anyangan.

Anyang2an adalah rasa ingin buang air kecil lagi, pada saat air seni terakhir keluar terasa sakit. Selama anyang2an bagian bawah perut terasa sakit.
Rasa sakit ini lumayan mengganggu dan bikin badan lemas, karena cekat cekit secara terus menerus.
Sakitnya sungguh menyiksa tidur pun tak bisa pipispun sakit. Pinggangku bagian kiri juga terasa pegal dan agak sakit tapi begitu di urut sakit pinggangnya menjadi reda.

Apa ini ada kaitannya dengan kerja aku yang cuma duduk didepan komputer seharian ya? tolong dong!!!!!!!!!!!!

Aku juga sering menahan pipis karena malas ke toilet sering2.

 

Jawaban:

Anyang-anyangan merupakan salah satu indikasi seseorang terkena Infeksi Saluran Kemih.
Saran saya sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Ada 2 jenis penyakit Infeksi Saluran Kemih, yaitu Infeksi Saluran Kemih bagian atas & Infeksi Saluran Kemih bagian bawah.

Infeksi Saluran Kemih bagian bawah dinamakan Sistitis.

Infeksi Saluran Kemih bagian atas kuman menyebar lewat saluran kencing, ginjal, & bahkan seluruh tubuh. Sehingga dampak lanjutannya penderita akan mengalami infeksi ginjal & urosepsis. Itu sebabnya penyakit ini sama sekali tak boleh dianggap remeh.

Infeksi Saluran Kemih merupakan gangguan pada saluran kemih yang disebabkan adanya sumbatan.

Biasanya, yg menyumbat itu adalah batu berbentuk kristal yg menghambat keluarnya air seni melalui saluran kemih, sehingga jika sedang buang air kecil terasa sulit dan sakit. Tapi, bila saat buang air seni disertai dengan darah, itu petanda saluran kemih anda sudah terinfeksi. Jenis batu yg dapat mengendap dalam ginjal dan saluran kemih sangat beragam, di antaranya yaitu batu kalsium oksalat, dan batu kalsium karbonat yg mengandung kapur, batu asam urat dan systin yg tidak mengandung kapur, namun pada umumnya terdiri atas campuran berbagai jenis komponen tersebut.

Batu ginjal bervariasi ukurannya & dapat bersifat tunggal ataupun ganda.

Penyebab timbulnya batu tersebut disebabkan oleh berbagai hal, antara lain terlalu lama menahan buang air kecil sehingga air seni menjadi pekat, dan kurang banyak meminum air putih. Bahkan, terlalu banyak mengkonsumsi soda, kopi manis, teh kental, vitamin C dosis tinggi dan susu, juga dikategorikan termasuk sebagai pemicu terjadinya batu ginjal. Selain itu, faktor lainnya yang turut memicu terbentuknya batu di dalam ginjal & saluran kemih bila banyak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung asam urat seperti emping melinjo, jeroan, bayam, maka air kemihnya akan lebih banyak mengandung asam urat sehingga risiko terbentuknya batu asam urat dalam ginjal & saluran kemih pun meningkat.

Dibandingkan laki-laki, perempuan ternyata lebih rentan terkena penyakit ini. Pasalnya, penyebabnya adalah saluran uretra (saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh) perempuan lebih pendek (sekitar 3-5 centi meter). Berbeda dengan uretra laki-laki yang panjang, sepanjang penisnya, sehingga kuman sulit masuk.

Perempuan yang sudah tiga kali mengalami infeksi saluran kemih, umumnya akan mengalami infeksi saluran kemih lagi karena adanya perubahan hormonal dan perubahan posisi saluran kemih selama kehamilan, yang membuat bakteri lebih mudah masuk ke ureter dan ginjal.

Penyebab utama dari Infeksi Saluran Kemih adalah sistem kekebalan tubuh yang menurun, sehingga bakteri alat kelamin, dubur atau dari pasangan (akibat hubungan intim) masuk ke dalam saluran kemih. Bakteri itu kemudian berkembang biak di saluran kemih sampai ke kandung kemih, bahkan bisa sampai ke ginjal. Infeksi Saluran Kemih disebabkan karena perempuan tersebut kurang menjaga kebersihan organ intimnya sehingga menjadi tempat berkembang biak yang sangat baik bagi kuman dan bakteri.
Salah satu penyebab yang selama ini kurang mendapat perhatian adalah penggunaan toilet umum secara sembarangan! Bakteri atau kuman yang paling sering mengakibatkan Infeksi Saluran Kemih antara lain Escherichia coli (E. coli), Klebsiella, dan Pseudomonas. Di antara ketiganya, penyebab paling utama adalah E. coli yang ada di mana-mana, termasuk tinja manusia.

Gejalanya
Gejala infeksi saluran kemih pada setiap orang memang tidak selalu sama.
1. Sakit dan nyeri menggigit di perut bagian bawah, di atas tulang kemaluan.
2. Terasa sakit di akhir kencing.
3. Anyang-anyangan atau rasa masih ingin kencing lagi. Meski sudah dicoba untuk berkemih namun tidak ada air kemih yang keluar.
4. Kondisi parah akan disertai demam.
5. Pada beberapa kasus, mungkin terlihat sedikit darah pada air seninya yang baunya sangat menyengat.

Faktor Resiko
Caranya:
1. Kurang menjaga kebersihan dan kesehatan daerah seputar saluran kencing.
2. Cara cebok yang salah, yaitu dari belakang ke depan. Cara cebok seperti ini sama saja menarik kotoran ke daerah vagina atau saluran kencing.
3. Suka menahan kencing. Kebiasaan ini memungkinkan kuman masuk ke dalam saluran kencing. Hal ini karena uretra perempuan yang pendek.
4. Tidak kencing sebelum melakukan hubungan seks. Biasanya hal ini banyak terjadi pada pasangan yang baru menikah, karena itu disebut honeymooners cystitis.
5. Memiliki riwayat penyakit kelamin.
6. Memiliki riwayat penyakit batu di daerah saluran kencing.

Untuk mengatasi agar tidak lebih parah, coba anda usahakan untuk buang air seni pada waktu bangun di pagi hari. Buang air seni dapat membantu mengeluarkan bakteri dari kandung kemih yang akan keluar bersama urin. Jarang buang air seni menyebabkan beberapa bakteri mendapat peluang untuk berkembang biak dengan cepat dalam kandung kemih dalam waktu singkat. Minum air putih minimal 8 gelas atau 2, 5 liter setiap hari merupakan suatu kewajiban. Karena air putih dapat melancarkan air seni dan dapat mencegah timbulnya penyakit Infeksi Saluran Kemih. Minuman ringan yang biasanya mengandung garam kurang baik dikonsumsi sebab dapat memperlambat buang air kecil.
Sementara, buah-buahan, sari buah, juice sangat baik untuk dikonsumsi sebab dapat melancarkan peredaran darah. Apabila bagian perut terasa sakit atau terasa terbakar, letakkan air hangat pada bagian perut yang sakit.
Sebaiknya menghindari berbagai jenis makanan seperti: Soto jerohan sapi, es krim, keju, milk shake, kopi, cola dan lain-lain.

Solusi
Agar perempuan terhindar dari penyakit ini, berikut ini solusinya :
1. Menjaga dengan baik kebersihan sekitar organ intim dan saluran kencing.
2. Setiap buang air seni, bersihkanlah dari depan ke belakang. Hal ini akan mengurangi kemungkinan bakteri masuk ke saluran urin dari rektum
3. Membersihkan organ intim dengan sabun khusus yang memiliki pH balanced (seimbang) sebab membersihkan dengan air saja tidak cukup bersih.
4. Buang air seni sesering mungkin (setiap 3 jam) untuk mengosongkan kandung kemih dan jangan menunda membuang air seni, karena perbuatan ini justru merupakan penyebab terbesar dari Infeksi Saluran Kemih; Buang air seni sesudah hubungan kelamin, hal ini membantu menghindari saluran urin dari bakteri.
5. Pilih toilet umum dengan toilet jongkok. Sebab toilet jongkok tidak menyentuh langsung permukaan toilet dan lebih higienis. Jika terpaksa menggunakan toilet duduk, sebelum menggunakannya sebaiknya bersihkan dulu pinggiran atau dudukan toilet. Toilet-toilet umum yang baik biasanya sudah menyediakan tisu dan cairan pembersih dudukan toilet.
6. Jangan cebok di toilet umum dari air yang ditampung di bak mandi atau ember. Pakailah shower atau keran.
7. Ganti selalu pakaian dalam setiap hari, karena bila tidak diganti, bakteri akan berkembang biak secara cepat dalam pakaian dalam. Gunakan pakaian dalam dari bahan katun yang menyerap keringat agar tidak lembab.

Resep tradisional
Jika mau bisa dicoba, tapi kalau tidak sembuh juga segera ke dokter ya hehehe…..
1. Mengikat ibu jari kaki dan dengan tali dengan sedikit kencang (resep turun temurun dari ortu).
2. Anda tidur telungkup, kemudian suruh orang lain pijat dibagian paha atas sampai ke pantat, kira-kira 15 menit. bisa mijat pakai tangan atau pakai kaki. kemudian pangkal bawah kemaluan (tulang kemaluan) dinaikkan keatas dengan menggunakan tangan. pelan-2 saja kira-2-3 menit.
3. Duduk diatas ember berisi air anget/air sirih anget suam kuku selama beberapa menit, uapnya itu bisa bikin sakit anyang2an nya berkurang.
4. Untuk mencegah infeksi saluran kencing, banyak minum jus jeruk (yang 100% jus-nya, bukan campuran minuman bergula). Juga minum yang banyak untuk mengeluarkan bakteria.
5. Minum yg banyak…..trus jongkok di kamar mandi.
6. Merendam kaki didalam air dingin. bisa air dingin dimasukin ke baskom. berdasarkan pengalaman smkin dingin air buat ngrendam kaki, anyang2an akan smakin cpat sembuh.
7. Minum air rebusan daun sirih atau minum ekstrak daun keji beling.

Berobat ke Dokter
Dokter bilang saya terkena Infeksi Saluran Kemih (Bukan batu ginjal karena ketika dokter menekan bagian bawah pinggang tidak terasa sakit. Yang sakit adalah ketika ditekan bagian bawah perut). Kemudian aku diberi obat sebagai berikut:
1. Obat antibiotik yang harus dihabiskan sebanyak 10 butir diminum 2 x sehari sesudah makan. Nama obatnya Ciprofloxacin 500 mg.
2. Obat anti nyeri diminum 3 x sehari sesudah makan. Nama obatnya Urogetix 100 mg.
Setelah itu dokter menasehatiku jika cebok arahkan air siramannya dari depan ke belakang agar tidak masuk ke vagina kuman E. coli yang berasal dari tinja dan jangan suka menahan pipis.  Air cebok yang tercemar kuman E. coli bisa juga menyebabkan anyang-anyangan.

Aih bener setelah minum obat tersebut anyang2anku sembuh.

Terimakasih Dokter !

 

Ginjal
Ciri penyakit ginjal yaitu jarang membuang air seni karena gagal membuang cairan, lemas, pinggul terasa pegal dan sakit. Pipis anyang2an dan kaki (lutut kebawah) bengkak seperti orang hamil.

Ciri khas penyakit ginjal adalah air seni berbusa dan busa tersebut lama hilangnya. Keadaan ini, menunjukkan kadar protein tinggi yang terdapat dalam air seni. Kemudian, urin berwarna seperti kopi atau teh coklat. Keadaan ini menunjukkan adanya perdarahan di ginjal ataupun prostat.

Ada rasa sakit yg begitu unik yg menjalar ke bagian pinggul ke bawah. Untuk penyembuhan, perbanyaklah minum air putih, agar ginjal bisa bekerja dengan baik.

Mengapa pada infeksi ginjal dapat terjadi bengkak dikaki, ceritanya kurang lebih gini:
gampangnya cairan dalam tubuh ada 2 tempat yaitu didalam pembuluh darah dan diluar pembuluh darah, karena kaki bengkak bisa dipastikan bahwa cairan (bukan darah) dari pembuluh darah merembes keluar.

Ketika fungsi ginjal kurang baik, maka ginjal tidak dapat menahan protein, akibatnya protein keluar bersama air kencing, akibat berikutnya protein dalam darah berkurang, sementara cairan di pembuluh darah dipertahankan oleh kadar protein dalam darah, karena protein menurun maka cairan akan merembes keluar, terjadilah bengkak……

Tapi kaki bengkak bisa juga diakibatkan oleh penyakit lain:
misalnya malnutrisi (kekurangn protein)
Penyakit jantung
Penyakit Hati
Penyabab yang ringan seperti berdiri terlalu lama dll

Untuk memperoleh kondisi ginjal secara spesifik adalah dengan periksa urin secara lengkap.
Kadar ureum creatinin dapat dijadikan acuan sehatnya ginjal yaitu; pada pria dibawah 1,5 sedangkan pada wanita di bawah 1,4. Melewati angka tersebut, sudah harus diperiksa dan diobati.

Soal penyembuhannya, harus melihat kondisi ginjal dari pasien tersebut, apakah masih memungkinkan atau sudah rusak total, kalo sudah pada stadium tinggi, maka pasien tersebut harus menjalani cuci darah sebagai penganti kerja ginjal tadi. Kalo masih stadium rendah atau baru terdapat gejala kerusakan ginjal masih bisa sembuh.

Sumber:
Pengalaman Pribadi dan berbagai tulisan dari internet
dan dari http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100101184916AA1YDxe

 


Penyakit Jantung, Penyebab dan Cara Mengatasinya

JANTUNG, PENYEBAB DAN CARA MENGATASINYA

Jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar jantung.

Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis.

Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner.

Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian.

Penyebab penyakit jantung adalah adanya penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung.

Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.

Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.

Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba.

Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak.

Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.

Penyakit jantung umumnya disebabkan oleh minimnya pasokan oksigen menuju jantung, sehingga jantung tidak dapat berfungsi dengan baik. Serangan jantung merupakan salah satu penyakit jantung yang paling mematikan dan sering disebut sebagai silent killer, karena terkadang penyakit ini tidak menunjukkan tanda-tanda tertentu hingga orang tersebut pingsan atau bahkan meninggal.

Bahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus.

Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak.

Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung.

Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalami fibrilasi.

Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal.

Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak.

Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi.

Selain penyakit jantung koroner yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir, misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung.

Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.

Namun, ada beberapa gejala serangan jantung yang bisa Anda deteksi sejak dini, agar Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Gejala Penyakit Jantung oleh Kemenkes RI

Gejala Penyakit Jantung oleh Kemenkes RI

Tanda-tanda Penyakit Jantung Harus Anda Awasi

Signs of Heart Disease You Should Keep an Eye

Gejala Serangan Jantung

Gejala Serangan Jantung

Berikut beberapa gejala serangan jantung yang perlu Anda waspadai:

  1. Cepat Lelah
    Secara normal tingkat pekerjaan yang menguras tenaga dan olahraga menjadi faktor munculnya rasa lelah. Namun jika Anda mudah lelah saat melakukan aktivitas yang ringan, Anda perlu waspada. Lebih dari 60 persen gejala serangan jantung diawali dari kondisi tubuh yang mudah lelah, akibat minimnya oksigen menuju jantung.
  2. Rasa tidak Nyaman di Dada 
    Rasa tidak nyaman di dada seperti nyeri yang menjalar ke punggung, leher, dan rahang, disertai mata berkunang-kunang, pusing,dan mual juga bisa menjadi tanda-tanda seseorang akan mengalami serangan jantung. Nyeri dada biasanya akan berkurang ketika beristirahat. Namun akan kembali terasa ketika melakukan aktivitas.
  3. Napas Berat
    Lebih dari 50 persen wanita yang akan mengalami serangan jantung kesulitan mengatur ritme bernapas. Kondisi psikologis yang tidak stabil seperti emosi memuncak dan kesedihan mendalam bisa menjadi penyebab napas terasa berat yang mungkin bisa menjadi gejala awal serangan jantung.
  4. Keringat Dingin
    Gejala lainnya adalah munculnya keringat dingin disertai dengan napas yang pendek dan tersengal. Ini akan terjadi ketika Anda mulai merasakan rasa tidak nyaman di daerah dada dan sekitarnya.
  5. Pencernaan yang terasa bergejolak padahal tidak mengkonsumsi makanan yang pedas atau asam.  Mual dan mau muntah.
  6. Sakit kepala ekstrim yang terus menerus.
  7. Pola tidur yang terganggu dengan seringnya terbangun, sering buang air atau merasa sangat haus sepanjang malam.
  8. Mudah cemastangan kesemutan dan  mudah lemas

6 (enam) bulan sebelum seseorang terkena penyakit jantung biasanya tubuhnya sudah merasakan gejala-gejala seperti tersebut diatas.

Gejala umum di atas bisa saja tidak muncul ketika seseorang akan mengalami serangan jantung. Namun, jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut.

Risiko serangan jantung sebenarnya bisa dikurangi sejak dini, yaitu dengan cara menjalankan pola hidup sehat sedini mungkin. Menghentikan kebiasaan merokok, menyisihkan makanan berlemak, menghindari stres, dan rajin berolahraga merupakan langkah yang tepat agar Anda terbebas dari risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.

Gejala Sakit Jantung

Jika gejala serangan jantung terjadi pada Anda:

Kenalilah gejala-gejala tersebut apakah terjadi nyeri dada, jantung berdebar-debar, cepat letih, sesak napas, ada riwayat sering pingsan, sesak bila tidur terlentang, beberapa organ tubuh membiru, serta perut dan bagian kaki membengkak.

Gejala lain yang dialami ketika seseorang terserang penyakit jantung adalah rasa nyeri yang hebat pada bagian dada disertai mual dan muntah. Rasa tertekan atau seperti ditimpa beban, sakit, terjepit, diperas dan terbakar di bagian dada, yang dapat menjalar ke lengan kiri, leher dan punggung bila sudah parah.

Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan.

Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan.

Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.

Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan.

Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung.

Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner.

Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.

Cara Pertolongan Pertama Serangan Penyakit Jantung:

Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam.

Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang di sekitar Anda dengan memberikan informasi yang sama.

Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik.

Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman.

Tetaplah tenang, tidak soal Anda korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan.

Jangan panik! Itu hal utama yang harus diingat seseorang bila menghadapi serangan jantung. Usahakan batuk terus dengan sekuat tenaga! Setiap kali sebelum batuk, tariklah napas dalam-dalam, kemudian batuklah dengan kuat, dalam dan panjang, seperti hendak mengeluarkan dahak yang berada dalam dada. Setiap selang dua detik, tarik napas sekali dan batuk kembali hingga pertolongan tiba atau hingga merasa denyut jantung sudah normal.

Tujuan kita menarik napas adalah untuk memasukkan oksigen ke dalam paru-paru. Sedangkan tujuan batuk adalah untuk menekan jantung agar sirkulasi aliran darah kembali normal. Menekan jantung dengan cara batuk juga dapat membantu mengembalikan denyut jantung menjadi normal. Dengan pertolongan pertama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada penderita untuk pergi ke rumah sakit.

Tips Mencegah Penyakit Jantung

Agar terhindar dari penyakit jantung koroner, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

1.·Pola Makan Sehat

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi.

Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.

Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak.

Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng.

Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink.

Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohirat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi oat atau gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat.

Jaga pola makan tidak berlebihan agar terhindar dari kegemukan, karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini.

2.· Berhenti Merokok

Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat.

Merokok merupakan penyebab satu dari lima kematian akibat penyakit jantung. Merokok merusak pembuluh darah dengan cara menurunkan kadar kolesterol baik HDL, mengganggu aliran darah dan menyebabkan hipertensi. Selain itu, merokok juga berkaitan dengan resistensi insulin dan serangkaian masalah yang dikenal dengan sindrom metabolik.

3.· HINDARI STRES DAN PERMUSUHAN

Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya.

Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisolyang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku.

Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik di kantor atau di rumah.

Stres akibat tekanan kerja sehari-hari mungkin sudah membuat Anda terbiasa sehingga tidak menyadari bahwa jantung Anda dalam kondisi berisiko. Stres kronis dan penyakit jantung koroner berjalan bersisian. Stres, menurut para pakar, berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol, hipertensi, dan sejumlah kebiasaan tidak sehat yang cenderung Anda jalani sebagai upaya menghilangkan efek stres. Selain itu, cobalah memperhatikan mood atau suasana hati Anda. Jika Anda sering bad mood, sudah waktunya menangani stres Anda. Studi-studi menunjukkan bahwa stres dan permusuhan merupakan faktor utama pemicu penyakit jantung.

4.· Hipertensi

Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.

5.· OBESITAS

Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika, masalah berat badan merupakan pemicu 112.000 kematian per tahun di Amerika. Dan penyakit jantung lebih banyak dijumpai pada orang-orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Kelebihan berat badan dinyatakan bisa memicu serangan jantung dan kematian. Berat badan ekstra bisa meningkatkan tekanan darah, kadar trigliserida, menurunkan kadar kolesterol baik HDL dan membuat Anda lebih berisiko terserang diabetes dan kanker. Cobalah mengontrol berat badan dengan diet sehat dan olahraga teratur. Jika memerlukan bantuan, berkonsultasilah dengan dokter atau pakar nutrisi.

6.· OLAHRAGA SECARA TERATUR

Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.

Cobalah gerakkan tubuh Anda. Jika tidak membakar kalori, tubuh akan menyimpan kalori tersebut dalam bentuk lemak. Terlalu banyak lemak akan menyebabkan peningkatan kadar lemak darah trigliserida dan kolesterol jahat LDL (keduanya tidak baik untuk jantung).

Asosiasi Jantung Amerika mendukung aktivitas aerobik teratur karena diyakini bisa meningkatkan kebugaran dan kemampuan berolahraga. Dalam jumlah minimum, latihan selama 20 hingga 30 menit sehari bisa mencegah penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Selain itu, cara ini akan membantu Anda mengukir lingkar pinggang.

7· KONSUMSI ANTIOKSIDAN

Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran.

8· KETURUNAN

Seorang yang orang tua atau saudara kandungnya pernah mengalami serangan jantung sebelum usia 60 memiliki risiko lebih besar menderita penyakit ini. Karena itu, jika Anda memiliki kerabat yang pernah mengalami serangan jantung, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam menjaga agar pola makan dan gaya hidup Anda dapat menunjang jantung sehat.

9· IKUTI POLA DIET SEHAT

Makan sehat tidak hanya menambah asupan sayur dan buah. Penelitian telah menemukan rahasia sehat dari whole grain, almond, jus buah dan bahkan cokelat. Upayakan mengonsumsi makanan segar. Cobalah memilih makanan sehat dan mengganti makanan yang kaya garam, gula, serta lemak trans.

 

Cara Mengatasi Penyakit Jantung

Jika Anda merasakan gejala awal penyakit jantung ataupun pernah mengalami serangan jantung ringan, jangan abaikan itu. Anda sangat membutuhkan penanganan dini oleh personel medis yang terlatih. Ini dapat menyelamatkan jantung dari kerusakan yang lebih parah dan bahkan dapat menghindari akibat yang lebih fatal seperti kematian.

Namun jika gejala serangan jantung mulai terjadi, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Risiko kematian terbesar dari serangan jantung adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan jantung. Perawatan yang cepat dan tepat dari tim medis dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan. Jangan menunda-nunda untuk mendapatkan bantuan medis karena merasa takut dianggap mengada-ada.

Bila telah terjadi penyumbatan, tindakan medis yang umumnya diambil adalah dengan pemasangan kateterisasi dan cincin yang menjaga agar pembuluh darah koroner tidak tersumbat. Tetapi, ada kemungkinan terjadi penyumbatan pada pembuluh lainnya.

Sayangi Jantung Anda

Melihat berharganya organ jantung ini untuk kelangsungan hidup, maka segeralah perbaiki gaya hidup Anda agar tetap sehat. Mulailah menikmati makanan yang sehat, bergizi dan rendah kolesterol. Hindari merokok dan stres. Serta berolahragalah secara teratur. Mulailah dengan gaya hidup yang sehat sejak hari ini untuk menyayangi jantung Anda.

Anda juga perlu mewaspadai masuk angin yang disertai munculnya banyak keringat serta nyeri di dada. Masyarakat awam menyebutkan “angin duduk”. Sebenarnya ini serangan jantung koroner akut. “Bisa menimbulkan kematian dalam 15 hingga 30 detik,” ajar Mulyadi, dokter dari Klinik Medizone. Jika itu terjadi, tentu tak ada jalan lain kecuali secepat mungkin menghubungi dokter.

Terapi pengobatan Herbal

Sumber: http://b57ev.wordpress.com/info-kesehatan/jantung-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya/

Alternatif penyembuhan dengan cara penyembuhan tanaman herbal yang memang telah di akui pada jaman era modern ini, tetapi seiring dengan berkembangnya jaman resep mujarab pun semakin hilang dari kalangan kita.

Salah satunya adalah Pengobatan Herbal dari negeri tirai bambu yang sudah sangat lah terkenal sekali keampuhan dan kemanjuran nya.

Resep mujarab kerajaan China Kuno pada jaman dulu hanya beredar di kalangan istana dan para raja. Yang dimana resep tersebut di berikan kepada masyarakat nya untuk taraf menyembuhan pada masa nya.

Setelah sekian lama resep ini pun akhirnya terkuak.

Tumbuhan sejenis Ulat Jamur (nama latinnya: Cordiceps Sinensis, family: Clavicipitceae) yang cukup langka ( atau yg disebut (merk dagang) Munchord) yang hanya tumbuh didataran tinggi pegunungan Tibet, Nepal, dan Bhutan yang terletak 3500 m diatas permukaan laut.


Sangat besar khasiat dan faedah nya dalam tubuh kita. Tanaman ini mulai di kenal luas sejak dikalahkan pasukan Jenghis khan oleh penduduk lokal tibet yang sehari-hari mengkomsumsi jamur tesebut.

Setelah di analisa dan teliti lebih lanjut, khasiat Jamur tersebut mempunyai banyak fungsi dalam tubuh manusia, yang salah satu nya :

  •  Meningkatkan kekebalan tubuh alami,
  •  sebagai zat antibiody berkadar tinggi,
  •  sebagai filter anti toxin,
  •  Meningkatkan suplai pasokan darah ke paru2,
  •  atasi kekurangan oksigen serta
  •  menyembuhkan penyakit pernafasan
  •  Memperbesar pembuluh darah,
  •  mencegah pembekuan pembuluh darah dan
  •  tingkatkan pasokan darah yang di pompa ke jantung
  •  memperbaiki mekanisme strukur ginjal,
  •  mengatasi lemah ginjal dan
  •  meregenasi perbaikan ginjal dan
  •  mengatasi permasalahan ejakulasi dini
  •  Mengatasi berbagai macam penyakit lainnya: Liver, Hepatitits, ginjal (batu Ginjal), paru2, asma, bronchitis, sesak nafas, jantung, stamina, pharringitis, tiphus.

Seiring dengan berkembangan technology di era modern ini, tumbuhan tersebut dibudidayakan dan dikembangkan untuk membantu pengobatan masyarakat umum, sehingga khalayak umum pun dapat memanfaatkan dan merasakan khasiat kesembuhan.

Terapi herbal ini bukan lah obat, jadi cara penerapan nya pun secara bertahap, dan fungsi produk herbal ini membuat tubuh kita bisa mengatasi sendiri dari penyakit tersebut atau istilah nya meregenerasi sel-sel dalam organ tubuh kita tersebut.

Jamur atau spora ini ada di pegunungan tinggi dataran Qinzhang (China ) 3500m diatas permukaan laut, yg terdapat ada di kepala ulat yg tumbuh spora dan hanya muncul di masa musim dingin.

Sumber:

  1. http://b57ev.wordpress.com/info-kesehatan/jantung-penyebab-dan-cara-mengatasi-nya/
  2. http://arizboy.wordpress.com/kesehatan/
  3. http://www.ekahospital.com/indonesia-pertolongan-pertama-pada-serangan-jantung/

 

Penulis: Anita Handayani


Kanker Nasofaring

Kanker Nasofaring

Kanker Nasofaring adalah adalah tumor ganas di antara hidung dan tenggorok (atau dibelakang hidung), dimana lokasinya juga disebutkan sebagai nasofaring (nasopharyx). Kanker Nasofaring adalah kanker yang berasal dari sel epitel neofaring berada di rongga belakang hidung dan di belakang langit-langit rongga mulut. Letaknya yang berdekatan, membuat penyebarannya menjadi mudah terjadi pada bagian mata, telinga, kelenjar leher dan otak. Akibat letaknya yang secara anatomis sulit, membuat penyakit kanker nasofaring ini sulit terdeksi secara dini.

Tumor adalah istilah umum untuk pembengkakan yang tidak normal. Pembengkakan yang terjadi bisa karena peradangan akibat infeksi mikroorganisme (virus, jamur, parasit dsb). Pembengkakan bisa juga karena berkelompoknya sel-sel yang membentuk jaringan yang tidak normal. Sel-sel yang berkelompok dan membentuk jaringan yang tidak normal bisa bersifat jinak atau ganas. Kepastian jinak atau ganas ditentukan oleh pemeriksaan histopatologi dibawah mikroskop. Prosedur mengambil contoh jaringan untuk diperiksa dibawah mikroskop disebut biopsi. Bila dibawah mikroskop ditemukan sel atau kelompok sel ganas maka hasil biopsi menunjukkan adanya tumor ganas(kanker). Kelompok sel ganas disebut kanker. Pertumbuhan sel ganas biasanya cepat dan tidak terkendali, mengakibatkan penyebaran sel tumor ganas atau anak sebar (metastasis).

Penyakit ini tidak mempunyai gejala yang spesifik, sehingga banyak pasien yang didiagnosa sudah dalam tahap lanjut.

Biasanya pasien datang berobat dalam stadium yang sudah lanjut, yaitu stadium 3 dan 4, karena kalau kanker ini baru tumbuh di daerah Nasofaring biasanya belum menimbulkan gejala-gejala yang khas.

Apabila sudah ada kelainan syaraf, seperti mata juling dan pembesaran kelenjar leher maka diagnosis menjadi mudah an sederhana.

Untuk pasien kanker Nasofaring stadium dini biasanya akan dilakukan kemoterapi.

Untuk pasien kanker Nasofaring stadium lanjut, kemoterapi saja tidak cukup tapi harus dikombinasikan dengan terapi target.

Sebagai pencegahan, sebaiknya meningkatkan kewaspadaan teritama bila sudah mengalami gejala seperti mimisan dan pilek2. Jika gejala ini ditemukan segeralah periksa ke THT dengan cara Endoskopi yaitu diteropong ke dalam hidungnya untuk masuk ke Nasofaring dan kalau ada baru di MRI.

mimisan

Hampir semua orang pernah mimisan. Namun darah yang keluar cukup banyak dan terlalu sering terjadi, sebaiknya diperiksakan, khawatir itu adalah gejala kanker Nasofaring.

Beberapa penyakit serius seperti tekanan darah tinggi, penggumpalan darah, stroke dan kanker sering ditandai dengan gejala mimisan (= perdarahan pada hidung).

Mimisan atau Epistaksis adalah keluarnya darah dari hidung; merupakan suatu tanda atau keluhan bukan penyakit. Mimisan sangat menakutkan orang tua, meskipun kadang bukan disebabkan hal yang berbahaya. Pasalnya pembuluh darah hidung anak usia ini masih tipis dan peka. Oleh karena itu kita sebagai orangtua tidak perlu panik menghadapinya. Namun jangan salah, mimisan yang terjadi pada bayi (sampai berusia 2 tahun) perlu lebih diwaspadai karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang lebih serius. Mimisan bisa merupakan pertanda adanya penyakit berat. Hampir 90% mimisan dapat berhenti dengan sendirinya (spontan) atau dengan tindakan sederhana yang dilakukan oleh pasien sendiri dengan jalan menekan hidungnya. Jenis kanker yang bisa memicu mimisan parah adalah kanker Nasopharynx Carcinoma (NPC).

Pada stadium lanjut, kanker ini tidak hanya menyebabkan mimisan tapi juga menyebabkan ingus yang keluar selalu mengandung bercak darah.

NPC sulit dideteksi karena umumnya tdak memberikan gejala yang khas. Pada stadium awal, gejala kanker ini hanya seperti flu biasa yakni bersin-bersin dan hidung meler.

Meski gejala awalnya hanya sepele, jenis kanker ini cukup mematikan. Di Indonesia, NPC menempati urutan ke 4 jenis kanker paling berbahaya stelah kanker rahim, kanker payudara dan kaknker kulit.

Gejala-gejala KANKER NASOFARING:

A. Gejala Awal:

  1. Gejala-gejala awal bisa berupa hidung tersumbat yang menetap (bukan karena pilek atau alergi hidung), atau gejala gejala telinga.

  2. Di dalam telinga timbul suara berdengung (telinga berdengung) dan telinga terasa penuh tanpa disertai rasa sakit pada satu sisi sampai pendengaran berkurang. Telinga berdengung dan terasa penuh pada satu sisi.

  3. Hidung sedikit mimisan (perdarahan di hidung), tetapi berulang. Hidung tersumbat terus-menerus, kemudian pilek. Keluar ingus yang mengandung bercak darah. Pilek pada satu sisi saja.

B. Gejala Akut:

  1. Kelenjar getah bening pada leher membesar. Terdapat benjolan padat pada leher kiri dan atau kanan dengan atau tanpa nyeri.

  2. Mata menjadi juling, penglihatan menjadi ganda, dan mata bisa menonjol keluar kelopak mata menutup pada sisi yang terkena.

  3. Sering timbul nyeri dan sakit kepala. Nyeri telinga atau telinga berdenging. Gangguan pendengaran (jenis konduksi)

Kalau sudah gejala seperti tersebut segera konsultasi pada dokter ahli THT setempat (sebelum dilakukan tindakan pada tumor leher tersebut) untuk menjalani pemeriksaan khusus THT termasuk tindakan endoskopi nasofaring Endoskopi nasofaring perlu dilakukan untuk mengetahui adanya tumor dan selanjutnya dilakukan biopsi tumor untuk memastikan diagnosis dan menentukan jenis histopatologi.

Stadium penyakit ditentukan dengan sejumlah pemeriksaan klinis, laboratoris dan pemeriksaan penunjang lain seperti foto thorax, bone survey, CT scan, bone scanning, USG(Ultra sonography) dan sebagainya.

Gejala awal kanker Nasofaring adalah telinga berdenging, rasa tidak nyaman, dan gangguan pendengaran di satu sisi, serta pendarahan ringan melalui hidung.

Pertumbuhan tumor ini juga dapat menyebabkan gangguan pada syaraf otak. Pada stadium lanjut ditandai dengan pembesaran atau benjolan padat pada leher

Penyebab utama kanker Nasofaring adalah infeksi virus Epstein Barr. Namun ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi atau memicu terjadinya penyakit ini, yaitu faktor lingkungan seperti iritasi oleh bahan kimia, kebiasaan memasak dengan asap, dan sering mengkonsumsi ikan asin yang diawetkan dengan nitrosamine dalam jangka panjang. Prilaku diet yang tidak tepat juga bisa mempengaruhi terjadinya kanker nasofaring.

Mereka yang di lingkungan kerjanya sering terpapar gas dan bahan kimia industri, peleburan besi, formaldehida dan serbuk kayu juga beresiko terserang penyakit ganas ini.

Mereka yang sering terpapar dupa atau kemenyan dalam jangka panjang rentan terkena Karsinoma Nasofaring.

Sejauh ini, terapi radiasi masih merupakan pilihan pengobatan untuk kanker nasofaring, disertai kemoterapi, baik secara terpisah ataupun kombinasi. Yang perlu diperhatikan, terapi ini bisa menimbulkan efek samping diantaranya mulut terasa kering, mual, demam, infeksi, jamuran pada mulut, dan sariawan.

Pencegahan dapat dilakukan dengan cara menciptakan pola hidup dan lingkungan yang sehat, mengurangi konsumsi makanan yang memakai pengawet, dan menghindari polusi udara dan hindari konsumsi rokok.

Kebiasaan merokok dapat menjadi salah satu penyebab utama terjadiya kanker nasofaring.

Selain orang dewasa, kanker nasofaring juga bisa menyerang pada anak-anak yang sehari-harinya berada di lingkungan yang dipenuhi asap rokok.

Kanker nasofaring lebih banyak terjadi pada pria daripada wanita dengan perbandingan tiga banding satu.

Pengalaman/testimoni Joseph E. F. Pau efpau@yahoo.com penderita kanker Nasofaring:

Pada pertengahaan tahun 2001 saya merasa ada gangguan di pernapasan (seperti sesak napas), tetapi jantung normal dan aktivitas olah raga seperti biasa. Hampir setiap minggu waktu itu saya ikut Hash (jalan sehat di pegunungan Tretes/Trawas) dan sering jogging. Nafsu makan juga normal dan bagus.

Berhubung gejala yang lain tambah parah (pendengaran berkurang, susah nelan, ngorok tambah keras) maka saya berkonsultasi ke dokter THT spesialis. Untuk menemukan penyebabnya saya sudah kunjungi 5 dokter THT dalam 2 tahun (2 diantaranya profesor di Surabaya) dan tidak ada satu pun dokter yang menemukan penyebab penyakit yang saya alami.

Awal tahun 2003 saya berkesempatan periksa ke THT Singapore. Alangkah kagetnya setelah di-endoskopi, saya dinyatakan kena kanker nasofaring (nasopharyngeal cancer – NPC), ditemukan tumor di antara hidung dan tenggorok, dimana lokasinya juga disebutkan sebagai nasopharyng. Setelah melalui semua procedure (endoskopi, periksa darah, CT-scan, dll) saya dikomfirmasikan kena NPC stadium 4A. Kesempatan penyembuhan hanya 50% .

Terima nasib dan kenyataan yang ada, saya harus menjalankan pengobatan kemo dan radiasi dimulai pada April 2003. Waktu penderitaan selama pengobatan kurang lebih 2 bulan. Penderitaan sudah dijalanin dengan susah payah, di hari2 radiasi terakhir saya hampir putus asa. Setelah menjalanin pengobatan dan pemulihan selama 3 bulan, saya dinyatakan tumornya telah hilang dan bersih dari lokasinya dan sampai sekarang tetap dimonitor setiap 6 bulan

PENDERITAAN SELAMA DAN SETELAH RADIOTHERAPY :

  1. Mual , tidak ada nafsu makan. Kalo mau sembuh, kita harus paksa makan yang bergizi, karena tubuh kita perlu energy untuk menumbuhkan daya tahan dan membuat sel2 baru!

  2. Semua tulang sakit dan lemas, tidak kuat untuk bangun, apalagi jalan.

  3. Rambut rontok. Tidak masalah untuk laki2, tetapi trauma untuk perempuan.

  4. Kesulitan buang air besar.

PENDERITAAN SELAMA DAN SETELAH RADIOTHERAPY:

  1. Kulit leher bisa terbakar. Perlu kasih krim yang dianjurkan dokter.
  2. Leher kering. Tidak bisa telan, jangankan makan, minum pun tidak bisa.
  3. Gigi akan rusak dan akan rontok satu per satu, karena produksi ludahnya sudah terganggu.
  4. Gondokan. Terjadi kepada saya juga , tetapi tidak lama, terus kembali normal.

SARAN2 SAYA PRIBADI SETELAH KENA MUSIBAH INI:

Kepada yang belum kena NPC:

  1. Hindarkan makanan yang diasinkan maupun rasa asin (ikan asin, taocho, telor asin, sayur asin, makanan kalengan, dll).
  2. Routine periksa dianjurkan, khususnya kalo ada keturunan Chinese/Kantonis, karena dihubungkan dengan pola kebudayaan makan suku tertentu. Mayoritas yang kena NPC di Singapore adalah suku Chinese/Kantonis. Menurut statistic penderita kanker di Singapore, NPC terletak di urutan No. 5.
  3. Jika anda merasa symptom2 seperti sesak napas, hidung berdarah, pendengaran berkurang dan ngorok tambah parah, cepat2 ke dokter THT dan minta di-endoskopi.

Kepada yang mau jalani kemo/radiasi karena kena NPC:

  1. Periksa atau tanya dulu tentang kualitas mesin radiasi di rumah sakit. Sinar radiasi itu sangat ganas, kalo salah posisi pada penyinaran bisa organ lain yang kena sasaran (mata bisa buta …)
  2. Obat kemo memang mahal, makanya dokter yang terpercaya sangat penting.
  3. Semua supplemen, vitamin, atau apapun yang bisa menambah daya tahan tubuh boleh dicoba. Setelah pengobatan tubuh kita perlu energy baru. Badan saya kehilangan 15 kg dalam 1.5 bulan.
  4. Dan kepercayaan diri untuk sembuh harus ada. 5. Jangan lupa berdo’a pada Tuhan setiap menit/ setiap jam/setiap hari mohon kesembuhan !

Waktu masa ataupun pasca pengobatan yang penting adalah jaga daya tahan tubuh. Karena secara medis, setelah kemo atau radiotherapy daya tahan tubuh penderita turun (drop) sekali. Jadi rawan sekali terhadap serangan penyakit lain ataupu sisa cel2 jahat yang belum bersih.

Jadi makanlah vitamin, protein, jamu2 bagi yang suka, apapun supaya tubuh nya kembali seperti semula, walaupun susah makan harus dipaksa. Hindari makanan yang asin dan dari kalengan !!!

Memang kalau menurut prosedur medis, tumor jinak paling gampang dan tidak beresiko kalau dioperasi. Cukup sekali operasi, beres dah. Saya juga menyarankan prosedur ini. Itu kalau memang jinak lo yah! (Please jangan lalu apriori pada keputusan operasi oleh dokter; mungkin memang ada dokter yg agak “nakal” begitu, tapi tidak banyak. Kalau ragu cari aja second or third opinion.)

Kalau ganas beda lagi, karena habis operasi harus ada follow up kemoterapi dan/atau radiasi. Kalau enggak, memang bisa tambah ganas (bayangin aja kalau Marta memotong dahan pohon, setelah itu segera tumbuh tunas2 baru yang lebih subur kan?) Tapi kemo dan radiasi juga banyak plus-minusnya, siapapun yang mengalaminya harus siap hadapi semuanya.

Kanker jangan dipijat. Pijatan bisa juga membuka peluang penyebaran (metastasis).

Tindakan medis yang selama ini dikenal untuk mengatasi kanker adalah Kemoterapy, Radioterapy atau operasi. Ketiganya adalah tindakan yang memiliki dampak lingkungan yang sangat berbahaya. Kemo misalnya berakibat rusaknya sistem jaringan sel tubuh. Radioterapy berdampak pada terbakarnya semua sel tubuh. Bahkan berakibat rontok pada rambut dan gosong kulit. Begitu juga operasi, tidak ada yang menjamin sel-sel kanker sekundernya tidak akan bermetastasis menjadi kanker-kanker primer. Siapa bisa jamin? Tapi inilah satu2nya jalan, berdo’alah agar kankernya bisa hilang.

Jika penyakit anda masih tergolong jinak memang upaya operasi adalah pilihan dokter dengan harapan setelah dioperasi sel tumor nya akan hilang/bersih, tetapi masalahnya operasi tidak menjamin bahwa sel kanker dapat hilang sempurna, bukan tidak mungkin setelah anda operasi pertama akan diikuti dengan operasi berikutnya.

Secara Medis ada beberapa cara penanggulangan Kanker antara lain:

  1. Pembedahan

  2. Kemoterapi

  3. Terapi Imun

  4. Radioterapi

  5. Terapi Hormon

Jagalah makanan anda: Kurangi Daging dan Nasi. Perbanyaknyalah Sayuran (Brocolly, wortel, papaya dan tomat), Minum Jus Brokoli dan wortel setiap pagi dan sore.

Hasil penelitian Dr. Otto Wardburg peraih Nobel: Sel kanker, virus, bakteri, dan jamur akan MATI/LEMAH jika berada dalam lingkungan oksigen tinggi… Di dunia kedokteran ada terapi oksigen.

Kalau memilih pengobatan alternatif, usahakan ada “penanggung jawab”-nya yang benar-benar ahli, jangan jalan sendiri atau sekedar menuruti kata orang lho. Dan jangan lupa selalu dicek perkembangannya secara berkala (tiap 1-2 bulan).

Jangan lupa pola hidup dan pola makannya diatur lebih baik lagi ya. banyakin makan buah dan sayur, kurangi makanan hewani (kecuali ikan), dan jangan suka beli makanan di luar.

Testimoni pengunjung artikel ini:

Vera Diana (Iputu.vera.diana@gmail.com, Submitted on 2016/12/10 at 10:57):

Saya adalah penderita kangker nasofaring stadium 3. Gejala awal yg saya alami sama spt yg dsbut diatas. Gejala yg cukup sepele awalnya saya kira yaitu pilek yang sering dan telinga mendenging.

Saya sudah menjalani terapi kemo 6x dan radiasi 35x (beberapa minggu yll selesai). Kondisi saya saat ini sudah mulai agak membaik cuma saya merasa lidah mati rasa.

Apakah efek samping ini akan berlangsung lama ?
(Jika ada diantara pengunjung yang bisa menjawab pertanyaan Vera Diana ini mohon ditulis di kotak komentar ya…)

Saya divonis dokter kanker nasofaring stadium 4A tahun 2016. Saya menjalani proses chemotherapy 10 kali dan 33 kali radioterapi. Akhirnya saya dinyatakan sembuh oleh dokter. Cumanada pantangan makan yang harus dijaga yaitu ikan asin, telur asin, sayur asin dan makanan pengawet. Perbanyak makan sayuran dan olah raga. Harus jaga makan karena potensi kanker bisa kembali biasanya rawan pada thn 1 dan 2.harus check rutin setiap 3 bln selama 5 thn. Apabila sudah lewat masa rawan lima tahun potensi kembalinya kanker sangat kecil. thx

Sumber:

  1. http://handikinblogofendoscopy.blogspot.com/tumor-nasofaring-perlu-endoskopi-dan.html
  2. http://naturallyplusherbal.com/penyakit-kanker-nasofaring
  3. http://naturallyplusherbal.com/penyakit-kanker-nasofaring/
  4. http://blog.rumahkanker.com/2008/01/saya-dan-kanker/pengalaman-menderita-kanker-nasofaring/

Link Terkait:  Penulis Blog Yuni Rahmat juga Terkena Kanker yaitu Kanker Tiroid
http://yunirahmat.blogspot.co.id/p/kanker_19.html

Penulis: Anita Handayani


Kanker Paru

Penyakit Kanker Paru-paru adalah sebuah bentuk perkembangan sel yang sangat cepat (abnormal) di dalam jaringan paru yang disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan sel atau ekspansi dari sel itu sendiri. Jika dibiarkan pertumbuhan yang abnormal ini dapat menyebar ke organ lain, baik yang dekat dengan paru maupun yang jauh misalnya tulang, hati, atau otak.

Kanker paru-paru menduduki urutan ke dua penyebab utama kematian seseorang akibat kanker, setelah kanker payudara. Kanker yang berasal dari sel-sel di dalam paru-paru ini bisa juga berasal dari kanker yang mengenai bagian tubuh lain, namun menjalar ke paru-paru.

Selama ini pengidap kanker paru-paru selalu diasosiasikan merupakan seorang “perokok hebat”, karena memang merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita.

PEROKOK pasif dan aktif sama-sama memiliki risiko tinggi terkena kanker paru-paru. Hal ini dikarenakan asap dari rokok mengandung ribuan zat tak menyehatkan.

Asap tembakau pada rokok merupakan campuran rumit yang terdiri dari lebih 3.000 zat berbeda, termasuk zat stimulan adiktif nikotin, benzen, amonia, hidrogen sianida, karbonmonoksida, dan tar. Elemen tar yang terbakar dalam rokok diketahui sebagai penyebab kanker atau karsinogenik.

Dalam buku berjudul “Panduan kesehatan keluarga”, Dr. Mirriam Stoppard menyebutkan bahwa semakin banyak rokok yang Anda hisap, semakin cepat pula mengalami kanker. “Misalnya, jika Anda merokok 20 batang sehari, Anda akan mengalami kanker paru 20 tahun yang akan datang. Jika Anda merokok 40 batang sehari, Anda akan mengalami penyakit ini hanya dalam waktu 10 tahun, ” katanya.

Perokok pasif adalah seseorang yang berada di lingkungan perokok. Misalnya, anak dari ayah yang perokok. Hal tersebut membuat anak sedikit banyak sering menghirup asap rokok ayah.

Tak hanya di rumah, begitupun asap rokok di ruangan kantor.

Begitu juga di ruangan kerja. Walaupun berjarak dari satu sudut ke sudut lain, misalnya dalam satu ruangan, tetap itu membuat Anda sedikit banyak menghirup asap rokok yang banyak mengandung zat tidak menyehatkan. Asap rokok itu kan tidak kelihatan. Yang pasti ketika Anda mencium bau rokok maka Anda berhak menegur karena merugikan Anda. Kanker paru juga bisa dipicu oleh penyakit paru-paru yang mendahuluinya atau Scar Cancer.

Tetapi kasus yang terjadi pada kanker paru-paru stadium 4 (empat) yang menjadi penyebab mantan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia, jelas tidak bisa dihubungkan dengan rokok karena Ibu endang sendiri bukanlah seorang perokok.

Mantan Menkes, Kanker Paru-paru dan Rokok

Kematian mantan Menteri Kesehatan merupakan sesuatu yang mengherankan bagi beberapa kalangan orang yang mengenalnya.

Rekan seangkatan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang juga Sekjen Kementerian Kesehatan, Ratna Rosita mengatakan, Endang tidak memiliki riwayat penyakit di pernapasannya sejak dahulu.

Sementara sejak menjadi pemimpin Kementerian Kesehatan, Endang pun secara rutin melakukan general check up.

Menurutnya, seluruh jajarannya di Kementerian Kesehatan baru saja mengetahui penyakit yang diderita Endang pada
Oktober 2010.

Asap rokok ternyata bukanlah satu-satunya penyebab kanker paru-paru. Kemungkinan besar alasan kanker paru-paru yang menyebabkan kematian mantan Menteri Kesehatan adalah akibat senyawa kimia. Seseorang yang tidak merokok dapat saja terkena kanker paru-paru, akibat terpapar radiasi atau menghirup zat-zat tertentu. Di laboratorium, zat-zat tersebut dapat ditemukan, seperti asbestos, arsen, kromat, nikel klorometil eter dan gas mustard.


Partikel-partikel pada zat berbahaya itu akan melukai paru-paru, yang kemudian menjadi “borok”.
Hingga dalam jangka waktu 10 hingga 20 tahun, luka itu berubah menjadi kanker yang berbahaya.

Dapat disimpulkan kanker paru-paru merupakan pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali di jaringan paru-paru.

Beberapa penyebab lain Kanker paru-paru

Merokok dan asap rokok memang penyebab utama kanker paru-paru, tapi tetap saja bukan satu-satunya.

“Kanker paru-paru penyebabnya multifaktor. Tidak hanya rokok, tapi memang paling banyak dan yang utama penyebabnya adalah rokok. Lingkungan sekitar juga mempengaruhi. Tempat tinggal kita misalnya. Contohnya asbes, telah diketahui orang yang tinggal dengan langit-langit menggunakan asbes itu memiliki risiko (kanker paru-paru), karena itu syarat bikin bangunan sedapat mungkin menghindari asbes,” tutur dr Ronald Hukom SpPD-KHOM, spesialis kanker pada orang dewasa dari RS Kanker Dharmais.

Sebuah gas bernama radon misalnya, yang merupakan gas alami, tidak berwarna dan tidak berbau, yang berada di uranium, di lingkungan industri dapat berkontribusi sebagai penyebab timbulnya kanker paru-paru. Masyarakat yang tinggal di kawasan Industri mengantisipasi masalah udara tak sehat ini dengan menggunakan masker.

Kemudian zat-zat karsinogenik yaitu nikel dan kronium, juga terdapat di banyak lingkungan sehari-hari, seperti di lingkungan perkantoran.

Selain itu, sebagai salah satu pemicu kanker paru-paru yang tak kalah berbahayanya adalah alkohol. Orang yang banyak minum alkohol, suatu saat berpotensi terkena kanker paru-paru, apalagi pada usia tua.

Kemudian seperti umumnya sifat kanker lainnya, kanker paru-paru ini pun bersifat genetik, namun hanya 10 hingga 15 persen. Bagi yang sudah mengetahui memang memiliki genetika kanker paru-paru, lebih baik hindari faktor-faktor “pencetus” lainnya.

Banyak penderita yang baru menyadari mengidap kanker paru-paru setelah berada pada stadium lanjut. Gejala kanker paru-paru stadium dini memang tidak terlalu nampak. Seperti yang terjadi pada mantan Menkes, baru pada Oktober 2010, dokter memvonis beliau menderita kanker paru-paru stadium tiga.

Ada beberapa kasus penyakit yang memicu terjadinya penyakit kanker paru-paru ini, yaitu penyakit TBC dan Pneumonia. Kedua penyakit ini dapat menimbulkan perlukaan pada jaringan sell organ paru sehingga mensupport terjadinya pertumbuhan sell abnormal didalam rongga tersebut. Biasanya kanker paru yang berkembang dari kasus ini adalah jenis adenocarcinoma (adenoma).

Penyakit Kanker Paru-paru lebih banyak disebabkan oleh merokok (87%), sedangkan sisanya disebabkan oleh zat asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan Penyakit Kanker Paru-paru.

Tanda dan Gejala Penyakit Kanker Paru-paru

Tanda dan gejala kanker paru ini hanya akan muncul saat perkembangan abnormal sell ini semakin parah kearah stadium yang lebih lanjut, dan ini memerlukan waktu bertahun-tahun sejak awal perkembangannya. Bahkan ada kemungkinan tidak menampakkan adanya tanda dan gejala khusus, melainkan hanya tampak jika dilakukan X-ray.

Jika beberapa tanda dan gejala kanker paru-paru dibawah ini dirasakan, sebaiknya segeralah periksa ke dokter. Karena pengobatan yang cepat dan tepat dapat memperbesar harapan hidup pada penderita kanker.

Tanda dan gejala penyakit kanker paru-paru, yaitu:

1.   Batuk-batuk ringan yang tak kunjung sembuh pada orang merokok

2.   Kesulitan bernafas (nafas pendek). Napas sesak dan pendek-pendek

3.   Batuk mengeluarkan darah (meskipun jumlah sedikit). Dahak berdarah dan bisa jadi berubah warna dan semakin banyak

4.   Sering mengalami infeksi paru (pneumonia atau bronchitis)

5.   Adanya nyeri dada, bahu dan bagian punggung

6.   Suara yang berubah dari biasanya. Suara serak/parau

7.   Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat. Batuk lebih dari 2 minggu pada orang yang tidak merokok

8.   Sakit kepala

9.   Nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas

10. Kelelahan kronis. Cepat lelah atau lemah

11. Kehilangan selera makan (nafsu makan berkurang). Susah menelan

12. Turun berat badan tanpa sebab yang jelas

13. Wajah dan leher tampak membengkak

Bagi Anda yang tidak merasakan gejala-gejala tersebut Anda tetap perlu waspada dan melakukan langkah pencegahan kanker paru-paru berikut:

1.   Berhenti merokok.

2.   Hindari asap rokok bagi perokok pasif

3.   Berhati-hati bagi yang bekerja di industri yang menghasilkan polutan karsinogenik

4.   Tidak minum alkohol secara berlebihan

5.   Mengonsumsi makanan yang bergizi seperti sayur dan buah

Dan alangkah lebih baiknya bila langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan jauh-jauh hari sebelum gejala-gejala kanker paru-paru yang disebutkan diatas timbul karena pasti akan lebih meminimalisir dampak negatif dari kanker paru-paru.

Penanganan dan Treatment Penyakit Kanker Paru

Penanganan dan treatment atau pengobatan yang dilakukan pada orang yang terdiagnosa mengalami penyakit kanker paru akan tergantung dari tingkat stadiumnya, kemungkinan dilakukannya operasi, serta kondisi umum si Penderita. Hal ini tidak terlepas dari riwayat serta penyebab dari adanya kanker paru tersebut tentunya.

Beberapa langkah yang biasa dilakukan adalah:
–  Tindakan operasi pembedahan mengangkat sell kanker
–  Tindakan Therapy Radiasi
–  Tindakan Therapy Kemotherapy
–  Tindakan penyuntikan {Photodynamic (PTD)}

Pemberian Nutrisi dan supplement dapat mengurang gejala yang disebabkan oleh kanker paru. Vitamin D dan Fe sangat baik untuk diberikan oleh penderita penyakit kanker paru, Begitu pula dengan makanan antioxidant seperti blueberri, cherri, dan buah tomat.

 

Penggolongan Penyakit Kanker Paru-paru

Dilihat dari tingkat penyebarannya baik di jaringan paru itu sendiri maupun terhadap organ tubuh lainnya. Namun pada dasarnya Penyakit Kanker Paru-paru terbagi dalam dua kriteria berdasarkan level penyebarannya:

A. Penyakit Kanker Paru-paru Primer

Memiliki 2 (dua) type utama, yaitu small cell lung cancer (SCLC) dan non-small cell lung cancer (NSCLC). SCLC adalah jenis sel yang kecil-kecil (banyak) di mana memiliki daya pertumbuhan yang sangat cepat hingga membesar, biasanya disebut “oat cell carcinomas” (karsinoma sel gandum). Type ini sangat erat kaitannya dengan perokok, penanganan cukup berespon baik melalui tindakan chemotherapy and radiation therapy.


Sedangkan NSCLC adalah pertumbuhan sel tunggal, tetapi seringkali menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru. Misalnya Adenoma, Hamartoma Kondromatous dan Sarkoma.


B. Penyakit Kanker Paru-paru Sekunder

Merupakan Penyakit Kanker Paru-paru yang timbul sebagai dampak penyebaran kanker dari bagian organ tubuh lainnya, yang paling sering adalah kanker payudara dan kanker usus (perut). Kanker menyebar melalui darah, sistem limpa atau karena kedekatan organ.

Menteri Kesehatan (Menkes), Endang Rahayu Sedyaningsih, kini telah berpulang ke hadapan Sang Pencipta. Endang meninggal setelah berperang melawan penyakit yang sebelumnya tidak pernah diketahui ada dalam dirinya, kanker paru-paru. Apalagi, ketika menjalani tes kesehatan sebelum diangkat menjadi Menteri, rekam medis menyatakan bahwa Endang
dinyatakan sehat seutuhnya.

Kabar mengejutkan itu diterima Endang pada 22 Oktober 2010, atau tepat satu tahun setelah dirinya diangkat menjadi Menteri Kesehatan. Kala itu, Endang harus menjalani pemeriksaan rutin yang diwajibkan bagi seluruh pejabat negara. Dalam pemeriksaan tersebut, Endang dinyatakan mengidap penyakit kanker paru-paru stadium 4. Sejak saat itu, sepanjang bulan Oktober-November 2010, Endang harus berobat ke beberapa rumah sakit, yakni RSPAD Gatot SUbroto dan RS Gading Pluit. Bahkan, Endang sempat berobat ke Guangzhou, Cina.

Menkes Endang Rahayu Meninggal Dunia, setelah beberapa pekan terakhir dirawat intensif di RSCM karena penyakit kanker paru-paru yang beberapa tahun meggerogotinya, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia pukul 11:41 di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu 2 Mei 2012.

Endang Lahir di Jakarta 1 Februari 1955. Almarhumah Endang meninggalkan suami, Dr Reanny Mamahit SpOG MM, yang kini bertugas sebagai Direktur RSUD Tangerang, serta dua putra (Arinanda Wailan Mamahit dan Awandha Raspati Mamahit) dan seorang putri (Rayinda Raumanen Mamahit).

Dilantik sebagai menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II pada 22 Oktober 2009.

Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes sejak tahun 2007. Ia memperoleh gelar sarjana pada tahun 1979 dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan melanjutkan spesialisasi Kesehatan Masyarakat di Harvard School of Public Health di Boston, Amerika Serikat tahun 1992. Program doktor diambilnya di kampus yang sama dan lulus pada 1997.

Ia dideteksi menderita kanker paru pada Oktober 2010 dan telah menjalani pengobatan selama kurang lebih satu setengah tahun di dalam dan di luar negeri.

Selamat jalan Ibu Menkes Endang Rahayu, Semoga arwahmu diterima di sisiNya, amien….

Sumber:

  1. http://www.suaramerdeka.com/Dibalik-Kanker-Paru-paru-Sang-Mantan-Menkes
  2. http://health.okezone.com/ini-dia-penyebab-utama-kanker-paru-paru
  3. http://blogkesehatan.tricajusherbalajaib.com/penyakit-kanker-paru-paru.html
  4. http://lifestyle.kontan.co.id/inilah-penyebab-utama-kanker-paru-paruh
  5. ttp://www.arrytaufik.com/penyakit-kanker-paru-paru
  6. http://www.mediaindonesia.com/Didiagnosis-Kanker-Paru-Almarhumah-Endang-Sebut-Itu-Anugerah


Placenta Previa

Placenta adalah suatu barier (penghalang) terhadap bakteri dan virus, akan tetapi tidak efektif dan dewasa ini diragukan sekali bakteri2 dan virus-virus tertentu di dalam darah ibu dapat melewati placenta dan menyebabkan kelainan pada janin yang terkenal adalah pada penyakit rubela.

Plasenta adalah tempat untuk menyalurkan nutrisi dan oksigen dari ibu ke bayi yang dikandung.

Placenta berbentuk bundar/hampir bundar : diameter 15-20 cm & tebal ± 2,5 cm, berat rata-rata 500gr dan mengandung 200 ml darah yang mengisi jaringan seperti spon.

Plasenta atau ari-ari ini merupakan organ manusia yang berfungsi sebagai media nutrisi untuk embrio yang ada dalam kandungan.

Umumnya placenta terbentuk lengkap pada kehamilan < 16 minggu dengan ruang amnion telah mengisi seluruh kavum uteri.

Letak placenta umumnya di depan/di belakang dinding uterus, agak ke atas kearah fundus uteri. Karena alasan fisiologis, permukaan bagian atas korpus uteri lebih luas, sehingga lebih banyak tempat untuk berimplementasi.

Jika diteliti benar, maka placenta sebenarnya berasal dari sebagian besar dari bagian janin, yaitu villi koriales/jonjot chorion & sebagian kecil dari bagian ibu yang berasal dari desidua basalis.

 

PLACENTA PREVIA


DEFINISI


Plasenta Previa adalah perdarahan antepartum pada trimester ketiga. Perdarahan yang terjadi pada implantasi plasenta, yang menutupi sebagian atau seluruh osteum uteri internum. Letak placenta tidak semestinya, yaitu dekat jalan keluar bayi atau bahkan menutupi jalan keluar bayi.


Pemasangan tampon dalam vagina tidak berguna sama sekali untuk menghentikan perdarahan, malah akan menambah perdarahan karena sentuhan pada servik waktu pemasangannya.


Klasifikasi Plasenta Previa

Kita membagi plasenta previa sebagai berikut:

a. Plasenta previa totalis:

– Menutupi osteum uteri internum seluruhnya pada pembukaan 4 cm.

– Plasenta previa sentralis adalah salah satu bentuk penutupan yang sentral plasenta sesuai atau identik dengan garis tengah osteum uteri internum.

b. Plasenta previa lateralis, bila menutupi osteum uteri internum sebagian pada pembukaan 4 cm.

c. Plasenta previa marginalis, bila tepi plasenta berada pada tepi osteum uteri internum pada pembukaan 4 cm.

d. Plasenta previa letak rendah, bila tepi bawah plasenta masih dapat disentuh dengan jari, melalui osteum uteri internum pada pembukaan 4 cm.


Kadang-kadang dipergunakan istilah plasenta previa sentralis, dan istilah yang dimaksud ialah plasenta yang terletak sentral, terhadap ostium uteri intemum.


Penentuan macamnya plasenta previa bergantung pada besarnya pembukaan, misalnya plasenta previa marginalis pada pembukaan 2 cm dapat menjadi plasenta previa lateralis pada pembukaan 5 cm. Begitu pula plasenta previa totalis pada pembukaan 3 cm, dapat menjadi lateralis pada pembukaan 6 cm.


Oleh karena itu, penentuan macamnya plasenta previa harus disertai dengan keterangan mengenai besarnya pembukaan, misalnya plasenta previa lateralis pada pembukaan 5 cm. Terdapat sate kelompok yang tidak dimasukkan ke dalam plasenta previa, yaitu plasenta letak rendah—plasenta yang implantasinya rendah, tetapi tidak sampai ke ostium uteri internum.


Dengan kemajuan diagnostik, plasenta previa dapat dibedakan dengan jelas dari plasenta letak rendah. Bila plasenta previa sentralis ditegakkan secara ultrasonografi pada trimester terakhir kehamilan, kita tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan klinis di kamar operasi dan operasi dapat segera dilakukan.


INSIDENSI


Kejadian plasenta previa bervariasi antara 0,3-0,5% dari seluruh kelahiran. Dari seluruh kasus perdarahan antepartum, plasenta previa merupakan penyebab yang terbanyak. Oleh karena itu, pada kejadian perdarahan antepartum, kemungkinan plasenta previa harus dipikirkan lebih dahulu.


ETIOLOGI


Plasenta previa meningkat kejadiannya pada keadaan-keadaan yang endometriumnya kurang baik, misalnya karena atrofi endometrium atau kurang baiknya vaskularisasi desidua.


Keadaan ini bisa ditemukan pada:

1. Multipara, terutama jika jarak antara kehamilannya pendek.

2. Tumor-tumor, seperti mioma uteri, polip endometrium.

3. Umur lanjut (diatas atau sama dengan 35 tahun).

4. Cacat atau jaringan parut pada endometrium oleh bekas pembedahan (seksio sesarea, kuret, dll.)

5. Perubahan inflamasi atau atrofi, misalnya pada wanita perokok atau pemakai kokain. Hipoksemi yang terjadi akibat karbon monoksida akan dikompensasi dengan hipertrofi plasenta. Hal ini terjadi terutama pada perokok berat (lebih dari 20 batang sehari).

6. Hipoplasia endometrium; bila kawin dan hamil pada usia muda (dibawah 25 tahun).

7. Kehamilan janin kembar (gemelli). Plasenta besar pada hamil ganda. Melebarnya plasenta karena gemelli.

8. Kadang-kadang pada malnutrisi ibu hamil.

9. Tumbuh kembang plasenta tipis (biasanya karena malnutration, kurang gizi ibu hamil)

Multipara adalah wanita yang telah melahirkan seorang anak lebih dari satu kali.

Keadaan endometrium yang kurang baik menyebabkan plasenta harus tumbuh menjadi luas untuk mencukupi kebutuhan janin. Plasenta yang tumbuh meluas akan mendekati atau menutup ostium uteri internum. Endometrium yang kurang baik juga dapat menyebabkan zigot mencari tempat implantasi yang lebih baik, yaitu di tempat yang rendah dekat ostium uteri
internum.

Plasenta previa juga dapat terjadi pada plasenta yang besar dan yang luas, seperti pada eritroblastosis, diabetes melitus, atau kehamilan multipel.

Eritroblastosis adalah uatu kelainan berupa hemolisis (pecahnya sel darah merah) pada janin yang akan nampak pada bayi yang baru lahir karena perbedaan golongan darah dengan ibunya. Perbedaan faktor golongan darah ini akan mengakibatkan terbentuknya sistem imun (antibodi) ibu sebagai respon terhadap sel darah bayi yang mengadung suatu antigen. Kelainan darah ini akan berpotensi mengancam nyawa pada janin atau bayi baru lahir

TANDA DAN GEJALA


1. Gejala yang terpenting ialah perdarahan tanpa nyeri dan biasanya berulang.
    Darah biasanya berwarna merah segar.


Pasien mungkin berdarah sewaktu tidur dan sama sekali tidak terbangun; baru waktu ia bangun, ia merasa bahwa kainnya basah.


Biasanya perdarahan karena plasenta previa baru timbul setelah bulan ke tujuh.


Hal ini disebabkan oleh:

a. Perdarahan sebelum bulan ketujuh memberi gambaran yang tidak berbeda dari abortus.

b. Perdarahan pada plasenta previa disebabkan pergerakan antara plasenta dan dinding rahim.

 

Keterangannya sebagai berikut:

Setelah bulan ke-4 terjadi regangan pada dinding rahim karena isi rahim lebih cepat tumbuhnya dari rahim sendiri; akibatnya istmus uteri tertarik menjadi bagian dinding korpus uteri yang disebut segmen bawah rahim.


Pada plasenta previa, tidak mungkin terjadi tanpa pergeseran antara plasenta dan dinding rahim.


Saat perdarahan bergantung pada kekuatan insersi plasenta dan kekuatan tarikan pada istmus uteri.


Jadi, dalam kehamilan tidak perlu ada his untuk menimbulkan perdarahan, tetapi sudah jelas dalam persalinan his pembukaan menyebabkan perdarahan karena bagian plasenta di atas atau dekat ostium akan terlepas dari dasarnya.


Perdarahan pada plasenta previa terjadi karena terlepasnya plasenta dari dasarnya.


Perdarahan pada plasenta previa bersifat berulang-ulang karena setelah terjadi pergeseran antara plasenta dan dinding rahim.


Oleh karena itu, regangan dinding rahim dan tarikan pada serviks berkurang, tetapi dengan majunya kehamilan regangan bertambah lagi dan menimbulkan perdarahan baru.


Darah terutama berasal dari ibu ialah dari ruangan intervilosa, tetapi dapat juga berasal dari anak jika jonjot terputus atau pembuluh darah plasenta yang lebih besar terbuka.
Kalau telah berdarah banyak maka ibu kelihatan anemis (pucat)

2. Bagian terdepan janin tinggi (floating). Sering dijumpai kelainan letak janin.

3. Pendarahan pertama (first bleeding) biasanya tidak banyak dan tidak fatal, kecuali bila dilakukan periksa dalam sebelumnya, sehingga pasien sempat dikirim ke rumah sakit. Tetapi perdarahan berikutnya (reccurent bleding) biasanya lebih banyak. Pendarahan berulang.

4. Janin bisanya masih baik. Janin sering belum cukup bulan, jadi fundus uteri masih rendah.

5. Adanya anemia dan renjatan yang sesuai dengan keluarnya darah.

6. His biasanya tidak ada

7. Rasa tidak tegang (biasa) saat palpasi

8. Teraba jaringan plasenta pada periksa dalam vagina

9. Penurunan kepala tidak masuk pintu atas panggul

10. Sering dijumpai kesalahan letak janin


Juga harus dikemukakan bahwa pada plasenta previa mungkin sekali terjadi perdarahan pasca persalinan karena:

1. Kadang-kadang plasenta lebih erat melekat pada dinding rahim (plasenta akreta).

2. Daerah perlekatan luas.

3. Kontraksi segmen bawah rahim kurang sehingga mekanisme penutupan pembuluh darah pada insersi plasenta
tidak baik.


Kemungkinan infeksi nifas besar karena luka plasenta lebih dekat pada ostium, dan merupakan porte d’ entree yang mudah tercapai. Lagi pula, pasien biasanya anemis karena perdarahan sehingga daya tahannya lemah.



Bahaya untuk ibu pada plasenta previa, yaitu:

1. Syok hipovolemik.

2. Infeksi—sepsis.

3. Emboli udara (jarang).

4. Kelainan koagulopati sampai syok.

5. Kematian.



Bahaya untuk anak, yaitu:

1. Hipoksia.

2. Anemi.

3. Kematian.


BAHAYA-BAHAYA PEMERIKSAAN


Perdarahan yang terjadi pada seorang wanita hamil trimester ketiga harus dipikirkan penyebabnya, yaitu: plasenta previa atau solusio plasenta. Bila ditemukan, dokter atau bidan harus segera mengirim pasien tersebut selekas mungkin ke rumah sakit besar tanpa terlebih dulu melakukan pemeriksaan dalam atau pemasangan tampon. Kedua tindakan ini hanya akan menambah perdarahan dan kemungkinan infeksi.


Karena perdarahan pada wanita hamil kadang-kadang disebabkan oleh varises yang pecah dan kelainan serviks (polip, erosi), di rumah sakit dilakukan pemeriksaan in speculo terlebih dulu untuk menyingkirkan kemungkinan ini.


Pada plasenta previa akar, terlihat darah yang keluar dari ostium uteri ekstemum.


Sebelum tersedia darah dan kamar operasi siap, tidak boleh dilakukan pemeriksaan dalam karena pemeriksaan dalam ini dapat menimbulkan perdarahan yang membahayakan.


Dapat juga dilakukan pemeriksaan fornises dengan hati-hati.


Jika tulang kepala dapat teraba dengan mudah, kemungkinan plasenta previa kecil.


Sebaliknya, jika antara jari-jari kita dan kepala teraba bantalan lunak (jaringan plasenta), kemungkinan plasenta previa besar sekali.


Pemeriksaan ini hanya dapat dilakukan pada presentasi kepala karena pada letak sungsang bagian terendahnya lunak (bokong) hingga sukar membedakannya dari jaringan lunak plasenta


DIAGNOSIS


Anamnesis perdarahan tanpa keluhan, perdarahan berulang. Klinis kelainan letak dari perabaan fornises teraba bantalan lunak pada presentasi kepala. Pemeriksaan dalam pada plasenta previa hanya dibenarkan bila dilakukan di kamar operasi yang telah siap untuk melakukan operasi segera. Secara “double set-up” ini hanya dilakukan apabila akan dilakukan terapi aktif, yaitu apabila kehamilan akan diterminasi.

Diagnosis plasenta previa (dengan perdarahan sedikit) yang diterapi ekspektatif ditegakkan dengan pemeriksaan Ultrasonografi (USG). Dengan pemeriksaan USG transabdominal ketepatan diagnosisnya mencapai 95-98%. Dengan USG transvaginal atau transperineal ( translabial), ketepatannya akan lebih tinggi lagi. Penggunaan magnetic resonance imaging (MRI) masih terasa sangat mahal pada saat ini.

Dengan bantuan USG, diagnosis plasenta previa/letak rendah seringkali sudah dapat diketahui sejak dini, sebelum kehamilan trisemester ketiga. Namun dalam perkembangannya dapat terjadi MIGRASI plasenta. Sebenarnya bukan plasenta yang migrasi (berpindah) tetapi dengan semakin berkembangnya segmen bawah rahim, plasenta (yang berimlantasi disitu) akan ikut naik menjauhi ostium uteri internum.

Sikap untuk segera mengirim pasien ke rumah sakit (yang mempunyai fasilitas operasi) tanpa lebih dulu melakukan pemeriksaan dalam atau pemasangan tampon sangat dihargai, hal ini didasarkan atas kenyataan bahwa:


1. Perdarahan pertama pada plasenta previa jarang membawa maut.


2. Pemeriksaan dalam dapat menimbulkan perdarahan yang hebat.


Dalam keadaan terpaksa, misalnya pasien tidak mungkin untuk diangkut ke kota/rumah sakit besar, sedangkan tindakan darurat harus segera diambil maka seorang dokter atau bidan dapat melakukan pemeriksaan dalam setelah melakukan persiapan yang secukupnya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perdarahan yang banyak.


TERAPI


Pengobatan plasenta previa dapat dibagi dalam 2 golongan, yaitu:

1. Terminasi. Kehamilan segera diakhiri sebelum terjadi perdarahan yang membawa maut, misalnya:
kehamilan cukup bulan, perdarahan banyak, parturien, dan anak mati (tidak selalu).

a. Cara vaginal yang bermaksud untuk mengadakan tekanan pada plasenta, yang dengan demikian menutup pembuluh-pembuluh darah yang terbuka (tamponade pada plasenta).

b. Dengan seksio sesarea, dimaksudkan untuk mengosongkan rahim hingga rahim dapat berkontraksi dan menghentikan perdarahan. Seksio sesarea juga mencegah terjadinya robekan serviks yang agak sering terjadi pada persalinan per vaginam.

2. Ekspektatif. Dilakukan apabila janin masih kecil sehingga kemungkinan hidup di dunia luar baginya kecil sekali. Sikap ekspektatif tertentu hanya dapat dibenarkan jika keadaan ibu baik dan perdarahan sudah berhenti atau sedikit sekali.


Dahulu ada anggapan bahwa kehamilan dengan plasenta previa harus segera diakhiri untuk menghindarkan perdarahan yang fatal. Namun, sekarang ternyata terapi menunggu dapat dibenarkan dengan alasan sebagai berikut:


1. Perdarahan pertama pada plasenta previa jarang fatal.


2. Untuk menurunkan kematian bayi karena prematuritas.


Syarat bagi terapi ekspektatif ialah bahwa keadaan ibu dan anak masih baik (Hb-nya normal) dan perdarahan tidak banyak. Pada terapi ekspektatif, pasien di rawat di rumah sakit sampai berat anak ±2500 gr atau kehamilan sudah sampai 37 minggu. Selama terapi ekspektatif diusahakan untuk menentukan lokalisasi plasenta dengan pemeriksaan USG dan memperbaiki keadaan umum ibu. Jika kehamilan 37 minggu telah tercapai, kehamilan diakhiri menurut salah satu cara yang telah diuraikan.


Penderita plasenta previa juga harus diberikan antibiotik mengingat kemungkinan terjadinya infeksi yang besar disebabkan oleh perdarahan dan tindakan-tindakan intrauterin. Jenis persalinan apa yang kita pilih untuk pengobatan plasenta previa dan kapan melaksanakannya bergantung pada faktor-faktor sebagai berikut:


1. Perdarahan banyak atau sedikit


2. Keadaan ibu dan anak


3. Besarnya pembukaan


4. Tingkat plasenta previa


5. Paritas

Perdarahan yang banyak, pembukaan kecil, nulipara, dan tingkat plasenta previa yang berat mendorong kita melakukan seksio sesarea.
Sebaliknya, perdarahan yang sedang/sedikit, pembukaan yang sudah besar, multiparitas dan tingkat plasenta previa yang ringan, dan anak yang mati cenderung untuk dilahirkan per vaginam.


Pada perdarahan yang sedikit dan anak yang masih kecil (belum matur) dipertimbangkan terapi ekspektatif.


Perlu diperhatikan bahwa sebeium melakukan tindakan apapun pada penderita plasenta previa, harus selalu tersedia darah yang cukup.


Cara-cara vaginal terdiri dari

1. Pemecahan ketuban.

2. Versi Braxton Hicks.

3. Conan Willett-Gauss.


PEMECAHAN KETUBAN


Dapat dilakukan pada plasenta letak rendah, plasenta previa marginalis, dan plasenta previa lateralis yang menutup ostium kurang dari setengah bagian. Pada plasenta previa lateralis yang plasentanya terdapat di sebelah belakang, lebih baik dilakukan seksio sesarea karena dengan pemecahan ketuban, kepala kurang menekan pada plasenta. Hal ini disebabkan kepala tertahan promontorium, yang dalam hal ini dilapisi lagi oleh jaringan plasenta.


Pemecahan ketuban dapat menghentikan perdarahan karena:

1. Setelah pemecahan ketuban, uterus mengadakan retraksi hingga kepala anak menekan pada plasenta.

2. Plasenta tidak tertahan lagi oleh ketuban dan dapat mengikuti gerakan dinding rahim hingga tidak terjadi pergeseran antara plasenta dan dinding rahim.


Jika his tidak ada atau kurang kuat setelah pemecahan ketuban, dapat diberikan infus pitosin. Jika perdarahan tetap ada, dilakukan seksio sesarea.


VERSI BRAXTON HICKS


Tujuan dari perasat Braxton Hicks ialah untuk mengadakan tamponade plasenta dengan bokong dan untuk menghentikan perdarahan dalam rangka menyelamatkan ibu. Versi Braxton Hicks biasanya dilakukan pada anak yang sudah mati ataupun masih hidup. Mengingat bahayanya, yaitu robekan pada serviks dan pada segmen bawah rahim, perasat ini tidak mempunyai tempat lagi di rumah sakit yang besar. Akan tetapi, dalam keadaan istimewa, misalnya jika pasien berdarah banyak, anak sudah meninggal dan kita mendapat kesulitan memperoleh darah atau kamar operasi masih lama siapnya
maka cara Braxton Hicks dapat dipertimbangkan.


Sebaliknya, di daerah yang tidak mungkin untuk melakukan seksio sesarea, misalnya di pulau-pulau kecil, cara Braxton Hicks dapat menggantikan seksio sesarea. Syarat untuk melakukan versi Braxton Hicks ialah pembukaan yang harus dapat dilalui oleh 2 jari supaya dapat menurunkan kaki.


TEKNIK

 

Dilakukan setelah ketuban dipecahkan atau setelah plasenta ditembus tangan yang sepihak dengan bagian-bagian yang kecil masuk. Setelah labia dibeberkan, satu tangan masuk secara obstetri dan 2 jari (telunjuk dan jari tengah) masuk ke dalam kavum uteri.

Tangan satunya menahan fundus. Kepala anak ditolak ke samping yaitu ke pihak punggung anak. Tangan luar mendekatkan bokong kepada jari yang mencari kaki. Setelah kaki didapatkan oleh tangan dalam, tangan luar menolak kepala anak ke fundus dan kaki dibawa ke luar. Pada kaki ini digantungkan timbangan yang seringan-ringannya, tetapi cukup berat untuk menghentikan perdarahan. Jika beratnya berlebihan, mungkin terjadi robekan serviks. Selanjutnya, kita tunggu sampai anak lahir sendiri.

Sekali-kali jangan melakukan ekstraksi walaupun pembukaan sudah lengkap, mengingat mudahnya terjadi robekan pada serviks dan segmen bawah rahim.

CUNAM WILLETT-GAUSS

Tujuannya ialah untuk mengadakan tamponade plasenta dengan kepala. Kulit kepala anak dijepit dengan cunam Willett-Gauss dan diberati dengan timbangan 500 gr. Perasat ini sekarang hampir tidak pernah dilakukan lagi.


SEKSIO SESAREA


Tujuan melakukan seksio sesarea adalah untuk mempersingkat lamanya perdarahan dan mencegah terjadinya robekan serviks dan segmen bawah rahim. Robekan pada serviks dan segmen bawah rahim mudah terjadi bila anak dilahirkan per vaginam karena daerah tersebut pada plasenta previa banyak mengandung pembuluh darah. Seksio sesarea dilakukan pada plasenta previa totalis dan plasenta previa lainnya jika perdarahan hebat. Tindakan seksio sesarea pada plasenta previa, selain dapat mengurangi kematian bayi, terutama juga dilakukan untuk kepentingan ibu. Oleh karena itu, seksio sesarea juga dilakukan pada plasenta previa walaupun anak sudah mati.


KOMPLIKASI

1. Perdarahan dan syok

2. Infeksi

3. Laserasi serviks

4. Plasenta akreta

5. Prematuritas atau lahir mati

 

Memperhatikan Kebutuhan Gizi Ibu hamil

Ibu hamil dengan plasenta previa ini mudah sekali mengalami penurunan kadar Hemoglobine dalam darah akibat
perdarahan tersebut. Perbanyak makanan dari sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, kangkung, daun singkong, sawi . Lauk pauk telur, ikan, tahu, tempe dan daging. Minum susu untuk menambah daya tahan tubuh. Buah-buahan segar juga air putih yang cukup selama kehamilan.

 

Persiapan Mental

Bagi ibu hamil dengan plasenta previa tak jarang harus mengalami istirahat total di rumah sakit. Jalanilah semua proses kehamilan dengan pasrah dan doa. Apapun yang terjadi harus tetap bersyukur. Mengisi waktu selama bedrest di rumah sakit dengan hal yang menghibur, misalnya membaca tentang kesehatan, menyulam, mendengar musik dan membaca buku-buku perawatan bayi dan sebagainya. Kegelisahan akan merangsang kontraksi rahim atau kram perut. Suami juga harus memberi dukungan mental kepada isteri selama masa perawatan.

 

Persiapan Biaya pada kehamilan yang sudah di diagnosa Plasenta Previa Totalis

Karena satu-satunya cara untuk melahirkan hanya bisa melalui Operasi Sectio Caseria (dan juga biasanya karena bayi yang dilahirkan prematur maka bayinya harus mendapatkan perawatan intensif di ICU yang memerlukan waktu perawatan lebih lama, artinya Ibu nya sudah pulang bayinya belum bisa pulang) maka persiapan biaya yang cukup besar harus sudah di mulai sejak hamil muda yaitu dengan cara menabung, mengikuti Jampersal, Asuransi Kesehatan, atau mengikuti Jaminan Kesehatan dari Kantor.

 

Bila ibu hamil dengan plasenta previa dirawat di rumah sakit, apa saja yang dilakukan?

Ibu hamil dengan Plasenta Previa dengan perdarahan yang sedikit demi sedikit dan kondisi janin masih baik, maka ibu akan dirawat untuk bedrest (baring total). Semua kebutuhan mandi dan kebersihan diri akan dibantu oleh bidan dan perawat. Ibu hamil TIDAK boleh turun dari tempat tidur sementara waktu hingga diijinkan oleh dokter.

Pemasangan infus adakalanya dibutuhkan untuk memasukkan obat-obat untuk menghentikan perdarahan dan kontraksi.

Pemberian obat bisa melalui obat minum berupa injeksi (suntikan), seperti obat penguat kandungan, obat untuk mematangkan paru-paru janin, maupun obat tablet berupa vitamin tambah darah dan obat anti pendarahan.

 

Ibu hamil dengan Plasenta Perdarahan Banyak di rumah apa yang harus dilakukan?

1. Persiapan transportasi yang cepat dan segera untuk ke rumah sakit

2. Persiapan donor darah bila sewaktu-waktu dibutuhkan

3. Mengupayakan ibu amil tetap tenang, berabring tanpa bantal
    Posisi kaki ditinggikan ganjal dengan bantal.

4. Bila perdarahan banyak jangan mencari rumah sakit yang jauh,
    segera menuju tempat pelayanan kesehatan terdekat
untuk mendapatkan bantuan pertama.

Sumber:
http://obstetriginekologi.com/plasenta-previa-perdarahan-antepartum
http://medlinux.blogspot.com/2009/02/perdarahan-antepartum.html
http://library.usu.ac.id/download/fk/obstetri-tmhanafiah2.pdf
http://mutmainahtigab.blogspot.com/p/332-letak-plasenta-dalam-rahim.html


« Older posts Newer posts »