Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Category: IPB (page 2 of 25)

Form D.1.1 PENCIPTAAN ARSIP

Form D.1.1 PENCIPTAAN ARSIP

Form D.1.1. untuk Pencipta Arsip

Form D.1.1 Pencipta Arsip

Continue reading


Persyaratan SDM Pengawasan Kearsipan

Persyaratan SDM Pengawasan Kearsipan

Persyaratan SDM untuk untuk dapat melakukan Pengawasan Kearsipan

Persyaratan SDM untuk untuk dapat melakukan Pengawasan Kearsipan

Persyaratan SDM untuk dapat melakukan Pembinaan atau Pengawasan Kearsipan:

  1. Pejabat Struktural/Pengelola Arsip di Unit Kearsipan
  2. Fungsional Arsiparis Tingkat Terampil maupun Ahli
  3. Pegawai yang sudah mengikuti diklat teknis kearsipan

 

 

Penulis: Anita Handayani


Akreditasi Lembaga Kearsipan IPB Tahun 2013-2016

Akreditasi Lembaga Kearsipan IPB Tahun 2013-2016

Pada tanggal 2 Desember 2013, Lembaga Kearsipan IPB yang biasa dikenal dengan sebutan Unit Arsip mendapat sertifikat Akreditasi dari ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA.  Akreditasinya bernilai B, berlaku dari tahun 2013 – 2016 (berlaku 3 tahun saja).  Artinya tahun 2017 ini harus diperbaharui lagi akreditasinya.

Akreditasi Unit Arsip IPB Tahun 2013-2016 mendapat nilai B dari Kepala ANRI.

Akreditasi Unit Arsip IPB Tahun 2013-2016 mendapat nilai B dari Kepala ANRI.

Pada saat ini baru 2 perguruan tinggi yang di akreditasi lembaga kearsipannya yaitu UGM dan IPB.  UGM mendapatkan nilai akreditasi dengan kategori A.

Dengan nilai B ini berarti Lembaga Kearsipan IPB perlu lebih berbenah diri lagi, agar bisa mendapat nilai A.  Perlu mendapat perhatian yang lebih lagi dari pimpinan tertinggi Institut Pertanian Bogor.

Untuk mendapatkan nilai A tersebut saat ini sedang usaha dilaksanakan:

  1. Pengawasan Internal Kearsipan keseluruh unit kerja (sedang berlangsung)
  2. Sedang diproses JRA yang di akui oleh ANRI
  3. Beberapa waktu yang lalau IPB melakukan Diklat Fungsional Arsiparis Ahli secara mandiri yang dilaksanakan pada tanggal 11 April 2016 sampai dengan 10 Juni 2016 bertempat di Kampus IPB Darmaga Bogor, dari hasil Diklat ini terdapat 12 orang calon Arsiparis Ahli, adapun nama-nama nya yaitu:
    1. Primus Sanbein, SE (Fikri)

    2. Kusnani Sita Handayu, ST (Noni)

    3. R. Muhamad Maulana, S.Sos

    4. Martianah

    5. Yuni Puspita Sari, MM

    6. Vera Nora Indra Astuti, S.Pt, MM

    7. Abdullah Hudri, SH

    8. Waluyo, SE

    9. M. Zaenal Mutaqin, SE

    10. Haeranto Haerul Krismatika, SE
    11. Adelya, S.TP, MM

    12. Suhamba, SS

Yang masih menjadi PR sampai sekarang adalah sempitnya ruangan yang dimiliki oleh Unit Arsip IPB, sehingga hal ini menjadi kendala dalam pembuatan Depo Arsip (yaitu ruangan untuk menyimpan arsip statis). Masih minimnya perhatian dari pimpinan kepada Pengelola Arsip yang berprestasi.

Penulis: Anita Handayani


Cara Membuat atau Melipat Box Arsip

Cara Membuat atau Melipat Box Arsip

Continue reading


Panduan Lomba Web IPB Tahun 2016

Panduan Lomba Web IPB Tahun 2016

Latar Belakang

Penilaian situs web perguruan tinggi merupakan salah satu tolak ukur dalam perangkingan perguruan tinggi (Isidro Aguillo, 2003). Indikator utama penilaian adalah kelengkapan komponen informasi yang ada dalam sebuah web perguruan tinggi. Informasi ini meliputi profil, kinerja, publikasi, kemahasiswaan, pengajaran, kegiatan, pendukung, dan hal-hal lainnya yang mencerminkan sebuah perguruan tinggi. Lebih jauh lagi, informasi tersebut haruslah mudah ditemukan oleh pencari informasi, karena hal ini juga merupakan sarana publikasi dan promosi keunggulan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang efektif dan efisien kepada masyarakat luas.

Situs web IPB dan unit-unit di dalamnya telah ada dan sebagian besar telah memenuhi kelengkapan informasi yang sesuai standar IPB. Standar IPB ini selalu dimutakhirkan untuk mengikuti standar perguruan tinggi internasional yang ada, sehingga dalam hal ini situs web IPB berikut unit-unit di dalamnya pun harus selalu melakukan pemutakhiran agar sesuai dengan perkembangan dunia. Selain itu, upaya ini juga dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah agar perguruan-perguruan tinggi di Indonesia, khususnya IPB, agar dapat bersaing secara internasional dan memiliki posisi yang cukup tinggi dalam World Class University Ranking.

Pada saat ini, Webometrics merupakan salah satu perangkingan yang cukup mempengaruhi pencitraan suatu perguruan tinggi di dunia. Perangkingan ini menitikberatkan pada kriteria visibility (50%), excellence (30%), presence (10%), dan openness (10%). (http://www.webometrics.info diakses 25 Oktober 2016) . Continue reading


Inpassing Tenaga Fungsional

Inpassing Tenaga Fungsional

Syarat Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional Tertentu.

Syarat Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional Tertentu.

Sehubungan dengan Permen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI No. 26 tahun 2016 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian atau Inpassing (Surat dari Direktur SDM IPB Nomor 3265/IT3.23/KP/2017 tertanggal 16 Maret 2017) .

Maka dalam rangka pengembangan JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU tersebut, IPB memberikan kesempatan kepada Tenaka Kependidikan untuk BERALIH dari tenaga fungsional umum menjadi tenaga fungsional tertentu sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan.

Jabatan Fungsional Tertentu yang dimaksud adalah:

  1. Pustakawan,
  2. Arsiparis,
  3. Pranata Laboratorium Pendidikan,
  4. Pranata Humas,
  5. Pengelola Barang dan Jasa,
  6. Analis Kepegawaian,
  7. Pranata Komputer,
  8. Perancang Peraturan Perundang-undangan,
  9. Medik Veteriner,
  10. Perawat,
  11. Auditor,
  12. Peneliti, dan
  13. Dokter

Usia paling tinggi 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun.

Tenaga Kependidikan PNS yang berminat diberi kesempatan mendaftar paling lambat Senin, 17 April 2017.

Ayo teman2 Tendik mendaftar, ini Kesempatan yang baik bagi Tendik PNS menjadi Tenaga Fungsional lho.

Continue reading


Tolok Ukur Prasarana dan Sarana Kearsipan

Tolok Ukur Prasarana dan Sarana Kearsipan

Prasarana dan Sarana Kearsipan Arsip Konvensional :

– Gedung Penyimpanan Arsip :

  • Merujuk pada Peraturan Kepala (Perka) ANRI No 03/2000 tentang Standar Minimal Gedung dan Ruang Penyimpanan Arsip Inaktif)
  •  Rekomendasi Standar Depo Arsip Tahun 2013

– Peralatan Kearsipan :

  • Rak : Merujuk pada Perka ANRI No 03/2000,
  • Boks : Merujuk pada Perka ANRI No 11/2000
  • Folder dan Guide Arsip : Merujuk pada Perka ANRI No 10/2000
  • Kertas dan Tinta : Merujuk pada Perka ANRI No 4/2000, Perka No 30/2011
  • Kartu Kendali, Buku Agenda
  • Map Gantung
  • Filling Cabinet
  • Lemari Arsip, Lemari Arsip Tahan Api
  • Rak Arsip, Roll O Pack
Guide/Sekat, Folder, Filling Cabinet, Rak Arsip, Rol O Pack

Guide/Sekat, Folder, Filling Cabinet, Rak Arsip, Rol O Pack

Link Terkait:

Penulis: Anita Handayani


Foto Pemenang Lomba Website 2016

Foto Pemenang Lomba Website 2016
bersama Rektor, Wakil Rektor dan Direktur DIDSI

Dari kanan ke kiri: 1. Dekan FATETA Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc. Juara Web Terbaik Kategori Fakultas dari Fakultas Teknologi Pertanian. http://fateta.ipb.ac.id. 2. Ketua Departemen Agronomi Dan Hortikultura Dr. Ir. Sugiyanta, M.Si. Juara Terbaik Kategori Departemen: Departemen Agronomi dan Hortikultura. http://agrohort.ipb.ac.id. 3. Ketua Program Studi Mayor Ilmu Ekonomi Dr.Lukytawati Anggraeni, SP, M.Si. Juara Terbaik Kategori Program Studi Pascasarjana: Program Studi Ilmu Ekonomi. http://pascaie.ipb.ac.id. 4. Direktur DPKHA Dr. Ir. Syarifah Iis Aisyah, M.Si. Juara Terbaik Kategori Kantor, Direktorat, Sekretariat, Unit Kerja Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (DPKHA). http://cda.ipb.ac.id. 5. Pimpinan LPPM: Dr. Ir. Prastowo, M.Eng. Juara Terbaik Kategori Pusat Studi dan Lembaga Penelitian: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). http://lppm.ipb.ac.id. 6. Prof.Dr.Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 1 dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian. http://phariyadi.staff.ipb.ac.id. 7. Rektor Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc. 8. Wakil Rektor Bidang Sarana dan Bisnis Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc. 9. Direktur Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) Dr. Ir. Idat Galih Permana,M.Sc. 10. Dr. Kaswanto, S.P, M.Si. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 2 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian. http://kaswanto.staff.ipb.ac.id. 11. Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifm, MS. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 3 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian.http://hsarifin.staff.ipb.ac.id. 12. Ir. Anita Handayani, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 1 dari Kantor Arsip IPB. http://anitanet.staff.ipb.ac.id. 13. Rohmat Ismail, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 2 dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://rohmatchemistry.staff.ipb.ac.id. 14. Angga Yuhistira Aryanto, S.TP, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 3 Staf dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian. http://angga.staff.ipb.ac.id. 15. Syarif Abdullah, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 1 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://syarifabdullah.student.ipb.ac.id. 16. Ridho Ananda, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 2 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://ridho_insanilmiah.student.ipb.ac.id. 17. Dinda Sekarwati S., Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 3 dari Mahasiswa S 1 - Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://dinda_sekarwati.student.ipb.ac.id

Dari kanan ke kiri: 1. Dekan FATETA Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc. Juara Web Terbaik Kategori Fakultas dari Fakultas Teknologi Pertanian. http://fateta.ipb.ac.id. 2. Ketua Departemen Agronomi Dan Hortikultura Dr. Ir. Sugiyanta, M.Si. Juara Terbaik Kategori Departemen: Departemen Agronomi dan Hortikultura. http://agrohort.ipb.ac.id. 3. Ketua Program Studi Mayor Ilmu Ekonomi Dr.Lukytawati Anggraeni, SP, M.Si. Juara Terbaik Kategori Program Studi Pascasarjana: Program Studi Ilmu Ekonomi. http://pascaie.ipb.ac.id. 4. Direktur DPKHA Dr. Ir. Syarifah Iis Aisyah, M.Si. Juara Terbaik Kategori Kantor, Direktorat, Sekretariat, Unit Kerja Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (DPKHA). http://cda.ipb.ac.id. 5. Pimpinan LPPM: Dr. Ir. Prastowo, M.Eng. Juara Terbaik Kategori Pusat Studi dan Lembaga Penelitian: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). http://lppm.ipb.ac.id. 6. Prof.Dr.Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 1 dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian. http://phariyadi.staff.ipb.ac.id. 7. Rektor Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc. 8. Wakil Rektor Bidang Sarana dan Bisnis Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc. 9. Direktur Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi (DIDSI) Dr. Ir. Idat Galih Permana,M.Sc. 10. Dr. Kaswanto, S.P, M.Si. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 2 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian. http://kaswanto.staff.ipb.ac.id. 11. Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifin, MS. Juara Terbaik Kategori Dosen Juara 3 Kategori Dosen dari Departemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian. http://hsarifin.staff.ipb.ac.id. 12. Ir. Anita Handayani, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 1 dari Kantor Arsip IPB. http://anitanet.staff.ipb.ac.id. 13. Rohmat Ismail, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 2 dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://rohmatchemistry.staff.ipb.ac.id. 14. Angga Yuhistira Aryanto, S.TP, Juara Terbaik Kategori Staf Juara 3 Staf dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian. http://angga.staff.ipb.ac.id. 15. Syarif Abdullah, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 1 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://syarifabdullah.student.ipb.ac.id. 16. Ridho Ananda, Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 2 dari Mahasiswa Pascasarjana S2 Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://ridho_insanilmiah.student.ipb.ac.id. 17. Dinda Sekarwati S., Juara Terbaik Kategori Mahasiswa Juara 3 dari Mahasiswa S 1 – Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. http://dinda_sekarwati.student.ipb.ac.id.

Foto Pemenang Website IPB Tahun 2016

Foto Pemenang Website IPB Tahun 2016

 

1_kudang2_sugiyanta 3_lukytawati4_syarifah5_prastowo6_purwiyatno 7_kaswanto8_hadi9_anita10_rohmat11_angga12_syarif 13_ridho14_dinda

Penulis: Anita Handayani
Sumber Foto : Humas IPB
(Bambang Andri Yanto dan Cecep Abdul Wahab)

Link Terkait:

  1. Sertifikat Juara 1 Kategori Blog Staf Lomba Website Unit Kerja IPB 2016
  2. Horeee… Anitanet Blog Staff Juara Pertama 2016
  3. Penyerahan Sertifikat Akademisi Berprestasi IPB 2016
  4. Foto Pemenang Lomba Website 2016

Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis

Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis

Proses Usulan Jabatan Fungsional Arsiparis di Perguruan Tinggi

Proses Usulan Jabatan Fungsional Arsiparis di Perguruan Tinggi

Buat teman2 sesama peserta diklat fungsional arsiparis ingkat Ahli di IPB tanggal 11 April – 10 Juni 2016 yang baru lalu, yang bingung tentang cara mengajukan jabatan fungsional Arsiparis setelah LULUS Diklat kemarin, berikut saya sajikan tulisan ini, yaitu tentang Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis, khususnya di IPB. Semoga bermanfaat.

Pasal 10 ayat (1a) tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing dalam Jabatan Fungsional Arsiparis berdasarkan Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Penyesuaian/Inpassing:

Pejabat Pembina Kepegawaian menyampaikan usulan Penyesuaian/Inpassing dalam jabatan Fungsional Arsiparis kepada Kepala ANRI untuk mendapatkan Rekomendasi/Persetujuan didasarkan pada kebutuhan pegawai sebagaimana yang ada dalam e-Formasi

Pasal 10 ayati (1b) berdasarkan Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017:

Penyampaian usulan sebagaimana dimaksud pada huruf a (tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing dalam Jabatan Fungsional Arsiparis) dengan melampirkan:

  1. fotokopi Ijazah D.III atau D.IV/S-1/S-2 yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  2. fotokopi Surat Keputusan kenaikan pangkat terakhir yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  3. surat pernyataan dari atasan langsung dan/atau pimpinan unit kerja/ instansi yang menyatakan bahwa yang bersangkutan masih dan telah menjalankan tugas di bidang pengelolaan arsip dan pembinaan kearsipan berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang sebagaimana tersebut dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia;
  4. surat pernyataan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan bahwa yang bersangkutan:
    a) tidak sedang menjalani/dijatuhi hukuman disiplin sedang atau berat pada masa penyesuaian/inpassing.
    b) tidak sedang menjalani pembebasan sementara dari jabatan
  5. fotokopi penilaian prestasi kerja 1 (satu) tahun terakhir yang dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  6. fotokopi portofolio sebagai hasil pelaksanaan tugas kinerja di bidang kearsipan sesuai dengan jenjang jabatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 6.

Pasal 1 ayat (10) dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing :

Penilaian Portofolio adalah penilaian terhadap kumpulan hasil karya dari seorang calon Arsiparis sebagai hasil pelaksanaan tugas kinerja di bidang kearsipan yang telah ditentukan oleh ANRI.

Pasal 6 ayat (1) dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing:

Uji kompetensi bidang kearsipan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf g dan Pasal 3 ayat (2) huruf g dilaksanakan oleh ANRI.

Pasal 6 ayat (2)dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing:

Uji kompetensi bidang kearsipan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui:

  1. penilaian portofolio untuk Arsiparis Terampil, Arsiparis Mahir, Arsiparis Penyelia, Arsiparis Ahli Pertama dan Arsiparis Ahli Muda;
  2. penilaian portofolio dan wawancara untuk Arsiparis Ahli Madya dan Arsiparis Ahli Utama.

Kelengkapan usulan jabatan Arsiparis yang pertama kali (masing-masing rangkap tiga):

  1. Ijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) BIDANG KEARSIPAN.  Atau Sertifikat LULUS Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Fungsional Arsiparis Tingkat Terampil atau Tingkat Ahli khusus bagi yang mempunyai Ijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) Bidang Ilmu Lain.
  2. DUPAK beserta bukti fisik asli.
  3. Fotocopy NIP Baru.
  4. Fotocopy pangkat terakhir.
  5. Fotocopy Karpeg.
  6. Surat tugas dari atasan langsung yang menyatakan Ybs memiliki pengalaman di bidang kearsipan minimal dua tahun (2 th).
Kelengkapan Usulan Jafung Arsiparis di IPB 2016

Kelengkapan Usulan Jafung Arsiparis di IPB 2016

Karena sekarang sudah ada  Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis maka Kepmenpan Nomor 09/KEP/M.PAN/2002 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis dan Angka Kredit dan Permenpan Nomor PER/3/M.PAN/3/2009 tentang jabatan fungsional Arsiparis dan angka kredit sudah tidak berlaku lagi.

Syarat untuk dapat diangkat menjadi Arsiparis berdasarkan Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

  1. TERSEDIA FORMASI untuk Jabatan (Formasi Jabatan) Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan dan atau Keahlian.
  2. Berijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) BIDANG KEARSIPAN
  3. Calon Arsiparis yang berijazah D.III dan S1/D.IV BIDANG ILMU LAIN WAJIB mengikuti dan LULUS PENDIDIKAN dan PELATIHAN Fungsional Arsiparis.
  4. Pangkat paling rendah Pengatur Tingkat I golongan ruang II/c atau Penata Muda golongan ruang III/a.
  5. Nilai kinerja minimal bernilai BAIK dalam satu tahun terakhir.
  6. Memiliki pengalaman di bidang kearsipan minimal dua tahun (2 th).
  7. Usia maksimal tiga tahun (3 th) sebelum batas usia pensiun.
  8. Satu tahun (1 th) sejak diangkat dalam jabatan Arsiparis harus LULUS sertifikasi KOMPETENSI penjenjangan Jabatan Arsiparis. PNS yang menduduki jabatan Arsiparis HARUS memenuhi STANDAR KOMPETENSI sesuai dengan jenjang jabatan.  Kompetensi Arsiparis meliputi kompetensi dalam pengelolaan arsip dinamis, kompetensi dalam pengelolaan arsip statis, kompetensi dalam pemmbinaan kearsipan, dan komm[etensi dalam pengolahan arsip menjadi informasi.  Untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Arsiparis HARUS DIIKUTSERTAKAN dalam PENDIDIKAN dan atau PELATIHAN. Pendidikan dan atau Pelatihan yang dimaksud adalah dalam bentuk Pendidikan Formal, Pendidikan dan pelatihan fungsional, Pendidikan dan pelatihan teknis, serta pengembangan kompetensi lainnya.
  9. Target Kinerja yaitu nilai SKP > 50%
  10. PNS yang pada saat ditetapkan Peraturan Menteri Nomor 48 Tahun 2014 ini MEMILIKI PENGALAMAN dan MENJALANKAN TUGAS dibidang PENGELOLAAN KEARSIPAN namun memiliki ijazah SLTA maka berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang DAPAT disesuaikan (di-inpassing) ke dalam jabatan fungsional Arsiparis kategori Keterampilan.

Syarat Penyesuaian (inpassing) dalam jabatan fungsional Arsiparis:

  1. Pangkat paling rendah Pengatur, golongan ruang II/c.
  2. Memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang pengelolaan kearsipan paling kurang dua tahun (2th).
  3. Mengikuti dan LULUS uji kompetensi di bidang kearsipan.
  4. Nilai prestasi kinerja minimal bernilai BAIK dalam satu tahun (1 th) terakhir.
  5. Usia maksimum lima puluh tahun (50 th).

PNS yang disesuaikan (di-inpassing) setelah diangkat dalam jabatan fungsional Arsiparis HARUS memperoleh Ijazah Diploma III (D.III) bidang kearsipan atau bidang lain yang ditentukan oleh instansi pembina, dalam jangka waktu paling lama lima tahun (5 th) terhitung mulai tanggal pengangkatan ybs dalam jabatan fungsional Arsiparis (Pasal 27 ayat 3 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014) . PNS yang disesuaikan (di-inpassing) yang tidak memperoleh ijazah D.III sebagaimana yang dimaksud (yaitu paling lama lima tahun (5 th) terhitung mulai tanggal pengangkatan ybs dalam jabatan fungsional Arsiparis) maka DIBERHENTIKAN dalam jabatan fungsional Arsiparis (Pasal 27 ayat 5 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014)

Inpassing untung SLTA sudah tidak ada lagi di tahun 2017 ini. Penyesuaian (inpassing) berlaku selama dua tahun (2 th) sejak Peraturan Menteri ini berlaku (Pasal 27 ayat 5 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014).  Note: Berarti hanya sampai tahun 2016 ada inpassing buat PNS yang lulusan SLTA? benarkah?.

sebab :

Pasal 5

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing:
Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing dilaksanakan sampai dengan Desember 2018.

Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing untuk D3 dan S1 dilaksanakan sampai dengan Desember 2018.

Pasal 14 Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Penyesuaian/Inpassing:

Pejabat Pembina Kepegawaian menyampaikan usulan Penyesuaian (Inpassing) Nasional dalam Jabatan Fungsional Arsiparis kepada Kepala ANRI paling lambat 10 Desember 2018.

Pasal 2 ayat 5a

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing mengatakan bahwa:

PNS yang melaksanakan Penyesuaian/Inpassing untuk Jabatan Fungsional Ketrampilan harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. berijazah paling rendah SLTA atau sederajat /Diploma I/Diploma II/Diploma III sesuai dengan persyaratan kualifikasi pendidikan dari jabatan yang akan diduduki;
  2. pangkat paling rendah Pengatur Muda, golongan ruang II/a sesuai dengan persyaratan kepangkatan dari jabatan yang akan diduduki;
  3. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki paling kurang 2 (dua) tahun;
  4. mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki;
  5. nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan
  6. usia paling tinggi:
    a. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana.
    b. 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
  7. Syarat lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina.

Pasal 2 Ayat 5b

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing:

PNS yang melaksanakan Penyesuaian/Inpassing untuk Jabatan Fungsional  Keahlian harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. berijazah paling rendah strata satu (S-1)/Diploma IV (D-IV) atau berijazah paling rendah strata dua (S2) atau yang sederajat dari pendidikan tinggi yang terakreditasi sesuai dengan persyaratan kualifikasi pendidikan dari jabatan yang akan diduduki;
  2. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a sesuai dengan persyaratan kepangkatan dari jabatan yang akan diduduki;
  3. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki paling kurang 2 (dua) tahun;
  4. mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki;
  5. nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan
  6. usia paling tinggi:
    a. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana.
    b. 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
    c. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator yang akan menduduki Jabatan Fungsional ahli madya.
    d. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pimpinan tinggi.
  7. Syarat lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina.

Keputusan PEMBEBASAN SEMENTARA terhadap jabatan fungsional Arsiparis yang dilakukan karena tidak terpenuhinya angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan satu tingkat lebih tinggi (yang dilaksanakan berdasarkan Permenpan Nomor PER/3/M.PAN/3/2009 tentang jabatan fungsional Arsiparis dan angka kreditnya), maka sejak bulan Januari Tahun 2014 sampai dengan Peraturan Menteri ini berlaku, dinyatakan TIDAK BERLAKU (Pasal 28 ayat 2 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014).

Usia untuk pertama kali mengajukan jabatan fungsional arsiparis kategori Keterampilan dan Keahlian paling tinggi berumur 55 tahun ?.

Pemberhentian PNS yang mencapai BUP Bagi Pejabat Fungsional:
  • 58 Tahun bagi fungsional Ahli Muda dan Ahli Pertama serta pejabat fungsional terampil
  • 60 Tahun bagi PNS yang memangku jabatan Ahli Utama dan Ahli Madya

Permenpan Nomor 13 Tahun 2016 adalah tentang Perubahan atas Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis.

Pasal 29A pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, semua petunjuk teknis dan Peraturan pelaksana mengenai Jabatan Fungsional Arsiparis dan Angka Kreditnya dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dan belum diganti berdasarkan Peraturan Menteri ini.

Yang berubah adalah sebagai berikut:

Pasal 1 ayat 11 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Kegiatan kearsipan adalah kegiatanyang dilaksanakan dalam rangka mendukung penyelenggaraan kearsipan yang meliputi:

  • pengelolaan arsip dinamis,
  • pengelolaan arsip statis,
  • pembinaan kearsipan, dan
  • pengolahan dan
  • penyajikan arsip menjadi informasi.

Pasal 7 ayat 1 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jabatan Fungsional Arsiparis merupakan jabatan fungsional kategori:

  1. keterampilan; dan

  2. keahlian.

Pasal 7 ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jenjang Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi, yaitu:

  1. Arsiparis Terampil/jenjang pelaksana (pensiun umur 58 th);

  2. Arsiparis Mahir/jenjang Mahir (pensiun umur 58 th); dan

  3. Arsiparis Penyelia/jenjang Penyelia (pensiun umur 58 th).

Pasal 7 ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jenjang Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi, yaitu:

  1. Arsiparis Ahli Pertama/jenjang Pertama (pensiun umur 58 th);

  2. Arsiparis Ahli Muda/jenjang Muda (pensiun umur 58 th);

  3. Arsiparis Ahli Madya/jenjang madya (pensiun umur 60 th); dan

  4. Arsiparis Ahli Utama/jenjang Utama (pensiun umur 60 th).

Pasal 17 Ayat 1 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. tersedia formasi untuk Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan;

  2. berijazah Diploma III (D.III) bidang kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina;

  3. pangkat paling rendah Pengatur, golongan ruang II/c;

  4. memiliki pengalaman di bidang kearsipan paling kurang 2 (dua) tahun;

  5. mengikuti dan lulus sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis;

  6. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan

  7. usia paling tinggi 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun.

Pasal 17 Ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :nomor 13 tahun 2016 ttg jafung arsiparis dan angka kreditnya :

Pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Arsiparis Kategori Keahlian dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. tersedia formasi untuk Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keahlian;

  2. berijazah Sarjana (S1)/Diploma IV (D.IV) bidang kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina;

  3. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;

  4. memiliki pengalaman di bidang kearsipan paling kurang 2 (dua) tahun;

  5. mengikuti dan lulus sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis;

  6. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan

  7. usia paling tinggi 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun.

Pasal 1 ayat 11 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Kegiatan kearsipan adalah kegiatanyang dilaksanakan dalam rangka mendukung penyelenggaraan kearsipan yang meliputi pengelolaan arsip dinamis, pengelolaan arsip statis, pembinaan kearsipan, dan pengolahan dan penyajikan arsip menjadi informasi.

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan

Tugas Pokok Arsiparis Kategori Keterampilan dan Keahlian pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

  1. Melakukan kegiatan pengelolaan arsip dinamis,
  2. pengelolaan arsip statis,
  3. pembinaan kearsipan dan
  4. pengolahan dan penyajian arsip menjadi informasi
Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keahlian

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keahlian

Angka Kredit Kumulatif adalah akumulasi nilai angka kredit minimal yang harus dicapai oleh Jabatan Fungsional Arsiparis sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat dan/atau jabatan.

Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 (Lampiran)

Lampiran Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Inpassing Arsiparis berisi tentang CONTOH BENTUK SURAT atau FORMULIR ISIAN

Lampiran Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Inpassing Arsiparis berisi tentang CONTOH BENTUK SURAT atau FORMULIR ISIAN

Bentuk Surat atau Formulir Isian untuk Pengangkatan Inpassing Arsiparis:

Contoh Bentuk Surat Kebutuhan Formasi Arsiparis di Instansi ybs

Contoh Bentuk Surat Kebutuhan Formasi Arsiparis di Instansi ybs

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Telah Melaksanakan Tugas di Bidang Kearsipan Minimal 2 (dua) Tahun

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Telah Melaksanakan Tugas di Bidang Kearsipan Minimal 2 (dua) Tahun

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Bersedia Diangkat Menjadi Arsiparis dan Tidak Rangkap Jabatan Fungsional Lainnya

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Bersedia Diangkat Menjadi Arsiparis dan Tidak Rangkap Jabatan Fungsional Lainnya

Contoh Bentuk Surat Penilaian Portofolio dan Wawancara Calon Arsiparis

Contoh Bentuk Surat Penilaian Portofolio dan Wawancara Calon Arsiparis

Contoh Bentuk Surat Rekomendasi Kepala ANRI

Contoh Bentuk Surat Rekomendasi Kepala ANRI

Link terkait:

 

Penulis: Anita Handayani

 

 


[Diklat Fungsional Arsiparis Ahli] Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli

Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli

STTPL Diklat Fungsional Arsiparis Ahli atas nama Ir. Anita Handayani

STTPL Diklat Fungsional Arsiparis Ahli atas nama Ir. Anita Handayani

Puji Tuhan, alhamdulillah hari ini saya sudah mendapatkan STTPL Diklat Fungsinal Arsiparis Tingkat Ahli dari KTU Unit Arsip IPB, Oman Suratman, S.Ag.

STTPL ini menyatakan bahwa Ir. Anita Handayani TELAH MENGIKUTI Diklat Pengangkatan Arsiparis Tingkat Ahli dengan bobot 640 jam yang diselenggarakan oleh IPB pada tanggal 11 April 2016 sampai dengan 10 Juni 2016 bertempat di Kampus IPB Darmaga Bogor.

Continue reading


Older posts Newer posts