Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Category: Diklat (page 1 of 2)

Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis

Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis

Proses Usulan Jabatan Fungsional Arsiparis di Perguruan Tinggi

Proses Usulan Jabatan Fungsional Arsiparis di Perguruan Tinggi

Buat teman2 sesama peserta diklat fungsional arsiparis ingkat Ahli di IPB tanggal 11 April – 10 Juni 2016 yang baru lalu, yang bingung tentang cara mengajukan jabatan fungsional Arsiparis setelah LULUS Diklat kemarin, berikut saya sajikan tulisan ini, yaitu tentang Cara Pengajuan Jabatan Fungsional Arsiparis, khususnya di IPB. Semoga bermanfaat.

Pasal 10 ayat (1a) tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing dalam Jabatan Fungsional Arsiparis berdasarkan Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Penyesuaian/Inpassing:

Pejabat Pembina Kepegawaian menyampaikan usulan Penyesuaian/Inpassing dalam jabatan Fungsional Arsiparis kepada Kepala ANRI untuk mendapatkan Rekomendasi/Persetujuan didasarkan pada kebutuhan pegawai sebagaimana yang ada dalam e-Formasi

Pasal 10 ayati (1b) berdasarkan Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017:

Penyampaian usulan sebagaimana dimaksud pada huruf a (tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing dalam Jabatan Fungsional Arsiparis) dengan melampirkan:

  1. fotokopi Ijazah D.III atau D.IV/S-1/S-2 yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  2. fotokopi Surat Keputusan kenaikan pangkat terakhir yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  3. surat pernyataan dari atasan langsung dan/atau pimpinan unit kerja/ instansi yang menyatakan bahwa yang bersangkutan masih dan telah menjalankan tugas di bidang pengelolaan arsip dan pembinaan kearsipan berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang sebagaimana tersebut dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia;
  4. surat pernyataan dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang menyatakan bahwa yang bersangkutan:
    a) tidak sedang menjalani/dijatuhi hukuman disiplin sedang atau berat pada masa penyesuaian/inpassing.
    b) tidak sedang menjalani pembebasan sementara dari jabatan
  5. fotokopi penilaian prestasi kerja 1 (satu) tahun terakhir yang dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang;
  6. fotokopi portofolio sebagai hasil pelaksanaan tugas kinerja di bidang kearsipan sesuai dengan jenjang jabatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 6.

Pasal 1 ayat (10) dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing :

Penilaian Portofolio adalah penilaian terhadap kumpulan hasil karya dari seorang calon Arsiparis sebagai hasil pelaksanaan tugas kinerja di bidang kearsipan yang telah ditentukan oleh ANRI.

Pasal 6 ayat (1) dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing:

Uji kompetensi bidang kearsipan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf g dan Pasal 3 ayat (2) huruf g dilaksanakan oleh ANRI.

Pasal 6 ayat (2)dalam Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing:

Uji kompetensi bidang kearsipan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui:

  1. penilaian portofolio untuk Arsiparis Terampil, Arsiparis Mahir, Arsiparis Penyelia, Arsiparis Ahli Pertama dan Arsiparis Ahli Muda;
  2. penilaian portofolio dan wawancara untuk Arsiparis Ahli Madya dan Arsiparis Ahli Utama.

Kelengkapan usulan jabatan Arsiparis yang pertama kali (masing-masing rangkap tiga):

  1. Ijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) BIDANG KEARSIPAN.  Atau Sertifikat LULUS Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Fungsional Arsiparis Tingkat Terampil atau Tingkat Ahli khusus bagi yang mempunyai Ijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) Bidang Ilmu Lain.
  2. DUPAK beserta bukti fisik asli.
  3. Fotocopy NIP Baru.
  4. Fotocopy pangkat terakhir.
  5. Fotocopy Karpeg.
  6. Surat tugas dari atasan langsung yang menyatakan Ybs memiliki pengalaman di bidang kearsipan minimal dua tahun (2 th).
Kelengkapan Usulan Jafung Arsiparis di IPB 2016

Kelengkapan Usulan Jafung Arsiparis di IPB 2016

Karena sekarang sudah ada  Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis maka Kepmenpan Nomor 09/KEP/M.PAN/2002 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis dan Angka Kredit dan Permenpan Nomor PER/3/M.PAN/3/2009 tentang jabatan fungsional Arsiparis dan angka kredit sudah tidak berlaku lagi.

Syarat untuk dapat diangkat menjadi Arsiparis berdasarkan Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

  1. TERSEDIA FORMASI untuk Jabatan (Formasi Jabatan) Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan dan atau Keahlian.
  2. Berijazah Diploma III (D.III) atau berijazah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D.IV) BIDANG KEARSIPAN
  3. Calon Arsiparis yang berijazah D.III dan S1/D.IV BIDANG ILMU LAIN WAJIB mengikuti dan LULUS PENDIDIKAN dan PELATIHAN Fungsional Arsiparis.
  4. Pangkat paling rendah Pengatur Tingkat I golongan ruang II/c atau Penata Muda golongan ruang III/a.
  5. Nilai kinerja minimal bernilai BAIK dalam satu tahun terakhir.
  6. Memiliki pengalaman di bidang kearsipan minimal dua tahun (2 th).
  7. Usia maksimal tiga tahun (3 th) sebelum batas usia pensiun.
  8. Satu tahun (1 th) sejak diangkat dalam jabatan Arsiparis harus LULUS sertifikasi KOMPETENSI penjenjangan Jabatan Arsiparis. PNS yang menduduki jabatan Arsiparis HARUS memenuhi STANDAR KOMPETENSI sesuai dengan jenjang jabatan.  Kompetensi Arsiparis meliputi kompetensi dalam pengelolaan arsip dinamis, kompetensi dalam pengelolaan arsip statis, kompetensi dalam pemmbinaan kearsipan, dan komm[etensi dalam pengolahan arsip menjadi informasi.  Untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Arsiparis HARUS DIIKUTSERTAKAN dalam PENDIDIKAN dan atau PELATIHAN. Pendidikan dan atau Pelatihan yang dimaksud adalah dalam bentuk Pendidikan Formal, Pendidikan dan pelatihan fungsional, Pendidikan dan pelatihan teknis, serta pengembangan kompetensi lainnya.
  9. Target Kinerja yaitu nilai SKP > 50%
  10. PNS yang pada saat ditetapkan Peraturan Menteri Nomor 48 Tahun 2014 ini MEMILIKI PENGALAMAN dan MENJALANKAN TUGAS dibidang PENGELOLAAN KEARSIPAN namun memiliki ijazah SLTA maka berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang DAPAT disesuaikan (di-inpassing) ke dalam jabatan fungsional Arsiparis kategori Keterampilan.

Syarat Penyesuaian (inpassing) dalam jabatan fungsional Arsiparis:

  1. Pangkat paling rendah Pengatur, golongan ruang II/c.
  2. Memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang pengelolaan kearsipan paling kurang dua tahun (2th).
  3. Mengikuti dan LULUS uji kompetensi di bidang kearsipan.
  4. Nilai prestasi kinerja minimal bernilai BAIK dalam satu tahun (1 th) terakhir.
  5. Usia maksimum lima puluh tahun (50 th).

PNS yang disesuaikan (di-inpassing) setelah diangkat dalam jabatan fungsional Arsiparis HARUS memperoleh Ijazah Diploma III (D.III) bidang kearsipan atau bidang lain yang ditentukan oleh instansi pembina, dalam jangka waktu paling lama lima tahun (5 th) terhitung mulai tanggal pengangkatan ybs dalam jabatan fungsional Arsiparis (Pasal 27 ayat 3 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014) . PNS yang disesuaikan (di-inpassing) yang tidak memperoleh ijazah D.III sebagaimana yang dimaksud (yaitu paling lama lima tahun (5 th) terhitung mulai tanggal pengangkatan ybs dalam jabatan fungsional Arsiparis) maka DIBERHENTIKAN dalam jabatan fungsional Arsiparis (Pasal 27 ayat 5 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014)

Inpassing untung SLTA sudah tidak ada lagi di tahun 2017 ini. Penyesuaian (inpassing) berlaku selama dua tahun (2 th) sejak Peraturan Menteri ini berlaku (Pasal 27 ayat 5 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014).  Note: Berarti hanya sampai tahun 2016 ada inpassing buat PNS yang lulusan SLTA? benarkah?.

sebab :

Pasal 5

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing:
Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing dilaksanakan sampai dengan Desember 2018.

Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian/Inpassing untuk D3 dan S1 dilaksanakan sampai dengan Desember 2018.

Pasal 14 Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengangkatan Arsiparis melalui Penyesuaian/Inpassing:

Pejabat Pembina Kepegawaian menyampaikan usulan Penyesuaian (Inpassing) Nasional dalam Jabatan Fungsional Arsiparis kepada Kepala ANRI paling lambat 10 Desember 2018.

Pasal 2 ayat 5a

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing mengatakan bahwa:

PNS yang melaksanakan Penyesuaian/Inpassing untuk Jabatan Fungsional Ketrampilan harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. berijazah paling rendah SLTA atau sederajat /Diploma I/Diploma II/Diploma III sesuai dengan persyaratan kualifikasi pendidikan dari jabatan yang akan diduduki;
  2. pangkat paling rendah Pengatur Muda, golongan ruang II/a sesuai dengan persyaratan kepangkatan dari jabatan yang akan diduduki;
  3. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki paling kurang 2 (dua) tahun;
  4. mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki;
  5. nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan
  6. usia paling tinggi:
    a. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana.
    b. 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
  7. Syarat lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina.

Pasal 2 Ayat 5b

Permenpan Nomor 26 Tahun 2016 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing:

PNS yang melaksanakan Penyesuaian/Inpassing untuk Jabatan Fungsional  Keahlian harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. berijazah paling rendah strata satu (S-1)/Diploma IV (D-IV) atau berijazah paling rendah strata dua (S2) atau yang sederajat dari pendidikan tinggi yang terakreditasi sesuai dengan persyaratan kualifikasi pendidikan dari jabatan yang akan diduduki;
  2. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a sesuai dengan persyaratan kepangkatan dari jabatan yang akan diduduki;
  3. memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki paling kurang 2 (dua) tahun;
  4. mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang Jabatan Fungsional yang akan diduduki;
  5. nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan
  6. usia paling tinggi:
    a. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana.
    b. 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
    c. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator yang akan menduduki Jabatan Fungsional ahli madya.
    d. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pimpinan tinggi.
  7. Syarat lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina.

Keputusan PEMBEBASAN SEMENTARA terhadap jabatan fungsional Arsiparis yang dilakukan karena tidak terpenuhinya angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan satu tingkat lebih tinggi (yang dilaksanakan berdasarkan Permenpan Nomor PER/3/M.PAN/3/2009 tentang jabatan fungsional Arsiparis dan angka kreditnya), maka sejak bulan Januari Tahun 2014 sampai dengan Peraturan Menteri ini berlaku, dinyatakan TIDAK BERLAKU (Pasal 28 ayat 2 Permenpan Nomor 48 Tahun 2014).

Usia untuk pertama kali mengajukan jabatan fungsional arsiparis kategori Keterampilan dan Keahlian paling tinggi berumur 55 tahun ?.

Pemberhentian PNS yang mencapai BUP Bagi Pejabat Fungsional:
  • 58 Tahun bagi fungsional Ahli Muda dan Ahli Pertama serta pejabat fungsional terampil
  • 60 Tahun bagi PNS yang memangku jabatan Ahli Utama dan Ahli Madya

Permenpan Nomor 13 Tahun 2016 adalah tentang Perubahan atas Permenpan Nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis.

Pasal 29A pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, semua petunjuk teknis dan Peraturan pelaksana mengenai Jabatan Fungsional Arsiparis dan Angka Kreditnya dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dan belum diganti berdasarkan Peraturan Menteri ini.

Yang berubah adalah sebagai berikut:

Pasal 1 ayat 11 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Kegiatan kearsipan adalah kegiatanyang dilaksanakan dalam rangka mendukung penyelenggaraan kearsipan yang meliputi:

  • pengelolaan arsip dinamis,
  • pengelolaan arsip statis,
  • pembinaan kearsipan, dan
  • pengolahan dan
  • penyajikan arsip menjadi informasi.

Pasal 7 ayat 1 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jabatan Fungsional Arsiparis merupakan jabatan fungsional kategori:

  1. keterampilan; dan

  2. keahlian.

Pasal 7 ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jenjang Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi, yaitu:

  1. Arsiparis Terampil/jenjang pelaksana (pensiun umur 58 th);

  2. Arsiparis Mahir/jenjang Mahir (pensiun umur 58 th); dan

  3. Arsiparis Penyelia/jenjang Penyelia (pensiun umur 58 th).

Pasal 7 ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Jenjang Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi, yaitu:

  1. Arsiparis Ahli Pertama/jenjang Pertama (pensiun umur 58 th);

  2. Arsiparis Ahli Muda/jenjang Muda (pensiun umur 58 th);

  3. Arsiparis Ahli Madya/jenjang madya (pensiun umur 60 th); dan

  4. Arsiparis Ahli Utama/jenjang Utama (pensiun umur 60 th).

Pasal 17 Ayat 1 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. tersedia formasi untuk Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keterampilan;

  2. berijazah Diploma III (D.III) bidang kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina;

  3. pangkat paling rendah Pengatur, golongan ruang II/c;

  4. memiliki pengalaman di bidang kearsipan paling kurang 2 (dua) tahun;

  5. mengikuti dan lulus sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis;

  6. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan

  7. usia paling tinggi 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun.

Pasal 17 Ayat 2 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :nomor 13 tahun 2016 ttg jafung arsiparis dan angka kreditnya :

Pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Arsiparis Kategori Keahlian dapat dipertimbangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. tersedia formasi untuk Jabatan Fungsional Arsiparis Kategori Keahlian;

  2. berijazah Sarjana (S1)/Diploma IV (D.IV) bidang kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina;

  3. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;

  4. memiliki pengalaman di bidang kearsipan paling kurang 2 (dua) tahun;

  5. mengikuti dan lulus sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis;

  6. nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan

  7. usia paling tinggi 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun.

Pasal 1 ayat 11 pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

Kegiatan kearsipan adalah kegiatanyang dilaksanakan dalam rangka mendukung penyelenggaraan kearsipan yang meliputi pengelolaan arsip dinamis, pengelolaan arsip statis, pembinaan kearsipan, dan pengolahan dan penyajikan arsip menjadi informasi.

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keterampilan

Tugas Pokok Arsiparis Kategori Keterampilan dan Keahlian pada Permenpan nomor 13 tahun 2016 tentang Perubahan Permenpan nomor 48 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis :

  1. Melakukan kegiatan pengelolaan arsip dinamis,
  2. pengelolaan arsip statis,
  3. pembinaan kearsipan dan
  4. pengolahan dan penyajian arsip menjadi informasi
Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keahlian

Angka Kredit Kumulatif untuk Kenaikan Pangkat/Jabatan Arsiparis Kategori Keahlian

Angka Kredit Kumulatif adalah akumulasi nilai angka kredit minimal yang harus dicapai oleh Jabatan Fungsional Arsiparis sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat dan/atau jabatan.

Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 (Lampiran)

Lampiran Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Inpassing Arsiparis berisi tentang CONTOH BENTUK SURAT atau FORMULIR ISIAN

Lampiran Perka ANRI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Tata Cara Inpassing Arsiparis berisi tentang CONTOH BENTUK SURAT atau FORMULIR ISIAN

Bentuk Surat atau Formulir Isian untuk Pengangkatan Inpassing Arsiparis:

Contoh Bentuk Surat Kebutuhan Formasi Arsiparis di Instansi ybs

Contoh Bentuk Surat Kebutuhan Formasi Arsiparis di Instansi ybs

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Telah Melaksanakan Tugas di Bidang Kearsipan Minimal 2 (dua) Tahun

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Telah Melaksanakan Tugas di Bidang Kearsipan Minimal 2 (dua) Tahun

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Bersedia Diangkat Menjadi Arsiparis dan Tidak Rangkap Jabatan Fungsional Lainnya

Contoh Bentuk Surat Pernyataan Bersedia Diangkat Menjadi Arsiparis dan Tidak Rangkap Jabatan Fungsional Lainnya

Contoh Bentuk Surat Penilaian Portofolio dan Wawancara Calon Arsiparis

Contoh Bentuk Surat Penilaian Portofolio dan Wawancara Calon Arsiparis

Contoh Bentuk Surat Rekomendasi Kepala ANRI

Contoh Bentuk Surat Rekomendasi Kepala ANRI

Link terkait:

 

Penulis: Anita Handayani

 

 


[Diklat Fungsional Arsiparis Ahli] Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli

Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli

STTPL Diklat Fungsional Arsiparis Ahli atas nama Ir. Anita Handayani

STTPL Diklat Fungsional Arsiparis Ahli atas nama Ir. Anita Handayani

Puji Tuhan, alhamdulillah hari ini saya sudah mendapatkan STTPL Diklat Fungsinal Arsiparis Tingkat Ahli dari KTU Unit Arsip IPB, Oman Suratman, S.Ag.

STTPL ini menyatakan bahwa Ir. Anita Handayani TELAH MENGIKUTI Diklat Pengangkatan Arsiparis Tingkat Ahli dengan bobot 640 jam yang diselenggarakan oleh IPB pada tanggal 11 April 2016 sampai dengan 10 Juni 2016 bertempat di Kampus IPB Darmaga Bogor.

Continue reading


Buku Inventaris Arsip SK dan Peraturan Rektor IPB

Buku Inventaris Arsip SK dan Peraturan Rektor IPB

Buku Inventaris Arsip Statis oleh Anita Handayani

Buku Inventaris Arsip Statis oleh Anita Handayani

Daftar Isi Buku Inventaris Arsip Kantor Hukum, Promosi dan Humas IPB (Seri Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008 – 2014).

DAFTAR ISI

Bab II A. Daftar Arsip SK Rektor Tahun 2011

BAB II A. DAFTAR ARSIP SK REKTOR IPB TAHUN 2011

Bab II B. Daftar Arsip Peraturan Rektor IPB Tahun 2008 - 2014

BAB II B. DAFTAR ARSIP PERATURAN REKTOR IPB TAHUN 2008-2014.

Daftar Index pada Buku Inventaris Arsip KHO Seri SK Rektorr IPB Tahun 2011 dan Peraturan Rektor IPB Tahun 2008-2014.

BAB III. DAFTAR INDEX

Daftar Singkatan pada Buku Inventaris Arsip

BAB IV. DAFTAR SINGKATAN

BAB V. STRUKTUR ORGANISASI IPB di dalam buku Inventaris arsip

BAB V. STRUKTUR ORGANISASI IPB

Ini adalah buku tentang Inventaris Arsip Statis Kantor Hukum, Promosi dan Humas IPB (Seri Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008 – 2014).

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia kepada kami sehingga dapat menyelesaikan penyusunan Inventaris Arsip Kantor Hukum, Promosi dan Humas IPB (Seri Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008 – 2014). Penyusunan inventaris arsip ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan bahwa Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi, dalam hal ini disebut Unit Arsip IPB, wajib melaksanakan pengolahan arsip statis IPB.

Dalam rangka menjalankan kegiatan tersebut maka khazanah arsip statis yang ada di IPB perlu diolah untuk dibuatkan daftar arsip, inventaris, dan guide arsip sebagai finding aids yang digunakan oleh pengguna sebagai sarana penemuan kembali arsip yang dibutuhkan. Inventaris Arsip Kantor Hukum, Promosi dan Humas IPB (Seri Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008 – 2014) ini memuat arsip internal Kantor Hukum, Promosi dan Humas IPB yaitu Seri Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008 – 2014.

Inventaris Arsip Kantor Hukum, Promosi dan Humas IPB (Seri Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008 – 2014) Penulis susun berdasarkan kaidah-kaidah kearsipan. Kami menyadari bahwa inventaris arsip ini masih terdapat kekurangan. Namun demikian, saran dan kritik positif kami harapkakan untuk perbaikan mutu inventaris arsip ini dikemudian hari.

Semoga Inventaris Arsip Kantor Hukum, Promosi dan Humas IPB (Seri Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008 – 2014) ini dapat digunakan sebagai sarana bantu penemuan kembali arsip Kantor Hukum, Promosi Dan Humas IPB khususnya tentang Keputusan Rektor Tahun 2011 dan Peraturan Rektor Tahun 2008-2014 yang efektif bagi pengguna arsip statis IPB.

Bogor, 15 September 2016
Penulis,

Ir. Anita Handayani
NIP 196009281994032001

Laporan Inventaris Arsip SK dan Peraturan Rektor IPB ini dalam bentuk file pdf bisa di download disini:

laporan_INVENTARIS_ARSIP_STATIS_oleh_Anita_Handayani.pdf

Copyright © Anita Handayani


Laporan Magang Fungsional Arsiparis Ahli

Laporan Magang Fungsional Arsiparis Ahli

Laporan PKL (Magang) Fungsional Arsiparis Ahli "SISTEM OTOMASI ARSIP STATIS DI UNIT ARSIP IPB" oleh Anita Handayani

Laporan PKL (Magang) Fungsional Arsiparis Ahli “SISTEM OTOMASI ARSIP STATIS DI UNIT ARSIP IPB” oleh Anita HandayaniDaftar Isi Laporan PKL (Magang) Fungsional Arsiparis Ahli "SISTEM OTOMASI ARSIP STATIS DI UNIT ARSIP IPB" oleh Anita Handayani

Daftar Tabel dan Grafik Laporan PKL (Magang) Fungsional Arsiparis Ahli "SISTEM OTOMASI ARSIP STATIS DI UNIT ARSIP IPB" oleh Anita HandayaniDaftar Foto Laporan PKL (Magang) Fungsional Arsiparis Ahli "SISTEM OTOMASI ARSIP STATIS DI UNIT ARSIP IPB" oleh Anita Handayani

Didalam buku laporan ini dibahas secara lengkap proses peralihan sehingga tercipta program SLiMS 3.15 Matoa untuk Arsip, Cara menyimpan arsip di portal JIKN, Contoh Daftar Arsip Statis, Contoh Buku Inventaris Arsip Statis lengkap dengan Daftar Index nya.

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur dipanjatkan kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang  maka berkat rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Lapangan (Magang) Sistem Otomasi Arsip Statis, dalam rangka Pendidikan dan Pelatihan Pengangkatan Jabatan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli.

Laporan Praktek Kerja Lapangan (Magang) ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan Pengangkatan Jabatan Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor bekerjasama dengan Pusdiklat ANRI tanggal 11 April – 10 Juni 2016, yang dilanjutkan dengan Praktek Kerja Lapangan (Magang) di instansi masing-masing pada tanggal 11 Juli – 9 September 2016.

Laporan Praktek Kerja Lapangan (Magang) ini dapat dijadikan sebagai salah satu alat penilaian individual terhadap seluruh peserta dalam lingkup kemampuan penuangan hasil diklat menjadi bentuk tulisan. Dalam lingkup internal Pusdiklat ANRI, Laporan Praktek Kerja Lapangan (Magang) ini juga dapat menambah khasanah koleksi Perpustakaan Pusdiklat ANRI.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam Laporan Praktek Kerja Lapangan (Magang) mengingat keterbatasan waktu dan tenaga serta ilmu penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun selalu penulis harapkan untuk lebih menyempurnakan pada penulisan berikutnya.

Semoga Laporan Praktek Kerja Lapangan (Magang) ini bermanfaat dan memberikan kontribusi positip bagi pengembangan pengelolaan kearsipan baik secara umum maupun untuk pribadi penulis sendiri.

Bogor, 15 September 2016
Peserta Diklat Arsiparis Tingkat Ahli
Penulis,

Ir. Anita Handayani
NIP 196009281994032001

Buku Inventaris Arsip Statis oleh Anita Handayani

Contoh Buku Inventaris Arsip Statis

Total jumlah halamannya ada 255 halaman.  Cukup tebal :)

Laporan Magang Fungsional Arsiparis Ahli ini dalam bentuk file pdf bisa di download disini:
laporan_pkl_magang_sistem_otomasi_arsip_statis_oleh_anita_handayani.compressed.pdf

 

Copyright © Anita Handayani


Laporan Magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli

Saya sedang mengerjakan laporan magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli nih..

Ini foto saya sedang mengerjakan laporan magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli nih..

Teman2, do’akan saya bisa sukses menyelesaikan tulisan tentang laporan magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli ya…. Judul laporan magang saya adalah Otomasi Pengelolaan  Arsip Statis yang harus selesai akhir bulan September ini.

Karenanya, buat teman2 yang sudah mengisi kotak comment, mohon ma’af kalau saya agak lambat menjawabnya.

Salam,
Anita Handayani

 


[Diklat Fungsional Arsiparis Ahli] Soal Jawab Menghitung AK Arsiparis

Soal Jawab Menghitung AK Arsiparis

Cara Menghitung Angka Kredit Arsiparis Tingkat Ahli
(Jabatan Fungsional Keahlian)

Contoh Soal:

LATIHAN ARSIPARIS TINGKAT AHLI

Arie Suhendar, seorang Arsiparis Pertama, golongan III/a
Melaksanakan kegiatan di bidang kearsipan sebagai berikut:

  1. Mengikuti Diklat Pengangkatan Arsiparis Ahli (640 jam)
  2. Mengikuti Diklat Manajemen Arsip Dinamis (230 jam)
  3. Mengikuti Kursus Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (32 jam)
  4. Membuat daftar arsip yang disusutkan (250 nomor)
  5. Menilai arsip yang akan disusutkan (300 nomor)
  6. Menilai senarai/Daftar arsip (2 laporan)
  7. Menyusun rencana penyimpanan arsip dinamis (2 proposal)
  8. Monitoring dan Evaluasi terhadap fisik arsip inaktif (550 nomor)
  9. Melakukan penilaian arsp yang akan dialihkanformat/alih media (225 nomor)
  10. Melakukan layanan konsultasi aplikasi sistem kearsipan (6 kali)
  11. Merancang penyelenggaraan pameran kearsipan (2 kali)
  12. Menyusun display pameran (3 rancangan)
  13. Membimbing dan melakukan konsultasi kearsipan dinamis (21 jam)
  14. Melaksanakan supervisi kearsipan dinamis (2 kali)
  15. Menyusun buku yang tidak dipublikasikan sebagai anggota (2 orang)
  16. Membuat artikel kearsipan dan dimuat di surat kabar nasional (1 artikel)
  17. Mengikuti sertifikasi dan mendapatkan sertifikat (1 sertifikat)
  18. Mengikuti seminar kearsipan (1 kali)
  19. Menjadi anggota organisasi profesi Arsiparis
  20. Mendapatkan Satya Lencana Karya Satya (10 tahun)

Pertanyaannya:

Cobalah untuk menghitung angka kredit tersebut, berapa jumlah angka kredit dari Unsur Utama dan Unsur Penunjang, kemudian buat Surat Pernyataan telah melakukan kegiatan yang diperlukan, serta tuangkan dalam Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK)

Jawab:

Continue reading


[Diklat Fungsional Arsiparis Ahli] Tahapan Akuisisi Arsip Statis

Tahapan Akuisisi Arsip Statis

Arsip yang diserahkan oleh pimpinan Bawaslu kepada kepala ANRI dalam bentuk sudah tersusun rapi dalam box arsip.

Perhatikan foto ini ni adalah salah satu contoh foto seremonial penyerahan  Arsip statis (yang dilakukan oleh pimpinan Bawaslu kepada kepala ANRI) dalam bentuk sudah tersusun rapi dalam box arsip.

Akuisisi arsip statis dilakukan dengan cara penarikan arsip statis oleh Lembaga Kearsipan (dalam hal ini lembaga kearsipan maksudnya adalah Unit Arsip IPB) dari Pencipta Arsip (dalam hal ini pencipta arsip maksudnya adalah Unit Kearsipan yang mengelola arsip inaktif yang berkedudukan di Record Center Fakultas) , maupun serah terima arsip statis dari Pencipta Arsip (dalam hal ini pencipta arsip maksudnya adalah Unit Kearsipan yang mengelola arsip inaktif yang berkedudukan di Record Center Fakultas) kepada Lembaga Kearsipan (dalam hal ini lembaga kearsipan maksudnya adalah Unit Arsip IPB). Continue reading


[Diklat Fungsional Arsiparis Ahli] Pengelolaan Arsip Statis

Cara Pengelolaan Arsip Statis

Dalam pasal 59 Ayat 2 PP Nomor 43 Tahun 2009 dijelaskan bahwa Pengelolaan arsip statis meliputi: a. akuisisi arsip statis; b. pengolahan arsip statis; c. preservasi arsip statis; dan d. akses arsip statis.

Dalam pasal 59 Ayat 2 PP Nomor 43 Tahun 2009 dijelaskan bahwa
Pengelolaan arsip statis meliputi:
a. akuisisi arsip statis;
b. pengolahan arsip statis;
c. preservasi arsip statis; dan
d. akses arsip statis.

Continue reading


Foto Kunjungan Peserta Diklat IPB ke ANRI Jakarta

Foto Kunjungan Peserta Diklat IPB ke ANRI Jakarta

Jum’at, 3 Juni 2016

Pada hari Jum’at tanggal 3 Juni 2015 kemarin, 3 (tiga) katagori Diklat yang diadakan ke di IPB berkunjung ke ANRI Jakarta yang dipimpin oleh Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib (Kepala Unit Arsip IPB) diterima Ibu Dra. Sulistyowati, MM (Kepala Subdirektorat Pusat III ANRI).

Adapun pesertanya berasal dari:

  1. Diklat Fungsional Arsiparis Ahli IPB (18 orang)
  2. Diklat Tematik Arsip Dasar IPB (14 orang)
  3. Diklat Kepegawaian IPB

Total seluruh pesertanya berjumlah 82 orang termasuk 4 orang pimpinan dan 2 orang petugas cleaning service .

Dra. Sulistyowati, MM (Kepala Subdirektorat Pusat III ANRI) memberi kenang-kenangan Khasanah Arsip Kemaritiman dan Diorama History The Nation kepada Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib (Kepala Unit Arsip IPB).

Dra. Sulistyowati, MM (Kepala Subdirektorat Pusat III ANRI) memberi kenang-kenangan
Khasanah Arsip Kemaritiman dan Diorama History The Nation kepada
Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib (Kepala Unit Arsip IPB).

Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib (Kepala Unit Arsip IPB) memberi kenang-kenangan kepada Dra. Sulistyowati, MM (Kepala Subdirektorat Pusat III ANRI)t III ANRI)Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib (Kepala Unit Arsip IPB) memberi kenang-kenangan kepada Dra. Sulistyowati, MM (Kepala Subdirektorat Pusat III ANRI).

Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib (Kepala Unit Arsip IPB) memberi kenang-kenangan kepada
Dra. Sulistyowati, MM (Kepala Subdirektorat Pusat III ANRI)t III ANRI)Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib (Kepala Unit Arsip IPB) memberi kenang-kenangan kepada Dra. Sulistyowati, MM (Kepala Subdirektorat Pusat III ANRI).

Ucapan Selamat Datang dari ANRI kepada Peserta Diklat Kearsipan di Lingkungan IPB, pada hari Jum'at 3 Juni 2015 jam 10.50 pagi.

Ucapan Selamat Datang dari ANRI kepada Peserta Diklat Kearsipan di Lingkungan IPB, pada hari Jum’at 3 Juni 2015 jam 10.50 pagi.

Foto Peserta Diklat Fungsional Asiparis Tingkat Ahli IPB di depan Kantor ANRI Jakarta, Jum'at 16 Juni 2014 Jam 14.00. Barisan Belakang: M. Zaenal, Fikri, Suhamba, Maulana, Gunawan, Dadang, Haeranto Haerul, Waluyo, Hudri. Barisan depan: Anita Handayani, Yuni Puspita Sari, Vera Nora Indra Astuti,Adelyna, Badollahi Mustafa, Endang Setiawati, Kusnani Sita Handayu, Olyvia Cayanda, Martianah.

Foto Peserta Diklat Fungsional Asiparis Tingkat Ahli IPB di depan Kantor ANRI Jakarta, Jum’at 16 Juni 2014 Jam 14.00.
Barisan Belakang: M. Zaenal, Fikri, Suhamba, Maulana, Gunawan, Dadang, Haeranto Haerul, Waluyo, Hudri.
Barisan depan: Anita Handayani, Yuni Puspita Sari, Vera Nora Indra Astuti,Adelyna, Badollahi Mustafa, Endang Setiawati, Kusnani Sita Handayu, Olyvia Cayanda, Martianah. (Siti Akmalia tidak ada di foto tersebut).

Nama2 Peserta Diklat Fungsional Arsiparis Tingkat Ahli IPB:
  1. Abdullah Hudri
  2. Gunawan
  3. R. Muh. Maulana
  4. Siti Akmalia
  5. Olyvia Cayanda
  6. Suhamba
  7. Yuni Puspita Sari
  8. Martianah
  9. Haeranto Haerul K.
  10. Endang Setiawati
  11. Vera Nora Indra Astuti
  12. Kusnani Sita Handayu
  13. “Anita Handayani”
  14. M. Zaenal Mutaqin
  15. Waluyo
  16. “Fikri (Primus Sanbein)”
  17. “Dadang”
  18. “Adelyna”
Foto Peserta Diklat Pengelola Arsip Tematik Dasar IPB di depan Kantor ANRI Jakarta, Jum’at 16 Juni 2014 Jam 14.00.

Foto Peserta Diklat Pengelola Arsip Tematik Dasar IPB di depan Kantor ANRI Jakarta, Jum’at 16 Juni 2014 Jam 14.00.

Nama Peserta Diklat Tematik Dasar IPB:
  1. – Heriawan
  2. – Noviandini
  3. – Nurhasanah
  4. – Awal
  5. – Widaryanti
  6. – Estu
  7. – Suhendar
  8. – Yassih
  9. – Perry
  10. – Lidia
  11. – Maulana
  12. – Nur Sulianti
  13. – Tita Ratnasari
  14. – Didin
  15. – Andri

Copyright © Anita Handayani
Sumber Foto: Anita Handayani


Format Buku Agenda Surat Keluar

Format Buku Agenda Surat Keluar

contoh_buku_agenda_surat_keluar

Contoh Format Buku Agenda Surat Keluar ini bisa di download dalam bentuk file DOC disini: cara_penulisan__buku_agenda_surat_keluar.doc

Penulis: Anita Handayani


Older posts