Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Category: Winisis (=CDS/ISIS)

Wininisis adalah software tepat guna untuk pengelolaan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi, serta Pengarsipan Surat Masuk dan Surat Keluar.

Setting Default Open Database


CARA SETTING DEFAULT OPEN DATABASE

PADA PROGRAM WINISIS

Cara Setting Default Open Database, misalnya kita ingin selalu open database ATURAN.MST disetiap kita buka program Winisis. Program Winisis biasa digunakan buat membuat database arsip, baik arsip aktif maupun arsip pasif.

Caranya:

  1. Jalankan program WINISIS lalu cari folder ATURAN, lalu buka file aturan.mst (lihat tulisan yang dilingkari).
    File ini ada di folder C, tepatnya di C:\WINISIS\DATA\ARSIP\ATURAN\aturan.mst


     

  2. Maka akan terbuka window seperti dibawah ini

     

  3. Pilih menu Configure/System Settings (seperti gambar dibawah ini)

     

  4. Maka akan terbuka window CDS/ISIS Settings

    Lihat tulisan yang dilingkari, kita ubah address dalam kolom database saja menjadi C:\WINISIS\DATA\arsip\ATURAN\

    Dan kolom Default Database isi dengan nama mst nya saja, dalam hal ini yang kita buat namanya aturan

    Kebetulan saja nama databases dan default database nya sama, bisa saja kita buat berbeda tergantung kita ingin membuatnya.

  5. Sekarang close program winisis kita

     

  6. Lalu Buka kembali program winisis kita, maka akan langsung terbuka database aturan.mst

     

  7. Selesai, selamat mencoba !

     

 


Membuat Rata Kiri di tampilan pada Program Winisis

Memperbaiki Tampilan di Winisis agar Rata Kiri
(setelah melakukan IMPORT DATA).

[Biasanya setelah melakukan Import data dari program Excell ke Winisis maka tampilan di Winisis yang baru akan sedikit mengganggu, antara lain tampilan tanggal (date) tidak sesuai seperti apa yang kita inginkan (tidak rata kiri). Maka bersama ini saya tampilkan tip’s cara memperbaikinya. Semoga bermanfaat…]

Langkah-langkahnya:

  1. Berikut adalah contoh tampilan di winisis yang tidak rata kiri

     

  2. Sebelumnya tentukan dulu nomor TAG, caranya:

    Coba lihat gambar diatas,  “Tanggal Surat” ada di V3 artinya berada di Tag nomor 3

    Atau bisa juga dengan cara berikut mengetahui Nomor Tag

    Buka menu EDIT/DATA ENTRY WORKSHEETS/maka akan terbuka window baru seperti gambar dibawah ini, kelihatan bahwa “Tanggal Surat” ada di urutan Tag nomor 3, artinya “Tanggal Surat ada di Tag nomor 3

    Sekarang baru kita memperbaiki tampilan tanggal agar menjadi rata kiri, caranya:

    1. Pilih menu UTILS/GLOBAL REPLACE/MFN: 1-874/Text to Find: enter sekali/Tags: 3/Subfields: ^a/OK/Yes/Tunggu proses replace/Completed —–> untuk membuat rata kiri data tanggal “Tanggal Surat”
    2. Pilih menu UTILS/GLOBAL REPLACE/MFN: 1-874/Text to Find: enter sekali/Tags: 4/Subfields: ^a/OK/Yes/Tunggu proses replace/Completed —–> untuk membuat rata kiri data tanggal “Tanggal Terima”  
    3. Pilih menu UTILS/GLOBAL REPLACE/MFN: 1-874/Text to Find: enter sekali/Tags: 3/Subfields: ^c/OK/Yes/Tunggu proses replace/Completed —-> untuk membuat rata kiri data tahun “Tanggal Surat”  
    4. Pilih menu UTILS/GLOBAL REPLACE/MFN: 1-874/Text to Find: enter sekali/Tags: 4/Subfields: ^c/OK/Yes/Tunggu proses replace/Completed —-> untuk membuat rata kiri data tahun “Tanggal Terima”

     

  3. Selesai. Selamat Mencoba !


Cara Mencari Data Entry-an yang Double

Cara Mencari Data yang Double dengan menggunakan Pivot Table nya Excel 2007:

  1. Buka program Excel 2007

  2. Sorot data yang mau dieksekusi, disini kita ingin mengetahui apakah data “Nomor Surat” yang di entry ada yang double atau tidak, jika ada maka data yang double harus di delete.


     

  3. Klik menu Insert/Pivot Table


     

  4. Akan muncul windows seperti dibawah ini, lalu klik OK

  5. Maka akan muncul windows seperti dibawah ini:


     

  6. Lalu klik (beri tanda centrang) di kolom Nomor Surat, sehingga muncul data yang mau di eksekusi dengan pivot.  Lihat di kolom Row Labels sekarang ada tulisan “Nomor Surat”


     

  7. Sekarang kita akan menghitung/mencari data yang double, caranya  drug tulisan Nomor Surat ke kolom Value, maka akan muncul tampilan seperti berikut:


     

  8. Ada data dengan Nomor Surat: 063/I3.30/HM/2011, yang double


     

  9. Klik menu Data/Sort, untuk melihat berapa banyak data “Nomor Surat” yang di double entry

    Ternyata ada 14 data Nomor surat yang sama di entry  

  10. Selesai !