Bahaya Perokok

Banyak orang tahu bahaya merokok, tapi tidak banyak yang peduli.

 

Kebanyakan perokok berfikir bahwa rokok membantunya rileks, menemani hari-hari kerja yang berat, atau melupakan hal-hal yang tidak disukai.

Namun pernahkah para perokok berfikir mengenai zat-zat yang terkandung dalam rokok?

Saat rokok dihisap, maka bahan-bahan beracun dan karsinogen akan mengalir masuk ke dalam tubuh dan mempengaruhi tekanan darah, detak jantung. Mempengaruhi kesehatan organ dan sistem imun.

Asap rokok berbahaya bagi siapapun, baik bagi si perokok maupun orang yang berada disekelilingnya!

Asap rokok, baik yang dihirup perokok maupun asap dari hasil pembakaran rokoko mengandung 250 zat kimia berbahaya, termasuk diantaranya 50 zat penyebab kanker. Hal ini juga berlaku bagi Peropok Pasif. Artinya jika Anda menghirup asap rokok maka semua zat berbahaya itu juga ikut masuk ke tubuh Anda.

Oleh sebab itu, mari kita dukung orang-orang terdekat untu berhenti merokok. Saat berhenti merokok maka saat itu pula tubuh akan semakin sehat secara mental dan fisik.


BAHAYA MEROKOK

Anda yang tidak merokok lalu menghisap asap rokok orang lain yang sedang merokok lebih berbahaya bagi Anda daripada bagi si perokok sendiri.

Asap Utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-paru perokok lalu dihembuskan kembali.

Asap Sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar.

Masalahnya adalah udara yang mengandung asap rokok dan kita yang tidak merokok mengsisapnya maka akan mengganggu
kesehatan kita karena asap rokok mengandung zat-zat berbahaya.

Zat-zat berbahaya yang terdapat dalam rokok dan asap rokok:

  1. Tar. Mengandung bahan kimia yang beracun, dapat merusak paru-paru dan menyebabkan kanker. Tar ada dalam asap rokok. Tar melapisi dinding sistem respirasi secara keseluruhan, mempersempit tabung transportasi udara dan mengurangi elastisitas paru-paru. Yang pada akhirnya menyebabkan penyakit pernafasan kronis dan penyakit kanker paru-paru.
  2. Karbon Monoksida (CO). Gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen. CO adalah bahan kimia beracun ditemukan dalam asap buangan mobil. Hal inilah yang kemudian bisa menurunkan jumlah oksigen dalam darah dan menghalangi semua kinerja organ pensuply oksigen di dalam tubuh. Karena tubuh kurang oksigen membuat jantung mengalami penebalan dan bekerja lebih keras memompa darah. Inilah
    penyebab utama seorang perokok bisa mengalami serangan jantung secara mendadak.
  3. Nikotin. Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah. Nikotin inilah yang membuat penghisap rokok kecanduan. Nikotin adalah komponen adiktif tembakau. Hal ini diserap ke dalam darah dan mempengaruhi otak dalam 10 detik. Hal ini yang menyebabkan perokok merasa relax karena neurotrnamitter. Ini juga yang menyebabkan gelombang denyut jantung, tekanan darah, dan adrenalin (yang juga merasa baik). Prokok merasa lebih buruk jika mereka tidak merokok. Ini yang memperkuat keinginan merokok lagi.
  4. Karsinogen. Zat penyebab kanker mulut rahim
  5. Senyawa logam beracun yaitu Arsenik dam Cadmium. Dalam jumlah besar sangat beracun bagi tubuh.
  6. Zat Radioaktif Pb-210 (plumbum) dan Po-210 (polonium). Zat radioaktif ini terdapat dalam asap rokok, berbahaya bagi siapa saja yang menghirupnya.
  7. Racun. Racun adalah zat yang dapat mengakibatkan sakit atau kematian pada makhluk hidup. Rokok mengandung 200 gas beracun diantaranya Amonia, Karbon monoksida, Hidrogen Sianida, serta Nikotin.
  8. Metanol (alkohol kayu) adalah alkohol paling sederhana yang dikenal sebagai metil alkohol.
  9. Asetilena adalah bahan bakar yang digunakan dalam obor las, merupakan senyawa kimia tak jenuh.
  10. Amonia ditemukan dimana-mana di lingkungan tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
  11. Formaldehida cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
  12. Hidrogen sianida adalah racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membuat semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.

Sekitar 60 zat kimia dalam rokok menyebabkan kanker, empat diantaranya adalah:

  1. TSNAs (Tobacco Spesific N-nitrosamines). Merupakan karsinogen utama dalam rokok dan asap rokok
  2. Benzene terkandung dalam pestisida dan bensin. Asap roko mengandung benzene kadar tinggi.
  3. Pestisida yang biasa digunakan untuk membunuh hama terhirup ke dalam paru-paru melalui asap rokok.
  4. Formaldehid adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengawetkan mayat. Formaldehid merupakan penyebab iritasi hidung, tenggorokan dan mata. Formaldehid ini terdapat pada asap rokok.

Senyawa Logam Beracun

  1. Arsenik. Arsenik adalah bahan yang terdapat dalam racun tikus. Arsenik ini terkandung dalam asap rokok, masuk
    melalui pestisida yang digunakan dalam perkebunan tembakau
  2. Cadmium. Cadmium terdapat pada baterai. Dalam tubuh perokok terdapat cadmium 2 x lipat dibanding bukan perokok. Cadmium sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif yang ditemukan dalam baterai.

Racun

  1. Amonia. Amonia biasa digunakan dalam produk pembersih dan pupuk. Amonia ini digunakan dalam rokok untuk meningkatkan efek nikotin dalam rokok.
  2. Karbon monoksida (CO). Karbon monoksida terdapat pada asap kendaraan dan menyebabkan kematian dalam dosis tinggi. Asap rokok mengandung karbon monoksida konsentrasi tinggi.
  3. Hidrogen Sianida. Dulu orang Nazi menggunakan hidrogen sianida untuk membunuh orang dalam ruang gas pada PD II. Kini, hidrogen sianida dapat ditemukan dalam asap rokok.
  4. Nikotin. Nikotin digunakan dalam pestisida. Zat inilah yang menyebabkan kecanduan rokok.

Perokok pasif dapat meningkatkan penyakit kanker paru-paru dan jantung kororner

Lebih dari itu menghisap asap rokok orang lain, dapat memperburuk kondisis pengidap penyakit:

  1. Angina. Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung
  2. Asma. Mengalami kesulitan bernafas
  3. Alergi. Iritasi akibat asap rokok

Gejala-gejala gangguan kesehatan:

  1. Iritasi mata
  2. Sakit kepala, pusing
  3. Sakit tenggorokan
  4. Batuk
  5. Sesak nafas

Wanita hamil yang merokok atau menjadi perokok pasif, meyalurkan zat-zat beracun dari asap rokok kepada janin yang dikandungnya melalui peredaran darah. Nikotin rokok menyebabkan denyut jantung janin bertambah cepat, karbon monoksida menyebabkan berkurangya oksigen yang diterima janin.

Anak-anak yang orangtuanya merokok menghadapi kemungkinan lebih besar untuk menderita sakit dada, infeksi telinga, hidung dan tenggorokan. Dan mereka punya kemungkinan dua kali lipat untuk dirawat di rumah sakit pada tahun pertama kehidupan mereka.

Banyak orang tahu bahaya merokok, tapi tidak banyak yang peduli.

TUBUH SEORANG PEROKOK

Merokok menyebabkan kerusakan dan penyakit pada semua bagian tubuh

Beberapa penyakit akibat merokok (menurut Badan POM RI):

  1. Rambut Rontok. Merokok menurunkan sistem kekebalantubuh sehingga lebih mudah terserang penyakit seperti Lupus Erimatosus yang menyebabkan kerontoka rambut, ulserasi pada mulut, kemerahan pada wajah, kulit kepala dan tangan.
  2. Katarak. Merokok dapat menyebabkan gangguan pada mata. Perokok mempunyai resiko 5)% lebih tinggi terkena katarak, bahkan bisa mnyebabkan kebutaan.
  3. Karies. Gigi berlubang. Gigi menjadi berwarna kuning, dialami oleh hampir semua perokok. Jika seorang perokok menggunakan rokok konvensional selama bertahun-tahun, giginya akan cenderung menguning. Hal ini dikarenakan zat-zat yang terkandung di dalam rokok menempel di gigi dan sulit untuk dibersihkan meskipun Anda rajin menyikat gigi. Tentunya akan sangat menggangu penampilan
  4. Kanker lidah, kanker mulut, kanker kelenjar ludah, kanker tenggorokan, kanker kerongkongan
  5. Kanker payudara. Banyak di derita oleh wanita yang suaminya adalah perokok
  6. Jari-jari pucat
  7. Kanker rahim
  8. Kerusakan sperma. Mutu dan jumlah sperma akan berkurang jika Anda terus merokok. Impotensi. Merokok dapat menyebabkan penurunan seksual karena aliran darah ke penis berkurang sehingga tidak terjadi ereksi.
  9. Amputasi kaki. Karena penyumbatan pembuluh darah pada kaki
  10. Penyakit pembuluh darah dan pembusukan jari-jari kaki
  11. Kulit keriput
  12. Hilangnya pendengaran
  13. Kanker kulit
  14. Osteoporosis. Pengeroposan tulang. Karbonmonoksida dalam asap rokok dapat mengurangi daya angkut oksigen darah perokok sebesar 15%, mengakibatkan kerapuhan tulang sehingga lebih mudah patah dan membutuhkan waktu 80% lebih lama untuk penyembuhan. Perokok juga lebih mudah menderita sakit tulang belakang.
  15. Penyakit jantung dan stroke. Perokok beresiko mengalami mati mendadak (sudden death) 4 kali lipat dibandingkan bukan perokok
  16. Kanker paru. 90% pasien kanker paru adalah perokok. 1 dari 10 perokok berat menderita penyakit kanker paru. Pada beberapa kasus dapat berakibat fatal dan menyebabkan kematian, karena sulit dideteksi secara dini. Penyebaran dapat terjadi dengan cepat ke hepar dan otak.
  17. Emphysema (sesak nafas). Pelebaran dan rusaknya kantong udara pada paru-paru
  18. Tukak lambung (Maag) dan kanker lambung
  19. Kanker usus besar dan kanker anus
  20. Kanker ginjal, kanker kandungan kemih, kanker penis, kanker pankreas
  21. Psoriaris. Menyebabkan bercak-becak merah berair dan gatal. Peradangan pada kulit yang sangat gatal. Perokok 2-3 kali lebih sering terkena psoriaris yaitu inflamasi kulit tidak menular yang terasa gatal dan meninggalkan guratan merah pada seluruh tubuh.
  22. Dampak merokok pada kehamilan. Merokok selama kehamilan menyebabkan pertumbuhan janin lambat dan dapat meningkatkan resiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Resiko keguguran pada wanita perokok 203 kali lebih sering karena Karbon Monoksida dalam rokok dapat menurunkan kadar oksigen.
  23. Penyakit Buerger. Mengakibatkan terhambatnya aliran darah
  24. Ada bau khas rokok yang biasa tercium dalam ruangan setelah merokok.


Secara keseluruhan rokok adalah campuran senyawa kompleks yang dihasilkan oleh pembakaran tembakau dan adiktif. Terlepas dari stimulan nikotin biasa, asap rokok juga mengandung tar yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia termasuk sekitar 60 bahan kimia karsinogenik yang berbahaya. Hampir semua jenis zat tersebut mematikan. Zat-zat inilah yang menyebabkan penyakit paru-paru, jantung, emphysema dan penyakit berbahaya lainnya.

Beberapa zat kandungan rokok lainnya dikenal mempunyai efek yang merugikan tulang dan kulit. Anda mungkin terkejut untuk menemukan nama beberapa bahan kimia dalam asap rokok. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
  2. Benzene juga dikenal sebagai bensol merupakan senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan cairan tidak
    berwarna.
  3. Cadmium sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif yang ditemukan baterai.
  4. Metanol (alkohol kayu) adalah alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
  5. Asetilena (bahan bakar yang digunakan dalam obor las) merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
  6. Amonia ditemukan di mana-mana di lingkungan tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
  7. Formaldehida cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
  8. Hidrogen sianida adalah racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
  9. Arsenik adalah bahan yang terdapat dalam racun tikus.