Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Kanker Nasofaring (Nasopharyx)

Kanker Nasofaring (Nasopharyx)

Kanker Nasofaring adalah adalah tumor ganas di antara hidung dan tenggorok (atau dibelakang hidung), dimana lokasinya juga disebutkan sebagai nasofaring (nasopharyx). Kanker Nasofaring adalah kanker yang berasal dari sel epitel neofaring berada di rongga belakang hidung dan di belakang langit-langit rongga mulut. Letaknya yang berdekatan, membuat penyebarannya menjadi mudah terjadi pada bagian mata, telinga, kelenjar leher dan otak. Akibat letaknya yang secara anatomis sulit, membuat penyakit kanker nasofaring ini sulit terdeksi secara dini.

Tumor adalah istilah umum untuk pembengkakan yang tidak normal. Pembengkakan yang terjadi bisa karena peradangan akibat infeksi mikroorganisme (virus, jamur, parasit dsb). Pembengkakan bisa juga karena berkelompoknya sel-sel yang membentuk jaringan yang tidak normal. Sel-sel yang berkelompok dan membentuk jaringan yang tidak normal bisa bersifat jinak atau ganas. Kepastian jinak atau ganas ditentukan oleh pemeriksaan histopatologi dibawah mikroskop. Prosedur mengambil contoh jaringan untuk diperiksa dibawah mikroskop disebut biopsi. Bila dibawah mikroskop ditemukan sel atau kelompok sel ganas maka hasil biopsi menunjukkan adanya tumor ganas (kanker). Kelompok sel ganas disebut kanker. Pertumbuhan sel ganas biasanya cepat dan tidak terkendali, mengakibatkan penyebaran sel tumor ganas atau anak sebar (metastasis).

Penyakit ini tidak mempunyai gejala yang spesifik, sehingga banyak pasien yang didiagnosa sudah dalam tahap lanjut.

Biasanya pasien datang berobat dalam stadium yang sudah lanjut, yaitu stadium 3 dan 4, karena kalau kanker ini baru tumbuh di daerah Nasofaring biasanya belum menimbulkan gejala-gejala yang khas.

Apabila sudah ada kelainan syaraf, seperti mata juling dan pembesaran kelenjar leher maka diagnosis menjadi mudah an sederhana.

Untuk pasien kanker Nasofaring stadium dini biasanya akan dilakukan kemoterapi.

Untuk pasien kanker Nasofaring stadium lanjut, kemoterapi saja tidak cukup tapi harus dikombinasikan dengan terapi target.

Sebagai pencegahan, sebaiknya meningkatkan kewaspadaan teritama bila sudah mengalami gejala seperti mimisan dan pilek2. Jika gejala ini ditemukan segeralah periksa ke THT dengan cara Endoskopi yaitu diteropong ke dalam hidungnya untuk masuk ke Nasofaring dan kalau ada baru di MRI.

mimisan

Hampir semua orang pernah mimisan. Namun darah yang keluar cukup banyak dan terlalu sering terjadi, sebaiknya diperiksakan, khawatir itu adalah gejala kanker Nasofaring.

Beberapa penyakit serius seperti tekanan darah tinggi, penggumpalan darah, stroke dan kanker sering ditandai dengan gejala mimisan (= perdarahan pada hidung).

Mimisan atau Epistaksis adalah keluarnya darah dari hidung; merupakan suatu tanda atau keluhan bukan penyakit. Mimisan sangat menakutkan orang tua, meskipun kadang bukan disebabkan hal yang berbahaya. Pasalnya pembuluh darah hidung anak usia ini masih tipis dan peka. Oleh karena itu kita sebagai orangtua tidak perlu panik menghadapinya. Namun jangan salah, mimisan yang terjadi pada bayi (sampai berusia 2 tahun) perlu lebih diwaspadai karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang lebih serius. Mimisan bisa merupakan pertanda adanya penyakit berat. Hampir 90% mimisan dapat berhenti dengan sendirinya (spontan) atau dengan tindakan sederhana yang dilakukan oleh pasien sendiri dengan jalan menekan hidungnya. Jenis kanker yang bisa memicu mimisan parah adalah kanker Nasopharynx Carcinoma (NPC).

Pada stadium lanjut, kanker ini tidak hanya menyebabkan mimisan tapi juga menyebabkan ingus yang keluar selalu mengandung bercak darah.

NPC sulit dideteksi karena umumnya tidak memberikan gejala yang khas. Pada stadium awal, gejala kanker ini hanya seperti flu biasa yakni bersin-bersin dan hidung meler.

Meski gejala awalnya hanya sepele, jenis kanker ini cukup mematikan.  Di Indonesia, NPC menempati urutan ke 4 jenis kanker paling berbahaya stelah kanker rahim, kanker payudara dan kanker kulit.

Gejala-gejala kanker nasofaring:

A. Gejala Awal:

  1. Gejala-gejala awal bisa berupa hidung tersumbat yang menetap (bukan karena pilek atau alergi hidung), atau gejala gejala telinga.

  2. Di dalam telinga timbul suara berdengung (telinga berdengung atau berdenging) dan telinga terasa penuh tanpa disertai rasa sakit pada satu sisi sampai pendengaran berkurang. Telinga berdengung dan terasa penuh pada satu sisi.

  3. Hidung sedikit mimisan (perdarahan di hidung), tetapi berulang. Hidung tersumbat terus-menerus, kemudian pilek. Keluar ingus yang mengandung bercak darah. Pilek pada satu sisi saja.

B. Gejala Akut:

  1. Kelenjar getah bening pada leher membesar. Terdapat benjolan padat pada leher kiri dan atau kanan dengan atau tanpa nyeri

  2. Mata menjadi juling, penglihatan menjadi ganda, dan mata bisa menonjol keluar kelopak mata menutup pada sisi yang terkena.

  3. Sering timbul nyeri dan sakit kepala. Nyeri telinga atau telinga berdenging. Gangguan pendengaran (jenis konduksi)

Kalau sudah gejala seperti tersebut segera konsultasi pada dokter ahli THT setempat (sebelum dilakukan tindakan pada tumor leher tersebut) untuk menjalani pemeriksaan khusus THT termasuk tindakan endoskopi nasofaring Endoskopi nasofaring perlu dilakukan untuk mengetahui adanya tumor dan selanjutnya dilakukan biopsi tumor untuk memastikan diagnosis dan menentukan jenis histopatologi.

Stadium penyakit ditentukan dengan sejumlah pemeriksaan klinis, laboratoris dan pemeriksaan penunjang lain seperti foto thorax, bone survey, CT scan, bone scanning, USG(Ultra sonography) dan sebagainya.

Gejala awal kanker Nasofaring adalah telinga berdenging, rasa tidak nyaman, dan gangguan pendengaran di satu sisi, serta pendarahan ringan melalui hidung.

Pertumbuhan tumor ini juga dapat menyebabkan gangguan pada syaraf otak. Pada stadium lanjut ditandai dengan pembesaran atau benjolan padat pada leher

Penyebab utama kanker Nasofaring adalah infeksi virus Epstein Barr. Namun ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi atau memicu terjadinya penyakit ini, yaitu faktor lingkungan seperti iritasi oleh bahan kimia, kebiasaan memasak dengan asap, dan sering mengkonsumsi ikan asin yang diawetkan dengan nitrosamine dalam jangka panjang. Prilaku diet yang tidak tepat juga bisa mempengaruhi terjadinya kanker nasofaring.  Mereka yang di lingkungan kerjanya sering terpapar gas dan bahan kimia industri, peleburan besi, formaldehida dan serbuk kayu juga beresiko terserang penyakit ganas ini.  Mereka yang sering terpapar dupa atau kemenyan dalam jangka panjang rentan terkena Karsinoma Nasofaring.

Sejauh ini, terapi radiasi masih merupakan pilihan pengobatan untuk kanker nasofaring, disertai kemoterapi, baik secara terpisah ataupun kombinasi.  Yang perlu diperhatikan, terapi ini bisa menimbulkan efek samping diantaranya mulut terasa kering, mual, demam, infeksi, jamuran pada mulut, dan sariawan.

Pencegahan dapat dilakukan dengan cara menciptakan pola hidup dan lingkungan yang sehat, mengurangi konsumsi makanan yang memakai pengawet, dan menghindari polusi udara dan hindari konsumsi rokok.

Kebiasaan merokok dapat menjadi salah satu penyebab utama terjadiya kanker nasofaring.

Selain orang dewasa, kanker nasofaring juga bisa menyerang pada anak-anak yang sehari-harinya berada di lingkungan yang dipenuhi asap rokok.

Kanker nasofaring lebih banyak terjadi pada pria daripada wanita dengan perbandingan tiga banding satu.

Pengalaman/testimoni Joseph E. F. Pau efpau@yahoo.com penderita kanker Nasofaring:

Pada pertengahaan tahun 2001 saya merasa ada gangguan di pernapasan (seperti sesak napas), tetapi jantung normal dan aktivitas olah raga seperti biasa. Hampir setiap minggu waktu itu saya ikut Hash (jalan sehat di pegunungan Tretes/Trawas) dan sering jogging. Nafsu makan juga normal dan bagus.

Berhubung gejala yang lain tambah parah (pendengaran berkurang, susah nelan, ngorok tambah keras) maka saya berkonsultasi ke dokter THT spesialis. Untuk menemukan penyebabnya saya sudah kunjungi 5 dokter THT dalam 2 tahun (2 diantaranya profesor di Surabaya) dan tidak ada satu pun dokter yang menemukan penyebab penyakit yang saya alami.

Awal tahun 2003 saya berkesempatan periksa ke THT Singapore. Alangkah kagetnya setelah di-endoskopi, saya dinyatakan kena kanker nasofaring (nasopharyngeal cancer – NPC), ditemukan tumor di antara hidung dan tenggorok, dimana lokasinya juga disebutkan sebagai nasopharyng. Setelah melalui semua procedure (endoskopi, periksa darah, CT-scan, dll) saya dikomfirmasikan kena NPC stadium 4A. Kesempatan penyembuhan hanya 50% .

Terima nasib dan kenyataan yang ada, saya harus menjalankan pengobatan kemo dan radiasi dimulai pada April 2003. Waktu penderitaan selama pengobatan kurang lebih 2 bulan. Penderitaan sudah dijalanin dengan susah payah, di hari2 radiasi terakhir saya hampir putus asa. Setelah menjalanin pengobatan dan pemulihan selama 3 bulan, saya dinyatakan tumornya telah hilang dan bersih dari lokasinya dan sampai sekarang tetap dimonitor setiap 6 bulan

PENDERITAAN SELAMA DAN SETELAH RADIOTHERAPY :

  1. Mual , tidak ada nafsu makan. Kalo mau sembuh, kita harus paksa makan yang bergizi, karena tubuh kita perlu energy untuk menumbuhkan daya tahan dan membuat sel2 baru!

  2. Semua tulang sakit dan lemas, tidak kuat untuk bangun, apalagi jalan.

  3. Rambut rontok. Tidak masalah untuk laki2, tetapi trauma untuk perempuan.

  4. Kesulitan buang air besar.

PENDERITAAN SELAMA DAN SETELAH RADIOTHERAPY:

  1. Kulit leher bisa terbakar. Perlu kasih krim yang dianjurkan dokter.
  2. Leher kering. Tidak bisa telan, jangankan makan, minum pun tidak bisa.
  3. Gigi akan rusak dan akan rontok satu per satu, karena produksi ludahnya sudah terganggu.
  4. Gondokan. Terjadi kepada saya juga , tetapi tidak lama, terus kembali normal.

SARAN2 SAYA PRIBADI SETELAH KENA MUSIBAH INI:

Kepada yang belum kena NPC:

  1. Hindarkan makanan yang diasinkan maupun rasa asin (ikan asin, taocho, telor asin, sayur asin, makanan kalengan, dll).
  2. Routine periksa dianjurkan, khususnya kalo ada keturunan Chinese/Kantonis, karena dihubungkan dengan pola kebudayaan makan suku tertentu. Mayoritas yang kena NPC di Singapore adalah suku Chinese/Kantonis. Menurut statistic penderita kanker di Singapore, NPC terletak di urutan No. 5.
  3. Jika anda merasa symptom2 seperti sesak napas, hidung berdarah, pendengaran berkurang dan ngorok tambah parah, cepat2 ke dokter THT dan minta di-endoskopi.

Kepada yang mau jalani kemo/radiasi karena kena NPC:

  1. Periksa atau tanya dulu tentang kualitas mesin radiasi di rumah sakit. Sinar radiasi itu sangat ganas, kalo salah posisi pada penyinaran bisa organ lain yang kena sasaran (mata bisa buta …)
  2. Obat kemo memang mahal, makanya dokter yang terpercaya sangat penting.
  3. Semua supplemen, vitamin, atau apapun yang bisa menambah daya tahan tubuh boleh dicoba. Setelah pengobatan tubuh kita perlu energy baru. Badan saya kehilangan 15 kg dalam 1.5 bulan.
  4. Dan kepercayaan diri untuk sembuh harus ada. 5. Jangan lupa berdo’a pada Tuhan setiap menit/ setiap jam/setiap hari mohon kesembuhan !

Waktu masa ataupun pasca pengobatan yang penting adalah jaga daya tahan tubuh. Karena secara medis, setelah kemo atau radiotherapy daya tahan tubuh penderita turun (drop) sekali. Jadi rawan sekali terhadap serangan penyakit lain atau serangan sisa cel2 jahat yang belum bersih.

Jadi makanlah vitamin, protein, jamu2 bagi yang suka, apapun supaya tubuh nya kembali seperti semula, walaupun susah makan harus dipaksa. Hindari makanan yang asin dan dari kalengan !!!

Memang kalau menurut prosedur medis, tumor jinak paling gampang dan tidak beresiko kalau dioperasi. Cukup sekali operasi, beres dah. Saya juga menyarankan prosedur ini. Itu kalau memang jinak lo yah! (Please jangan lalu apriori pada keputusan operasi oleh dokter; mungkin memang ada dokter yg agak “nakal” begitu, tapi tidak banyak. Kalau ragu cari aja second or third opinion.)

Kalau ganas beda lagi, karena habis operasi harus ada follow up kemoterapi dan/atau radiasi. Kalau enggak, memang bisa tambah ganas (bayangin aja kalau Marta memotong dahan pohon, setelah itu segera tumbuh tunas2 baru yang lebih subur kan?) Tapi kemo dan radiasi juga banyak plus-minusnya, siapapun yang mengalaminya harus siap hadapi semuanya.

Kanker jangan dipijat. Pijatan bisa juga membuka peluang penyebaran (metastasis).

Tindakan medis yang selama ini dikenal untuk mengatasi kanker adalah Kemoterapy, Radioterapy atau operasi. Ketiganya adalah tindakan yang memiliki dampak lingkungan yang sangat berbahaya. Kemo misalnya berakibat rusaknya sistem jaringan sel tubuh. Radioterapy berdampak pada terbakarnya semua sel tubuh. Bahkan berakibat rontok pada rambut dan gosong kulit. Begitu juga operasi, tidak ada yang menjamin sel-sel kanker sekundernya tidak akan bermetastasis menjadi kanker-kanker primer. Siapa bisa jamin? Tapi inilah satu2nya jalan, berdo’alah agar kankernya bisa hilang.

Jika penyakit anda masih tergolong jinak memang upaya operasi adalah pilihan dokter dengan harapan setelah dioperasi sel tumor nya akan hilang/bersih, tetapi masalahnya operasi tidak menjamin bahwa sel kanker dapat hilang sempurna, bukan tidak mungkin setelah anda operasi pertama akan diikuti dengan operasi berikutnya.

Secara Medis ada beberapa cara penanggulangan Kanker antara lain:

  1. Pembedahan

  2. Kemoterapi

  3. Terapi Imun

  4. Radioterapi

  5. Terapi Hormon

Jagalah makanan anda: Kurangi Daging dan Nasi. Perbanyaknyalah Sayuran (Brocolly, wortel, papaya dan tomat), Minum Jus Brokoli dan wortel setiap pagi dan sore.

Hasil penelitian Dr. Otto Wardburg peraih Nobel: Sel kanker, virus, bakteri, dan jamur akan MATI/LEMAH jika berada dalam lingkungan oksigen tinggi… Di dunia kedokteran ada terapi oksigen.

Kalau memilih pengobatan alternatif, usahakan ada “penanggung jawab”-nya yang benar-benar ahli, jangan jalan sendiri atau sekedar menuruti kata orang lho. Dan jangan lupa selalu dicek perkembangannya secara berkala (tiap 1-2 bulan).

Jangan lupa pola hidup dan pola makannya diatur lebih baik lagi ya. banyakin makan buah dan sayur, kurangi makanan hewani (kecuali ikan), dan jangan suka beli makanan di luar.

Testimoni pengunjung artikel ini:

Vera Diana (Iputu.vera.diana@gmail.com, Submitted on 2016/12/10 at 10:57):

Saya adalah penderita kangker nasofaring stadium 3. Gejala awal yg saya alami sama spt yg dsbut diatas. Gejala yg cukup sepele awalnya saya kira yaitu pilek yang sering dan telinga mendenging.

Saya sudah menjalani terapi kemo 6x dan radiasi 35x (beberapa minggu yll selesai). Kondisi saya saat ini sudah mulai agak membaik cuma saya merasa lidah mati rasa.

Apakah efek samping ini akan berlangsung lama ?

(Jika ada diantara pengunjung yang bisa menjawab pertanyaan Vera Diana ini mohon ditulis di kotak komentar ya…)

Saya divonis dokter kanker nasofaring stadium 4A tahun 2016. Saya menjalani proses chemotherapy 10 kali dan 33 kali radioterapi. Akhirnya saya dinyatakan sembuh oleh dokter. Cumanada pantangan makan yang harus dijaga yaitu ikan asin, telur asin, sayur asin dan makanan pengawet. Perbanyak makan sayuran dan olah raga. Harus jaga makan karena potensi kanker bisa kembali biasanya rawan pada thn 1 dan 2.harus check rutin setiap 3 bln selama 5 thn. Apabila sudah lewat masa rawan lima tahun potensi kembalinya kanker sangat kecil. thx

enaz enazhigeia@gmail.com ubmitted on 2017/07/23 at 14:22
Ibu saya berumur 75 tahun, dia divonis tumor nasofaring… hari ini dibiopsi. tapi kalau malam serasa sesak.. mulut sampe tenggorokan kering, dahak tdk bisa keluar lewat mulut… hidung tersumbat gak bisa bernafas.. telinga berdengung. Apa yg bisa dilakukan untuk mengurangi ketidak nyamanan ini… krn takutnya semangat ibu saya drop saat mau operasi

(Jika ada diantara pengunjung yang bisa menjawab pertanyaan Vera Diana ini mohon ditulis di kotak komentar ya…)

Sumber:

  1. http://handikinblogofendoscopy.blogspot.com/tumor-nasofaring-perlu-endoskopi-dan.html
  2. http://naturallyplusherbal.com/penyakit-kanker-nasofaring
  3. http://naturallyplusherbal.com/penyakit-kanker-nasofaring/
  4. http://blog.rumahkanker.com/2008/01/saya-dan-kanker/pengalaman-menderita-kanker-nasofaring/

Link Terkait:  Penulis Blog Yuni Rahmat juga Terkena Kanker yaitu Kanker Tiroid
http://yunirahmat.blogspot.co.id/p/kanker_19.html

Penulis:  Anita Handayani

39 Comments

  1. Maulidatul K

    19/04/2015 at 10:27

    Sangat bermanfaat sekali
    Terimakasih

  2. @Maulidatul K: Terimakasih kembali…

  3. Halo , kini penderita kanker punya harapan untuk bebas kanker , tidak perlu kemo :) #sharetohelp pin bb : 7FB86820 NO.TELP 081316808678

  4. @nathalia: Benarkah penderita kanker punya harapan untuk bebas kanker , tidak perlu kemo? Bagaimana caranya? Tapi tetap harus di operasi dulu ya kankernya?

  5. Nasofaring membuatku trauma… baru 3 minggu mama meninggal krn nasofaring… nasofaring penyakit mematikan

  6. @Echie: Oh My God. Saya ikut berduka atas meniggalnya Mama Echie. Kalau boleh tahu apa gejala kanker Nasofaring yang Mama Echie rasakan? Dan pengobatan apa saja yang sudah dilalui?

  7. Suami saya didiagnosa kanker nasopharing summer 2014. Saat dokter memvonis beliau kena kanker, suami saya sangat fit, tidak pernah mimisan hanya mengalami block nose yg berkepanjangan dan ada benjolan di belakang leher. No one notice there was big tumor in his body.
    Selanjutanya, suami saya menjalani kombinasi chemo dan radio therapy selama 3 bulan. Alhamdulillah, setelah recovery dr efek chemo dan radio, Feb 2015 kembali bekerja part time, April 2015 back to normal life. Sampai saat ini masih rutin kontrol ke THT tiap 3 bulan.

  8. bapak saya jg sedang menjalani kemoterapi dan radiasi kanker nasofaring sdh stadium 4 baru terdeteksi, terima kasih banyak atas infonya yg sangat bermanfaat

  9. Takut juga ni… Aku lagi flu tp disatu sisi hidung….ohh iya mau nanya klo mau cek ke THT baiknya kita minta cek apa aja ya biar lebih ringkas dan tepat? sebagian kan dokter suka bertele2 dl prosedur tahap2nya gak langsung to the point…. Jd biaya membengkak (pengalaman ke dokter kandungan).

  10. Ibu saya saat ini kemungkinan sedang mengalami kanker tsb..awal diagnosa dokter adl tumor otak jinak…namun stlh operasi bukannya mmbaik mlh mmburuk…disarankan harus radio therapi dan kemo…kami tidak diberi tahu jenis kanker/tumor apa yg ibu derita…nmun dokter radio therapi pernah bilang sepertinya ini bkn tumor otak.yg diotak hy penyebaran saja dr tumor primer yg lokasinya ad di belakang mata. Sementara dikarenakan penyakit ini ibu saya kondisinya sekarang mata kiri buta..mata kanan mulai kabur..telinga kiri kurang jelas..rahang kiri tdk maximal utk membuka…kemarin pasca kemo thp I muncul benjolan di kelenjar getah bening sblh leher kanan…dan saat ini sudah mengempes namun kaki jadi agak bengkak… Penderitaan kami makin berat karena ayah kami meninggal 3minggu yg lalu.. Padahal beliaulah yg bgitu telaten merawat ibu… Bantu kami dg segala info dan apapun yg berguna..terimakasih

  11. Tolong add email saya atau hangout saya jika anda punya informasi yg bs mmbantu…
    Goldwater03boy @gmail.com
    088983604329

  12. anggun purnia

    10/06/2016 at 04:52

    bapak saya baru ini didiagnosa mengidap kanker nasofaring stadium 3. sudah selesai biopsi dam sekarang sedang dalam proses untuk konsultasi dengan dokter kanker di rsud soetomo, tahapan apa yg harus dilakukan. apa melakukan kemoterapi atau radiasi. Awalnya, kami kira pemicu mimisan bapak saya hanya karena stress saja jadi tidak ada niatan untuk ke dokter THT. Tapi, mimisan tersebut lumayan sering apalagi bapak saya dulu termasuk perokok aktif (sebelum berhenti beberapa tahun lalu) dan kebetulan waktu itu di kota saya, palangkaraya sedang ada kabut asap yg sangat mengerikan dan reaksi sangat cepat dan juga memang tidak terlalu terlihat kentara penyakit tsb. Setelah diingat2, itulah beberapa penyebab bapak saya terkena kanker tsb. saya berkeyakinan setelah membaca blog anda, bahwa pasti bapak saya sembuh. Tidak ada sesuatu yg tidak mungkin, kalau kita mau berusaha dan berdoa. sekarang bapak saya berada di surabaya u/ konsultasi tahapan selanjutnya. Doakan yg terbaik. Terima kasih sudah mau membagi cerita anda sehingga org2 diluar sana, termasuk saya jadi tahu dan termotivasi banyak kok penderita kanker yg sembuh.

  13. @Anggun Punia: Amin….. Ya benar sekali tidak sedikit penderita kanker yang sembuh, contohnya aktris Rima Melati. Semoga Bapak Agggun Purnia juga segera sembuh dari kanker nasofaring stadium 3, amin….

  14. @Nk Trim: Saya ikut prihatin masalah yang ibumu alami. Baiklah, kalau saya mendapat info baru tenang cara mengatasi kanker pasti saya sharing.

  15. @Sandy: Kalau kamu ketika flu gak keluar darah dari hidung (mimisan) gak usah takut, itu mungkin flu biasa atau bersin2 karena alergi debu. Jika kamu merasa symptom2 seperti sesak napas, hidung berdarah, pendengaran berkurang dan ngorok tambah parah, cepat2 ke dokter THT dan minta di-endoskop.

  16. @Devi: Kanker memang biasa begitu setelah stadium 4 baru ketahuan. Semoga Bapakmu cepat sembuh.

  17. Burhanuddin

    01/10/2016 at 15:13

    Saya penderita kanker nasofaring stadium 4,trakhir sy sempat kejang dan lumpuh total,alhamdulillah stlh kemoterapi 6seri sy bs pulih kembali,skrng sy proses sinar,saran sy u penderita kangker jgn takut u menjalani kemoterapi,yg penting hrs smagat u sembuh,dan perbanyak do’a

  18. @Burhanuddin: 💡 Ini buktinya walau sudah terkena kanker nasofaring stadium 4 yang sempat kejang dan lumpuh total ternyata berkat kesabaran, semangat dan do’a untuk sembuh selama menjalani kemoterapi maka sekarang Pak Burhanuddin dapat sembuh !!!. Terimakasih saya sampaikan pada Pak Burhanuddin atas sharing nya yang amat bermanfaat.

  19. Suami q bjuang 3thn lama nya melawan ca.nasofaring … dr thn 2014 sdh mjlni kemoterapi… sempat hilang benjolan dleher nya tapi selang bbrp bln tumbuh lg… 2mgg yg lalu dia menghembuskan nafas terakhir d rs dr.soetomo surabaya pdhl kmi baru sj 2 hr tiba d sby…. aq sngat trauma mdngar NPC ini… ini pnykit brbhaya kdng bisa kambuh lg kt dokter… jd ht2 lh buat pderita NPC…jgn dkt2 dgn asap roko aplg mroko, mkan minumn panas, makan yg asin2, mkan bakar2n itu bs jd pencetus kambuh ny NPC

  20. Vera Diana

    10/12/2016 at 10:57

    Saya adalah penderita kangker nasofaring stadium 3. Gejala awal yg saya alami sama spt yg dsbut diatas. Gejala yg cukup sepele awalnya saya kira yaitu pilek yang sering dan telinga mendenging.

    Saya sudah menjalani terapi kemo 6x dan radiasi 35x (beberapa minggu yll selesai). Kondisi saya saat ini sudah mulai agak membaik cuma saya merasa lidah mati rasa.

    Apakah efek samping ini akan berlangsung lama ?

  21. @Vera Diana: Lidah menjadi mati rasa itu adalah salah satu efek samping dari terapi kemo dan radiasi yang dilakukan. Nanti jika sudah selesai terapi kemo dan radiasinya maka perlahan2 lidah mu akan kembali sehat dan tidak mati rasa lagi.

  22. suami sy jg sprtinya trkena kanker nasofaring,cm blm smpai proses biopsi baru slsai scan dan menunggu hasilnya,tp dr gejala2nya smua ada di suami sy,jujur sy kaget dan takut skali,apalagi suami sy jelas2 menolak utk di kemo ataupun radiasi krna takut efek dr keduanya,sy bingung hrs mnjalani pngobatan sprti apa utk suami sy..

  23. @Lita: Kalau benar suamimu positif terkena kanker, tidak boleh tidak pengobatannya kankernya harus diambil melalui operasi. Kemo/radiasi atau tidaknya nanti diketahui setelah diperiksa hasil operasinya oleh dokter. Kalau kata dokter harus di kemo, memang harus dijalani, kalau tidak maka operasinya akan sia-sia saja. Saya pernah punya teman yang operasi kanker, setelah operasi dia merasa sudah sehat dan tak mau di kemo, padahal dokter menyuruh dia menjalani perawatan dengan cara di kemo. Tak lama setelah itu, lebih kurang 3 bulanan, teman saya itu meninggal, aih sedih banget saya ketika itu.

  24. Puspa Dewi

    28/01/2017 at 10:36

    Bapa saya juga saat ini sedang mengalami kanker nasoparing , dia dirawat di Rsup.Persahabatan saat ini masih masa perawatan. Cuma belum belum di biopsi dan Belum ada penanganan di operasi , kemo atau radiasi , kondisi bapa saya saat ini tdk sadarkan diri. Badan nya panas tinggi lidah nya sudah tdk bagus , bibirnya pun sudah pecah2 malah sampai ngelupas sedikit2. Kesadarannya pun sudah hilang. Apakah tdk akan terjadi apa2 jika sudah mengalami seperti itu ? Sedangkan menurut dokter jika akan dilakukan operasi , keaadaan pasien harus sudah stabil , dan kesadarannya pun harus normal dahulu dan untuk memulihkannya di butuhkan waktu selama 1 minggu .
    Saya takut semakin lama menunggu operasi nanti keadaan bapa saya malah memburuk lgi. Bagaimna pendapat ibu dengan mendengar cerita saya ? Terimakasih

  25. Assalamualaikum, saya ingin bertanya bu, saya mengalami gejala seperti telinga penuh, kadang terasa sakit di bagian kanan saja. lalu hidung pun terasa mampet, namun jarang mengeluarkan lendir dan sama sekali tidak mengeluarkan darah. Gejala ini sudah berlangsung lebih dari 2 minggu. Apakah gejala tersebut dapat dikatakan sebagai gejala kanker nasofaring ? Terimakasih

  26. @Erlan: Coba periksakan ke Dokter THT, sebab gejala awal ini salah satunya adalah di dalam telinga timbul suara berdengung (telinga berdengung atau berdenging) dan terasa penuh tanpa disertai rasa sakit pada satu sisi sampai pendengaran berkurang.

  27. Salama kenal ibu. Dua minggu lalu saya ke THT dan menemukan ada massa di nasifaring saya. Sebelumnya saya sudah ke dua THT dan mereka tidak menemukan penyebab tinnitus saya. Kemudian saya hanya di beri obat pelebaran pembuluh darah. Kebanyakan tidak saya konsumsi karena saya tidak yakin.
    Pertanyaan saya jika ibu berkenan berbagi sesuai pengalaman ibu, apakah setelah kemo dan radiotheraphy sel-sel massa di nasofaring itu tidak kembali datang?
    Apakah kelenjar air liur dapat sembuh kembali?
    Apakah ibu juga mengkonsumsi pengobatan herbal?
    Terimakasih. Sharing dari ibu sangat saya harapkan.

  28. @Theresa: Saya menulis artikel Kanker Nasofaring (Nasopharyx) ini karena ada sahabat saya yang meninggal karena menderita penyakit ini. Jadi saya menulis artikel ini karena ingin tahu apa dan bagaimana penyakit Kanker Nasofaring (Nasopharyx) tersebut serta bagaimana cara menghindarinya. Tinnitus adalah bunyi atau dengungan pada telinga. Kondisi ini bukanlah penyakit, melainkan gejala dari penyakit tertentu. Contohnya cedera telinga, masalah pada sistem sirkulasi tubuh, atau kehilangan pendengaran yang muncul seiring bertambahnya usia. Radioterapi adalah pengobatan penyakit kanker dengan menggunakan energi tinggi radiasi yang difokuskan pada jaringan kanker yang bertujuan untuk membunuh dan menghentikan pertumbuhan sel sel kanker. Istilah radioterapi juga dikenal dengan terapi radiasi. Kemoterapi adalah salah satu prosedur perawatan yang paling umum diberikan untuk kanker. Terapi ini mengandalkan kemampuan dari obat-obat khusus untuk menghancurkan sel-sel kanker yang menyerang tubuh. Obat tesebut bekerja dengan memperlambat maupun menghentikan pertumbuhan sel kanker. Bagaimanapun, pasien kanker perlu mempertimbangkan terapi dengan cermat sebelum mereka menjalani tindakan tersebut. Ini karena kemoterapi juga dapat membahayakan sel-sel sehat yang membagi diri dengan cepat, tidak hanya sel ganas. Termasuk sel yang membuat rambut untuk dapat tumbuh serta sel-sel yang melapisi mulut dan usus. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya efek samping seperti hilangnya rambut dan nyeri perut berat selama menjalani pengobatan. Jika terkena penyakit kanker sebaiknya sesegera mungkin di operasi sebelum menyebar kemana-mana. Semoga keterangan saya membantu.

  29. @Puspa Dewi: Aih-aih…. berarti Bapa mu sudah menderita kanker Nasopatring sudah cukup lama ya?. Tindakan yang seharusnya dilakukan adalah operasi. Benar sekali jika mau dilakukan operasi maka keadaan Bapa mu harus sudah stabil , dan kesadarannya pun harus normal dahulu dan untuk memulihkannya di butuhkan waktu selama 1 minggu. Serahkan ke dokter ahli untuk menangani penyakit Bapa mu. Kamu harus tenang dan sabar ya, dan bantu dengan do’a untuk kesembuhan Bapamu.

  30. Mohon masukan teman2 semua.
    1 minggu lalu saya ke dr THT krn keluhan telinga seperti penuh, kmd di periksa dan dilakuan foto nasofaringotis dng alat, dilihat seoerti ada massa di rongga nasifaringe saya…..dan dokter bilang itu tumor, kmd di beritahu…macam2 sampai saya sangat ketakutan sekali.
    saya masih berharap bhw itu bukan massa tetapi karena radang di nasofaringe.
    1 minggu diberi obat anti radang dan anti alegi dan antibiotik.
    sekarang obat habis, tapi keluhan saya telinga rasa penuh masih…meski agak berkurang.
    mohon masukannya apa yg harus saya lakukan, saya mau ke dokter THT lain utk second opinion….tapi jujur saya takuutttt sekali, klo di diagnosa kanker nasofaringe.
    pleasse tolong … beri saya masukan dan share share ttg kesembuhan dari penyakit tsb, sehinggga tidak merasa dunia bagai kiamat ….dan stress
    terima kasih dan saya tunggu koment nya

  31. @Yuni Erna: Jika memang ada yang tidak enak dengan salah satu anggota badanmu kalau benar sudah di diagnosa dokter ada tumor di rongga telingamu, cepat saja di operasi, jangan ditunggu2 lagi agar tidak menyesal nantinya.

  32. @Vhie: Saya ikut berduka atas wafatnya suamimu. Yang sabar ya…. Sharing mu amat bermanfaat. Kanker Nasofaring yang sudah sembuh, bisa saja kumat lagi jika tidak mengikuti pantangan. Jadi buat teman2 yang sudah terkena kanker Nasofaring atau yang masih sehat sebaiknya: 1. Jangan dekat2 dengan asap rokok, 2. jangan merokok, 3. jangan makan dan minum yang masih panas, 4. jangan makan yang asin-asin, 5. jangan makan makanan yang dibakar karena hal ini bisa menjadi pencetus kambuhnya kanker Nasofaring.

  33. Saya divonis dokter kanker nasofaring stadium 4A tahun 2016. Saya menjalani proses chemotherapy 10 kali dan 33 kali radioterapi. Akhirnya saya dinyatakan sembuh oleh dokter. Cumanada pantangan makan yang harus dijaga yaitu ikan asin, telur asin, sayur asin dan makanan pengawet. Perbanyak makan sayuran dan olah raga. Harus jaga makan karena potensi kanker bisa kembali biasanya rawan pada thn 1 dan 2.harus check rutin setiap 3 bln selama 5 thn. Apabila sudah lewat masa rawan lima tahun potensi kembalinya kanker sangat kecil. thx

  34. @David: Terimakasih sharing nya tentang Kanker Nasofaring semoga bisa menjawab pertanyaan Vera Diana (Iputu.vera.diana@gmail.com, Submitted on 2016/12/10 at 10:57). Testimonimu saya simpan di artikel ini semoga bermanafaat.

  35. Terima kasih infonya, sangat bermanfaat

  36. Ibu saya berumur 75 tahun, dia divonis tumor nasofaring… hari ini dibiopsi. tapi kalau malam serasa sesak.. mulut sampe tenggorokan kering, dahak tdk bisa keluar lewat mulut… hidung tersumbat gak bisa bernafas.. telinga berdengung. Apa yg bisa dilakukan untuk mengurangi ketidak nyamanan ini… krn takutnya semangat ibu saya drop saat mau operasi

  37. @Enaz: untuk mengurangi ketidak nyamanan tersebut Ibu nya Enaz harus berusaha menerima nasib dan kenyataan yang ada. Setelah itu berdo’a mohon kesembuhan.

  38. iyya mb ibu sdh bisa menerima nasib, cuman sy mau nanya mb apa dg kondisi yg lemah dan BB smqn mnurun tdk mmbahayakan u mngikuti kemo? hsl biopsi mnjelaskan bhw kangkernya sdh stadium IV..benjolan sngat keras dan mulut sgt kering…ada yg bs sharing bagusnya dikasi apa u merinhankan keluhannya sblm mnjalanx kemo? thx

  39. @Enaz: HB nya harus di stabilkan dulu, juka turun terus biasanya tidak berani dokter melakukan kemo. Jika benar sudah stadium IV lumayan sulit buat mengobatinya jika HB nya drop terus. Ada yang bisa sembuh namanya david alamat emailnya davidteo1583@gmail.com. David divonis dokter kanker nasofaring stadium 4A tahun 2016. David menjalani proses chemotherapy 10 kali dan 33 kali radioterapi. Akhirnya David dinyatakan sembuh oleh dokter. Cuman ada pantangan makan yang harus dijaga yaitu ikan asin, telur asin, sayur asin dan makanan pengawet. Perbanyak makan sayuran dan olah raga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*