Arti kode pada Lensa Canon EF 70-200mm f/2,8L IS II USM:

  • EF

    artinya jenis vatting/pangkon/bajonet/mounting. Mount lensa Canon sejak tahun 1987, mount sebelumnya bernama FD. Jika ada tambahan -S di belakang adalah kependekan dari Short Back Focus. Lensa dengan seri ini memiliki ‘buritan’ yang lebih nongol sehingga tidak bisa masuk ke body full frame, hanya bisa masuk ke body non-fullframe (APS-C). Desainnya pun memang dirancang untuk body non-fullframe (APS-C) sehingga memiliki image circle yang lebih kecil daripada lensa seri EF biasa. Jika dipaksakan dipasang pada body fullframe (baik dibantu dengan extension tube atau cara lain), maka akan menghasilkan foto dengan vignetting yang cukup parah akibat jangkauan image circle tidak sampai mencakup keseluruhan frame. Lens Mount = Dudukan lensa. Kamera non-fullframe (APS-C) adalah kamera crop frame yang otomatis mengkrop foto yang diambil.

  • 70-200mm

    artinya Focal Length, yaitu ukuran filter. Sebenarnya adalah ukuran jarak titik api ke planar (sensor/film). Focal Length artinya “lensanya bisa motret seberapa jauh?. jadi kalo focal length anda 70mm, artinya, supaya obyek yang anda liat itu focus, jarak dari sensor (kalo digital) ke titik apinya lensa itu 70mm. Jika anda lihat dikamera didaerah atas kamera akan ada tanda angka 0 dicoret (seperti lambang tetha) nah itulah dimulai titik 0 mm, tanda itu menandakan film/sensor berada. sedangkan jarak 70mm itu adalah jarak lensa tunggal (ekivalen dari kumpulan lensa) ke sensor tersebut. Focal length vario antara 70 sampai 200mm pada full frame sensor / film 35mm

  • f/2,8

    artinya diafragma. Jarak F Stop = 2,8. Lensa ini memiliki angka Aperture (Bukaan Lensa) 2,8 – 32. Makin kecil angka Aperture (Bukaan Lensa) maka hasil gambar makin bagus, dan harganyapun makin mahal. Makin kecil angkanya, makin kecil DoF-nya dan kemampuan cahaya redupnya makin bagus. Yang paling penting utk diketahui adalah membaca focal length dan aperturenya. Karena itu adalah standar utk semua lensa. Di Body lensa pasti mencantumkan FL (Focal Length) dan Aperture (bukaan lensa).

  • L

    artinya Luxury, biasa diplesetkan menjadi “Larang”. Lensa-lensa L-series Canon adalah lensa yang berada di jajaran atas. Dibuat dengan optik-optik pilihan yang berkualitas, juga memiliki build quality yang baik dan kokoh. Lensa seri ini ditandai dengan adanya gelang merah di leher bagian depan lensa. L singkatan dari luxury alias lensa mewah yg kualitasnya tinggi. lensa L ditandai dengan ring merah, memiliki kualitas optic yg terbaik.

  • IS

    artinya Image Stabilizer. Teknologi peredam getar pada lensa yang memungkinkan lensa menstabilkan getaran tangan yang bisa menyebabkan foto shaking. Kemampuan IS biasanya diukur dengan stop rating, di mana semakin tinggi angka ratingnya, semakin baik kemampuan IS lensa tersebut dalam menstabilkan getaran. Artinya lensa tetap bisa menangkap gambar dengan sempurna walau ada goncangan.

  • II

    artinya versi ke II. Biasanya makin besar versinya kualitas agak berkurang. Jadi misalkan Lens Canon 28-80 f/3.5-5.6 II USM dan Lens Canon 28-80 f/3.5-5.6 V USM maka lebih bagus yg versi II. Atau Lens Canon 50mm f/1.8 dan Lens Canon 50mm f/1.8 II. Kualitasnya bahannya lebih bagus yg pertama. (mountingnya kalo yg versi I dari besi sedangkan yg versi II dari plastik) Harganya pun tentu beda juga. Tidak selalu versi yg lebih baru itu lebih jelek.
    Contoh :
    Canon EF 28-80mm f/3.5-5.6 USM dan
    Canon EF 28-80mm f/3.5-5.6 II USM
    Saya berani bilang kalau Canon EF 28-80 f/3.5-5.6 II USM jauh lebih baik daripada lensa sebelum-nya. Memang ada beberapa yg qualitas-nya tidak sebaik versi yg sebelum-nya. Tapi biasa-nya focusing speed-nya lebih cepat. Tapi memang kualitas body lensanya lebih bagus yang lama.

  • USM

    artinya Ultra-sonic Motor, bisa diplesetkan menjadi “Untuk Semua Momen”. Adalah jenis motor mata lensa ini adalah Ultra-sonic. Lensa AF dengan motor ini biasanya memiliki kemampuan autofocus yang lebih cepat dan senyap sehingga dapat menangkap momen dengan lebih baik dan akurat. Jadi kalau lensanya ngefokus bener-bener hampir tidak ada suara.

  • Titik merah

    di bagian depan itu menandanya tempat untuk pemasangan lens hoodnya. Kalau titik merahnya dibelakang itu utk mencocokkan mounting kamera. Tapi kalau yg dimaksud titik merah adalah warna gelang yang berwarna merah, itu berarti lensa L.

  • Strata lensa canon:

    Gelang silver = Lens USM versi generiknya.
    Gelang emas = Lens USM versi medium… kecepetan fokus lebih baik, lebih silent, dan internal fokus
    Gelang merah = Lens L versi Luxurynya… kaca lensanya jauh lebih bagus dr yg gelang emas, lebih cepet, lebih mahalll.dan aperturenya. Karena itu adalah standar utk semua lensa.

Tulisan terkait:

  1. Foto Closeup pertamaku memakai Lensa 70-200mm f/2.8
  2. Tips dan Trik Memaksimalkan Fungsi Lensa Tele
  3. Spesifikasi Lensa Canon EF 70-200mm f/2,8L IS II USM

FacebookTwitterGoogle+PinterestLinkedInWhatsAppLineShare/Bookmark