Form Surat Dinas di Perguruan Tinggi

Contoh Penulisan Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Contoh Penulisan Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Contoh Penulisan Lampiran Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Contoh Penulisan Lampiran Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Catatan:

  • Jika tidak ada lampiran maka tulisan lampiran dihilangkan, tidak ada tulisan ” Lampiran : – “
  • Nomor surat tidak harus menggunakan kedalamannya, cukup ditulis KP saja, tapi menyimpannya harus berdasarkan kedalaman surat misalnya KP.00.01
  • Pada Lampiran, jika terdiri kurang dari dua angka maka ditulis lengkap disebut angkanya, contoh dua belas lembar. Tapi jika lampirannya lebih dari dua angka maka ditulis angkanya, contoh: 23 lembar.
  • Menulis NIP tidak pakai titik dan tidak pakai jarak.
  • Setelah Yth., jika menjabat maka tulis nama jabatannya, jika tidak menjabat maka pakai nama nya.
  • “Perihal” ditulis secara singkat menjadi “Hal”.
  • Kata “di” sebelum nama kota tidak dipakai lagi.
  • Jenis huruf Times New Roman, ukuran 12 pixel.
  • a.n. ditulis sejajar Nama Jabatan yang menandatangani surat.
  • Dibelakang Nama Jabatan yang menandatangani diberi tanda koma.
  • Untuk Perguruan Tinggi atau organisasi diluar Kementerian cukup mencantumkan tanggal saja disisi kakan atasnya ([Tanggal]). Tapi buat Kementerian harus mencantumkan nama tempat baru tangal disisi kanan atasnya ([Tempat][Tanggal])
  • Penulisan nomor urut surat sebaiknya 3 digit, contoh 001. Atau kira2 dalam satu tahun paling banyak berapa jumlahnya, misalnya paling banyak dalam ribuan maka cukup 3 digit saja penulisan nomor urut suratnya, atau kalau ratusan maka cukup 2 digit saja.

(Materi ini disampaikan oleh Pak Edi pada tanggal 25 April 2016)

Penulis: Anita Handayani