Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Month: December 2016

Arti Tombol2 Mode Pemotretan pada Kamera DSLR Canon

Arti Tombol2 Mode Pemotretan
pada Kamera DSLR Canon

Mode Dial Canon EOS 6D

Mode Dial Canon EOS 6D

Continue reading

Bentuk Kop Surat

Bentuk Kop Surat
Kepala Naskah Dinas IPB

Kop Surat IPB

Kop Surat IPB

Continue reading

Bentuk Form Surat Dinas yang Baru

Bentuk Form Surat Dinas Baru yang Baru

Contoh cara mengisi Form Surat Dinas yang Baru ini
berdasarkan Tata Naskah Dinas IPB Revisi Terbaru Tahun 2017
dan
Hasil Diklat Fungsional Arsiparis Ahli
yang disampaikan oleh Pak Setyo Edy Susanto pada tanggal 25 April 2016

Contoh Bentuk Form Surat Dinas yang Baru:

Contoh Penulisan Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Contoh Penulisan Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Contoh Penulisan Lampiran Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Contoh Penulisan Lampiran Naskah / Surat Dinas IPB sesuai Pedoman TND

CONTOH FORMAT PEMBERIAN NOMOR DAN KODE SURAT

a. Surat yang dibuat dan ditandatangani oleh Rektor atau Wakil Rektor.

a. Surat yang dibuat dan ditandatangani oleh Rektor atau Wakil Rektor.

b. Surat yang dibuat dan ditandatangani oleh Dekan Fakultas Pertanian.

b. Surat yang dibuat dan ditandatangani oleh Dekan Fakultas Pertanian.

c. Surat yang dibuat dan ditandatangani oleh Ketua Departemen Arsitektur Lansekap Fakultas Pertanian.

c. Surat yang dibuat dan ditandatangani oleh Ketua Departemen Arsitektur Lansekap Fakultas Pertanian.

d. Surat yang berasal dari Rektor dan ditandatangani oleh Kepala LPPM dengan penyebut a.n. (Rektor).

d. Surat yang berasal dari Rektor dan ditandatangani oleh Kepala LPPM dengan penyebut a.n. (Rektor).

Surat yang berasal dan ditandatangani oleh Direktur Sumberdaya Manusia.

Surat yang berasal dan ditandatangani oleh Direktur Sumberdaya Manusia.

Surat yang berasal dan ditandatangani oleh Ketua MWA yang bersifat rahasia.

Surat yang berasal dan ditandatangani oleh Ketua MWA yang bersifat rahasia.

KEPALA NASKAH DINAS
(KOP SURAT)

Tatacara pencantuman kepala naskah dinas:

  1. lambang Institut Pertanian Bogor sesuai dengan yang ditetapkan dalam statuta, nama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, nama Institut Pertanian Bogor, alamat, dan garis penutup;
  2. nama Institut Pertanian Bogor dicetak lebih tebal dan nama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tidak dicetak tebal;
  3. nama unit kerja yang dipimpin oleh Kepala Biro, Direktur, Kepala Kantor, dan Ketua Departemen di lingkungan Institut Pertanian Bogor tidak dicantumkan pada kepala naskah dinas;
  4. nama organ, fakultas, sekolah, lembaga, pusat dan unsur penunjang di lingkungan Institut Pertanian Bogor dicetak di bawah nama Institut Pertanian Bogor dengan huruf kapital dengan warna hitam;
  5. alamat diketik lengkap pada baris akhir tanpa singkatan atau akronim (penggalan) disertai kode pos, telepon, faksimile, email, dan website;
  6. kepala naskah dinas ditutup dengan menggunakan garis tebal tunggal dengan ukuran garis 2¼ pt dengan warna hitam;
  7. jarak garis penutup dari tepi atas kertas sekitar 4½ cm;
  8. jarak garis penutup dengan nama unit kerja adalah ½ spasi (6 pt)
  9. pengetikan nama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dicetak pada baris pertama menggunakan huruf Times New Roman ukuran 14.
    Nama Institut Pertanian Bogor dicetak pada baris kedua  menggunakan huruf Times New Roman ukuran 14 cetak tebal.
    Nama unit dibawah Institut Pertanian Bogor pada baris ketiga, masing-masing dicetak dengan huruf kapital, dan alamat menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12.

Contoh kepala naskah dinas:

  1. Contoh kepala naskah dinas IPB
  2. Contoh kepala naskah dinas Fakultas di IPB
  3. Contoh kepala naskah dinas Dewan Guru Besar IPB
  4. Contoh kepala naskah dinas Lembaga di IPB
  5. Contoh kepala naskah dinas Pusat-pusat di IPB
  6. Contoh kepala naskah dinas Unit Kerja di IPB
Kepala Naskah Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Fakultas Pertanian IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Fakultas Pertanian IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Dewan Guru Besar IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Dewan Guru Besar IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Lembaga di IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Lembaga di IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Pusat di IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Pusat di IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Unit Kerja di IPB sesuai Pedoman TND

Kepala Naskah Dinas Unit Kerja di IPB sesuai Pedoman TND

Kepala naskah dinas dalam bentuk file DOC bisa di download disini:

  1. contoh_bentuk_kop_surat_ipb.doc
  2. contoh_bentuk_kop_surat_fakultas_pertanian_ipb.doc
  3. contoh_bentuk_kop_surat_dewan_guru_besar_ipb.doc
  4. contoh_bentuk_kop_surat_lembaga_di_ipb.doc
  5. contoh_bentuk_kop_surat_pusat_di_ipb.doc
  6. contoh_bentuk_kop_unit_kerja_di_ipb.doc

F.    Surat Dinas

  1. Pengertian
    Surat Dinas merupakan naskah dinas yang berisi hal penting berkenaan dengan administrasi institusi.
  2. Kewenangan
    Pejabat yang berwenang menandatangani Surat Dinas untuk tingkat IPB adalah Rektor, Wakil Rektor, dan Sekretaris Institut. Untuk tingkat fakultas/sekolah adalah Dekan.  Untuk tingkat unit kerja yang berwenang menandatangani adalah pimpinan unit kerja yang membuat Surat Dinas.
  3. Naskah  surat  dinas  diketik  dengan  jenis   huruf Times New Roman dengan ukuran huruf 11 atau 12, di atas ukuran kertas A4.
  4. Bagian surat dinas
    Bagian surat dinas terdiri atas:
    a.    Kepala
    Kepala surat dinas menggunakan tatacara pembentukan dan format kepala naskah dinas.
    b.    Pembuka
    Pembuka surat dinas terdiri atas:
    1)    nomor surat dinas:
    a)    berisikan nomor urut, kode surat, dan tahun pembuatan surat;
    b)    kata nomor diketik di sebelah kiri di bawah garis kepala surat dinas; dan
    c)    nomor urut tidak dikombinasikan dengan huruf.
    Contoh:2)    lampiran surat dinas:
    a)    kata lampiran diketik di bawah kata Nomor dan menyebutkan jumlah lampiran;
    b)    jumlah lampiran yang dapat diketik dengan satu atau dua kata diketik dengan huruf dan diawali dengan huruf kapital, tidak didahului atau diikuti angka, sedangkan yang tiga kata atau lebih diketik dengan menggunakan angka Arab; dan
    Contoh:
    Pada Lampiran, jika terdiri kurang dari dua angka maka ditulis lengkap disebut angkanya, contoh Satu Lembar, Sepuluh Lembar, Dua Belas Lembar, Dua Puluh Lembar, Tiga Puluh Lembar.
    Dua Belas berarti ada dua angka
    Tapi jika lampirannya lebih dari dua angka maka ditulis angkanya contoh: 23 Lembar, 29 Lembar.
    (Baca Dua Puluh Tiga Lembar, Dua Puluh Sembilan Lembar)
    Lampiran  :  Satu Lembar
    Lampiran  : Dua Belas Lembar
    Lampiran  :  23 Lembar
    Jika Lampiran tidak ada maka kata Lampiran tidak usah ditulis

    Kata Dua Puluh Tiga berarti ada tiga angka
    c)    kata lampiran tidak diketik apabila tidak ada yang dilampirkan.
    d)    lampiran tidak harus diberikan kepada semua tembusan.
    3)    hal surat dinas:
    a)   hal surat berisikan inti keseluruhan isi surat dinas diketik dengan huruf kapital pada setiap awal kata tanpa diakhiri tanda baca;
    Contoh:
    Hal   :  Undangan Rapat
    b)    kata hal (bukan perihal) diketik di bawah kata lampiran dan apabila tidak ada yang dilampirkan, kata hal diketik di bawah kata nomor.
    4)    tanggal surat dinas:
    a)    diketik di sebelah kanan sebaris dengan nomor surat;
    b)    tanggal surat dinas tidak disertai nama tempat pembuatannya.
    5)    alamat tujuan surat dinas:
    a)    pengetikan alamat tujuan surat didahului frasa yang terhormat disingkat Yth. kemudian nama jabatan atau nama orang yang dituju;
    b)    singkatan Yth. diketik di bawah kata Hal (bukan perihal); dan
    c)    nama tempat pada alamat yang dituju tidak didahului kata depan di.
    c.    Isi
    Isi surat dinas terdiri atas:
    1)    pendahuluan merupakan kalimat pembuka isi surat dinas, diketik singkat dan jelas;
    2)    awal kalimat isi surat dinas diketik di bawah dan sejajar dengan alamat tujuan surat;
    3)    isi pokok berisi uraian dari inti surat dinas; dan
    4)    kalimat penutup merupakan kalimat yang mengakhiri isi surat dinas.
    d.    Penutup
    Penutup surat dinas terdiri atas:
    1)    nama jabatan penanda tangan surat dinas yang diketik di bagian kanan bawah dengan huruf kapital pada setiap awal kata, kecuali kata penghubung, dan diakhiri tanda baca koma (,);
    Contoh:
    Rektor,
    atau

    Rektor Institut Pertanian Bogor,
    2)    nama pejabat yang menandatangani surat dinas diketik di bawah, sejajar dengan nama jabatan, dan menggunakan huruf kapital pada setiap awal kata tanpa diapit dengan tanda kurung dan garis bawah.  Nama pejabat sebagaimana dimaksud dapat mencantumkan gelar akademik;
    Contoh:
    Herry Suhardiyanto
    atau Prof. Dr. Ir Herry Suhardiyanto, M.Sc.
    3)    tanda tangan pejabat dibubuhkan di antara nama jabatan dan nama pejabat;
    4)    singkatan NIP diketik di bawah dan sejajar dengan nama pejabat yang menandatangani serta menggunakan huruf kapital tanpa diakhiri dengan titik dan diikuti dengan nomor tanpa jarak;
    Contoh:
    NIP 195909101985031003
    5)    cap dinas atau cap jabatan dibubuhkan dengan menyentuh bagian sisi kiri tanda tangan pejabat; dan
    6)   apabila ada tembusan, dibuat dengan menggunakan tatacara sebagaimana pembuatan tembusan.

    Tembusan:
    (Ada pada halaman 29 dalam PEDOMAN TATA NASKAH DINAS DI LINGKUNGAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR Tahun 2016)
    1)    Apabila ada tembusan, kata tembusan diketik dengan menggunakan huruf kapital pada awal kata tanpa garis bawah diikuti tanda baca titik dua sejajar dengan pembuka surat dan sebaris dengan nama pejabat yang menandatangani surat edaran.
    2)    Pihak yang diberi tembusan diketik di bawah kata tembusan, dan apabila yang diberi tembusan lebih dari satu diberi nomor urut dengan angka Arab sejajar dengan kata tembusan.
    3)    Pihak yang diberi tembusan tidak didahului dengan Yth atau diikuti frasa sebagai laporan.

    7)    Setiap surat dinas sebelum ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dibubuhi paraf terlebih dahulu oleh para pejabat yang bertugas menyiapkan konsep surat dinas tersebut.  Paraf dibubuhkan disebelah kiri/sebelum nama pejabat penandatangan surat dinas.
    8)    Jika diperlukan boleh mecantumkan footer, misalnya logo ISO, Akreditasi, dan kotak paraf.
    e.    Tembusan jika diperlukan

  5. Nomor halaman naskah
    Nomor halaman naskah diketik dengan menggunakan Nomor halaman naskah diketik dengan menggunakan nomor urut angka Arab dan dicantumkan secara simetris di tengah atas dengan membubuhkan tanda hubung (-) sebelum dan setelah nomor, kecuali halaman pertama naskah dinas yang menggunakan kop naskah dinas tidak perlu mencantumkan nomor halaman.
  6. Ketentuan jarak spasi
    Ketentuan jarak spasi adalah sebagai berikut:
    a.    Jarak antara bab dan judul adalah dua spasi.
    b.    Jika judul lebih dari satu baris, jarak antara baris pertama dan kedua adalah satu spasi.
    c.    Jarak antara judul dan subjudul adalah empat spasi.
    d.    Jarak antara subjudul dan uraian adalah dua spasi.
    e.    Jarak masing-masing baris disesuaikan dengan keperluan.
    f.  Dalam penentuan jarak spasi, hendaknya diperhatikan aspek keserasian dan estetika, dengan mempertimbangkan isi naskah dinas.
  7. Penentuan Batas/Ruang Tepi
    Demi keserasian dan kerapian (estetika) dalam penyusunan naskah dinas, diatur supaya tidak seluruh permukaan kertas digunakan secara penuh. Oleh karena itu, perlu ditetapkan batas antara tepi kertas dan naskah, baik pada tepi atas, kanan, bawah, maupun pada tepi kiri sehingga terdapat ruang yang dibiarkan kosong. Penentuan ruang tepi dilakukan berdasarkan ukuran yang terdapat pada peralatan yang digunakan untuk membuat naskah dinas, yaitu
    a.    ruang tepi atas : apabila menggunakan kop naskah dinas, 2 spasi di bawah kop, dan apabila tanpa kop naskah dinas, sekurang-kurangnya 2 cm dari tepi atas kertas;
    b.    ruang tepi bawah : sekurang-kurangnya 2,5 cm dari tepi bawah kertas;
    c.    ruang tepi kiri : sekurang-kurangnya 3 cm dari tepi kiri kertas; batas ruang tepi kiri tersebut diatur cukup lebar agar pada waktu dilubangi untuk kepentingan penyimpanan dalam ordner/snelhechter tidak berakibat hilangnya salah satu huruf/kata/angka pada naskah dinas;
    d.    ruang tepi kanan : sekurang-kurangnya 2 cm dari tepi kanan kertas.
    Catatan:
    Dalam pelaksanaannya, penentuan ruang tepi seperti tersebut di atas bersifat fleksibel, disesuaikan dengan banyak atau tidaknya isi suatu naskah dinas. Penentuan ruang tepi (termasuk juga jarak spasi dalam paragraf) hendaknya memperhatikan aspek keserasian dan estetika.

 

PEMAKAIAN SINGKATAN a.n.

a.n. diketik dengan huruf kecil, masing-masing diakhiri titik, digunakan hanya jika yang berwenang menandatangani surat mendelegasikan penandatangan surat kepada pejabat setingkat dibawahnya, sedangkan pertanggungjawaban isi surat tetap di tangan yang memberi kuasa.
Contoh:

Contoh pemakaian singkatan a.n.

Contoh pemakaian singkatan a.n.

ALAMAT SURAT

A.    Alamat surat dicantumkan pada:

  1. sampul surat; dan
  2. surat.

B.    Alamat pada sampul surat perlu dicantumkan:

  1. singkatan Yth.;
  2. nama jabatan;
  3. unit kerja;
  4. alamat lengkap;
  5. nama kota; dan
  6. kode pos.

C.    Alamat pada surat terdiri atas:

  1. singkatan Yth.;
  2. nama jabatan;
  3. unit kerja;
  4. nama kota.

D.    Pencantuman kata penyapa
Pencantuman kata penyapa, seperti bapak, ibu, atau saudara di depan nama jabatan dan gelar tidak diperlukan, baik pada sampul maupun pada surat.

E.    Sampul surat untuk surat keluar (eksternal) IPB
Sampul surat untuk surat keluar IPB menggunakan sampul surat berwarna coklat berkop IPB.

F.    Sampul surat untuk surat didalam (internal) IPB
Sampul surat untuk surat internal IPB menggunakan sampul surat berwarna putih polos berkop IPB dan bukan sampul buatan dari kertas bekas.

 

Catatan:

  • Jika tidak ada lampiran maka tulisan lampiran dihilangkan, tidak ada tulisan ” Lampiran : – “
  • Nomor surat tidak harus menggunakan kedalamannya, cukup ditulis KP saja, tapi menyimpannya harus berdasarkan kedalaman surat misalnya KP.00.01
  • Pada Lampiran, jika terdiri kurang dari dua angka maka ditulis lengkap disebut angkanya, contoh Dua Belas Lembar.
  • Tapi jika lampirannya lebih dari dua angka maka ditulis angkanya
    contoh: 23 Lembar
  • Menulis NIP tidak pakai titik dan tidak pakai jarak.
  • Setelah Yth., jika menjabat maka tulis nama jabatannya, jika tidak menjabat maka pakai nama nya.
  • “Perihal” ditulis secara singkat menjadi “Hal”.
  • Kata “di” sebelum nama kota tidak dipakai lagi.
  • Jenis huruf Times New Roman, ukuran 12 pixel.
  • a.n. ditulis sejajar Nama Jabatan yang menandatangani surat.
  • Dibelakang Nama Jabatan yang menandatangani diberi tanda koma.
  • Untuk Perguruan Tinggi atau organisasi diluar Kementerian cukup mencantumkan tanggal saja disisi kakan atasnya ([Tanggal]).  Tapi buat Kementerian harus mencantumkan nama tempat baru tangal disisi kanan atasnya ([Tempat][Tanggal])
  • Penulisan nomor urut surat sebaiknya 3 digit, contoh 001.  Atau kira2 dalam satu tahun paling banyak berapa jumlahnya, misalnya paling banyak dalam ribuan maka cukup 3 digit saja penulisan nomor urut suratnya, atau kalau ratusan maka cukup 2 digit saja.

Peraturan Menteri Pedidikan dan Kebudayaan RI Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bisa di download dalam bentuk file *.pdf disini: permen_tahun2013_nomor06_ttg_naskah_dinas.pdf

Lampiran Peraturan Menteri Pedidikan dan Kebudayaan RI Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bisa di download dalam bentuk file *.pdf disini: permen_tahun2013_nomor06_lampiran.pdf

Link Terkait: Kop Surat

Surat Tugas

  1. Pengertian
    Surat tugas merupakan naskah dinas yang berisi penugasan dari pejabat yang berwenang kepada seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan. Surat tugas dapat berbentuk lembaran surat atau kolom.
  2. Kewenangan
    Pejabat yang berwenang menandatangani Surat Tugas untuk tingkat IPB adalah Rektor, Wakil Rektor, dan Sekretaris Institut. Untuk tingkat fakultas/sekolah adalah Dekan. Untuk tingkat unit kerja yang berwenang menandatangani adalah pimpinan unit kerja yang membuat Surat Tugas.
  3. Naskah surattugas diketik dengan jenis huruf Times New Roman
    dengan ukuran huruf 12, di atas kertas A4.

Bagian-bagian surat tugas terdiri atas:

  1. Kepala
    Kepala surat tugas, baik yang berbentuk lembaran surat maupun kolom menggunakan tatacara pembentukan dan format kepala naskah dinas.
  2. Pembuka

Pembuka surat tugas terdiri atas:

  1. frasa surat tugas diketik di bawah kepala surat dengan huruf kapital secara simetris; dan
  2. Kata nomor diketik sejajar dengan frasa surat tugas, diawali dengan huruf kapital.

Surat Tugas berbentuk lembaran

Contoh frmat Surat Tugas berbentuk Lembaran

Contoh frmat Surat Tugas berbentuk Lembaran

Isi surat tugas yang berbentuk lembaran surat terdiri atas:

  1. nama jabatan pemberi tugas diketik di sebelah kiri di bawah kata nomor;
  2. kata nama diketik di bawah dan sejajar dengan awal frasa nama jabatan pemberi tugas;
  3. singkatan NIP diketik di bawah dan sejajar dengan kata nama;
  4. pangkat dan golongan serta jabatan penerima tugas;
  5. kata jabatan diketik di bawah dan sejajar kata pangkat dan golongan; dan
  6. maksud, tanggal dan tempat penugasan, diketik di bawah dan sejajar dengan kata jabatan, didahului dengan kata untuk.

Surat Tugas berbentuk kolom

Contoh frmat Surat Tugas berbentuk Kolom

Contoh frmat Surat Tugas berbentuk Kolom

Isi surat tugas yang berbentuk kolom terdiri atas:

  1. nama jabatan pemberi tugas diketik di sebelah kiri di bawah kata nomor;
  2. kolom isian surat tugas berisi nomor, nama, NIP, pangkat dan golongan, serta jabatan yang diberi tugas diketik di bawah dan sejajar dengan kalimat awal nama jabatan pemberi tugas; danmaksud, tanggal, dan tempat penugasan diketik di bawah kolom sejajar dengan nomor isi kolom dan didahului dengan kata untuk.

Penulis: Anita Handayani (Anggota Tim Penulisan Tata Naskah Dinas IPB)

Update:

  1. Tanggal 1 Juli 2014,
  2. Tanggal 28 April 2016.
  3. Tanggal 19 Desember 2016
  4. Tanggal 29 April 2017

Penghargaan yang Pernah Diperoleh

PENGHARGAAN YANG PERNAH DIPEROLEH

Upacara 17 Agustus 2014 di Kampus IPB

Salaman dengan Rektor IPB, Prof. Herry Suhardiyanto pada saat Upacara 17 Agustus 2014 di Kampus IPB Bogor.

Salaman dengan Rektor IPB, Prof. Herry Suhardiyanto pada saat Rabuan Bersama Warga IPB tanggal 1 Februari 2017. Juara 1 Lomba Web IPB Kategori Staf.

Salaman dengan Rektor IPB, Prof. Herry Suhardiyanto pada saat Rabuan Bersama Warga IPB tanggal 1 Februari 2017. Juara 1 Lomba Web IPB Kategori Staf.

No. Jenis Penghargaan Instansi yang Memberikan Waktu Keterangan

1

Juara 4 dalam Diklatpimp IV angkatan 82 Tahun 2007 Kepala Pusdiklat Pegawai DEPDIKNAS 2007 Surat Penghargaan dari Kepala Pusdiklat Pegawai DEPDIKNAS
2 Satyalancana Karya Satya 10 Tahun Presiden RI 26 Juli 2006 SK Presiden RI No. 052 Tahun 2006 tentang Satyalancana Karya Satya 10 Tahun
3 Juara 1 Kategori Staf pada Lomba Situs Web IPB Tahun 2010 Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi IPB Desember 2010 Sertifikat No. 037/I3.29/TU/2010
4 Juara 1 Kategori Staf pada Lomba Situs Web IPB Tahun 2011 Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi IPB 30 Desember 2011 Sertifikat No. 3243/I3.29/TU/2011
5 Juara 3 Kategori Staf pada Lomba Web Tahun 2012 Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi IPB 10 Desember 2012 Sertifikat No. 12014/IT3.29/TU/2012
6 Juara 1 Kategori Staf pada Lomba Website Unit Kerja IPB Tahun 2013 Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi IPB 5 Desember 2013 Sertifikat No. 032/I3.29/TU/2013
7 Finalis 50
Besar Srikandi Blogger 2014
Kumpulan Emak Blogger 9 Maret 2014


Sertifikat dari Panitia Srikandi Blogger KEB

8 Juara 2 Kategori Arsiparis Berprestasi IPB tahun 2014


Pengumuman: Surat Direktur SDM IPB No. 4877/IT3.23/KP/2014

Direktur Sumberdaya Manusia IPB 23 Mei 2014
9 Juara 1 Kategori Staf pada Lomba Website Unit Kerja IPB Tahun
2014
Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi IPB 19 Desember 2014 Sertifikat No.0195/IT3.29/TU/2014  Juara 1 Lomba Web IPB 2014
10 Satyalancana Karya Satya 20 Tahun Presiden RI 30 April 2015 Surat Keputusan Presiden RI No. 30/TK/TAHUN 2015
11 Juara 1 Kategori Arsiparis Berprestasi IPB tahun 2014


Pengumuman: Surat Direktur SDM IPB No. 6373/IT3.23/KP/2016


Penetapan dengan SK Rektor No. 119/IT3/KP/2016 

Rektor IPB 1 Februari 2017 Surat Keputusan Rektor IPB No. 119/IT3/KP/2016


Piagam Penghargaan Juara 1 Arsiparis Berprestasi IPB Tahun 2016

12 Juara 1 Kategori Staf pada Lomba Website Unit Kerja IPB Tahun
2016


Pengumuman:
Surat Direktur DIDSI IPB No. 0309/IT3.29/TU.00.02/2017

Direktur Direktorat Integrasi Data dan Sistem Informasi IPB 10 Januari 2017 Sertifikat Juara 1 Kategori Blog Staf Lomba Website Unit Kerja IPB 2016

 

Update 10/02/2017

Copyright © Anita Handayani

Ujian Pianoforte2 di Yamaha Musik

Ujian Pianoforte2 di Yamaha Musik

Saya mulai kursus di Yamaha Musik pada tanggal 10 Desember 2015. Guru musikku bernama Miss Vivi.

Saya sudah mendapatkan Sertifikat Ujian Piano Forte 1, Ujian Pianoforte1 di Yamaha Musik diadakan pada hari minggu tanggal 7 Agustus 2016 yang baru lalu.  Sekarang saya sudah mau ujian lagi yaitu ujian Piano Forte 2 pada hari minggu tanggal 15 Januari 2017 yang akan datang di Yamaha Musik yang ada di Mall Ekalokasari Bogor. Do’akan saya lulus ujian PionoForte2 ini ya…

Lagu yang saya  ambil adalah:

  1. Wajib: Quiet Dusk
  2. Pilihan:
    1. Little Playmates
    2. Good Night

Kita nanti diminta untuk memainkan lagu wajib dan salah satu lagu pilihan tersebut.

Earing cadence G major dan 1 birama musik (5 not saja) di tangga nada G (ini ujian yang paling sulit, karena penguji memainkan di piano yang tersembunyi kemudian kita nanti harus bisa memainkan sama persis dengan yang dimainkan oleh penguji).

Ini partiturnya / not balok nya:

Partitur / Not Balok Quiet Dusk (Russian Melody)

Partitur / Not Balok Quiet Dusk (Russian Melody)

Partitur / Not Balok Little Playmates oleh F.X. Chwatal

Partitur / Not Balok Little Playmates oleh F.X. Chwatal

Partitur / Not Balok Good Night (Traditional)

Partitur / Not Balok Good Night (Traditional)

Ini hasil rekamanku di Piano Yamaha Clavinova 601 (Piano Digital), hanya saja di dengar di komputer  hasilnya kurang bagus, entahlah saya belum tahu bagaimana caranya agar rekaman di Yamaha Digital bisa terdengar bagus di Komputer. Jika teman2 ada yang tahu, kasih tahu saya ya….. Dengarkannya cukup pakai Program Windows Media Player bawaan komputermu.

Link terkait:

  1. Ujian Pianoforte1 di Yamaha Musik
  2. Sertifikat Ujian Piano Forte 1
  3. Ujian Pianoforte2 di Yamaha Musik
  4. Sertifikat Ujian Piano Forte 2

 

Copyright © Anita Handayani

Sertifikat Ujian Piano Forte 1

Sertifikat Ujian Piano Forte 1

Sertifikat Lulus Ujian Piano Forte 1 (Piano Grade 13)

Sertifikat Lulus Ujian Piano Forte 1 (Piano Grade 13)

Aih bahagianya bisa mendapatkan Sertifikat Ujian Piano Forte 1 artinya saya lulus ujian   piano grade 13 di Yamaha Musik Bogor  Sertifikat ini saya dapatkan pada tanggal 7 Agustus 2016.  Ini adalah sertifikat pertama yang saya dapatkan dari Yamaha Musik.

Link terkait:

  1. Ujian Pianoforte1 di Yamaha Musik
  2. Sertifikat Ujian Piano Forte 1
  3. Ujian Pianoforte2 di Yamaha Musik
  4. Sertifikat Ujian Piano Forte 2

Copyright © Anita Handayani

Foto Jalan-jalan ke Taman Bunga Puncak

Foto Jalan-jalan ke Taman Bunga Puncak

Aku berfoto di depan bunga2 di Taman Bunga Puncak

Aku berfoto di depan bunga2 di Taman Bunga Puncak

aku dan anakku Ruth senang berkunjung ke Taman Bunga Puncak

aku dan anakku Ruth senang berkunjung ke Taman Bunga Puncak

Ini tampilan saya bersama suami dan anak ketika bertemu Pak Sby 30 Desember 2015 di Taman Bunga Puncak

Ini tampilan saya bersama suami dan anak ketika bertemu Pak Sby 30 Desember 2015
di Taman Bunga Puncak

Close up Bunga Mawar Merah di Taman Bunga Puncak sehabis hujan, aih indahnya...

Close up Bunga Mawar Merah di Taman Bunga Puncak sehabis hujan, aih indahnya…

Bunga Mawar Merah di Taman Bunga Puncak

Bunga Mawar Merah di Taman Bunga Puncak

Bunga Teratai di Taman Bunga Puncak

Bunga Teratai di Taman Bunga Puncak

Bunga Mawar dua warna di Taman Bunga Puncak

Bunga Mawar dua warna di Taman Bunga Puncak

Foto sekeluarga di Taman Bunga Puncak

Foto sekeluarga di Taman Bunga Puncak

Pohon cemara di Taman Bunga Puncak

Pohon cemara di Taman Bunga Puncak

Saya bersama kamera DSLR pertama saya yaitu Canon EOS 40D, 30 Desember 2015

Saya bersama kamera DSLR pertama saya yaitu Canon EOS 40D, 30 Desember 2015

Foto Mawar yang menjadi Background ketika motret Pak SBY di Taman Bunga Puncak

Foto Mawar yang menjadi Background ketika motret Pak SBY di Taman Bunga Puncak

Kuncup bunga mawar nan indah di Taman Bunga Puncak

Kuncup bunga mawar nan indah di Taman Bunga Puncak

Copyright © Anita Handayani

Canon PhotoMarathon 2016

Pengalaman mengikuti Lomba Canon PhotoMarathon 2016

Saya bersama Mbak Wina Van Dijk, yaitu kakak kelas di Canon School Photography

Saya bersama Mbak Wina Van Dijk, yaitu kakak kelas di Canon School Photography

Juara Umum Lomba Foto Canon PhotoMarathon Indonesia Tahun 2016

Juara Umum Lomba Foto Canon PhotoMarathon Indonesia Tahun 2016

Canon Photomarathon Indonesia 2016, dilakukan di 3 kota yaitu

  1. Surabaya
    Tanggal: 2016-10-22
    Waktu: Pk. 10.00 – 21.00
    Lokasi: Lenmarc Mall
  2. Yogyakarta
    Tanggal: 2016-10-30
    Waktu: Pk. 10.00 – 21.00
    Lokasi: Hartono Mall
  3. Jakarta
    Tanggal: 2016-11-12
    Waktu: Pk. 10.00 – 21.00
    Lokasi: Epiwalk, Epicentrum

Manfaat mengikuti Canon PhotoMarathon 2016:

  1. Ikut Lomba foto berhadiah Kamera DSLR Canon EOS 750D dan lensa Canon EF-S 18-55mm, serta mengikuti Trip Photo Clinic ke Jepang
  2. Ada hunting foto bareng
  3. Ada games berhadiah
  4. Ada Seminar Fotografi dibawakan oleh para fotografer ternama
    1. SURABAYA, oleh Justin Mott
    2. YOGYAKARTA, oleh Yulianus Ladung
    3. JAKARTA, oleh Misbachul Munir & Evy Aryati
  5. Ada Free Sensor Cleaning pada kamera
    (yaitu membersihkan debu yang menempel di sensor kamera DSLR)

    Sensor Cleaning

    Sensor Cleaning

    Sensor CMOS merupakan salah satu bagian penting pada Kamera Digital tipe SLR. Fungsi sensor ini seperti lembaran film pada Kamera Manual (Film Base Camera). Jika pada permukaan Sensor CMOS terdapat debu/kotoran yang melekat, maka bentuk debu/kotoran ini akan terlihat pada hasil image/ foto saat preview atau ketika dicetak dengan printer. Tentu hal ini sangat tidak diharapkan oleh fotografer manapun. Oleh karena itu Pembersihan (cleaning) perlu dilakukan.  Ini yang paling menarik, karena kalau diluar harganya bisa Rp. 300.000 per satu kali melakukan sensor cleaning lho :)
    Camera  Canon 6D saya yang baru 2 tahun yang lalu saya beli (6 April 2014), setelah mendapat service Sensor Cleaning  ternyata  foto yang dihasilkan menjadi bening banget beda dengan sebelumnya.  Terimakasih buat panitia yang menyediakan jasa ini, free pula.

  6. Ada free buku produk kamera terbaru
  7. Ada toko yang menjual perlengkapan kamera dengan harga lebih murah
  8. Ada jasa cetak foto dengan harga murah

Biaya pendaftaran sebesar Rp 153.571 per orang yang di transfer ke rekening :
BANK CENTRAL ASIA (BCA)
a/n SINTRA
a/c 1062273466

Setelah pembayaran terverifikasi, maka Anda akan menerima email konfirmasi berisi NOMOR PESERTA yang terdiri dari 5 huruf.  Nomor peserta saya 37781 , saya ikut yang di Jakarta.

Canon Photomarathon ini sangat unik jika dibanding lomba photo yang pernah ada. Selain pemotretan atau hunting photo dilakukan hari itu juga, seluruh foto yang dihasilkan para peserta Canon Photomarathon Indonesia 2016 ini akan dinilai dewan juri hari itu juga dan diumumkan siapa pemenangnya hari itu juga.

Satu tema diberikan waktu 1,5 jam untuk hunting foto.  Mikirin/menentukan mau motret apa  sesuai tema itu yang sulit buat pemula karena dibatasi waktu yang amat singkat.  Tapi heran sekali saya karena para juara bisa tahu ada kuburan dan orang yang bawa kerupuk di kampung padahal acara dilakukan di Mall Epicentrum Jakarta.

Selain itu, Canon Photomarathon Indonesia 2016 ini juga bisa dipakai sebagai sarana silaturahmi, ajang perkenalan, networking dan mendapatkan trik-trik baru dari pakar fotografi yang tidak pelit dalam berbagi ilmu fotografi. (Note: menurut saya penyampaian seminar ini kurang optimal dan gak banyak manfaatnya karena tidak didukung dengan sound sistem yang bagus, sehingga suaranya pecah tidak jelas terdengar).

Untuk Canon Photomarathon Indonesia 2016 ini bagian dari Canon Photomarathon Asia. Di 2016 ini, Canon Photomarathon Asia ini diselenggarakan di 11 negara, Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, India, Thailand, Kamboja, Hong Kong, Taiwan, Sri Lanka, dan Brunei.

Mereka yang memenangkan photo kontes dari 11 negara tersebut akan diambil mewakili negaranya masing-masing kemudian dikumpulkan untuk mengikuti Trip Photo Clinic.

Juara umum dari Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta mewakili Indonesia untuk kemudian dikumpulkan dengan juara utama dari negara-negara penyelenggara Canon PhotoMarathon Asia 2016 lainnya.

Para peserta photo clinic tersebut, akan dibawa ke sebuah tempat yang eksotis di Jepang yang selama ini dikenal sebagai destinasi para fotografer dengan didampingi mentor berkaliber internasional.

Canon Photomarathon Indonesia sudah tercatat di Musium Rekor Indonesia (MURI) sebagai acara lomba dan hunting foto dengan peserta terbanyak.

Ini hasil foto saya yang saya kumpulkan pada acara Canon Photomarathon Jakarta tanggal 12 November 2016 yang lalu:

Tema 1 : Saling Menghargai

Tema 1 : Saling Menghargai

Tema 2 : Sangat Bernilai

Tema 2 : Sangat Bernilai

Tema 3 : Bersinar melalui Kegelapan

Tema 3 : Bersinar melalui Kegelapan

Hehe…. lumayanlah bisa ngumpulin foto sesuai tema.  Kedepannya saya harus belajar lebih banyak lagi tentunya jika ingin menang :)

Data Exif Bola Kristal

Ini adalah Data Exif motret Bola Kristal, salahnya dimana ya?

Saran Pak Arief Basuki (juara umum Canon PhotoMarathon Surabaya 2016):

  1. Bukaan F nya tidak perlu sampai 22, dibawah 10 akan lebih tajam,  misalnya f/8.
  2. Speed 1 detik (1 sec = 1″) yang saya pakai itu kelamaan katanya, karena dapat menyebabkan shaking (goyangan), sebaiknya pakai speed 1/60 detik saja.
  3. Pakai lensa normal saja, gak perlu pakai lensa tele.
  4. Jangan terlalu kaku dengan teori motret (nah saran yang ini nih yang harus saya ingat).

Penulis: Anita Handayani