Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Month: April 2013

Kumpulan Pantun Berbahasa Indonesia

KUMPULAN PANTUN BAHASA INDONESIA

senyum

 

Kalau ada sumur di ladang

Boleh kita menumpang mandi

Kalau ada umur panjang

Boleh kita berjumpa lagi

 

Jangan suka makan mentimun

Mentimun itu banyak getahnya

Jangan suka duduk melamun

Melamun itu tidak ada gunanya

 

Burung nuri burung dara

Terbang ke sisi taman kayangan

Cobalah cari wahai saudara

Makin diisi makin ringan

 

Dayung perahu sampai ke tepi

Agar sampai ke sebrang sana

Kalau kamu suka ingkar janji

Semua kawan tak akan percaya

 

Bila kucing sakit perut

Tikus-tikus menari-nari

Bila abang selalu cemberut

Adik tak mau datang kemari

 

Ada kancil di luar pagar

Berbinar-binar mencari mangsa

Sejak kecil malas belajar

Sudah besar hidup sengsara

 

Dibawa itik pulang petang

Dapat di rumput bilang-bilang

Melihat ibu sudah datang

Hati cemas menjadi hilang

 

Jika kamu pergi ke pasar

Jangan lupa beli semangka

Jika kamu mau belajar

Bukalah mata dan telinga

 

Pagi-pagi makan kuaci

Jangan dimakan dengan kulitnya

Bagaimana pula kamu ini

Satu tambah satu masa tak biasa

 

Ramai orang tertawa-tawa

Memukul gendang dan rebana

Alangkah besarnya hati saya

Mendapat baju dan celana

 

Kalau kamu hendak membelah

Jangan lupa memakai parang

Kalau kamu hendak sedekah

Jangan lupa membawa uang

 

Ayo, kawan kita bersama

Main tali di depan rumah

Kalau menang senanglah kita

Kalau kalah jangan gelisah

 

Kalau puan, puan cerana

Ambil gelas di dalam peti

Kalau tuan bijaksana

Binatang apa taduk di kaki

 

Mari kita mendayung perahu

Mendayung sampai ke tujuan

Mari belajar mencari tahu

Demi kemajuan di masa depan

 

Angkutan kota warnanya putih

Dibawa orang keliling kota

Jadi sopir harus hati-hati

Kalau tidak penumpang celaka

 

Kalau hendak pergi ke pasar

Jangan lupa membawa kuini

Kalau hendak pergi ke Makasar

Naik saja kapal PELNI

 

Pergi ke toko memakai sarung

Sarung buatan negeri seberang

Maksud hati pulang ke kampung

Apa daya tak punya uang

 

Naik delman keliling kota

Delmannya baru, kudanya kuat

Kalau kita di jalan raya

Patuhi rambu agar selamat

 

Kalau ada si kumbang baru

Bunga kenanga dilepas jangan

Kalau ada sahabat baru

Sahabat lama dibuang jangan

 

Berburu ke padang datar

Mendapat rusa belang kaki

Berguru kepalang ajar

Bagai bunga kembang tak jadi

 

Lautan biru lautan teduh

Lautan hindia indah dan luas

Jangan suka lancang menuduh

Kalau tiada bukti yang jelas

 

Limbubu angina putaran

Membawa sekam dengan padi

Jika ingin tahu kebesaran Tuhan

Lihatlah bulan dan matahari

 

Kemumu di dalam semak

Jatuh melayang selarasnya

Walau ilmu setinggi tegak

Tidak sembahyang apa gunanya

 

Angkat kaki hindari batu

Silau mata bersinar lampu

Tidak baik melawan guru

Beliau setia memberi ilmu

 

Anak orang dari semarang

Pandai merekat dan menempa

Janji orang jaman sekarang

Kini dibuat besok lupa

 

Layang layang terbang melayang

Sugi sugi pagaran benih

Elok benar orang sembahyang

Hati suci mukanya bersih

 

Anak nelayan menangkap pari

Sampannya karam terlanggar topan

Sungguh malang nasibku ini

Ayah pergi ibu berpulang

 

Karena apa binasa pandan

Kalau tidak karena paku

Karena apa binasa badan

Kalau tidak karena laku

 

Siapa yang ingin memetik tomat

Jangan lupa membawa tabung

Siapa yang ingin hidup selamat

Jangan lupa rajin menabung

 

Siapa yang ingin melihat buaya

Jangan lupa pergi ke rangunan

Siapa yang ingin hidup kaya

Jangan lupa membuat simpanan

 

Kalau kita ingin ke Surabaya

Jangan lupa mem bawa pahat

Kalau kita ingin kaya raya

Jangan lupa hidup hemat

 

Kalau kita makan tomat

Jangan lupa beri gula

Kalau kita hidup hemat

Dihari tua kan bahagia

 

Jika kamu ke kota belitar

Jangan lupa membawa uang saku

Jika kamu ingin menjadi anak pintar

Jangan lupa membaca buku

 

Sungguh elok kota belitar

Banyak sekali orang yang dating

Sungguh enak jadi orang pintar

Banyak sekali memperoleh uang

 

Sungguh aku suka gula jawa

Makan gulanya berkali-kali

Sunggguh aku tertawa-tawa

Melihat kakek bermain tali

 

Sungguh manis roti ini

Tidak dicari dating sepiring

Sungguh sakit hatiku ini

Tidak mencuri disangka maling

 

Kalau ada besi berani

Jangan lupa dibuat magnet

Kalau kamu benar berani

Jangan berlagak seperti kampret

 

Magnet bukan sembarang magnet

Bila digosok bias berlari

Kampret bukan sembarang kampret

Bisa belajar setiap hari

 

Kalau tuan ingin berjalan

Jangan lupa membawa celana

Kalau tuan ingin berkenalan

Jangan lupa sebutkn nama

 

Semua orang punya celana

Celanaku dijemur di pohon aren

Semua orang punya nama

Hanya namaku yang paling keren

 

Rasa manis buah semangka

Rasa toman si buah ranti

Tak baik membantah orang tua

Dosa berat akan sampai mati

 

Ban sedan di taman kota

Kita ambil dengan pegas

Badan sehat idaman kita

Kita belajar menjadi cerdas

 

Buat apa kelapa swit

Kalau bukan untuk dimakan

Buat apa banyak duit

Kalau badan sakit-sakitan

 

Biarlah aku jalan terus

Asal aku sampai ke Jakarta

Biarlah aku badannya kurus

Asal tetap sehat sejahtera

 

Banyak lilin digereja

Hanya 1 yang menyala

Banyak cewek di dunia

Hanya 1 yang kucinta

 

Temani adik main ke taman
Tamannya asri dan segar
Jangan buang sampah sembarangan
Lingkungan akan mudah tercemar
(from edgar davin Submitted on 2015/11/08 at 5:59 pm)

Nama-nama Bayi

Nama-nama Bayi

(Senyum Sejenak)

senyum

 

Alkisah, di sebuah RS Bersalin, seorang perawat sedang mendata nama2 bayi yang baru dilahirkan.

 

Perawat: “Siapa nama anak Ibu?”

Bu Ali: “LA BARJI

Perawat: “Masih turunan Arab rupanya.”

Bu Ali: “Bukan, karena LAhir pas leBARan haJI.”

 

Bu Badu: “PEDRO CARLOS

Perawat: “Pasti turunan Spanyol”

Bu Badu: “Bukan, itu karena ayahnya PErnah DRop Out CARena boLOS.”

 

Nona Candra: “LALA CAREN HUGELSAGA

Perawat: “Turunan Brazil?”

Nona Candra: “Bukan, LAgi LAgi CARENa HUbungan GELap SAma tetangGA.”

 

Ny Dina: “ALYA NANDIKA

Perawat: “Aduh cantiknya, apa ada artinya?”

Ny Dina: “ALhamdulillah biaYA persaliNAN DItanggung Kantor.”

 

Ny Euis: “NURDIN HALID

Perawat: “Woow, apa anda pengagum mantan ketua PSSI?”

Ny Euis: “Ooo bukan, eta mah karena NURunin DIa Nampaknya Hal yang pAling suLID.”

 

Ny Fani: “LARS MASARO

Perawat: “Turunan Jerman-Itali?”

Ny Fani: “Bukan, karena LAhiR paS MAlam SAtu suRO.”

 

Ny Gadiza Titin: “JASTIN BIBER

Perawat: “Pasti fans beratnya Justin Bieber ya?”

Ny Gadiza Titin: “Bukan, karena ini anaknya JAja Sama tiTIN Bikinnya ketIka di jemBER.”

 

Bu Hadi: “JALIDI

Perawat: “Wah, kalo ini Betawi asli, tapi apa ada kepanjangannya juga?”

Bu Hadi: “Ada, Non, jaJAL sekalI langsung jaDI” :/

 

Ny Iyem: “PAIJO

Perawat: “PAsti Iki wong Jowo.”

Ny Iyem: “Inggih Bu.”

 

Bu Janu: “SUSNO DUAJI

Perawat: “Apa lagi arti nama ini Bu?”

Bu Janu: “SUSu NOngol dengan DUA biJI”

 

Perawat: “Aahh…. mumet!!!”

 

(terima kasih buat sahabatku Hwa Tjiu yang sudah mengirimkan lelucon yang sudah bikin saya tersenyum-senyum sendiri)

Tip’s Membina Hubungan Suami Isteri yang Harmonis

Lidya Kandow dan Jamal Mirdad bercerai 8 Maret 2013, Dewi Yull dan Ray Sahetapi bercerai, Ira Wibowo dan Katon Baskara bercerai, Vena Melinda dan Ivan Vadila cerai..

Jamal Mirdad, Naysilla Mirdad, dan Lidya Kandou pada acara Panasonic Award
Jamal Mirdad, Naysilla Mirdad, dan Lidya Kandow

Mendengar mereka memutuskan bercerai seringkali kita dibuat bingung dan kaget, karena di memori fikiran kita mereka mereka selalu tampaknya rukun dan harmonis kenapa tiba2 memutuskan bercerai? Saya yakin mereka menikah dulunya karena benar2 saling mencintai, karena pernikahan dengan beda agama sungguh tidak mudah mendapatkan surat izin nya dari pemerintah.

Lidya Kandow dan Jamal Mirdad selama ini dikenal sebagai pasangan serasi. Meskipun berprofesi sebagai artis yang rawan akan kabar miring, keduanya berhasil melewati 25 tahun perkawinannya dengan lancar. Tiba2 menggugat cerai, ada apa sebenarnya? Sulit buat kita mereka-reka sebabnya, apalagi bagi mereka yang belum pernah mengalami perceraian tentu merasa heran.

Hal ini tak beda dengan pengalaman pribadi saya, di luar, dulu kehidupan rumahtangga saya kelihatan mesra, tapi sebenarnya di dalam rumahtangga selalu “panas” alias bertengkar yang tiada habisnya.

Bersama ini saya coba sajikan Tip’s Membina Hubungan Suami Istri yang Harmonis, semoga bisa membantu buat suami isteri yang ingin mempertahankan rumahtangganya sampai akhir hayat.

TIPS MEMBINA HUBUNGAN SUAMI ISTRI YANG HARMONIS

Warna hitam, misalnya, kalau berdiri sendiri akan menimbulkan kesan suram dan dingin. Jarang orang menyukai warna hitam secara berdiri sendiri. Tapi, jika berpadu dengan warna putih, akan memberikan corak tersendiri yang bisa menghilangkan kesan suram dan dingin tadi. Perpaduan hitam-putih jika ditata secara apik, akan menimbulkan kesan dinamis, gairah, dan hangat.

Seperti itulah seharusnya rumah tangga dikelola. Rumah tangga merupakan perpaduan antara berbagai warna karakter. Ada karakter pria, wanita, anak-anak, bahkan mertua. Dan tak ada satu pun manusia di dunia ini yang bisa menjamin bahwa semua karakter itu serba sempurna. Pasti ada kelebihan dan kekurangan.

Nah, di situlah letak keharmonisan. Tidak akan terbentuk irama yang indah tanpa adanya keharmonisan antara nada rendah dan tinggi. Tinggi rendah nada ternyata mampu melahirkan berjuta-juta lagu yang indah.

Dalam rumah tangga, segala kekurangan dan kelebihan saling berpadu. Kadang pihak suami yang bernada rendah, kadang isteri bernada tinggi. Di sinilah suami-isteri dituntut untuk menciptakan keharmonisan dengan mengisi kekosongan-kekosongan yang ada di antar mereka.

Beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk menciptakan keharmonisan rumah tangga, yaitu :

  1. Jangan melihat ke belakang

    Jangan pernah mengungkit-ungkit alasan saat awal menikah. “Kenapa saya waktu itu mau nerima aja, ya? Kenapa nggak saya tolak?” Buang jauh-jauh lintasan pikiran ini. Langkah itu sama sekali tidak akan menghasilkan perubahan. Justru, akan menyeret ketidakharmonisan yang bermula dari masalah sepele menjadi pelik dan kusut. Jika rasa penyesalan berlarut, tidak tertutup kemungkinan ketidakharmonisan berujung pada perceraian.

    Karena itu, hadapilah kenyataan yang saat ini kita hadapi. Inilah masalah kita. Jangan lari dari masalah dengan melongkok ke belakang. Atau, amit-amit deh, membayangkan sosok lain di luar pasangan kita. Hal ini akan membuka pintu setan sehingga kian meracuni pikiran kita.

     

  2. Berpikir objektif

    Kadang, konflik bisa menyeret hal lain yang sebetulnya tidak terlibat. Ini terjadi karena konflik disikapi dengan emosional. Apalagi sudah melibatkan pihak ketiga yang mengetahui masalah internal rumah tangga tidak secara utuh. Cobalah lokalisir masalah pada pagarnya. Lebih bagus lagi jika dalam memetakan masalah ini dilakukan dengan kerjasama dua belah pihak yang bersengketa. Tentu akan ada inti masalah yang perlu dibenahi.

    Misalnya, masalah kurang penghasilan dari pihak suami. Jangan disikapi emosional sehingga menyeret masalah lain. Misalnya, suami yang tidak becus mencari duit atau suami dituduh sebagai pemalas. Kalau ini terjadi, reaksi balik pun terjadi. Suami akan berteriak bahwa si isteri bawel, materialistis, dan kurang pengertian. Padahal kalau mau objektif, masalah kurang penghasilan bisa disiasati dengan kerjasama semua pihak dalam rumah tangga. Tidak tertutup kemungkinan, isteri pun ikut mencari penghasilan, bahkan bisa sekaligus melatih kemandirian anak-anak.

     

  3. Lihat kelebihan pasangan, jangan sebaliknya

    Untuk menumbuhkan rasa optimistis, lihatlah kelebihan pasangan kita. Jangan sebaliknya, mengungkit-ungkit kekurangan yang dimiliki. Imajinasi dari sebuah benda, bergantung pada bagaimana kita meletakkan sudut pandangnya. Mungkin secara materi dan fisik, pasangan kita mempunyai banyak kekurangan. Rasanya sulit sekali mencari kelebihannya. Tapi, di sinilah uniknya berumah tangga. Bagaimana mungkin sebuah pasangan suami isteri yang tidak saling cinta bisa punya anak lebih dari satu.

    Berarti, ada satu atau dua kelebihan yang kita sembunyikan dari pasangan kita. Paling tidak, niat ikhlas dia dalam mendampingi kita karena Tuhan sudah merupakan kelebihan yang tiada tara. Luar biasa nilainya di sisi Tuhan. Nah, dari situlah kita memandang. Sambil jalan, segala kekurangan pasangan kita itu dilengkapi dengan kelebihan yang kita miliki. Bukan malah menjatuhkan atau melemahkan semangat untuk berubah.

     

  4. Saling percaya

    Tanpa rasa saling percaya antara pasangan suami-istri, perkawinan tentu tak akan berjalan mulus. Bagaimana bisa mulus jika suami atau istri selalu mengawasi gerak-gerik kita karena ketidakpercayaannya itu? Yang muncul adalah kegelisahan, kecurigaan, kekhawatiran, tak pernah merasa tenteram, dan sebagainya. Ujung-ujungnya, Anda berdua justru saling menyalahkan dan menuduh. Rasa saling percaya akan mengantarkan Anda pada perasaan aman dan nyaman. Kuncinya, jangan sia-siakan kepercayaan yang diberikan suami Anda. Istri tak perlu mencurigai suami, dan sebaliknya, suami juga tak perlu mencurigai istri. Membangun rasa saling percaya juga merupakan perwujudan cinta yang dewasa.

     

  5. Kebutuhan Seks

    Perkawinan tanpa seks bisa dibilang seperti sayur tanpa garam. Hambar. Ya, seks memang perlu. Dan meski aktivitas seks sebetulnya bertujuan untuk memperoleh keturunan, namun manusia perlu juga mengembangkan seks untuk mencapai kebahagiaan bersama pasangan hidupnya. Kegiatan seks mestinya adalah penyerahan total, saling menyerahkan diri kepada suami atau istrinya sehingga hubungan terpupuk semakin dalam. Kegiatan seks yang timpang akan menjadi masalah serius bagi suami- istri. Uring-uringan, cekcok, dan ahkan mencari pelampiasan di luar, merupakan akibat yang biasanya muncul jika soal yang satu ini muncul.

    Prinsip hubungan seks yang baik adalah adanya keterbukaan dan kejujuran dalam mengungkapkan kebutuhan Anda masing-masing. Intinya, kegiatan seks adalah untuk saling memuaskan, namun perlu dihindari adanya kesan mengeksploitasi pasangan. Kegiatan seks yang menyenangkan akan memberikan dampak positif bagi Anda berdua.

     

  6. Hindari pihak ketiga

    Kehidupan perkawinan merupakan otonomi tersendiri, yang sebaiknya tak dicampuri oleh pihak lain, apalagi pihak ketiga. Kehadiran pihak ketiga yang ikut campur tangan atau mempengaruhi dan masuk ke wilayah otoritas keluarga, bisa menciptakan bencana bagi rumah tangga tersebut. Banyak contoh keluarga yang hancur gara-gara pihak ketiga ikut main di dalamnya. Entah campur tangan mertua, saudara ipar, kekasih simpanan, tetangga, dan sebagainya. Jadi, bila Anda menginginkan kehidupan rumah tangga Anda langgeng bahagia, sebisa-bisanya hindari campur tangan pihak ketiga.

     

  7. Menjaga romantisme

    Terkadang, pasangan suami-istri yang sudah cukup lama membangun mahligai rumah tangga tak lagi peduli pada soal yang satu ini. Tak ada kata-kata pujian, makan malam bersama, bahkan perhatian pun seperti barang mahal. Padahal, menjaga romantisme dibutuhkan oleh pasangan suami-istri sampai kapan pun, tak cuma ketika mereka berpacaran. Sekedar memberikan bunga, mencium pipi, menggandeng tangan, saling memuji, atau berjalan-jalan menyusuri tempat-tempat romantis akan kembali memercikkan rasa cinta kepada pasangan hidup Anda. Apalagi kalau diberikannya pada moment2 khusus, misalnya di hari ulang tahunnya. Tentu, ujung-ujungnya pasangan suami-istri akan merasa semakin erat dan saling membutuhkan.

     

  8. Adakan komunikasi

    Komunikasi juga merupakan salah satu pilar langgengnya hubungan suami-istri. Hilangnya komunikasi berarti hilang pula salah satu pilar rumah tanga. Bagaimana mungkin hubungan Anda dengan suami akan mulus jika menyapa pun Anda enggan. Jika rumah tangga adalah sebuah mobil, maka komunikasi adalah rodanya. Tanpanya, tak mungkin rasanya rumah tangga berjalan.

    Banyak terjadi, suami atau istri apatis terhadap pasangannya karena terlalu sibuk bekerja. Suami-istri bekerja, sementara anak sibuk dengan urusannya sendiri, sehingga rumah hanya seperti tempat kos, masing-masing pribadi tidak saling tegur sapa. Ini sama halnya menaruh bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak. Bisa-bisa, di antara Anda kemudian mencari pelampiasan dengan mencari teman di luar untuk curhat dan tak betah lagi tinggal di rumah. Jadi, cobalah untuk selalu menjaga komunikasi dengan suami. Luangkan waktu untuk duduk atau ngobrol bersama, sekalipun hanya 5 menit setiap hari. Teleponlah (misalnya menanyakan sudah makan siang atau belum) atau kirimkan imel pada saat Anda berdua berada di kantor Anda masing-masing. Atau makan siang bersama jika memungkinkan. Intinya, ciptakan komunikasi, sehingga masing-masing pribadi merasa dibutuhkan.

     

  9. Saling memuji dan memperhatikan

    Meski sepele, pujian atau perhatian sangat besar pengaruhnya bagi suami, dan sebaliknya. Ucapan bernada pujian akan semakin memperkuat ikatan suami-istri. Tanpa pujian atau perhatian, bisa-bisa yang ada hanya saling mencela dan merendahkan. Memberikan pujian ringan seperti “Masakan Mama hari ini luar biasa, lho!” atau “Wah, Papa tambah keren pakai dasi itu.” Ucapan-ucapan sepele seperti itu akan memberikan dorongan/semangat yang luar biasa. Pasangan Anda pun akan merasa dihargai. Memuji tak butuh biaya atau ongkos mahal, kok. Yang dibutuhkan adalah ketulusan dan rasa cinta pada pasangan.

     

  10. Sertakan sakralitas dalam rumah tangga

    Salah satu pijakan yang paling utama seorang rela berumah tangga adalah karena adanya ketaatan pada agama. Padahal, kalau menurut hitung-hitungan materi, berumah tangga itu melelahkan.

    Ketika masalah nyaris tidak menemui ujung pangkalnya, kembalikanlah itu kepada sang pemilik masalah, yaitu Tuhan Maha Pencipta. Pasangkan rasa baik sangka kepada Tuhan. Tataplah hikmah di balik masalah. Yakinlah bahwa ada kebaikan dari semua masalah yang kita hadapi.

    Lakukanlah pendekatan dengan terus berdo’a. Jangan genggam masalah sendiri tapi serahkan ke Tuhan, niscaya masalah yang berat bisa terasa ringan. Dan secara otomatis, solusi akan terlihat di depan mata.

     

  11. Saling memberi hadiah pada momen khusus

    Anda pasti merasa happy apabila pasangan memberi hadiah pada momen istimewa, hari ulang tahun, ulang tahun perkawinan, promosi dan seterusnya. Hadiah adalah wujud apresiasi terhadap pasangannya. Dalam pemberian hadiah tidak akan dipermasalahkan nilainya, tetapi ketulusan hati dan apresiasi menjadi nilai yang sangat tinggi. Dengan hadiah maka kehangatan hubungan suami isteri akan tetap terjaga.

     

  12. Berdua pada saat istimewa

    Saat berdua biasanya sangat sulit didapatkan apabila keluarga sudah memiliki anak, karena mereka menyita waktu yang cukup banyak. Pun demikian, momen itu masih tetap diciptakan walaupun intensitasnya agak sulit. Tetap saja usahakan momen ini ada, apakah sebulan sekali atau pada ulang tahun perkawinan. Tentu sangat indah mengenang saat pertama berkenalan, berpacaran dan seterusnya, seolah hal ini masih ada walau sudah menjadi suami isteri.

     

  13. Kalimat Sakti

    Buatlah pasangan anda senang dengan kalimat sakti. Kalimat sakti bisa bermacam-macam sesuai dengan karakter keluarga. Bisa “I love you”, “I miss you”, “You are my hero”, “Saya ingin cepat pulang, lebih suka saya berada dirumah bersama keluarga” dan seterusnya. Kalimat sakti menjadi sngat spesial pada saat pasangan sedang berjauhan atau menjalankan tugas di luar kota dalam jangka waktu tertentu.

     

  14. Jadilah Pribadi yang Menyenangkan

    Mulailah dari diri sendiri, jadilah pribadi yang senantiasa dinantikan kehadirannya. Menjadi pribadi yang menyenangkan akan membuat semua anggota keluarga betah berada di rumah. Misalnya dihari libur, buatlah makanan istimewa yang dibuat sendiri untuk dimakan bersama2.

     

  15. Jadilah Pendengar yang Baik

    Menjadi pendengar yang baik, terdengar sederhana bukan? Tapi pada prakteknya hal ini cukup sulit bagi sebagian orang. Misalnya mendengarkan cerita anak atau cerita pasangan kita. Hal ini akan membuat anak atau pasangan kita merasa lebih dekat dengan Anda. Hikmahnya, anak atau pasangan kita akan menghormati dan menceritakan semua masalah pada Anda.

     

  16. Jadilah Penolong bagi keluarga

    Persiapkan diri Anda untuk selalu menjadi penolong dalam keluarga. Jika saudara pasangan kita membutuhkan pertolongan, jadikanlah diri kita sebagai orang pertama yang datang untuk menolongnya dengan apa pun yang kita miliki. Hal ini bisa menjadi spirit kebersamaan untuk membangun keluarga harmonis. Siapa yang menebar benih kebaikan maka dia akan menuai buah kebaikan juga.

     

  17. Jadilah Pribadi yang Jujur

    Pedagang yang jujur dicintai para pembelinya. Pemimpin yang jujur dicintai rakyatnya. Suami yang jujur dicintai istrinya, demikian juga sebaliknya. Anak yang jujur dicintai orangtuanya, demikian juga sebaliknya. Pribadi yang jujur dicintai banyak orang, termasuk orang-orang yang ada disekelilingnya yang berdampingan dan beraktivitas yang sama. Orang jujur akan selalu bahagia, tidak takut menghadapi apapun. Termasuk jujur dalam keuangan kepada pasangan adalah sangat penting.

     

  18. Jadilah Orang Pertama yang Mewujudkan Tujuan dalam Keluarga

    Tujuan pertama bekeluarga adalah mewujudkan keluarga yang penuh ketenangan dan penuh cinta kasih. Tujuan ini harus dicapai bersama-sama oleh pasangan suami isteri dan anak-anak.

     

  19. Jadilah Pribadi yang Senantiasa Belajar Memperbaiki Diri

    Tidak ada yang sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan. Sebagus apapun konsep sebuah keluarga harmonis, sehebat apapun upaya yang kita lakukan, pada akhirnya kita harus melakukan evaluasi dan terbuka untuk melakukan perbaikan diri..

     

 

Sumber:
1. http://www.isdaryanto.com

2. http://www.docstoc.com

3. http://www.anneahira.com

 

 

Penulis: Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id)

 

CorelDRAW: Cara Membuat Tabel agar Pas dengan Kotak yang Tersedia

Cara Membuat Kotak di CorelDRAW

Ketika kita akan membuat sebuah design brosur atau leaflet seringkali kita membuat tabel dalam sebuah kotak.  Seringkali kita bingung membuatnya karena susah membuatnya menjadi pas dan sama besar.  Oleh sebab itu kali ini saya menyajikan cara membuat tabel agar sama besar dalam sebuah kotak.  Semoga Bermanfaat !

Cara Membuat Tabel agar Pas dengan Kotak yang Tersedia memakai Program Corel:

  1. Buka Program CorelDRAW. Disini saya memakai CorelDRAW versi X4. Buat kotak dengan dengan cara klik icon Rectangle Tool yang ada disebelah kiri. Buat kotak dasarnya, kita sebut sebagai Tabel Induk.Cara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  2. Lalu 4 buah kotak kecil, dalam hal ini kita sebut Tabel Anak. Caranya: Copy Paste Tabel induk lalu perkecil ukurannya
    Cara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  3. Buat lagi sehingga ada 4 buah tabel anak yang sama besarnya. Cara membuat tabel anak agar sama besarnya adalah sebagai berikut:
    Copy Paste (CTRL+C dan CTRL+V) tabel anak yang pertama
    Lalu tekan tombol CTRL di keyboard, tahan
    Arahkan mouse ke tititik tengah atas lalu drug ke bawah
    maka tampilannya akan seperti ini. Tabel anak kedua sama persis besarnya dengan tabel anak pertamaCara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  4. Lalukan terus sampai terbentuk 4 buah tabel anak. Perhatikan, ternyata tabel anak tidak tepat berada ditengah2 tabel induk. Masih ada sisa. Nah inilah yang harus kita perbaiki. Bagaimana caranya membuat 4 buah tabel anak yang tampilannya sama besar dan berada ditengah2 tabel induk?. Caranya adalah sebagai berikut:Cara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  5. Klik Pick Tool, lalu tandai semua anak kotak seperti gambar dibawah iniCara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  6. lalu lepas, maka akan mucul titik2 seperti gambar dibawah iniCara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  7. Nah sekarang Tarik titik paling bawah yang tengah (yang ditandai bulatan merah) ke arah bawah tabel induk
    Cara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  8. Lalu lepaskan kiri mouse, maka hasilnya semua tabel akan akan sama besarnya di dalam tabel indukCara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW
  9. Selesai ! Hasil akhirnya seperti gambar dibawah ini: Tabel anak berada tepat ditengah2 tabel induk dan tabel anak itu semua sama besarnya.Cara Membuat Kotak agar Sama Besarnya dan Center di CorelDRAW

 

Tutorial ini bisa di download dalam bentuk file PDF disini:
CorelDRAW: Cara Membuat Tabel agar Pas dengan Kotak yang Tersedia.pdf

 

Copyright © Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id)

Cara Membuat Database PERSONAL FILE dengan Program Winisis

Cara Membuat Database PERSONAL FILE

Bersama ini saya akan menampilkan cara membuat Database PERSONAL FILE dengan menggunakan Program Winisis.

Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Tentukan dulu bentuk tampilan (Menu) yang akan kita buat nantinya.
    Misalnya kita akan membuat Menu seperti gambar dibawah ini, yang disimpan di folder d:\winisis\data\arsip\fparsp. Menu Personal File ini kita beri nama pfarsp.mst
    Cara Membuat Database Personal File
  2. File pfarsip.mst nya tersimpan di folder pfarsip, seperti gambar dibawah ini:
    Cara Membuat Database Personal File
  3. Sekarang kita buat Struktur Database seperti gambar dibawah ini:
    Cara Membuat Database Pesonal FIle
  4. Akan terbentuk Data Entry seperi ini, dan cara entry data yang buat di link an juga seperti ini (untuk foto, entry data seperti ini: \winisis\data\arsip\pfarsp\foto\nnq.jpg) (untuk SK CPNS entry data sepereti ini: \winisis\data\arsip\pfarsp\dokumen\sk-cpns_nnq.pdf), lihat gambar dibawah ini:
    Cara Membuat Database Personal File
  5. Ingat semua file pdf di simpan di folder dokumen nya fparsp agar bisa nge link nantinya.
    Cara Membuat Database Personal File
  6. Dan foto juga disimpan di folder foto seperti gambar dibawah ini:
    Cara Membuta Database Personal File
  7. Agar kita bisa menghasilkan menu seperti yang kita inginkan, maka tuliskan coding seperti dibawah ini:
    (‘\chpict ‘,v100),’ ‘,BPICT((‘logoipb.bmp ‘),16),/
    {/QR,box(15),CL2,B,FS30,’No. Urut Rekod: ‘,MFN(4)}/,
    ,CL2,B,FS30,”Nama lengkap : “V10,’ – ‘,v20/
    “NIP : “V15/
    “Unit kerja : “V30/
    “Tempat,tgl. lahir : “V40,’, ‘,v50/
    “Alamat : “V55/
    “TMT PNS IPB : “V60/
    “Golongan : “V70/
    “Pangkat : “V80/
    “Jabatan Fungsional: “V90/
    “Jabatan Struktural: “V91/
    “Status Kepegawaian: “V92/
    #
    link((‘SKP-CPNS’),’OPENFILE ‘,’ ‘,v510),’ ‘,link((‘SKP-PNS ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v520),’ ‘,link((‘SK-PT ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v530),’ ‘,link((‘SK-MJT ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v540),’ ‘,link((‘Ijazah Terakhir ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v550),’ ‘,link((‘Sert-Diklat ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v560),’ ‘,link((‘KARPEG ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v570)’ ‘,link((‘KARIS/KARSU ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v580),/
    link((‘PAK’),’OPENFILE ‘,’ ‘,v590),’ ‘,link((‘SETIFIKAT 1 ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v591),’ ‘,link((‘SETIFIKAT 2 ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v592),’ ‘,link((‘SERTIFIKAT 3 ‘),’OPENFILE ‘,’ ‘,v593)/
    /QC,BOX(15),F4,FS40,B,’ARSIP PNS IPB’
    (‘\isispatt pat006.bmp ‘)
  8. Download logo IPB dibawah ini dalam bentuk ext.bmp, simpan di folder BG dengan nama logoipb.bmp
  9. Logo ini disimpan dalam folder BG seperti dibawah ini:
    CaraMembuat Database Personal File
  10. Untuk membuat data entry dropdown seperti di menu “Status Kepegawaian”, kita harus membuat file dengan ext val, disini namanya adalah pfarsp.val, buat dengan program notepad
    Tuliskan isinya seperti berikut:92:choice:<>:notype:multi::’Status Kepegawaian: ‘/’Tenaga Pendidik’/’Tenaga Kependidikan’ Maka tampilannya aka seperti gambar dibawah ini:Cara Membuat Database Personal File
  11. Jadi file databasenya seperti ini nantinya:
    Cara Membuat Database Personal File
  12. Selesai ! selamat mencoba!

 

Tulisan ini bisa di download dalam bentuk PDF disini:
Cara_Membuat_Database_ PERSONAL_FILE_oleh_ANITA_HANDAYANI.pdf

 

Penulis: Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id)