Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Month: February 2013

Pengalaman Kecopetan di Angkot 06 arah ke Parung

Pengalaman Kecopetan di Angkot 06 arah ke Parung

angkot_suzuki sedih banget

Senin, 25 Februari 2013 yang baru lalu sepulang kerja naik seperti biasanya naik angkot 06 jurusan Parung di pertigaan Yasmin Bogor (setelah turun dari bus 54, bus IPB yang lewat jalan baru).  Angkot yang saya naiki ngetem cukup lama diperempatan, bikin saya kepanasan apalagi saya duduk di pojok paling belakang sejajar dengan Sopir.

Saya bawa 3 buah hp.  2 hp saya simpan dalam dompet di dalam tas, 1 hp saya pegang buat main game tibiame untuk “membunuh” waktu menghilangkan rasa bosan selama dalam perjalanan.

Tak lama kemudian naik 3 orang laki2 muda.  Yang dia duduk dekat pintu keluar, dan yang seorang lagi duduk disebelah saya.  Diangkot ada 6 orang duduk dibelakang.

Tiba2 laki2 yang duduk di dekat pintu keluar (pakai kaos dan celana pendek, wajah mirip keturunan cina) mengeluarkan busa dari mulutnya dan pura2 terkantuk2.  Lalu laki2 yang duduk disebelahnya membawa tas ransel berpakaian rapih pura2 merasa terganggu dan dia minta tissu kepada saya buat menghapus cairan yang keluar dari mulut laki2 tersebut sebanyak 2 x.  Tissu diberikan kepada laki2 yang berada disebelah saya, lalu laki2 itu menghapus cairan yang ada dimulut laki2 tersebut, tapi tidak semua dibersihkannya.

Saya sudah banyak membaca modus operandi seperti ini, lalu saya periksa tas saya, ternyata dompet berisi hp kepunyaan saya sudah lenyap.  Saya benar2 bingung, saya berusaha mencari terus tapi tidak ketemu. Ketika saya kebingungan mencari dompet hp saya yang tiba2 hilang ini ketiga laki2 tersebut masih ada diatas angkot.

Tak lama kemudian laki2 duduk disebelah saya turun duluan, kemudian diikuti laki2 yang pura2 sakit itu, terakhir baru lah laki2 yang membawa ransel turun.

Setelah semua laki2 itu turun barulah saya tanyakan ke ibu yang duduk disebelah saya apakah dia melihat laki2 disebelah saya tadi memegang tas saya?.  Tapi ibu itu sama sekali tak melihatnya.

Saya masih kebingungan, sampai dirumah saya bongkar semua isi tas saya, dan baru saya sadar tas berisi hp saya sudah hilang, badan saya langsung lemas menyesal kenapa tadi tidak teriak kehilangan ketika di angkot.

Kepala saya pusing sekali sejak saya sadar saya kehilangan, sampai besoknya juga masih pusing.  Entahlah, pusing ini diakibatkan karena saya baru kehilangan 2 buah hp kesayangan saya, atau karena habis kena hipnotis, ah entahlah…. yang jelas kepala saya pusing berat.

Sungguh lihai kawanan pencopet itu, sebab saya sama sekali tak merasa kalau tas saya kecopetan ketika di angkot.  Saya tetap merasa kalau dompet saya masih ada dalam tas, saya terus saja mengubek2 isi tas saya untuk mencari dompet tersebut.

Besoknya saya langsung ambil nomor kartu saya ke gerai telkomsel, sebab saya takut disalahgunakan oleh pencuri itu.

Setelah nomornya kembali ke saya, benar saja ada 3 laporan dari 3 orang teman saya yaitu Vivian, Dyah dan Samuel masing-masing mereka mengatakan bahwa mereka mendapat sms atas nama saya minta pinjaman uang 1 juta rupiah.  Untung teman2 saya tersebut belum sempat mentransfer uangnya karena merasa heran koq no rekening tidak diberikan tapi disuruh ke atm.  Hanya saja mereka sebab kesal karena, katanya, ketika ditelpon balik gak ada yang angkat.

Aih nyeselll banget, aku kan masih pegang 1 hp. Kenapa gak kefikiran buat motret mereka terutama yang pura2 muntahkan busa dari mulutnya terus menerus sampai menetes busanya di lantai mobil, dan juga angkot serta sopirnya sekalian. Kan lumayan buat bukti kalau lapor ke polisi :-(

Saran agar tidak kecopetan di angkot:

  1. Sebaiknya duduk di depan dekat sopir angkot. Terutama bagi yang mudah mengantuk.
  2. Jangan meletakkan semua hp (bagi yang memiliki lebih dari satu hp) dalam satu dompet. Sebaiknya letakkan hp di kantong tas bagian dalam yang ada retsletingnya.
  3. Pisahkan barang-barang berharga agar tidak berada pada satu tempat.
  4. Uang receh letakkan di kantong tas bagian depan, sehingga ketika hendak mebayar ongkos tidak perlu buka dompet.
  5. Jika ada penumpang yang gelagat akan muntah (muntah apa saja dari mulutnya yang membuat kita jijik melihatnya) sebaiknya langsung turun saja dari angkot tersebut.
  6. Jangan naik  angkot yang jumlah penumpangnya terlalu sepi atau terlalu penuh.
  7. Backup nomor contact di ponsel Anda sekarang juga.
  8. Dan jangan lupa daftarkan nomor kartu ponsel Anda sesuai dengan data KTP sehingga mempermudah ketika pengambilan nomor kartu Anda kembali nantinya.  Yang bisa diambil hanyalah nomor kartu, daftar contact tidak bisa diambil kembali :-(
  9. Letakkan dompet dalam tas berlawanan dengan ujung bukaan retsleting, jika memiliki tas yang mempunyai bukaan retsleting.
  10. Jangan duduk dikursi paling belakang.
  11. Usahakan selalu tenang, percaya diri dan waspada.

Pengalaman pribadi Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id)

Foto Anita bersama Piala dan Sertifikat Juara III Blog Staf IPB 2013

 

Juara III Blog Staf IPB Tahun 2013

Foto Anita Handayani 6 Februari 2013
Juara III Blog Staf IPB Tahun 2012

 

Copyright © Anita Handayani

Masakan Khas Minang dengan Menu “Parpol”

Masakan khas Minang

dengan menu spesial “Parpol”

(Senyum Sejenak)

senyum

Masakan khas Minang dengan menu spesial “Parpol” sbb:

  1. NASDEM: Nasi Dendeng Masiak
  2. PKB: Pangek Kalio Balado
  3. PKS: Paragede Kantang Sarikayo
  4. PDIP: Paru Digoreng jo Incek Patai
  5. GOLKAR: Goreng Limbek Kariang
  6. GERINDRA: Gulai Rinuak Ikan Badaruak
  7. DEMOKRAT: Dendeng Masiak Rakik Teri
  8. PAN: Pario Asam Naneh
  9. PPP: Palai Panggang Piaman
  10. HANURA: Hati Ayam Nasi Ramas

 

DIJAMIN LAMAK.. Harga Murah Meriah..

 

Sekarang Malaysia mengklaim bahwa Jakarta itu milik mereka. Karena Jakarta saat ini sudah menjadi Kuala Lumpur. Karena Jakarta saat ini sudah menjadi Kuala Lumpur.

Terimakasih buat sahabat saya, hwa tjiu yang sudah mengirimkan tulisan ini yang sudah bikin saya senyum2 sendiri :-)

Bahaya Buah Belimbing

Bersama ini saya ingin menulis tentang bahaya buah Belimbing.

Saya pernah menulis seperti ini:
belimbing
BELIMBING (Star Fruit)
Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu.

Mengandung vitamin C dan provitamin A.
Dapat membantu memperlancar pencernaan makanan.
Dapat menurunkan tekanan darah.
Dapat menurunkan kadar/tingkat kolesterol.

JUS BELIMBING
Fungsi utamanya:
– Menurunkan tekanan darah
– Mencegah dan mengobati sariawan
– Mengencerkan dahak

Tapi…. ternyata teman saya yang bekerja di FEM IPB, bernama Samijan, masuk UGD gara2 makan belimbing. Saya sempat kaget mendengar ceritanya di bus kemaren pagi, rabu 20 Februari 2013.

Lalu saya tanya kenapa koq sampai masuk UGD?

Lalu jawabnya: karena sehabis makan belimbing badannya menjadi lemas, cegukan, sesak napas, mual dan muntah2 terus sehingga cairan dalam tubuhnya banyak yang hilang padahal dia punya penyakit ginjal yang sudah 12 kali cuci darah. Ketika itu menurutnya, memasang kancing baju atau mengangkat gayung di kamar mandi saja sulit buat dilakukannya.

Nah disini baru saya mengerti bahwa buah belimbing sangat berbahaya kalau dimakan oleh penderita ginjal.

Apa sebab?

Karena belimbing mengandung Asam Oxalat yang tinggi sehingga dapat memperparah penderita penyakit ginjal yang memakan buah ini. Selain itu, Belimbing Manis mengandung racun yang mempengaruhi otak dan syaraf dimana pada penderita penyakit ginjal, racun tersebut tidak dapat disaring dan dibuang sehingga akan memperparah keadaan ginjalnya.

Bahaya Belimbing Manis terhadap Kesehatan
Selain memiliki banyak manfaat, pada beberapa kasus buah Belimbing Manis ternyata juga sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Karena kadar gula yang tinggi, buah ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Juga pada penderita penyakit ginjal, mengkonsumsi buah ini akan memperparah penyakitnya karena kandungan Asam Oxalat yang tinggi yang terdapat dalam buah ini.

Selain itu, Belimbing Manis mengandung racun yang mempengaruhi otak dan syaraf dimana pada penderita penyakit ginjal, racun tersebut tidak dapat disaring dan dibuang sehingga akan memperparah keadaan ginjalnya.

Dhammacitta.org, orang umumnya percaya pada obat-obatan tradisional. Selain lebih berkhasiat juga tak dicampur bahan kimia, sehingga aman dikonsumsi. Tetapi, tahukah Anda bahwa beberapa obat-obatan tradisional itu justru berbahaya bagi kesehatan, jika tidak diteliti lebih lanjut. Buah belimbing atau Averrhoa carambola misalnya, yang dipercaya berkhasiat menurunkan tensi darah, justru sangat berbahaya bagi pasien sakit ginjal.
sad_emoticon

Spesialis ginjal, Dokter Med Salim Lim dalam seminar “Ginjal dan obat tradisional” di Rumah Sakit Husada, Jakarta , Sabtu (13/12) mengatakan, belimbing mengandung asam oxalat di mana pada orang sehat, ginjal menyaring dan membuangnya. Sedangkan pada pasien ginjal, racun ini tidak dapat dibuang dan memperburuk keadaan ginjalnya. “Karena terjadi obstruksi atau sumbatan di ginjal, sehingga menjadi gagal ginjal akut atau mendadak,” ujar konsultan di Renal Medicine Singapura ini.

Belimbing juga mengandung neurotoksin atau racun saraf yang bisa mempengaruhi otak dan saraf. Dan banyak masyarakat yang belum mengetahui hal ini. Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat harus hati-hati dengan buah belimbing. Kenali gejala awalnya yakni, cegukan, mual-mual, muntah, penurunan kesadaran atau mati rasa, kejang, dan epilepsi. “Lebih berbahaya lagi menyebabkan kematian. Belum banyak masyarakat yang tahu tentang itu, termasuk 99 persen tenaga medis dan dokter. Cegukan adalah ciri khas dari efek konsumsi belimbing bagi penderita ginjal, sebesar 93 persen,” tambahnya.

Dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Husada dan Rumah Sakit Medistra ini mengemukakan, sudah ada beberapa kasus. Salah satunya, SP (56), pasien dengan penyakit ginjal, diabetes, dan hipertensi. Ia dirawat di Rumah Sakit Husada karena cegukan terus menerus selama dua hari, mual dan sesak napas. Saat dirawat, pasien sempat koma. Seminggu baru diketahui, pasien selama ini mengonsumsi belimbing untuk menurunkan tensi darahnya.

Selain belimbing, dokter Med menyebutkan, buah jengkol (pithecellobium jiringa) juga berbahaya bagi pasien ginjal. Makan jengkol bisa menyebabkan penyumbatan saluran air seni, karena endapan kristal asam jengkolat, sehingga akhirnya menjadi gagal ginjal akut atau mendadak. “Keluhannya nyeri perut (kolik) sesudah makan jengkol dan air seni menjadi merah atau hematuria,” katanya.

Buah mengkudu (Morinda citrifolia) atau “noni juice” juga tidak dianjurkan pada orang yang sakit ginjal karena kandungan kaliumnya (K) sangat tinggi, yakni lebih dari 10 kali kalium darah atau sama dengan jus jeruk dan tomat.

Dokter Med menjelaskan, tidak semua obat tradisional atau herbal aman meskipun berasal dari tumbuh-tumbuhan. Hal ini karena beberapa hal antara lain, herbal tidak perlu uji klinis yang lengkap, tidak semuanya benar-benar distandarisasi dan mengandung zat yang aktif dan kontaminasi dengan pestisida, logam-logam berat atau obat-obat modern. Selain itu, dosis minimal dan maksimal atau toksik jarang diberitahu, interaksi dengan obat-obatan lain tidak diketahui dan tidak diberitahu efek sampingnya.

Elshinta.com, makan 1 biji atau 100 ml jus belimbing yang biasanya aman buat orang sehat dapat menjadi racun bagi pasien ginjal dalam hitungan jam. Konsultan ginjal (nefrologist) Prof. Dr. Tan Si-Yen dari University Malaya Medical Centre (UMMC) mengatakan hal ini terjadi pada Tan Gon Seang, yang menderita penyakit ginjal.

Warganegara malaysia berumur 66 tahun ini berada di Shenzen mengunjungi anaknya ketika meninggal pada tanggal 29 maret setelah makan belimbing dan dibawa ke Shenzen General Hospital dalam keadaan koma.

Menurut Prof. Tan, belimbing mengandung racun saraf, yang tidak ada di dalam buah lain, yang mempengaruhi otak dan saraf. Pada orang dewasa sehat, ginjal menyaring dan membuang racun ini. Pada pasien ginjal, racun ini tidak dapat dibuang dan memperburuk keadaan ginjalnya. Lebih dari 10 pasien lain masuk rumah sakit menderita kondisi yang sama setelah mengkonsumsi belimbing. Dua diantara mereka meninggal.

Setelah penemuan berkaitan denga belimbing, Tang menjalani dialisis. Sepupunya, Teoh Thian Lye, 55 tahun, mengkonfirmasi bahwa Tang telah menjalani pengobatan masalah ginjalnya selama 3 tahun. Keluarganya meminta bantuan kepala MCA Public Compliants and Service Departement, Datuk Michael Chong untuk mengirimkan Tang kembali ke Malaysia karena keluarganya tidak dapat membiayai rumah sakit 1.000-2.000 ringgit malaysia (RM) per hari di ruang intensif.

Dialisis adalah metode untuk menyaring limbah dari darah yang menggantikan fungsi ginjal yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dua jenis dialisis adalah hemodialisis dan dialisis peritoneal. Kamuskesehatan.com, Hemodialisis atau cuci darah adalah sebuah prosedur medis yang menggunakan mesin khusus (mesin dialisis) untuk menyaring produk limbah dari darah dan mengembalikan kandungan normal darah. Hemodialisis lebih sering digunakan untuk penyakit ginjal kronis yaitu stadium akhir penyakit ginjal. Dalam keadaan tersebut, dialisis ginjal biasanya dikelola dengan menggunakan jadwal yang tetap tiga kali per minggu. Dialisis peritoneal adalah cara untuk mengeluarkan produk sampah dari darah ketika ginjal tidak bisa lagi melakukan pekerjaan secara memadai (kondisi yang disebut gagal ginjal atau insufisiensi ginjal). Selama dialisis peritoneal, pembuluh darah pada lapisan perut (peritoneum) menggantikan ginjal Anda, dengan bantuan cairan (dialisat) yang mengalir masuk dan keluar dari rongga peritoneal. Dialisis peritoneal berbeda dari hemodialisis, prosedur penyaringan darah yang lebih umum digunakan. Dengan dialisis peritoneal, Anda dapat melakukan perawatan sendiri di rumah, di tempat kerja atau saat bepergian. Anda mungkin dapat menggunakan lebih sedikit obat dan makan diet yang lebih longgar daripada dengan hemodialisis. Ada dua jenis utama dialisis peritoneal: dialisis peritoneal rawat jalan berkelanjutan dan dialisis peritoneal siklis berkelanjutan.

Menurut Dr. Tan, masih sedikit kepedulian pada temuan yang relatif baru ini dan belum ada kasus secara lokal. Masyarakat harus hati-hati dengan reaksi dari buah belimbing. Amati gejala awalnya termasuk cegukan (tersedak), mati rasa dan kelelahan serta gejala-gejala neurologis seperti bingung, gelisah, epilepsi tiba-tiba, lanjutnya. Risiko kematiannya tinggi dan perlu penanganan agresif segera dengan hemodialisis harian.

Jurukunci.net, keracunan buah belimbing pertama kali dijelaskan pada tahun 1980 di Malaysia. Belimbing ditemukan memiliki efek depresi pada sistem saraf pusat. Buah yang berbentuk unik menimbulkan risiko yang sangat kecil untuk orang sehat bila dimakan dalam jumlah normal. Namun, gagal ginjal akut telah dilaporkan pada orang dengan riwayat penyakit ginjal.

Dalam laporan kasus tahun 2006 yang telah diterbitkan dalam Journal of Nephrology, pasien dengan penyakit ginjal kronis mengembangkan reaksi buruk setelah makan belimbing. Belimbing dapat menyebabkan kemerosotan cepat dalam fungsi ginjal dan kerusakan ginjal permanen.

Gejala umum untuk keracunan belimbing termasuk cegukan (gejala yang paling umum, terutama pada keracunan ringan), muntah, lemah, insomnia, penurunan kesadaran, kejang dan hipotensi. Orang dengan riwayat penyakit ginjal harus menghindari mengkonsumsi belimbing, terutama saat perut kosong.

Nilai kandungan gizi buah belimbing / 100 g (3.5 oz
Energi
128 kJ (31 kcal)
Karbohidrat
6.73 g
Gula
3.98 g
Diet serat
2.8 g
Lemak
33 g
Protein
1.04 g
Asam pantotenat (B5)
0.39 mg (8%)
Folat (Vit. B9)
12 mg (3 %)
Vitamin C
34.4 mg (57%)
Fosfor
12 mg (2%)
Kalium
133 mg (3%)
Seng
12 mg(1%)
Sumber USDA Nutrient database
Testimoni dari Dendi Herawan fb nya @dendi herawan:

Selamat pagi ibu,

salam kenal nama saya dendi, saya juga aktif blogger di surabaya.
terima kasih ibu untuk artikel yang luar biasa pada bahasan “buah belimbing” ternyata benar.

Pengalaman: Ibu saya penderita diabetes, dan sampai penyakit ginjal sampai di hemodilisa sekitar 6 bulan’an. kala itu semua berjalan normal perawatan jalan dan sehat. seketika keluarga makan belimbing, beliau ikut mencicipi hingga lupa telah habis banyak.

kemudian beberapa saat dari itu esoknya ibu saya sudah terliht aneh atau bisa dibilang kesadarannya tidak normal, ngomong2 sendiri, kadang yg di ucapkan juga tidak jelas.

Keluarga belum paham penyebab sebelumnya karena belimbing tersebut, sesampai dibawa ke rumah sakit Dokter dan seluruh perawat juga masih mendiagnosa penyebabnya. (karena keluarga belum cerita seusai makan belimbing).

Cuci darah dilakukan seminggu 3 kali yg dipaksakan, pada kondisi waktu itu ibu saya koma dan tidak sadarkan diri sekitar cuci darah ke – 5 minggu ke 2 ibu saya sadar dan dapat berbicara 2 jam kemudian kembali koma lagi hingga esoknya atas izinNya, Tuhan mengambil dahulu

Terima kasih ibu untuk artikel luar biasanya.

Buah – buahan adalah makanan yang sering disajikan bagi mereka yang sedang mengalami sakit tetapi tidak untuk penderita penyakit ginjal. Kandungan mineral yang banyak dalam buah tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit ginjal. Buah – buahan juga sebagian banyak mengandung potasium. Di antaranya semangka, jeruk, alpukat, pepaya, dan pisang. Terlebih seperti pisang mengandung banyak kalium.

Penulis: Anita Handayani

Angka Ajaib

Kumpulan Angka Ajaib

Dijumlahkan dari sudut manapun tetap jumlahnya 32
dijumlahkan mendatar, menurun, atas, bawah, diagonal tetap jumlahnya 32
coba deh…

angka ajaib

 

Penulis: Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id])

Imunisasi HPV Pencegah Kanker

Tabel Jadwal Imunisasi Anak

Pada saat saya menonton TV dalam acara “Indonesia Mencari Bakat” 9 Februari 2013, salah satu peserta ada yang membawa serta komunitas penderita kanker, lalu Dedy Carbuzer salah satu Juri menyebutkan bahwa sekarang sudah ada imunisasi buat kanker serviks (kanker rahim), namanya Imunisasi HPV. Saya langsung tertegun karena selama ini saya belum pernah mendengar bahwa ada imunisasi untuk mencegah penyakit kanker. Maka langsung saya tanyakan ke Rumah Sakit Hermina Depok, lalu dijawab memang ada imunisasi itu. Imunisasi HPV boleh diberikan sejak umur 10 tahun. Sebelum di imunisasi HPV harus di test Pap Smears dulu. Biaya Pap Smears Rp. 300.000,- Imunisasi HPV harus diberikan 3 kali yaitu yakni pada bulan nol, satu, dan enam. Sekali imunisasi biayanya Rp. 800.000 Biaya dokter kandungan yang menyuntiknya Rp. 150.000. Jadi total biaya yang harus disiapkan untuk mendapatkan Imunisasi HPV adalah: Rp. 3.150.000,-

Vaksin ini bersifat pencegahan, bukan untuk pengobatan. Bila semua wanita dapat divaksinasi, maka ada potensi bahwa jumlah kematian akibat kanker serviks diseluruh dunia dapat turun sebanyak dua pertiganya. Karena vaksin dapat mencegah kanker serviks, maka vaksinasi dapat mengurangi biaya untuk kesehatan, biopsi, dan tindakan jika seseorang terkena kanker serviks. Jadi, pada dasarnya vaksin HPV ini bermanfaat. Vaksin HPV terbukti efektif hanya jika diberikan pada orang yang belum pernah terkena infeksi HPV, karena itu dianjurkan pada saat seseorang belum aktif secara seksual.

Berikut penjelasan apa itu Kanker Rahim.

Kanker rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% di sebabkan oleh human papiloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Apapun jenisnya, kanker sangat membahayakan. Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), pada perempuan kanker adalah pembunuh terbesar kedua setelah gangguan jantung. Namun kini ada kabar gembira bagi kaum perempuan tentang pencegahan penyakit kanker. Telah ditemukan imunisasi yang dapat mencegah kanker serviks (leher rahim).

Penyebab kanker serviks (kanker leher rahim):
Serviks adalah bagian bawah rahim yang berhubungan langsung dengan vagina. Kanker serviks disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Sebagai salah satu organ reproduksi, letak leher rahim memang paling terekspos dengan dunia luar. Berbagai faktor dianggap sebagai kofaktor (faktor yang menyertai) terjadinya kanker serviks, antara lain multiparitas, merokok, kontrasepsi hormonal, penyakit hubungan seksual, dan faktor nutrisi.

Saat ini di negara maju, kanker serviks sudah mengalami penurunan berkat program deteksi dini melalui pap smear. Metode itu berhasil menurunkan tingkat kematian hingga 50%.

Mengapa vaksinasi?
Selama ini dalam dunia medis, vaksinasi dianggap cara yang paling efektif untuk mencegah inkubasi virus di dalam tubuh manusia, termasuk human papilloma virus (HPV), virus penyebab kanker serviks (leher rahim). Sama seperti imunisasi yang selama ini dikenal. Di dalam tubuh vaksinasi yang diberikan melalui suntikan ini akan membentuk sistem kekebalan tubuh dan pertahanan terhadap masuknya virus HPV ke dalam leher rahim. Dengan demikian, virus HPV tidak akan bisa masuk apalagi tumbuh dan membesar di dalam tubuh.

Kapan tepat dilakukan?
Imunisasi HPV akan diberikan pada perempuan usia 12-14 tahun, melalui suntikan sebanyak tiga kali berturut-turut di bagian lengan setiap dua bulan sekali dan dilakukan pengulangan satu kali lagi pada sepuluh tahun kemudian. Kemudahan dalam hal pemberian vaksin dan tingginya angka keberhasilan menjadi keunggulan pencegahan metode ini.

Vaksin HPV dapat bekerja secara efektif di dalam tubuh perempuan di semua umur, namun dengan catatan perempuan tersebut belum pernah terekspos atau terinfeksi oleh HPV.

Gejala
Kanker leher rahim pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala. Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:

  • Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti oleh adanya perdarahan.
  • Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
  • Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  • Mengalami sakit saat buang air kecil
  • Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
  • Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Penyebab
Penyebab banyak kematian pada perempuan adalah virus human papilloma virus (HPV) tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik. Selain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks, seperti :

  1. Kebiasaan merokok
  2. Adanya keturunan kanker
  3. Kurangnya asupan vitamin C, vitamin E dan asam folat
  4. Seringnya melakukan hubungan intin dengan berganti pasangan
  5. Hubungan seksual di usia yang terlalu muda
  6. Memiliki terlalu banyak anak
  7. Membasuh atau membersihkan genital dengan air yang tidak bersih
  8. Pemakaian pembalut wanita yang mengandung bahan dioksin (bahan pemutih yang dipakai untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas).
  9. Keputihan yang berlangsung terus-menerus dan tidak diobati. Ada dua macam keputihan, yaitu normal dan tidak normal. Pada keputihan yang normal, lendir berwarna bening, tidak bau dan tidak gatal. Jika salah satu dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi, artinya keputihan Anda tidak normal. Segera konsultasi dengan dokter.

Pencegahan
Pencegahan kanker rahim atau kanker serviks dapat dilakukan dengan cara :

  • Jaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan cara konsumsi makanan bergizi dan perbanyak makanan yang mengandung vitamin A, C dan E serta asam folat untuk mengurangi risiko kanker leher rahim.
  • Selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan
  • Hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor
  • Hindari hubungan seks di usia dini
  • Hindari merokok
  • Rutin melakukan screening berupa pap smear atau IVA untuk deteksi kanker serviks secara dini.
  • Vaksinasi dapat dilakukan pada perempuan usia 10-55 tahun dengan jadwal suntikan sebanyak 3 kali, yaitu pada bulan 0, 1 dan 6. Vaksin HPV akan meningkatkan daya imun anak sehingga lebih resistan terhadap virus.

Penulis: Anita Handayani (http://anitanet.staff.ipb.ac.id)

 

Pertolongan pertama pada Penderita Stroke

PERTOLONGAN PERTAMA PADA PENDERITA STROKE

Dari Mailing List Dokter Indonesia, berita tsb dinyatakan Hoax.  Hati2 thp medical hoax, alih-alih menyelamatkan malah bikin keadaan tambah buruk…

Finger tip and earlobe blood release as a first aid to the stroke

Apakah cara pertolongan pertama pada penderita stroke/serangan otak ialah dengan mengeluarkan darah dari tubuhnya ? Cerita seperti ini sering kita temui di pelbagai milis maupun mail. Ikuti jawaban dari seorang dokter spesialis bedah di Mailing List IDI-L.

Stroke harus ditangani segera dalam waktu kurang dari 3 (tiga) jam setelah terjadi serangan!

PERTOLONGAN PERTAMA PADA ORANG YANG TERSERANG STROKE

Jawaban dari Dokter Benutomo Rumondor, SpB di RS Kanker Dharmais

Stroke disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. Darah yang keluar akan menekan jaringan otak di sekitarnya sehingga jaringan tersebut terganggu fungsinya. Pecahnya pembuluh darah ini juga menyebabkan bagian otak yang seharusnya disupply oleh pembuluh darah tersebut menderita kekurangan darah (yang disebut ischemia). Kedua hal tersebut akan menyebabkan terganggunya fungsi jaringan otak tersebut yang terlihat dari adanya kelumpuhan dan penurunan kesadaran. kelumpuhan ini berupa wajah yang mencong, dan atau kaki serta tangan yang tak dapat digerakkan (pasien mendadak terjatuh dan lumpuh), dan penurunan kesadaran terlihat dari pingsan dan mengoroknya penderita.

Kalau yang pecah pembuluh darah yang cukup besar, maka tindakan apapun yang dilakukan oleh orang yang bukan dokter tidak akan dapat menghentikan perdarahan tersebut. Bila penderita dibawa ke rumah sakit, kemungkinan dokter spesialis bedah saraf dapat melakukan operasi untuk mengeluarkan darah yang menumpuk di otak, karena ada beberapa keadaan yang menyebabkan operasi tidak dapat dilakukan.

Bila perdarahannya sedikit atau pembuluh darah yang pecah kecil, atau lokasi perdarahannya didaerah yang tidak dapat dioperasi, maka yang dapat dilalukan adalah menunggu perdarahannya berhenti sendiri.  Bila perdarahannya tidak berhenti sendiri, dan tetap tidak dapat dilakukan operasi, maka penderita dapat meninggal.

Pengeluaran darah dari bagian tubuh lain TIDAK AKAN menolong penderita.  Jadi tulisan yang pak Eko lampirkan tidak ada dasarnya dan tidak akan berpengaruh terhadap perjalanan penyakit seperti yang disebutkan diatas.  Penusukan jari dan daun telinga dengan alat yang tidak steril dapat menyebabkan infeksi dan mungkin tetanus, apalagi penderita stroke umumnya juga menderita kencing manis (yang berarti bahwa mereka mudah terinfeksi).  Prosedur-prosedur medis yang ada saat ini TIDAK dapat MENJAMIN bahwa pasien akan 100% tertolong, sehingga kalau ada yang mengklaim dapat menolong 100% (seperti pada tulisan tersebut), dapat dipastikan bahwa jaminan tersebut palsu.

Akan tetapi orang awam masih dapat menolong penderita supaya tidak segera meninggal di tempat. Caranya melakukan pertolongan pertama pada penderita Stroke adalah dengan:

  1. menjaga agar penderita dapat bernafas dengan baik dan tidak tersedak.
  2. Letakkan penderita pada posisi terlentang, dan segera miringkan pada salah satu sisinya.
  3. Kaki yang berada di bawah diluruskan dan kaki yang berada di atas ditekuk pada sendi panggul dan sendi lutut (untuk mengganjal agar penderita tidak tertelungkup).
  4. Lengan yang berada di bawah digunakan sebagai “bantal” untuk kepala dan lengan yang berada diatas letakkan di depan dada penderita. Kepala berada dibuat agak sedikit mendongak (ekstensi).
  5. Selanjutnya lihat mulut penderita. Bila ada gigi palsu atau makanan, segera keluarkan dengan jari kita.
  6. Jangan memberikan makanan atau minuman kepada pasien, karena ini dapat menyebabkan pasien tersedak. Setelah penderita berada dalam posisi yang baik,
  7. lepaskan ikat pinggang dan bagian baju lain yang ketat.
  8. Setelah itu, JANGAN lakukan hal lain pada penderita.

Pada posisi diatas (posisi penderita dengan kesadaran menurun), maka pernapasan dapat dijamin, dan bila pasien muntah akan segera dikeluarkan melalui mulut. Bila pasien muntah dalam posisi tidur terlentang atau duduk, maka muntahannya kan segera masuk ke paru-paru yang mengakibatkan pasien segera meninggal.

Selanjutnya, carilah ambulans untuk membawa penderita ke rumah sakit.  Bila tidak ada ambulans, dapat digunakan kendaraan lain dengan syarat  kendaraan tersebut cukup besar sehingga penderita bisa tetap berada di  posisi tidur miring seperti yang dijelaskan diatas.  Membawa penderita dalam posisi tidur terlentang atau duduk/setengah duduk dapat menyebabkan kematian penderita.

Semoga berguna untuk menolong sesama kita,

Dr. Benutomo Rumondor, SpB

Sumber: http://indozone.net

Jangan diberi minum

KALAU sudah demikian, pertama, kalau pasien sadar, pasien kita tidurkan dengan kepala lebih tinggi dari jantung. Posisi berbaringnya 15 – 30 derajat. Sedapat mungkin ia dipasok oksigen, karena sebenarnya bagian otak orang terserang stroke mengalami kekurangan darah, sehingga ia kekurangan darah, sehingga ia kekurangan oksigen dan glukosa darah. Oksigen diberikan 1,5 – 2,1 per menit.

“Pasien tidak boleh diberi minum, karena lebih dari 60% pasien stroke mengalami gangguan menelan. Kalau diberi minum dia bisa keselek.” pesan dr. Airiza. Kalau pasiennya gelisah betul, tidak bisa bicara, ada anjuran untuk memeriksa kandung kencingnya, penuh atau tidak. “Kadang-kadang dia kepengin kencing tapi segan atau sulit mengutarakannya.” tambahnya.

Kalau pasiennya tidak sadar dan muntah-muntah, baringkan dia miring ke sisi kiri supaya muntahnya keluar. Kepalanya tidak diangkat. Kalau dia tidak bernapas, berikan bantuan pernapasan dengan cara mouth to mouth respiration dan jantung dirangsang dengan memberi tekanan kejut.

Sesegera mungkin larikan dia ke rumah sakit.

Posisi yang dianjurkan adalah posisi netral, yaitu pesan ditidurkan telentang dengan kepala ditinggikan, 15 – 30 derajat, dengan kaki sedikit ditekuk. Tujuannya, supaya tidak cepat terjadi peninggian tekanan di dalam kepala. Posisi ini tetap dipakai selama perawatan di rumah sakit. Dengan mulai kepala sedikit di atas, kita akan mudah mendudukkan pasien, tanpa menimbulkan masalah lain. Kalau keadaannya baik semua, dalam tiga kali 24 jam sudut kemiringannya bisa lebih tinggi lagi, misalnya 60 derajat. Lalu bisa segera duduk.

Cara lama, pasien dibiarkan tidur selama dua minggu dengan posisi kepala rata badan. Akibatnya, pasien kelak susah didudukkan, tekanan darahnya sulit dikontrol, mengeluh pusing terus dan sebagainya.

Pasien sebaiknya di temani keluarga yang bisa memberi keterangan tentang riwayat kesehatannya. Misalnya, apakah pasien penderita diabetes? Informasi ini sangat diperlukan karena diabetes bisa memperburuk keadaan pasien. Andaikan ya, pasien pun bisa cepat diperiksa kadar gulanya, lalu diputuskan perlu diberi insulin atau tidak, infusnya harus bagaimana, dst. Dari keluarga juga bisa diketahui, obat-obat apa saja yang telah diberikan.

Sumber: http://forum.viva.co.id

 

Pertolongan Pertama Pada Stroke

Perlu dipahami bahwa stroke terjadi ketika ada pendarahan dalam otak atau ketika aliran darah normal ke otak terhalang. Dalam beberapa menit otak tidak mendapatkan nutrisi-nutrisi esensial oleh karena hal tersebut, maka sel-sel otak akan mulai mati – proses ini masih dapat berlangsung hingga beberapa jam kemudian.

Pertama kenalilah tanda-tanda stroke:

  1. Kelemahan, paralisis (tidak mampu bergerak) atau rasa bebal/kesemutan pada wajah atau tungkai, biasanya pada salah satu sisi tubuh;
  2. Pandangan secara tiba-tiba menjadi kabur atau menurun, biasanya pada salah satu mata;
  3. Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan;
  4. Kesulitan mendadak guna menelan;
  5. Jatuh (mendadak), pusing berputar atau kehilangan keseimbangan yang tidak bisa dijelaskan – seseorang yang terserang stroke bisa jadi menyerupai orang yang sedang mabuk;
  6. Nyeri kepala yang parah secara tiba-tiba tanpa penyebab yang diketahui; dan
  7. Rasa kantuk, bingung atau penurunan hingga kehilangan kesadaran.

Apa yang dilakukan jika seseorang terserang stroke?

Cari pertolongan medis secepat mungkin. Jika bisa hubungi ambulans (118) sesegeranya. Stroke merupakan kegawatan medis, semakin cepat terapi diberikan, semakin banyak kerusakan dapat diminimalisir.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, setiap tempat memiliki standar prosedur tersendiri. Berikut saya kutipkan dari St John Ambulance Australia yang merekomendasikan kita mengikuti “langkah DRABC – Danger | Response | Airway | Breathing | CPR” di setiap kondisi kegawat daruratan. Ini membantu kita menentukan apakah orang sedang beradang dalam kondisi yang mengancam jiwa dan pertolongan pertama apa yang diperlukan.

Perencanaan pertolongan pertama berikut mengasumsikan setidaknya ada satu orang lagi yang membantu Anda dalam melakukan pertolongan pertama. Jika Anda sendiri dengan korban, lakukan langkah “Breathing” dan posisikan pasien pada posisi pemulihan sebelum memanggil ambulans. Kemudian lakukan langkah-langkah dari awal, diawali dengan napas buatan jika diperlukan.

D – check for DANGER

Bagian awal ini Anda diminta untuk memeriksa, adakah bahaya bagi Anda, bagi orang lain atau korban jika tindakan pertolongan diberikan.

R – chek for RESPONSE

Di sini kita memeriksa respons korban, tanyakan namanya (jika tidak tahu, cukup panggil dengan sebutan). Jika orang terserang stroke mungkin dia tidak mampu berbicara, jadi genggam kedua tangan korban dan minta dia menguatkan genggamannya atau minta meremas tangan anda – jadi korban merespons dengan meremas tangan anda.

Apakah korban merespons? Jika iya, berarti korban sadar: ikuti petunjuk di bagian akhir sementara menunggu bantuan tiba.

Jika korban tidak merespons, dia bisa jadi tidak sadar. Pastikan seseorang memanggil ambulans atau pertolongan medis, lalu lanjutkan.

A – check for AIRWAY

Langkah selanjutnya adalah memeriksa jalan napas, apakah jalan napas:

•Bebas dari semua obyek yang bisa mengganggu jalan napas?
•Terbuka?

posisi miring pertolongan pertama stroke

Jika jalan napas tidak bersih, balikkan korban ke dalam posisi pemulihan (recovery position):

  1. Berlutut di sisi pasien;

  2. Letakkan lengan terjauh dari jangkauan Anda pada sudut yang tepat sesuai posisi tubuh pasien;

  3. Letakkan lengan yang terdekat menyilang di dadanya;

  4. Lekukkan kaki yang terdekat pada lutut, sedangkan kaki yang terjauh tetap lurus;

  5. Sementara menyokong pasien pada kepala dan lehernya, gulingkan pasien menjauh dari Anda;

  6. Ketika sudah rebah pada sisi tubuhnya, jaga lutut pada kaki paling atas tetap melekuk dan menyentuh tanah.

Dan posisikan kepala agak ke belakang dan ke bawah guna membiarkan apa pun yang ada di jalan napas napas (seperti muntahan) mengalir keluar dari mulut, bersihkan jalan napas dengan jari-jari anda jika perlu.

B – check for BREATHING

Kemudian kita harus memeriksa napas pasien, miringkan kepala agak ke belakang:

  1. Apakah dada pasien mengangkat ataukah sebaliknya?
  2. Dapatkah Anda mendengar napas korban?
  3. Apakah Anda dapat merasakan napas korban (gunakan pipi anda)?

Jika korban tidak bernapas:

  1. Balikkan korban kembali dalam posisi tengadah;
  2. Miringkan kepalanya ke belakang;
  3. Angkat dagu korban, pencet hidung hingga tertutup dan berikan napas dari mulut ke mulut sebanyak dua kali sebagai awalan;
  4. Pastikan dada mengembang dan mengempis sesuai tiap napas yang diberikan; dan
  5. Jika napas tidak kembali dan tidak ada tanda kehidupan, lakukan langkah selanjutnya (langkah C)

Jika korban kembali bernapas, ikuti langkah di bawah “sementara menunggu bantuan”.

C- Berikan CPR

CPR = cardiopulmonary resuscitation, Resusitasi Jantung Paru.

  1. Berlutut di sisi pasien, berikan 30 kali kompresi (tekanan) pada separuh bagian bawah tulang dada. Gunakan kedua tangan dengan jemari saling mengunci;
  2. Kemudian miringkan kepala ke belakang, angkat dagu dan berikan dua kali napas buatan dari mulut ke mulut seperti langkah sebelumnya;
  3. Tetap lakukan silih berganti antara 30 kali kompresi dada dan 2 kali napas buatan hingga korban menunjukkan tanda-tanda kehidupan atau bantuan medis tiba di tempat.


Rescue Breathing

Sementara Menunggu Bantuan

Jika korban sadar:

  1. Baringkan pasien dengan kepala dan bahu agak terangkat, gunakan bantal atau sesuatu yang lain sebagai penyangga;
  2. Jaga agar pasien mendapat temperatur ruang yang nyaman (tidak kepanasan dan tidak kedinginan);
  3. Longgarkan pakaian yang ketat;
  4. Bersihkan setiap muntahan atau sekresi lain yang keluar dari mulut;
  5. Pastikan jalan napas selalu terbuka dan bersih;
  6. Yakinkan korban bahwa pertolongan sedang menuju tempat itu (korban mungkin merespons dengan meremas genggamannya jika ia tidak bisa berucap);
  7. Jangan berikan apapun untuk dimakan atau diminum.

Jika korban menjadi tidak sadar, posisikan dalam posisi pemulihan guna menghindari penyumbatan jalan napas oleh ludah, lidah korban sendiri dan lainnya, dan menghindari tersedak. Terus awasi jalan napas dan pernapasan korban, dan bersiap mengulangi prosedur DRABC jika diperlukan.

Meski gejala hanya sesaat – atau suatu TIA (Transient Ischaemik Attack), pastikan korban mendapatkan bantuan medis, karena gejala ini bisa jadi tanda peringatan adanya stroke di kemudian hari.

Sumber: First Aid For Stroke, Stroke: First Aid – Mayo Clinic

http://catatan.legawa.com

Saya baruuu saja menerima isi WA seperti tulisan dibawah ini, siapa tahu bisa bermanfaat untuk alternatif mengobati penyakit stoke.

Stroke, segera berobat ke Dr. Terawan

Letkol CKM dr. Terawan Agus Putranto

Letkol CKM dr. Terawan Agus Putranto

Jika ada keluarga Anda yg kena stroke, segera berobat ke Dr. Terawan. Dia praktek di RSPAD pagi hari dan sorenya di RS Gading Pluit. Ada beritanya di majalah Tempo, dimana penyanyi Benny Panjaitan berhasil sembuh dari strokenya. Barusan tadi jam 8 malam, om teman saya yg kena stroke juga berhasil sembuh dari strokenya. Pengobatannya dikenal dgn nama BRAIN WASH. Nama pengobatannya adalah cuci otak yg berbasis radiologi intervensi. Pengerjaannya menggunakan mesin canggih namanya digital traction angiogram. Penyumbatan yg terjadi dipembuluh darah bisa di hilangkan sehingga pembuluh darah menjadi baik. Om teman saya tadi diambil tindakan hanya 20 menit, dia skrg bisa bicara dgn baik, tangannya sdh tdk kaku dan besok sdh keluar RS dgn berjalan spt biasa. Nama dokternya adalah Dr. Terawan Agus Putranto di RSPAD Gatot Subroto. Ybs adalah dokter Subspesialis Radiologi Intervensi. Info di Majalah Tempo edisi No. 4017, tgl 27 Juni – 3 Juli 2011, halaman 86.

Kalau mau bikin janji no telpnya Dr. Terawan, RSPAD Gatot Subroto, sekertarisnya namanya Pak Yudi.Tlp 021.3840702 – 3441008, prakteknya di Segitiga Senen Raya.

Dokter Terawan adalah dokter yg punya alat2 canggih, kanker otak tdk perlu operasi bongkar batok kepala, hanya disuntik lewat nadi di tangan, kemotherapy di dr Terawan juga tdk gosong dan rambut tdk rontok…….
Pengalaman ortu klien saya yg kanker tulang ekor dan sdh divonnis lumpuh seumur hidup oleh dokter2 di RS Dharmais ….. Sekali theraphy di dokter Terawan alhamdulilah bisa jalan normal lagi……..
[30/9 20.03] sudarmono: Copas dari anak gw yg di FK-UI…

Pengalaman total biaya saat itu hampir 60 juta rupiah.

Sumber:
http://al-khor.blogspot.co.id/2014/09/cuci-otak-ala-drterawan.html

url RS. Gatot Subroto Jakarta: http://rspadgs.net/v2/