Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Month: September 2012 (page 1 of 2)

TV vs HP

TV vs HP

(senyum sejenak)

 

ISTRI itu ibarat TV, dan SELINGKUHAN itu ibarat HP…

Di rumah nonton TV, jalan2 bawa HP…

Tdk ada uang, nonton TV, banyak uang cari HP baru…

TV gak butuh pengeluaran, tp HP klo gak diisi pulsa ya gak bisa dipake.

TV bentuknya gambot, besar, & yg type lama gendut, tapi HP biasanya imut, desain bagus, enak dibawa ke mana2 dan bikin bangga

Biaya operasional TV murah, tapi HP mahal banget,,

TV gak bisa disembunyikan, HP kan bisa…

Acara TV bisa bosan, tapi HP gak kan?

Tapi awasssss….!!!!!!!

Jangan coba2 naruh HP di dekat TV ….. :)

 

Radiasi tinggi….

 

 

Gejala Awal Stroke

Link Terkait: Penyumbatan Pembuluh Darah

Bermula dari musibah yang menimpa sahabat saya ketika masih SMA di Yogyakarta, namanya Susiana umur 52 tahun.  Dia sudah 4 hari ini dirawat di ruang ICU, dikarenakan ada 2 pembukuh darah dikepalanya pecah.  Tekanan darah nya  240/150 (tekanan darah normal yaitu 120/80).   Dia masih sadar tapi kelihatan tersiksa dengan sakit kepala yang terus menerus.

Pecahnya pembuluh darah terjadi karena ada penyumbatan pembuluh darah di kepala sehingga aliran darah menjadi tidak lancar dan apabila pembuluh darah benar-benar tersumbat, maka darah akan mengalir menembus dinding pembuluh darah yang dikenal dengan pecah pembuluh darah.

Solusinya pembuluh darah yang ada penyumbatan baik kolesterol maupun kotoran sel-sel mati yang menyumbat di pembuluh darah harus dibersihkan.

 

Pecah Pembuluh Darah di kepala

Pecahnya pembuluh darah di otak lebih dikenal sebagai stroke. Tapi buat beberapa orang pecahnya pembuluh darah bisa diawali dengan penyakit kelainan pembuluh darah otak yang disebut aneurisma.

Aneurisma ini adalah kondisi melemahnya dinding pembuluh darah sehingga ketika ada tekanan yang berat terjadi penggelembungan lalu merembes atau pecah. Sering sakit kepala adalah gejala yang paling menonjol dari aneurisma.

Jika pecah, benjolan tersebut bisa memicu stroke hemoragi atau stroke yang disertai perdarahan di otak. Penyebabnya bisa bermacam-macam, namun yang paling umum adalah peningkatan tekanan darah akibat aktivitas maupun pengaruh makanan atau obat-obatan.

Dalam beberapa menit saja mengalami stroke, sel-sel otak mulai mati. Jadi penting sekali untuk mengenali gejala-gejalanya, agar segera ditangani dan mendapatkan perawatan yang tepat untuk pemulihan. Stroke ringan mungkin tidak akan menimbulkan gejala namun tetap dapat merusak jaringan otak.

Tanda-tanda stroke antara lain :

  1. Tiba-tiba mati rasa atau rasa lemah pada lengan, wajah atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh. Gerakan refleks dan atau sensasi hilang seluruhnya atau sebagian. Mungkin ada suatu sensasi kesemutan di daerah yang terkena.
  2. Mendadak kebingungan atau kesulitan bicara atau memahami. Kadang-kadang kelemahan pada otot-otot wajah dapat menyebabkan keluarnya air liur tanpa terkendali.
  3. Tiba-tiba kesulitan melihat pada satu atau kedua mata.
  4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  5. Mendadak mengalami sakit kepala berat tanpa diketahui penyebabnya.

Siapapun dapat memiliki terserang stroke. Tetapi kemungkinan itu meningkat jika seseorang memiliki faktor resiko tertentu yang dapat menyebabkan stroke. Kabar baiknya bahwa sampai 80% stroke sebenarnya dapat di cegah.

Ada dua jenis resiko untuk stroke, yaitu faktor yang bisa dikendalikan dan yang tidak bisa dikendalikan. Untuk faktor yang bisa dikendalikan umumnya merupakan faktor resiko gaya hidup atau faktor resiko medis. Keduanya dapat dikelola dengan bekerja sama dengan dokter, yang bisa meresepkan obat-obat dan membesikan nasihat tentang bagaimana untuk mengadopsi gaya hidup sehat.
Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Berkurangnya aliran darah dan oksigen ini bisa dikarenakan adanya sumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah.

WHO mendefinisikan bahwa stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan oleh yang lain dari itu.

Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu: stroke iskemik maupun stroke hemorragik.

Stroke iskemik yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti.
80% stroke adalah stroke Iskemik.

Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  1. Stroke Trombotik: proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.
  2. Stroke Embolik: Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
  3. Hipoperfusion Sistemik: Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.

Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak.
Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.

Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:

  1. Hemoragik Intraserebral: pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak
  2. Hemoragik Subaraknoid: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).

 

Tanda dan Gejala-gejala Stroke
Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi menjadi berikut:

  1. Bagian sistem saraf pusat : Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik
  2. Batang otak, dimana terdapat 12 saraf kranial: menurun kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.
  3. Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.

Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.

 

Faktor Penyebab Stroke

Faktor resiko medis, antara lain:

  1. Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi),
  2. Kolesterol,
  3. Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah),
  4. Gangguan jantung,
  5. Diabetes,
  6. Riwayat stroke dalam keluarga,
  7. Migrain.

Faktor resiko perilaku, antara lain:

  1. Merokok (aktif & pasif),
  2. Makanan tidak sehat (junk food, fast food),
  3. Alkohol,
  4. Kurang olahraga,
  5. Mendengkur,
  6. Kontrasepsi oral,
  7. Narkoba,
  8. Obesitas.

80% pemicu stroke adalah hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) dan arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.

Pemicu stroke pada dasarnya adalah:

  1. suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah),
  2. terlalu banyak minum alkohol,
  3. merokok ,
  4. senang mengkonsumsi makanan yang berlemak.

 

Derita Pasca Stroke
Sudah Jatuh tertimpa Tangga Pula, peribahasa itulah yang tepat bagi penderita Stroke.

Setelah stroke, sel otak mati dan hematom yg terbentuk akan diserap kembali secara bertahap. Proses alami ini selesai dlm waktu 3 bulan. Pada saat itu, 1/3 orang yang selamat menjadi tergantung dan mungkin mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat

Diperkirakan ada 500.000 penduduk yang terkena stroke. Dari jumlah tersebut:

  1. 1/3 –> bisa pulih kembali,
  2. 1/3 –> mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang,
  3. 1/3 sisanya –> mengalami gangguan fungsional berat yang mengharuskan penderita terus menerus di kasur.

Hanya 10-15 % penderita stroke bisa kembali hidup normal seperti sedia kala, sisanya mengalami cacat, sehingga banyak penderita Stroke menderita stress akibat kecacatan yang ditimbulkan setelah diserang stroke.

 

Akibat Stroke lainnya:

  1. 80% penurunan parsial/ total gerakan lengan dan tungkai.
  2. 80-90% bermasalah dalam berpikir dan mengingat.
  3. 70% menderita depresi.
  4. 30 % mengalami kesulitan bicara, menelan, membedakan kanan dan kiri.

Stroke tak lagi hanya menyerang kelompok lansia, namumn kini cenderung menyerang generasi muda yang masih produktif.  Stroke juga tak lagi menjadi milik warga kota yang berkecukupan , namun juga dialami oleh warga pedesaan yang hidup dengan serba keterbatasan.

Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Selain karena besarnya biaya pengobatan paska stroke , juga yang menderita stroke adalah tulang punggung keluarga yang biasanya kurang melakukan gaya hidup sehat, akibat kesibukan yang padat.

Stroke sangat dapat dicegah,
Hampir 85% dari semua Stroke  dapat DICEGAH.

Karena Ancaman stroke hingga merenggut nyawa dan derita akibat stroke. Hidup BEBAS tanpa STROKE merupakan dambaan bagi semua orang.

Tak heran semua orang selalu berupaya untuk mencegah Stroke atau mengurangi faktor risiko dengan cara:

  1. menerapkan pola hidup sehat,
  2. olahraga teratur,
  3. penghindari stress,
  4. meminum obat atau suplemen untuk menjaga kesehatan pembuluh darah hingga dapat mencegah terjadinya Stroke.

Sumber:
Seri Gaya Hidup Sehat: Cara Bijak Hadapi Stroke, Jantung & Pembuluh Darah, Agustus 2007, PT Gramedia.

 

5 (lima) Gejala Awal  Penyakit Stroke

Penyakit stroke jarang sekali kita sadari. Mungkin karena kita tidak begitu mengenal tanda dan gejalanya . Penyakit stroke juga sering menyerang orang-orang tertentu dan pulih dengan sendirinya dan ini lebih dikenal sebagai transcient ischemic attack (TIA ) atau biasa disebut dengan stroke sementara.

Menurut Dr. Hermawan suryadi , Sp.s dari Karmel stroke Center, Jakarta. Stroke sementara atau TIA adalah salah satu pertanda bakal ada serangan penyakit stroke. Banyak penderita penyakit stroke mengaku pernah mengalami gejala serangan stroke dan sembuh dengan sendirinya.

Persentase penyakit Stroke yang di dahului dengan TIA berkisar 20-40 persen. Karena itu jangan terkecoh dengan serangan stroke sementara. Dibutuhkan kewaspadaan dan kesigapan pada orang-orang yang beresiko terkena penyakit stroke bila mengalami gejala seperti di bawah ini :

  1. Tiba-tiba mati rasa atau rasa lemah pada lengan, wajah atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh. Gerakan refleks dan atau sensasi hilang seluruhnya atau sebagian. Mungkin ada suatu sensasi kesemutan di daerah yang terkena.  Muncul tanda kehilangan rasa pada bagian muka, bahu atau kaki. Terutama bila hanya terjadi pada separuh badan.
  2. Mendadak kebingungan atau kesulitan bicara atau memahami. Kadang-kadang kelemahan pada otot-otot wajah dapat menyebabkan keluarnya air liur tanpa terkendali. Sulit bicara atau sulit menangkap pembicaraan lawan bicara.
  3. Tiba-tiba kesulitan melihat pada satu atau kedua mata.
  4. Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  5. Mendadak mengalami sakit kepala berat tanpa diketahui penyebabnya.

Bila anda mengalami gejala-gejala seperti diatas segeralah hubungi dokter anda agar penyakit stoke anda cepat dapat diatasi.

Dari berbagai sumber.

Mengelola Emosi

Pertanyaan:
Saya seorang laki-laki muda, mahasiswa di sebuah universitas terkemuka di Yogyakarta, sudah dua tahun ini berpacaran dengan mahasiswa satu fakultas. Kami saling cocok dan mencintai, tapi sering sekali terjadi percekcokan, beda pendapat, kadang sampai hebat. Jadi, hubungan kami seperti putus sambung, sesudah saling marah-marahan lalu berbaik kembali. Tak berapa lama sudah cekcok lagi. Macam-macam hal bisa menjadi sumber pertengkaran. Mulai beda idealisme, beda prinsip, adanya orang ketiga, tidak saling mengerti, dan lain-lain. Tapi toh akhirnya berhubungan kembali. Apakah ini memang bumbunya orang saling mencintai? Tapi saya selalu terpancing emosi bila menerima ucapan atau sms-nya yang saya anggap memancing kemarahan. Kadang saya tak bisa mengendalikan emosi. Emosi saya meledak-ledak dan ini rupanya mengganggu konsetrasi dalam kehidupan saya sehari-hari. Saya seperti tak bisa berfikir jernih dan buntu bila emosi saya sedang naik. Padahal ini sering terjadi. Saya mohon saran atau penjelasan Dokter tentang ini. Terima kasih.
BK di Yogyakarta.

Jawaban dari Psikiatri:
Emosi adalah salah satu unsur ynag membentuk kepribadian manusia yang sangat berharga. Boleh dikata ini unsur yang berdiri sendiri, tapi juga sangat dipengaruhi pola pikir. Emosi sudah terbentuk sejak manusia dilahirkan. Seorang bayi yang lahir ke dunia merasa tidak nyaman dengan keadaan dunia yang tidak senyaman dalam kandungan ibunya. Maka, ia langsung menangis sekeras-kerasnya. Bila ada suatu rangsangan yang menyakiri dirinya, atau ia merasa lapar, bayi itu langsung menangis meronta-ronta. Sesudah besar, pikiran semakin mempengaruhi emosinya. Bila ia memperoleh apa yang ia inginkan, pikirannya puas, emosinya pun bahagia. Tapi bisa pikirannya mengharapkan sesusatu dan terbentur suatu hal, emosinya pun kecewa, frustasi, sedih atau marah. Maka dapatlah dikatakan bahwa mengendalikan emosi sesungguhnya adalah mengendalikan pikiran kita karena sampai batas tertentu pikiran bisa menguasai emosi. Yang menjadi problem adalah seringkali emosi tak bisa dikendalikan oleh pikiran kita, meskipun kita ingin sekali menguasai atau mengelolanya. Disinilah kadang emosi bergerak sendiri, sesuai karakter, sifat dan keprib

Para ahli seperti Fehr dan Russel menyatakan bahwa “Setiap orang tahu apa itu emosi, sampai dia diminta untuk memberikan definisi tentang emosi itu sendiri, setelah itu tidak seorangpun dari mereka yang mengetahuinya”. Ketika kita menggunakan istilah tersebut, emosi merupakan sebuah pengalaman rasa. Kita merasakan adanya emosi, kita tidak sekedar memikirkannya. Ketika seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu yang secara pribadi penting untuk kita, maka emosi kita akan meresponsnya, biasanya diikuti dengan pikiran yang ada hubungannya dengan perkataan tersebut, perubahan psikis, dan hasrat untuk melakukan sesuatu. Bila ada seorang teman yang semena-mena menyuruh kita melakukan sesuatu, psikis kita mengalami perubahan, tekanan darah kita meninggi karena terpacu adrenalin, dan kita siap untuk marah.

Emosi itu bisa menjadi positif, tetapi bisa juga menjadi negatif. Emosi yang psoitif secara personal menghasilkan perasaan yang menyenangkan. Apakah itu bangga, harapan, kelegaan, emosi ini akan menghasilkan seseuatu yang baik pula. Dalam interaksi dengan orang lain, emosi yang positif bisa membangun kedekatan, sebuah hubungan yang ditandai dengan keinginan baik, pemahaman, dan perasaan menjadi bagian dari sebuah “kebersamaan”. Sebaliknya, perasaan marah, frustasi, dan emosi-emosi negatif lainnya secara personal menghasilkan perasaan susah, kecewa, sakit hati, atau marah. Emosi-emosi ini kecil kemungkinannya digunakan untuk membangun kedekatan.

Emosi bisa mengalihkan perhatian dari persoalan poko yang akan dibicarakan. Emosi bisa menghancurkan hubungan. Emosi bisa mengeksploitasi kita. Sebaliknya, emosi positif bisa mempermudah terpenuhinya beberapa kepentingan sunstantif. Emosi positif dapat memperrat hubungan. Emosi positif tidak akan menambah resiko bahwa kita akan dieksploitasi.

Mematikan emosi adalah suatu hal yang mustahil karena emosi itu adalah suatu hal yang alamiah. Demikian juga menghilangkan emosi. Emosi muncul sebagai reaksi atau respons manusia terhadap suatu rangsang eksternal maupun internal. Setiap rangsangan akan mendapat reaksi dari kita. Namun ada titik-titik waktu yang bisa kita pikirkan bagaimana bentuk reaksi yang kita ambil, inilah yang disebut respons, bentuk bentuk reaksi emosi yang sudah diatur oleh pikiran dengan pertimbangan yang bijak. Tentunya emosi yang timbul adalah emosi yang positif dan menguntungkan semua pihak, bukan emosi yang merusakkan segalanya.

Dengan demikian, lebih baik perhatian kita arahkan kepada apa-apa yang membangkitkan reaksi emosi-emosi tertentu. Perhatian utama adalah keinginan manusia yang penting dalam semua hubungan antar manusia. Keinginan itu seringkali tidak terucapkan, tetapi tidak kalah pentingnya jika dibandingkan dengan ketertarikan yang tampak. Keinginan utama itu memberikan kerangka yang sangat kuat kepada kita untuk mengatasi emosi tanpa mendapatkan masalah dengannya. Ada lima keinginan yang merangsang, baik maupun buruk, munculnya sebagai emosi dalam sebuah interaksi manusia. 5 (lima) keinginan itu adalah apresiasi, afiliasi, otonomi, status, dan peran. Kalau kita mampu menangani semua itu dengan efektif, kita bisa merangsang munculnya emosi-emosi yang positif baik di dalam diri kita sendiri maupun pada orang lain. Karena setiap orang memiliki keinginan itu, maka kita bisa secara langsung memanfaatkannya untuk merangsang munculnya emosi-emosi positif.

Sumber: Buku “Mereka Bilang Aku Sakit Jiwa” oleh Inu Wicaksana (psikiatri, penulis dan pembicara dalam seminar-seminar), penerbit Kanisius Yogyakarta.

Daftar Nama Bakal Calon Rektor (BCR) IPB Periode 2012 – 2017

HASIL PENJARINGAN

(DIURUT BERDASARKAN ABJAD NAMA)

Tanggal 19 September 2012

No Nama No Nama
1 Agus Purwito, Dr. Ir. 29 I Wayan T. Wibawan, Prof. Dr. Drh.
2 Amril Aman, Dr. Ir. 30 Ibnul Qoyim, Dr. Ir.
3 Anas Miftah Fauzi, Prof. Dr. Ir. 31 Idat Galih Permana, Dr. Ir.
4 Ari Purbayanto, Prof. Dr. Ir. 32 Imam Suseno, Dr. Ir.
5 Arif Daryanto, Dr. Ir. 33 Indra Jaya, Prof. Dr. Ir.
6 Arif Satria, Dr. Ir. 34 Khairil Anwar Notodiputro, Prof. Dr. Ir.
7 Arya Hadi Darmawan, Dr. Ir. 35 Kudang Boro Seminar, Prof. Dr. Ir.
8 Asep Saefuddin, Dr. Ir. 36 Kukuh Murtilaksono, Prof. Dr. Ir.
9 Bambang Hero Sahardjo, Prof. Dr. Ir. 37 Luki Abdullah, Dr. Ir.
10 Bambang Purwantara, Dr. Drh. 38 Luky Adrianto, Dr. Ir.
11 Bambang Widigdo, Dr. Ir. 39 M. Syamsul Ma’arif, Prof. Dr. Ir.
12 Bayu Krisnamurthi, Dr. Ir. 40 Muhammad Zairin Junior, Prof. Dr. Ir.
13 Budi Mulyanto, Prof. Dr. Ir. 41 Musa Hubeis, Prof. Dr. Ir.
14 Bustanul Arifin, Prof. Dr. Ir. 42 Nur Azam Achsani, Prof. Dr. Ir.
15 Cecep Kusmana, Prof. Dr. Ir. 43 Purwiyatno Hariyadi, Prof. Dr. Ir.
16 Dahrul Syah, Dr. Ir. 44 Rimbawan, Dr. Ir.
17 Dedi Budiman Hakim, Dr. Ir. 45 Rina Oktaviani, Prof. Dr. Ir.
18 Dondin Sajuthi, Prof. Dr. Drh. 46 Roedhy Poerwanto, Prof. Dr. Ir.
19 Drajat Martianto. Dr. Ir. 47 Ronny R. Noor, Prof. Dr. Ir.
20 Endang Gumbira Said, Prof. Dr. Ir. 48 Roy Sembel, Prof. Dr. Ir.
21 Endang Suhendang, Prof. Dr. Ir. 49 Sam Herodian, Dr. Ir.
22 Ernan Rustiadi, Dr. Ir. 50 Soeryo Adiwibowo, Dr. Ir.
23 Ervizal A. M. Zuhud, Prof. Dr. Ir. 51 Sudrajat, Dr. Ir.
24 Hardinsyah, Prof. Dr. Ir. 52 Toto Toharmat, Prof. Dr. Ir.
25 Hariadi Kartodiharjo, Prof. Dr. Ir. 53 Yonny Koesmaryono, Prof. Dr. Ir.
26 Hendrayanto, Dr. Ir. 54 Yusman Syaukat, Dr. Ir.
27 Hermanto Siregar, Prof. Dr. Ir. 55 Yusram Masijaya, Prof. Dr. Ir.
28 Herry Suhardiyanto, Prof. Dr. Ir.

Cemas

Pertanyaan:
Saya seorang wanita, 30 tahun, berkeluarga dengan 2 anak, suami bekerja wiraswasta. Setahun yang lalu, usaha suami saya bangkrut, kami sangat sedih dan hampir putus asa. Sekarang suami mencoba dengan susah payah dan dengan bantuan sana-sini untuk bangkit lagi. Semenjak itu saya sering mengalami kecemasan dan ketakutan, nanti jangan-jangan usaha kami jatuh lagi. Selalu muncul bayangan-bayangan negatif yang menghantui, sehingga bangun tidurpun saya sudah mulai cemas. Bila muncul menghebat, saya tidak mampu bekerja, bahkan mendampingi anak-anak belajar pun kacau. Kecemasan itu dibarengi keringat dingin, jantung berdebar keras, dan tangan gemetaran. Oleh teman-teman, saya dianjurkan ke psikiater, tapi saya tunda-tunda. Apakah saya harus minum obat penenang Dok? Apakah ada cara yang bagus untuk mengatasi kecemasan yang muncul hampr tiap hari itu?
Nk di Yohyakarta.

Jawaban psikiater:
Ya, tampaknya Anda mengalami gangguan cemas menyeluruh. Ini suatu gangguan psikis yang ditandai dengan kecemasan berlebihan karena pikiran akan terjadinya musibah atau hal-hal buruk. Terjadi hiperaktivitas saraf otonom dengan gejala berdebar-debar, kerongkongan seperti tersumbat, keringat dinigin, tangan gemetaran, mual-mual dsb. Stressor yang nyata untuk timbulnya gangguan cemas ini biasanya sudah tak jelas lagi, atau tidak disadari individu. Namun biasanya karena suatu ingatan atau pikiran yang disadari maupun tidak disadari, tentang suatu hal yang mencemaskan di masa lalu yang dikhawatirkan akan terjadi sekarang. Dengan kata lain individu ketakutan akan khayalan atau pikirannya sendiri yang tak sengaja tercipta. Karena haris “melawan” pikiran dan ingatannya sendiri inilah maka biasanya hal ini sangat sukar disembuhkan.

Individu sangat terganggu dan tersiksa setiap hari sehingga para psikiater harus memberikan obat-obatan anti cemas jangka panjang selain terapi-terapi psikologik yang membutuhkan waktu untuk dilihat hasilnya.

Para psikiater selain menjalankan psikoterapi sesaat pada pasien-pasien gangguan cemas seperti ini, juga menganjurkan pasien untuk menjalankan meditasi, yoga, dzikir khusuk sesudah sjolat, atau relaksasi beberapa menit sehari dua kali. Ternyata sering kali belum membuahkan hasil. tetap saja pasien-pasien itu membutuhkan obat anti cemas sehari dua kali dan ketakutan bila dosis obat harus diturunkan. Mengapa upaya-upaya terapi itu biasanya tak membuahkan hasil? Disebabkan pikiran yang merangsang emosi kecemasan masih dominan melekat pada pasien-pasien itu. Individu-individu yang mengalami kecemasan itu harus memindahkan pikirannya ke hal lain yang memberikan kesibukan yang mengasyikkan.

Mengapa hal sederhana, seperti sibuk memancing, sibuk bekerja atau sibuk membaca di di perpustakaan, dapat membantu menghilangkan kecemasan kita? Hal ini disebabkan oleh sebuah hukum yang mendasar bahwa hampir tidak mungkin bagi pikiran manusia untuk berpikir lebih dari satu hal pada saat yang bersamaan. Otak manusia tidak bisa berpikir dua hal secara sistematis pada waktu yang bersamaan. Hal yang sama juga terjadi di bidang emosi. Kita tidak bisa merasa bersemangat dan antusias untuk melakukan suatu hal yang menarik dan pada saat bersamaan merasa hancur karena kecemasan. Satu emosi menghilangkan emosi yang lain. Penemuan inilah yang menyebabkan para psikiater menganjurkan terapi kerja dan kesibukan yang bersemnangat untuk menghancurkan emosi-emosi kecemasan.

Sumber: Buku “Mereka Bilang Aku Sakit Jiwa” oleh Inu Wicaksana (psikiatri, penulis dan pembicara dalam seminar-seminar), penerbit Kanisius Yogyakarta.

 

Hasil Penjaringan Bakal Calon Rektor IPB 2012-2017 tingkat Unit Kerja di Lingkungan Rektorat

Hari ini, Rabu tanggal 19 September 2012, pukul 09.00 – 13.00 WIB bertempat di Auditorium Gd. Andi Hakim Nasution Kampus Darmaga Bogor para tenaga pendidikan khusus unit kerja di lingkungan Rektorat menghadiri pertemuan dengan tema “Sosialisasi dan Penjaringan Bakal Calon Rektor (BCR) IPB”, undangan dari Sekretaris Eksekutif IPB yaitu Dr. Ir. Bonny P.W. Soekarno.

Disampaikan oleh Sekretaris Panitia yaitu Prof. Dr. Erika Budiarti Laconi  bahwa Persyaratan Utama Calon Rektor (menurut Pasal 28 PP 154 Tahun 2000 dan Pasal 42 Tap MWA No 17/MWA-IPB/2003), yaitu:
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2. Berkelakuan Baik
3. Berkewarganegaraan Indonesia;
4. Sehat jasmani dan rohani;
5. Berpendidikan Doktor;
6. Memiliki kompetensi, integritas, komitmen, dan kepemimpinan yang tinggi;
7. Memiliki jiwa kewirausahaan;
8. Berwawasan luas mengenai pendidikan tinggi;
9. Berusia tidak lebih 60 (enam puluh) tahun pada saat jabatan Rektor sebelumnya berakhir.

Kesepakatan tentang cara pemilihan BCR lumayan seru dan memakan waktu cukup lama, akhirnya setelah molor cukup lama karena panitia tidak tegas dan menyerahkan kepada floor, disepakati adanya pemilihan BCR oleh semua peserta yang hadir, satu orang satu suara.

Hasil pemilihan didapat 3 nama yang terbanyak untuk menjadi BCR yaitu:
1. Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc mendapatkan 228 suara
2. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc mendapatkan 34 suara
3. Prof.Dr.Ir.H. Yonny Koesmaryono, MS. mendapatkan 16 suara

Tenaga Kependidikan di Unit Kerja Rektorat meliputi:
1. Sekretaris Eksekutif (Sekretariat Rektor, WR AK, WR SP, WR RK, WR BK, Humas)
2. Sekolah Pascasarjana
3. Direktorat TPB
4. Direktorat Diploma
5. University Farm
6. Direktrat Riset Kajian Strategis
7. Perpustakaan
8. Direktorat Sumber Daya Manusia
9. Direktorat Keuangan
10. LPPM
11. Unit Layanan Pengadaan
12. Kantor Audit Internal
13. Kantor Manajemen Mutu
14. Direktorat Komunikasi dan Sitem Informasi
15. Direktorat PPPA
16. Direktorat Fasilitas dan Properti
17. Direktorat Karir dan Hubungan Alumni
18. Direktorat Kemahasiswaan
19. Direktorat Administrasi Pendidikan
20. Kantor Hukum dan Organisasi
21. Unit Keamanan Kampus
22. Magister Bisnis (MB)
23. Direktorat Perencanaan dan Pengembangan
24. Kepala Pengelola BP Asrama TPB-IPB
25. Kepala Pengelola Kampus IPB Baranangsiang
26. Kepala Pengelola Kampus IPB Taman Kencana
27. Direktorat Kerjasama dan Program Internasional
28. Direktorat Bisnis dan Kemitraan
29. UPT Bahasa
30. MKDU
31. Poliklinik
32. Senat Akademik
33. Dewan Guru Besar
34. Dewan Audit / MWA
35. Unit Olah Raga dan Seni


Agenda Pemilihan Rektor IPB 2012-2017
 

NO KEGIATAN WAKTU
 1 Permintaan sosialisasi dan penjaringan Bakal Calon Rektor (BCR) di unit-unit kerja  IPB dan Himpunan Alumni 11 Sept
 2 Sosialisasi PILREK di tingkat Fakultas dan Rektorat 12 Sept – 18 Sept
 3 Penjaringan BCR di tingkat unit-unit kerja IPB 19 Sept.
 4 Pelaporan hasil penjaringan kepada MWA 20 Sept.
 5 Pengiriman dokumen persyaratan kepada BCR 22 Sept.
 6 Pengisian dokumen,  penyusunan Rencana Strategi Pengembangan IPB dan penyerahan oleh BCR kepada Panitia Pemilihan Rektor (PPR) 22 Sept – 8 Okt
 7 Verifikasi administrasi dokumen  BCR 10 Okt  – 13  Okt
 8 Penyerahan Dokumen BCR oleh PPR kepada MWA 15  Okt
 9 Penilaian BCR oleh  SA untuk menetapkan  9 BCR 16 Okt – 22 Okt
 10 Sosialisasi 9 BCR 22 Okt  – 31  Okt
 11 Pelaksanaan Partisipasi Civitas dan tenaga kependidikan dalam PILREK 31 Okt
 12 Penghitungan, dokumentasi dan pelaporan hasil Partisipasi ke MWA 31 Okt – 1 Nov
 13 Penetapan 6 BCR oleh SA 2 Nov
 14 Pemilihan dan penetapan 3 Calon Rektor (CR) oleh SA 5 Nov – 7 Nov
 15 Penyerahan 3 CR terpilih oleh SA kepada MWA 8 Nov
 16 Pemilihan Rektor IPB oleh MWA 9 Nov – 16 Nov
  a. Pemaparan Rencana strategis dan program CR TBA
  b. Pemilihan Rektor TBA


Dasar Hukum

  1. TAP MWA No.115/2012 tentang Tata cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Rektor Institut Pertanian Bogor

  2. PP No.154/2000 tentang Penetapan IPB sebagai Badan Hukum Milik Negara

  3. TAP MWA No.17/2003 tentang Anggaran Rumah Tangga Institut Pertanian Bogor

  4. TAP MWA No.116/2012 tentang Pembentukan Panitia Pemilihan Rektor IPB 2012-2017

  5. Ketetapan SA tentang Dasar Penilaian Bakal Calon Rektor


Panitia Pemilihan Rektor 2012-2017

Ketua :
Prof. Dr. Toto Toharmat (MWA)

Wakil Ketua : 
Prof. Dr. Hermanto Siregar (Rektorat)
Ir. Irama Badrianti (MWA)

Sekretaris :
Prof. Dr. Erika Budiarti Laconi (SA)

Anggota :
Prof. Dr. Kukuh Murtilaksono (Faperta)
Dr. Trioso Purnawarman (FKH)
Dr. Nimmi Zulbainarni (Faperikan)
Dr. Despal (Fapet)
Prof. Dr. Wasrin Syafii (Fahutan)
Dr. Faiz Syuaib (Fateta)
Dr. Eng. Wisnu Ananta Kusuma (FMIPA)
Dr. Muhammad Firdaus (FEM)
Dr. Euis Sunarti (FEMA)
Ir. Suparman (Tenaga Kependidikan)
M. Dimas Arifin (Mahasiswa)
Dr. Arief Daryanto (Alumni)

Tugas SA adalah menilai, tugas MWA adalah memilih
Hak suara pada tanggal 31 Oktober 2012 (Tahap Partisipasi)  hanya untuk PNS
PPR tugasnya hanyalah seleksi administratif
Senat Akademik (SA) bertugas Menetapkan Bakal Calon Rektor
Perwakilan Tenaga Kependidikan di SA adalah Sumarlinah
Perwakilan Tenaga Kependidikan di MWA adalah D. Iwan Riswandi
Tidak ada kampanye dan tidak ada baleho
18 Desember 2012 Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc  berakhir jadi Rektor
Tidak menerima pesan lewat email
Yang jadi banyak perdebatan oleh teman2 adalah keputusan MWA yang isinya suara tenaga kependidikan yang diterima adalah 10 : 1 padahal ditahun sebelumnya pernah 5 : 1

 

 

Tiga Hari Saja

3 (TIGA) HARI SAJA
Yang  pertama;

Hari kemarin. Anda tak bisa mengubah apa pun yang  telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah  terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan  mengulangi kegembiraan yang
anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin  lewat; lepaskan saja…

Yang  kedua:

hari esok. Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu  apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok  hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari  belum tiba; biarkan saja…

Yang tersisa kini hanyalah hari ini.

Pintu masa lalu telah  tertutup,
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda  untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila  anda mampu memaafkan
hari kemarin dan melepaskan ketakutan  akan esok hari.

Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa  depan hanyalah permainan
pikiran yang rumit.

Hiduplah apa  adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang  abadi.

Perlakukan setiap  orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat,
meski mereka berlaku buruk  pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena  mungkin besok cerita
sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan  penghargaan pada orang lain bukan karena
siapa mereka, tetapi karena  siapakah diri anda sendiri

Jadi teman, jangan biarkan masa  lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu
bingung, lakukan yang terbaik  HARI INI dan lakukan sekarang  juga!!!!!!

Tip’s Makeup Wajah dengan La Tulipe

Tip’s Makeup Wajah dengan La Tulipe

 

Tips makeup wajah berikut ini sangat sederhana namun mampu memberikan kecantikan alami yang mempesona bagi setiap wanita yang ingin selalu tampil dengan performance yang terbaik dalam setiap aktifitasnya. Kini make tidak harus dilakukan di salon oleh ahli tata rias professional karena dengan mengikuti tips berikut ini dijamin Anda akan mampu tampil layaknya seorang artis populer .

Masih banyak tips lain untuk make up wajah ini yaitu dengan menggunakan produk – produk kosmetik tertentu. Namun dengan menerapkan tips make up sederhana ini, Anda sudah bisa percaya diri dengan wajah yang cantik dan mempesona.

Produk Kosmetik La Tulipe

Produk Kosmetik La Tulipe

Berikut Tip’s Makeup Wajah dari Rini Pengajar Modelling Make up “La Tulipe” yang saya dapatkan ketika acara Kartinian di kantor yang diadakan oleh Ibu2 Darmawanita IPB:

  1. Sebelum memulai make up wajah sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu menggunakan pembersih wajah dilanjutkan dengan pemberian toner dan pelembab agar hasil akhir makeup lebih maksimal. Pakai pelembab, pakai ampul collagen lotion “la tulipe” untuk membuat make up tahan lama. Ampul bisa dipakai tiap malam agar kulit kenyal

  2. Pakai pelembab gel untuk wajah

  3. Pakai alas bedak yang sesuai dengan warna kulit yaitu warna yellow orange, caranya di tepuk2 untuk menutupi kekurangan wajah kita.

  4. Beri Smoth Colector Foundation warna gelap untuk membuat hidung mancung dan untuk menutupi pipi yang tembem. Gunakan concealer untuk perataan dan menyamarkan flek pada wajah seperti bekas jerawat serta untuk menyamarkan lekukan kantung mata Anda.

  5. Beri bedak tabur karena tekstur lebih halus.

  6. Lalu pakai bedak padat 3 warna, yang putih diberikan dibawah mata, bedak yang gelap diberikan ke shading yang gelap tadi di hidung dan pipi. Gunakan kuas (brush) pada saat memoleskan bedak dilanjutkan dengan menggunakan spon untuk meratakannya. Lalu terakhir berikan bedak yang sama dengan kulit disemua wajah.

  7. Memberikan alis jangan terlalu ditekan, cukup diarsir. Bulu alis turun memberikan kesan mengantuk/sedih. Alis berperan besar dalam menentukan kesan wajah seseorang. Warna pensil alis jangan pakai warna hitam. Untuk menutupi bulu alis yang turun ditutup dengan foundation warna paling putih. Bentuk alis sesuai dengan postur wajah dan pertegas dengan menggunakan pensil alis. Pilih warna yang tidak gelap seperti coklat dibandingkan hitam agar tidak tampak tua. Bentuk alis secara tidak langsung ikut mempengaruhi karakter wajah. Bentuk alis yang berlebihan (terlalu tebal, tipis dan melengkung) akan membuat karakter wajah menjadi aneh dan tidak natural. Bentuk alis terbaik biasanya bentuk alamiah alis anda. Jangan mengubah seluruhnya. Anda terlahir dengan alis yang tepat untuk wajah anda. Biarkan alis anda jadi panduannya. Panjang alis harus sepanjang mata atau sedikit lebih panjang. Untuk mendapatkan panjang yang tepat, ambil pensil dan pegang sejajar dengan samping hidung anda. Buat titik dengan pensil putih pada pertemuan pensil dengan alis. Untuk menemukan ujung alis, ambil pensil dan pegang diagonal dari lubang hidung ke sudut luar mata, dan tandai bagian dalam pensil. Ujung alis anda berakhir disini. Bentuk alis kadang kala menunjukkan karakter seseorang. Misalnya, alis yang tebal dan hitam memberi kesan tegas, bahkan galak. Alis juga bisa membuat wajah tampak muda atau tua. Bentuk alis yang ideal adalah yang natural dan melengkung alami dengan mengikuti lekukan tulang diatas mata adalah yang dianggap ideal. Membentuk alis bisa diibaratkan dengan melukis. Maka, bila Anda ingin mengubah bentuk atau sekedar merapikan alis, sebaiknya pelajari trik-triknya. Setelah itu, lakukan dengan penuh kesabaran.

  8. Rumus Membentuk Alis:
    Bentuk alis yang baik adalah bagian badan dan ekor alis berbanding 2:1.
    Cara membentuk alis yang indah adalah sebagai berikut :
    – Peganglah sebatang pensil vertikal, dari pangkal hidung melewati batas mata bagian dalam mengarah ke pangkal alis. Berdasarkan garis inilah (A-B) pangkal alis dibentuk atau dicukur, bila alis terlihat melebihi garis.
    – Peganglah pensil secara menyerong (diagonal) dari luar cuping hidung ke sudut mata sebelah luar sehingga didapatkan garis imajiner B-C (titik C adalah batas ujung alis).
    – Usahakan untuk mendapatkan garis mendatar atau sama rata antara pangkal alis dan ujung alis (garis A-C).
    – Untuk mendapatkan titik tertinggi alis, ikuti lekukan alami tulang pada alis. Tinggi alis dibuat sejajar bagian luar kornea mata anda.

  9. Cara Membentuk Alis:
    1. Sikat alis ke arah atas dengan sikat alis
    2. Gunakan pensil atau sikat alis untuk mendapatkan titik-titik sesuai rumus membentuk alis.
    3. Cukur atau cabuti alis untuk mengoreksi bentuknya. Ratakan bulu alis yang terlalu panjang.
    4. Untuk mempertegas alis, bubuhkan pensil alis dengan warna yang mendekati warna asli alis.
    5. Gunakan bagian tebal untuk membentuk alis dari pangkal alis hingga bagian tengah.
    Pulaskan lembut mengikuti arah alis.
    6. Gunakan bagian runcing untuk membentuk alis
    5. Terakhir, gunakan sikat untuk merapihkan dan membuat alis tampak natural.
    Tip’s: Untuk membuat alis tetap rapi, oleskan maskara hitam atau bening.

  10. Pakai Eyeshadow base di kelopak mata, agar tahan ditekan secara halus.

    Cara memakai Eyeshadow:
    1. Kulit di kelopak mata lebih tipis daripada kulit wajah, karena itu hindari mengoleskan foundation/alas bedak di kelopak mata. Agar eyeshadow menempel dengan sempurna, gunakan foundation khusus untuk eyeshadow atau jika tidak ada, cukup gunakan krim mata. Krim/balsam yang mengandung petroleum jelly juga dapat digunakan sebagai alas eyeshadow.
    2. Jika ingin make up natural, pulaskan eyeshadow dengan kuas kering. Jika ingin warna eyeshadow lebih “keluar”, gunakan kuas lembab. Basahi kuas, lalu tekan-tekan kuas ke tisu agar menjadi lembab.
    3. Ada bermacam-macam, gaya pulasan eyeshadow:
    * Satu warna untuk daerah kelopak mata.
    Cara make up mata seperti ini cocok digunakan untuk make up natural sehari-hari, misalnya untuk ke kantor. Gunakan warna warni hangat seperti cokelat, beige, pink kecoklatan.
    * Warna gelap untuk daerah kelopak mata, dan warna terang untuk daerah dibawah alis mata. Warna terang dibawah alis mata bertujuan untuk mempertegas bentuk alis dan menonjolkan warna eyeshadow di kelopak mata
    * Warna terang untuk daerah kelupak mata, lalu timpa dengan warna gelap di sudut kelopak mata bagian luar. Baurkan kedua warna untuk mendapatkan gradasi warna yang cantik. Butuh lebih banyak waktu untuk membaurkan warna, namun bila sudah terbiasa hasilnya lebih baik. Cocok digunakan untuk pesta.
    4. Tips: Bubuhkan sedikit eyeshadow warna putih di sudut mata bagian dalam untuk membuat kesan segar. Jaga kebersihan kuas eyeshadow agar terhindar dari bakteri, ccilah minimal seminggu sekali (atau tergantung frekuensi pemakaian) dan selalu simpan dalam kondisi kering.
    5. Jangan takut untuk bermain warna, dan sesuaikan warna eyeshadow dengan aksesoris rambut/busana yang dikenakan.

  11. Pakai eye shadow natural no. 15 dan 11 coklat, tembaga dan kuning dibawah alis. Siang pakai yang dove jangan yang mengkilat. Gunakan eyeshadow dengan warna –warna yang sesuai dengan selera Anda terutama sekali juga harus cocok dengan warna kulit wajah Anda agar lebih tampak bersinar, segar dan muda.

  12. Solasi mata atau scote tape untuk membuat mata tidak kelihatan ngantuk. Digunakan untuk mata dengan kondisi tanpa kelopak (mata sipit). Efeknya dapat memperindah bentuk kelopak mata sehingga eye shadow atau perona mata terlihat sempurna di mata.
  13. Pakai Eyeliner untuk mempertegas bentuk mata yang diberi eye shadow. Fungsi utama Eyeliner adalah membingkai mata dan menutupi kekurangan bentuk mata. Jika Anda merasa bentuk mata kurang sempurna (seperti turun, terlalu sipit, kendur dsb.) maka eyeliner merupakan alat yang tepat untuk menyempurnakan bentuk mata Anda. Umumnya eyeliner yang digunakan untuk sehari-hari adalah warna gelap (seperti hitam, coklat, biru dan hijau). Eyeliner diaplikasikan setelah terlebih dahulu memulas atau memakai Eyeshadow. Eyeliner pensil diberikan dipinggir mata atas. Berikan mulai dari dalam keluar dan bawah arah dari luar ke dalam. Mulai lebih tebal akhir tipis. Gunakan eyeliner secukupnya dan tidak berlebihan agar wajah tidak tampak lebih tua. Gunakan eyeliner berbentuk pensil.
  14. Jenis-jenis Eyeliner:
    1. Eyeliner Pensil
    Eyeliner jenis ini paling mudah diaplikasikan dan juga paling alami. Penggunaannya bisa tipis-tipis dan samar-samar, cocok untuk pemula yang baru belajar menggunakan eyeliner, atau untuk penggunaan sehari-hari. Kelebihannya yaitu mudah dibersihkan hanya dengan air, namun kekurangannya adalah mudah luntur dan mudah terhapus.
    2. Eyeliner Cair
    Eyeliner jenis ini adalah yang paling sulit penggunaannya, meskipun hasil yang dihasilkan sangat baik dan dramatris serta bertahan lama. Eyeliner cair cocok digunakan untuk pesta atau acara-acara khusus. Diaplikasikan dengan kuas.
    3. Eyeliner Spidol atau Eyeliner Stik
    Eyeliner spidol memiliki kelebihan pengaplikasiannya mudah, sama seperti eyeliner pensil, dan hasilnya sebaik eyeliner cair. Bentuknya berujung tajam dan basah seperti spidol.Cara memakai eyeliner pada kelopak mata bagian atas:
    – Posisikan diri Anda senyaman mungkin di depan cermin, paling baik adalah posisi duduk.
    – Pejamkan satu mata yang akan dipakaikan eyeliner
    – Dengan jari tengah tangan yang tidak memegang eyeliner,
    tarik perlahan sudut mata sebelah luar
    – Perlahan aplikasikan eyeliner tepat diatas garis bulu mata,
    mulai dari sudut mata bagian dalam hingga sudut mata bagian luar.
    Aplikasikan dalam satu garis.
    – Buka mata dan perhatikan hasilnya. Aplikasikan lagi jika dirasa kurang tebal.Tip’s: Untuk efek mata terlihat segar, aplikasikan eyeliner warna putih/terang pada sudut mata bagian dalam. Alternatif lain: Aplikasikan eyeliner warna putih pada bagian bawah mata seluruhnya.Seringkali kita menemukan kesulitan menerapkan cara makeup mata dengan memakai eyeliner cair. Namun jika sudah terbiasa menggunakannya, maka eyeliner cair dapat menjadi senjata andalan untuk membuat mata terlihat dtamatis dan cantik.
  15. Pakai Bulu Mata Palsu dan Mascara
  16. Pakai Blush On yaitu perona pipi mulai dari pelipis kearah hidung bolak balik makin keatas makin tipis. Gunakan blush on dengan warna segar seperti pink atau peach. Blush on atau perona pipi berguna untuk memberi warna dan kehangatan pada wajah. Tampilan yang paling wanita ingin dicapai adalah wajah segar bercahaya, hangat dan alami. Blush on tersedia dalam bentuk bubuk, krim atau cair dan dalam berbagai macam warna. Blush on krim akan tampak lebih sempurna kalau wajah kita tidak bermasalah. Blush on jenis krim sangat sensitif untuk kulit bermasalah. Blush on krim lebih cocok untuk kulit kering dan normal. Umumnya kebanyakan wanita lebih suka menggunakan blush on bubuk/powder karena lebih mudah untuk dipakai. Jenis blush on bubuk dapat dipakai untuk semua jenis kulit, terutama untuk yang memiliki kulit berminyak karena akan mengurangi minyak yang ada selama dipakai. Blush on bubuk berbentuk padat, blush on ini hanya digunakan saat kita telah menggunakan foundation dan bedak. Cara memakai blush on yang mudah adalah dengan menyapu blush ke bawah dari telinga sampai pertengahan pipi, dimulai setara dengan bagian atas telinga dan berakhir pada akhir tulang pipi Anda. Pilih jenis blush on yang cocok dengan jenis kulit Anda. Blush on krim diterapkan untuk kulit kering. Blush bubuk diterapkan untuk kulit berminyak. Gunakan putaran penuh kuas untuk mengaplikasikan blush bubuk, karena akan memberikan tampilan lebih ringan dan profesional. Aplikasikan bedak blush on Anda bolak-balik dan kemudian pipi Anda terlihat seperti apel merah.
  17. Pakai Lip Moisturizer yaitu pelembab bibir
  18. Pakai Lipstik no.20, bikin garis dulu baru beri dalamnya lipstik warna soft jika memakai perona mata yang tegas. Gunakan lipstik berwarna sama atau lebih tinggi satu tingkat dari warna bibir Anda untuk menambah daya kecantikan make up. Jika memakai lipstik dengan warna menor maka pakailah perona mata yang soft.
  19. Tambahkan Lip Gloss gloss agar bibir terlihat selalu fresh dan basah.

Masih banyak tips lain untuk makeup wajah ini yaitu dengan menggunakan produk–produk kosmetik tertentu. Namun dengan menerapkan tips makeup sederhana ini, Anda sudah bisa percaya diri dengan wajah yang cantik dan mempesona.

Copyright © Anita Handayani

18 September 2012
Update 13 Maret 2015

Jeritan Jiwa dari Kursi Roda

Jeritan Jiwa dari Kursi Roda

“Mereka bilang aku sakit jiwa !” kata Profesor tua yang masih aktif itu. Setelah kena stroke yang membuat tangan dan kaki kanannya lumpuh dan telah menjalani perawatan yang rumit selama sebulan, ia harus memakai kursi roda.

Ia selalu tampak murung, tak bersemangat, uring-uringan, semua yang melayani dianggap salah, petugas fisioterapi yang mau melatih di rumah diusirnya pergi, menolak makan dengan diet yang diatur.

Ya, siapa orangnya yang tidak sedih, merasa hancur, gelap hidupnya, putus asa, merasa tak tertolong lagi dan tak berguna bila tubuhnya yang semula lincah dan gesit, perkasa, mudah berlari atau mengendarai mobil mendadak lumpuh separuh tangan dan kaki, atau lumpuh total, tak bisa bergerak selain terlentang di tempat tidur?

Perasan-perasaan hati seperti inilah, yang bila berat dan berkepanjangan sehingga mempengaruhi fungsi-fungsi perilaku, disebut DEPRESI.

Depresi, sebagai satu kesatuan diagnostik gangguan metal, adalah Suatu keadaan jiwa dengan ciri sedih, merasa sendirian, putus asa, rendah diri, disertai perlambatan psikomotor atau kadang malah agitasi, menarik diri dari hubungan sosial dan terdapat gangguan vegetatif seperti anoreksia dan insomnia (Kapland & Sadock 1996).

Depresi biasanya didahului suatu stressor yang berupa suatu “kehilangan” (lost of love-object). Stressor ini bersifat berat, multipel, tidak normatif dan tidak diinginkan, tidak dapat dikontrol atau diramalkan oleh individu.

Stroke, selain penyakit jantung koroner (miocard infraction), kanker, dan AIDS adalah penyakit-penyakit berat yang sering menimbulkan keadaan depresi pada penderita-penderitanya. Namun, ada juga manusia yang mengalami stroke berat sehingga tidak bisa melakukan sesuatu apa pun, tapi bisa “menerima” keadaan itu, sabar, dan menganggap penderitaan itu sebagai guru. Stroke adalah gangguan akut fungsi otak yang disebabkan gangguan vaskuler (pembuluh darah) yang mengakibatkan “hendaya” yang berlangsung lebih dari 24 jam atau kematian dalam waktu 24 jam. Defisit serebral yang terjadi bisa berupa:
– hemiplegia (limpuh separo, atau
– hemiparesis (setengah lumpuh separo),
– hemihipestesia,
– hemiparestesia,
– afasia (tak bisa bicara),
– hemianpsia, atau
– kombinasi dari semuanya
itu tergantung regio pembuluh darah otak yang terkena. Setelah kena stroke, penderita bisa lumpuh, penderita menjadi tidak bisa bicara sama sekali, atau hanya bicara “ah uh” dan cadel. Penderita sering lupa dengan orang-orang yang baru mengunjunginya, atau malah tidak ingat lagi siapa yang mengunjunginya. Bila semula penderita aktif bergerak, olah raga, sekarang hanya bisa terlentang dan buang airpun terpaksa di tempat tidur. Penelitian Moestrarsi Firngadi (1987) menunjukkan bahwa derajat depresi penderita parese karena stroke lebih tinggi dibanding penderita non-stroke.

Depresi Pasca Stroke yaitu menjadi apatis, mudah marah, banyak diam, menolak makan dan minum obat, pandangan kosong, dan tidak bersemangat terhadap upaya rehabilitasi.

Penyebab terjadinya Depresi Pasca Stroke adalah faktor neuro-biologik dan faktor psikologik. Faktor neurobiologik adalah kerusakan anatomik dan vaskularisasi di otak yang menyebabkan ketidakseimbangan neurotransmiter yang langsung menyebabkan gangguan perilaku dan emosional (depresi). Sedangkan faktor psikologik adalah stressor yang bersifat “kehilangan” (loss of love-objeck). Kehilangan kegagahan, kebebasan gerak, aktivitas yang menggembirakan dan memuaskan, kemandirian, kewibawaan, daya pikir, dan ketrampilan teknis. Jadi, kondisi depresi pada penderita stroke bisa terjadi karena faktor neurobiologik, atau faktor psikologik saja, atau keduanya bersama-sama. Tentu saja bila kedua faktor berpengaruh bersama-sama, depresi akan menjadi berat bahkan bisa menjadi depresi psikotik, dengan waham dan halusinasi yang isinya rasa bersalah, rendah diri, ancaman, nihilistik, dan ide bunuh diri. Maka, wajar kiranya bila orang-orang disekitar penderita itu menganggapnya sudah “sakit jiwa”


Gambar: Utha Likumahua, penyanyi terkenal tahun 60 an, sesudah dan sebelum terkena stroke
Nampak sekali setelah stroke wajah Utha berubah

Kiat penanggulangan depresi pasca-stroke adalah sebagai berkut:

  1. Memahami (empati) terhadap perasaan dan sikap penderita
    Mendengarkan dengan sabar semua keluhan penderita.

  2. Meredakan ketegangan dan memberikan penjaminan rasa aman
    Berikan jaminan rasa aman, tak ada lagi bahaya menagncam, bisa hidup dengan tentram dan bahagia.

  3. Membantu penderita memahami diri sendiri
    Menyadarkan penderita bahwa ia sedang mengalami tekanan (stres) akibat stroke nya. Bahwa semua orang akan mengalami hal yang sama bila stroke. Membantu penderita mengantisipasi perasaannya sendiri secara positif.

  4. Mendorong penderita untuk mau dan rajin berlatih/menjalani program rehabilitasi/fisioterapi
    Keengganan dan penolan penderita depresi terhadap rehabilitasi/fisioterapi/latihan jalan dan gerak diatasi dengan dorongan-dorongan keluarga yang sabar/telaten.

  5. Mendorong penderita untuk berpikir positif/paradigma baru
    Mengubah pola pikir penderita dari mengutuk diri atau meratapi nasib dengan “positive thingking”. Bahwa semua itu kehendak Tuhan dan ada hikmahnya. Bahwa masih ada hal-hal positifyang bisa dikerjakan. Penderita menghadapi hidupnya dengan paradigma baru. Tidak menolak tapi menerima keadaan dengan ikhlas.

  6. Bila memungkinkan, sebatas kecacatannya, menyediakan sarana supaya penderita masih bisa melakukan kegiatan produktif
    Menyediakan sopir untuk mengantar penderita ke tempat kerja. Menyediakan kursi roda, ruang kerja yang nyaman di rumah. Menyediakan komputer, toko/warung, meja, reparasi elektronik., order kerjaan, dll.

  7. Mencarikan teman untuk mengatasi kesepian penderita
    Tetap sering dan rutin mengunjungi penderita. Meyakinkan bahwa penderita masih dihargai, masih punya eksistensi. Mencarikan perawat untuk membantu penderita dan menemaninya berbicara di kala sepi.

  8. Setelah pasien keluar dari RS, berikan program rehabilitasi yang community based (misalnya aktivitas sosial) dan support (menghilangkan/mencegah depresi pasca-stroke)

  9. Pemberian obat-obatan antidepresan sesuai beratnya gejala depresi
    Bila langkah-langkah no. 1-8 diatas bisa dikerjakan dengan efektif, obat antidepresan bisa diberikan dalam jangka waktu relatif pendek, antara 3 – 5 bulan. Sampai saat ini Trisiklik Antidepresan merupakan antidepresan yang paling banyak diresepkan terutama di negara berkembang karena harganya relatif murah dan efektif.

Sumber: Buku “Mereka Bilang Aku Sakit Jiwa” oleh Inu Wicaksana (psikiatri, penulis dan pembicara dalam seminar-seminar), penerbit Kanisius Yogyakarta.

Kesehatan Jiwa (WHO)

ORANG YANG SEHAT JIWANYA MENURUT KRITERIA WHO. 

Banyak orang yang ketika mendengar kata-kata KESEHATAN JIWA (Mental Health) yang terpikir adalah PENYAKIT JIWA (Mental Illness). Padahal Kesehatan jiwa adalah lebih luas dan bukan hanya sekedar tidak adanya penyakit jiwa!

Kesehatan jiwa adalah sesuatu yang diinginkan oleh semua orang, sadar atau tidak. Ketika kita berbicara tentang kebahagiaan, kedamaian pikiran, kenikmatan atau kepuasan, kita biasanya bicara soal kesehatan jiwa.

Kesehatan jiwa berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dari setiap orang. Kesehatan jiwa adalah keseluruhan dari cara-cara orang berhubungan dengan keluarganya, di sekolah, di lingkungan pekerjaan, pada saat bermain, dengan teman sebaya di masyarakat. Kesehatan jiwa melibatkan cara-cara seseorang menyelaraskan keinginan, ambisi, kemampuan, cita-cita, perasaan, dan kesadaran dalam rangka memenuhi tuntutan hidup. Hal tersebut berhubungan dengan:

1. Bagaimana perasaa Anda terhadap diri Anda sendiri,

2. Bagaimana perasaan Anda terhadap orang lain,

3. Bagaimana Anda mampu memenuhi kebutuhan hidup.


Tidak ada garis pemisah yang jelas antara yang sehat mental dengan yang tidak. Ada banyak tingkatan yang berbeda dari kesehatanjiwa. Tidak satupun dari tingkatan ini dengan sendirinya secara khusus menyatakan bahwa seseorang dalam kesehatan jiwa yang baik, atau sakit jiwa. Dan tidak seorangpun mempunyai tanda-tanda kesehatan jiwa yang baik selama-lamanya.

Satu cara untuk menjelaskan KESEHATAN JIWA adalah dengan menguraikan seseorang dengan kesehatan jiwa yang baik.

Hanya dengan mengetahui apa kesehatan jiwa itu tidak berarti bahwa Anda sehat mental, tetapi pengetahuan itu dapat membantu Anda untuk mengerti. Berikut ini adalah beberapa karakteristik dari orang yang sehat jiwanya.

 

Karakteristik dari orang yang Jiwanya SEHAT:

1. Mereka merasa senang atau enak dengan keadaan diri mereka sendiri.

  • Mereka tidak dengan emosi yang berlebihan (ketakutan, marah, cinta, iri, rasa bersalah atau kekhawatiran) mereka sendiri.

  • Mereka dapat mengatasi kekecewaan hidup.

  • Mereka mempunyai sikap yang toleran dan santai terhadap diri mereka sendiri maupun orang lain dan mereka dapat mentertawakan diri sendiri.

  • Mereka dapat mengukur kemampuan mereka sendiri.

  • Mereka dapat menerima kekurangannya.

  • Mereka mempunyai harga diri

  • Mereka merasa dapat mengatasi kebanyakan situasi

  • Mereka menikmati hal-hal sederhana hari-hari apapun

2. Mereka merasa nyaman dengan orang lain.

  • Mereka dapat memberikan cinta kasih dan mempertimbangkan keinginan orang lain.

  • Mereka mempunyai hubungan personal yang memuaskan dan bertahan lama

  • Mereka menyukai dan mempercayai orang lain dan merasa bahwa orang lain akan menyukai dan mempercayainya.

  • Mereka menghargai perbedaan yang dijumpai dalam diri orang lain.

  • Mereka tidak memanfaatkan orang lain dan tidak mengizinkan orang lain memanfaatkan dia.

  • Mereka dapat merasakan bahwa mereka adalah bagian dari kelompok.

  • Mereka merasa bertanggung jawab terhadap orang lain.

3. Mereka mampu memenuhi kebutuhan hidup

  • Mereka berbuat sesuatu terhadap masalah yang timbul

  • Mereka menerima tanggung jawab.

  • Mereka membentuk lingkungan bila mungkin, namun menyesuaikan dengan lingkungan tersebut bila perlu.

  • Mereka merencanakan sebelumnya dan tidak takut terhadap masa datang.

  • Mereka menyambut baik pengalaman dan ide-ide baru.

  • Mereka memanfaatkan bakatnya.

  • Mereka menetapkan tujuan yang realistik untuk dirinya sendiri.

  • Mereka mampu membuat keputusan sendiri.

  • Mereka puas dengan memberikan usaha-usaha terbaik yang mereka miliki terhadap apa yang mereka lakukan.

 

Sumber: Buku “Mereka Bilang Aku Sakit Jiwa” oleh Inu Wicaksana (psikiatri, penulis dan pembicara dalam seminar-seminar), Penerbit Kanisius Yogyakarta.

Older posts