Anita's Personal Blog

Kegiatan Arsiparis | Komputer | Fotografi

Cara membuat Daftar Indeks secara otomatis di MS Word 2003

Tampilan Daftar Index di Buku Inventaris Arsip Statis.

Tampilan Daftar Index di Buku Inventaris Arsip Statis.

Semula saya bingung bagaimana cara mebuat daftar indeks yang mengacu ke No. Definitif Arsip yang berjumlah 255 arsip. Karena biasanya Indeks otomatis itu mengacu ke halaman (page).

Lumayan pusing saya memikirkannya.  Kemudian muncul ide.  Saya membuat dulu No. Definitif menjadi No. halaman (Page) setelah itu baru di eksekusi.  Ternyata saya Berhasil !!! membuat Indeks secara otomatis di MS Word 2003, lega banget deh.

Indeks diperlukan untuk memudahkan pembaca mencari nama atau istilah yang disebutkan dalam buku. Jadi, bila ingin memeriksa istilah tertentu dalam buku secara cepat, maka cukup membuka halaman-halaman tertentu seperti yang tertera pada indeks, tanpa harus membaca buku tersebut secara keseluruhan.

Nah sekarang saya mau berbagi pengetahuan tersebut.  Semoga bermanfaat.

Cara membuat Daftar Indeks secara otomatis di MS Word 2003:
  1. Setelah jadi Uraian Informasi Arsip pada Buku Inventaris seperti ini:

    Contoh Daftar Arsip Statis di Buku Inventaris

    Contoh Daftar Arsip Statis di Buku Inventaris

  2. Karena saya mau membuat Indeks yang mengacu ke nomor definitif arsip (yaitu nomor yang ada disisi kiri), bukan mengacu ke page atau halaman buku, maka saya buat tepisah dulu data tersebut diatas sehingga No. Definitif = Nomor halaman.
    nomor definitif 1 dibuat menjadi halaman 1

    nomor definitif 1 dibuat menjadi halaman 1

    nomor definitif 2 dibuat menjadi halaman 2

    nomor definitif 2 dibuat menjadi halaman 2

    dan begitu seterusnya sampai nomor definitif terakhir.
    karena nomor definitif yang saya buat ada 255 arsip maka lumayan capek juga membuat nya menjadi 255 halaman :)

  3. Save dengan nama file no_definitif=no_halaman.doc
    nama_file_no_definitif=no_halaman_2
  4. Di Page 1/Klik Menu Insert/Reference/Index and Tables

    Page 1

    Page 1

  5. Maka akan muncul tampilan seperti ini, yaitu pop up “Index and Tables”

    Pop up Index and Tables

    Pop up Index and Tables

  6. Klik Mark Entry
    Klik Mark Entry
  7. Maka akan muncul Pop up window “Mark Index Entry”,  tampilan seperti ini:

    Pop up Mark Index Entry

    Pop up Mark Index Entry

  8. Lalu beri higlight (tandai) satu kata saja yang mau di index, misalnya kata “Pemberhentian”

    Tandai 1 kata yang mau diindex

    Tandai 1 kata yang mau diindex

  9. Lalu Klik bagain atas Pop up window “Mark Index Entry”, di tempat yang ada tanda kotak merah, maka tulisan “Pemberhentian” akan masuk ke kotak isian “Index Main Entry”

    Klik bagian atas pop up window "Mark Index Entry)

    Klik bagian atas pop up window “Mark Index Entry)

  10. Lalu Klik  “Mark All”

    Klik Mark All

    Klik Mark All

  11. Maka akan muncul tampilan seperti ini:

    Klik, OK

    Klik, OK

  12. Klik OK, maka akan muncul tampilan seperti ini, yaitu muncul scrpt indexing disetiap kalimat yang ada

    Script Indexing

    Script Indexing

  13. Lalu tambahkan halaman kosong pada halaman terakhir, jadi jumlah halaman sekarang ada 256, tuliskan halaman berjudul INDEX
    (Karena No. Definitif yang mau kita buat index ada sebanyak 255 arsip, maka halaman terakhirnya adalah halaman 255)

    Halaman INDEX

    Halaman INDEX

  14. Aktifkan icon π/Letakkan kursor di tanda lingkaran merah yang ada pada gambar dibawah ini/Klik Menu Insert/Reference/Index and Tables

    Klik Index and Tables

    Klik Index and Tables

  15. Maka akan muncul pop up window “Index and Tables”

    Pop up window Index and Tables

    Pop up window Index and Tables

  16. Pilih Type: Run_in/Pilih Formats: Bulleted/Klik OK/maka akan muncul tampilan seperti ini:
    Halaman Index yang mengacu ke No. Definitif Arsip BERHASIL dibuat

    Halaman Index yang mengacu ke No. Definitif Arsip BERHASIL dibuat

     

  17. Kita periksa di bagian judul Index, tampilannya seperti ini, siiip…. berhasil

    Tampilan halaman Index yang mengacu kepada No. Definitif Arsip

    Tampilan halaman Index yang mengacu kepada No. Definitif Arsip

  18. Lalu Tandai seluruh text index yang ada/klik Menu Edit/Copy atau Ctrl+C
    Kita mau memindahkan data index ini ke buku inventaris di BAB III

    Tandai seluruh data Index lalu Copy

    Tandai seluruh data Index lalu Copy

  19. Lalu buka file “BUKU_INVENTARIS_ARSIP_STATIS.doc/Pastekan di BAB III INDEKS dengan cara Klik menu Edit/Paste atau Ctrl+V

    Bab III : INDEKS

    Bab III : INDEKS

  20. Maka akan muncul tampilan seperti ini:

    Tampilan data Indexing di Buku Inventaris

    Tampilan data Indexing di Buku Inventaris

  21. Maka sekerang pembuatan halaman Indeks di Buku Inventaris sudah selesai
    Tampilan Daftar Index di Buku Inventaris Arsip Statis.

    Tampilan Daftar Index di Buku Inventaris Arsip Statis.

     

  22. Sekarang kita Cek, Apakah Nama Aat Atnah, S.Sos  di No. 77?

    Benar, di No. 77 ada Nama Aat Atnah, S.Sos

    Benar, di No. 77 ada Nama Aat Atnah, S.Sos

  23. SELESAI !

 

Copyright © Anita Handayani


Cara Membuat Daftar Arsip Statis

Contoh Daftar Arsip Statis (DAS)

Cara membuat Daftar Arsip Statis :
  1. Siapkan dulu 5 buah file arsip yang sudah di alih mediakan menjadi file pdf, contohnya:
    sk-rektor-ipb-no-003-I3-PP-2011.pdf
    sk-rektor-ipb-no-011-I3-PP-2011.pdf
    sk-rektor-ipb-no-022-I3-PP-2011.pdf
    sk-rektor-ipb-no-046-I3-PP-2011.pdf
    sk-rektor-ipb-no-047-I3-PP-2011.pdf
    Perhatikan:  Dalam membuat nama file pdf harus teratur dan menunjukkan nama arsip, nomor arsip, kode klasifikasi, dan tahun.  Sehingga nanti mudah dalam penelusuran dan penggunaannya.
  2. Ini file databasenya: data_5_data_saja.xls
    Buat kolom Nama File PDF nya nge link ke file2 pdf tersebut
    Bentuknya seperti ini:
    Contoh_Database
  3. Ini file menunya: MENU DAFTAR ARSIP STATIS Keputusan Rektor 5 arsip saja.doc
    Dibuat nge link ke database tsb dengan menggunakan aplikasi Mail Merge yang ada di Microsoft Word.  Cara membuat Mail Merge bisa dilihat disini .
    Bentuk Menu Daftar Arsip Statis tsb seperti ini:
    Contoh Daftar Arsip Statis (DAS)
  4. Selamat mencoba, jika menemukan kendala silahkan tinggalkan pesan di kotak komen dibawah ini.

Link terkait: Kegunaan Daftar Arsip Statis

Penulis: Anita Handayani

 

 


Tax Amnesty

syarat_ikut_amnesty_pajak

Presiden Joko “Jokowi” Widodo (kiri) membuat pernyataan selama diskusi tentang program amnesti pajak di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 15 Juli (Sumber foto: ANTARA / M Risyal Hidayat)

Tax Amnesty menawarkan pengampunan pajak bagi orang Indonesia yang memulangkan aset mereka dikenakan tarif hukuman yang relatif rendah antara 2 persen dan 10 persen dari bulan Juli sampai Maret mendatang. Program ini bertujuan untuk menarik miliaran dolar dana disimpan di luar negeri oleh orang Indonesia kaya.

Di TV, di kantor, di surat kabar heboh membicarakan Tax Amnesty (Pengampunan Pajak).  Saya sendiri bingung apa sih Tax Amnesty itu.  Berikut adalah kumpulan pengetahuan tentang Tax Amnesty yang saya dapatkan dari Group WA dan searching di internet, semoga bermanfaat.

Tax Amnesy diadakan oleh pemerintah sasaran utamanya adalah orang kaya Indonesia yang menyimpan dananya di luar negeri.

Tax amnesty adalah pengampunan pajak, yaitu adanya penghapusan pajak bagi Wajib Pajak (WP) yang menyimpan dananya di luar negeri dan tidak memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak dengan imbalan menyetor pajak dengan tarif lebih rendah. Dengan dilakukannya tax amnesty ini, diharapkan para pengusaha yang menyimpan dananya di luar negeri akan memindahkan dananya di Indonesia dan menjadi WP baru yang patuh sehingga dapat meningkatkan pendapatan pajak negara. Dari pemberitaan CNN Indonesia dinyatakan bahwa banyak orang kaya di Indonesia yang menyimpan uang mereka di luar negeri, seperti Singapura, dengan memanfaatkan tax treaty. Oleh karena itulah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendorong diberlakukannya tax amnesty ini untuk menarik kembali uang milik warga Indonesia yang disimpan di luar negeri.

Syarat ikut Amnesti Pajak:
  1. Ungkap harta tersembunyi
  2. Tidak sedang berperkara/menjalani hukuman pidana di bidang perpajakan
  3. Repatriasi asing ke dalam negeri
  4. Membayar uang tebusan

Sebagain besar peserta yang membayar Tax Amnesty adalah karyawan swasta dan pemilik usaha di daerah.

Syarat lengkap untuk membayar Tax Amnesty sebelum ke kantor pajak:
  1. Pastikan Anda bukan termasuk wajib pajak yang sedang dalam proses penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sementara berkas penyidikannya telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan, sedang dalam proses peradilan, atau menjalani hukuman pidana perpajakan;
  2. Pastikan status NPWP Anda masih aktif.  Kalau Anda tidak pernah / tidak rutin dalam pelaporan SPT Tahunannya, bisa jadi di-delete atau di-non efektif-kan oleh DJP.  Anda bisa telepon ke kring pajak 1500200 atau telepon ke kantor pajak dimana Anda terdaftar untuk menanyakan status NPWP Anda;
  3. Pastikan Anda tidak mempunyai tunggakan pajak yang belum dibayar (biasanya SKPKB/SKPKB-T dari hasil pemeriksaan, atau surat keputusan/putusan dari pengadilan pajak – jika ada sengketa pajak). Kalau perusahaan, cek juga tunggakan pajak perusahaan cabang nya. Dan tunggakan ini yang harus dibayar adalah pokok-nya saja, sanksi administrasi berupa bunga dan dendanya tidak usah dibayar. Jadi, kalau Anda dapat Surat Tagihan Pajak yang hanya memuat sanksi administrasi saja, tidak wajib dibayar kalau mau ikut Tax Amnesty. Kalau ada tunggakan, bayar, dan persiapkan buktinya, karena sebagai salah satu syarat ikut Tax Amnesty. Kalau tidak ada tunggakan, skip ke no.4;
  4. Mempersiapkan copy SPT Tahun 2015 (khusus untuk yang menyelenggarakan pembukuan dengan tahun buku yang berakhir 1 Januari s.d. 30 Juni 2015, menggunakan copy SPT Tahun 2014). Untuk yang baru membuat NPWP, skip saja no.4 ini, lanjut langsung ke no.5. Untuk yang punya NPWP tapi tahun 2015 tidak lapor, harus membuat SPT 2015 dulu dengan ketentuan : harta dan hutang yang boleh dimasukkan di SPT 2015 ini hanya harta dan hutang yang telah dilaporkan di SPT terakhir, ditambah harta dan hutang yang diperoleh di Tahun 2015. Jadi, misalnya Anda terakhir lapor di tahun 2009, yang boleh dimasukkan hanya harta dan hutang yang dilaporkan di 2009, ditambah harta dan hutang yang diperoleh di tahun 2015. *) Masih ingat kan, ngisi tabel harta dan hutang di SPT Tahunan? Untuk harta, yang ditulis adalah nilai perolehannya, sedangkan untuk hutang, yang ditulis adalah nilai sisanya.
  5. Untuk wajib pajak yang baru membuat NPWP di tahun 2016, atau belum membuat, tetapi sebenarnya usahanya sudah jalan sejak 2015, dan termasuk wajib pajak yang peredaran usahanya s.d. 4,8 Miliar, jangan lupa – harus membuat surat pernyataan mengenai besaran peredaran usaha mulai Januari s.d. Desember 2015 (yang file nya bisa di-download dari link di bawah ini) dan tidak usah membuat SPT Tahun 2015.

    FYI, setelah UU Tax Amnesty ini diundangkan tanggal 1 Juli 2016, pembetulan SPT Tahun 2015 setelahnya dianggap tidak disampaikan apabila mengikuti Tax Amnesty. Jadi, misalnya setelah 1 Juli 2016 Anda buru-buru membetulkan SPT Tahunan 2015 dengan harapan nilai uang tebusannya bisa bayar lebih kecilan, Anda kecele, dan sia-sia belaka karena tidak dianggap disampaikan, hahaha…

  6. Mengisi Daftar Rincian Harta dan Hutang yang file nya bisa di-download dari link di bawah ini. Untuk daftar rincian harta dan hutangnya, karena nanti softcopy-nya akan diminta oleh kantor pajak dan tidak boleh di-copy file nya, maka silakan teman-teman burning file nya ke CD/DVD (atau kalau tidak sayang flashdisk ya di-copy saja ke flashdisk, tapi nanti flashdisk nya ditinggal di kantor pajak). Kemudian di print.
  7. Mengisi Formulir Surat Pernyataan Harta untuk Pengampunan Pajak yang dile nya bisa di-download dari link di bawah ini. Di print, tempel meterai 6000, dan tanda tangan.
  8. Mempersiapkan dokumen pendukung untuk hutang yang diungkapkan di Tax Amnesty. Untuk harta yang diungkapkan – tidak usah. Kenapa kok hanya hutang? Karena hutang itu kan sebagai pengurang dasar perhitungan uang tebusan, makanya harus ada dokumen buktinya. Kok harta tidak usah? Yang pertama, karena untuk memberi kemudahan bagi wajib pajak yang hartanya bejibun dan sudah ada katakanlah sejak tahun Majapahit berdiri, hehe.. sehingga dokumennya sudah entah kemana. Kedua, karena, jika dikemudian hari ditemukan bahwa harta yang diungkapkan di Tax Amnesty nilainya ternyata lebih besar daripada yang diungkapkan, selisihnya dianggap sebagai penghasilan, dan dikenakan pajak penghasilan, dan ditambah sanksi 200%. Makanya Gan, ungkap semua jangan ragu-ragu…
  9. Membayar Uang Tebusan dengan kode setoran pajak 411129-512. Buktinya jangan lupa dibawa ya…
  10. Mengisi Surat Pernyataan Tidak Mengalihkan Harta Tambahan Dari Dalam ke Luar Negeri yang file nya bisa di-download dari link di bawah ini.
  11. Mengisi Surat Pernyataan Mengalihkan dan Menginvestasikan Harta Tambahan (apabila mempunyai harta di luar negeri yang ingin dialihkan ke Indonesia, paling lambat 31 Desember 2016 untuk periode pembayaran uang tebusan s.d. 31 Desember 2016, dan paling lambat 31 Maret 2017 untuk periode pembayaran uang tebusan setelah 31 Desember 2016) yang file nya bisa di-download dari link di bawah ini. Dan nantinya harus membuat Laporan Pengalihan dan Realisasi Investasi Harta Tambahan setiap 6 bulan selama 3 tahun sejak pengalihan harta.
  12. Bagi wajib pajak yang ada sengketa pajak yang pada intinya meminta pengembalian pajak yang telah dibayar atau meminta menghapuskan sanksi administrasi, jika mau ikut Tax Amnesty harus mencabut permohonannya dengan cara mengisi Surat Pernyataan Mencabut Pemohonan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak, dst… (panjang banget sampai 9 baris kalau ditulis).
  13. Bagi wajib pajak yang sedang dalam tahapan buper (bukti pemeriksaan)/penyidikan, tapi berkasnya belum dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan, masih bisa ikut Tax Amnesty, tetapi harus bayar dulu pajak yang terutang berdasarkan buper/penyidikan itu. Berapa yang harus dibayar itu kalau mau tahu harus mengirimkan surat permohonan dahulu (yang file nya bisa di-download dari link di bawah ini) kepada Direktur Jenderal Pajak u.p. Kepala Unit Pemeriksaan Bukti Permulaan atau Penyidikan Tidak Pidana di Bidang Perpajakan yang ada di Kanwil DJP (saya sarankan langsung datang saja kesana, jangan pake pos). Apabila sudah mendapat balasan yang berisi informasi berapa jumlah pajak yang harus dibayar (maksimal 14 hari kerja sejak surat permohonan diterima), maka harus dibayar paling lambat juga 14 hari kerja sejak informasi tersebut diterima dengan Kode 411129-513. Apabila tidak dibayar dalam jangka waktu diatas, maka informasi tersebut menjadi tidak berlaku harus meminta ulang. Makanya jangan dibikin main-main Gan… Tahu-tahu ntar berkas buper/penyidikannya sudah dinyatakan lengkap sama Kejaksaan, tidak bisa ikut Tax Amnesty… Kalau sudah dibayar, buktinya jangan lupa dibawa ya…

Sudah, itu saja, tinggal datang ke Kantor Pajak, serahkan kepada petugas Tax Amnesty-nya, dan apabila sudah lengkap semua, Anda akan dikasih tanda terima. Setelah 10 hari kerja sejak permohonan diterima lengkap, akan ada balasannya dari Kanwil DJP yang namanya adalah Surat Keterangan Pengampunan Pajak.

Gimana ?, mudah sekali kan cara ikut Tax Amnesty? Makanya buruan, segera siapkan dokumen yang diperlukan, isi formulirnya, bayar uang tebusannya, serahkan ke kantor pajak, dan tunggu Surat Keterangan Pengampunan Pajak untuk mulai dari nol lagi…

(Oiya, mulai dari nol lagi ini start-nya di 1 Januari 2016 ya, bukan 31 Maret 2017, jadi pastikan kewajiban perpajakan mulai 1 Januari 2016 seterusnya patuh dan pajaknya dibayar sebagaimana mestinya, sebenar-benarnya, dan tidak ada yang disembunyikan, Oke?)

Menurut data Kementrian Keuangan, aset dipulangkan telah mencapai Rp 1,94 triliun, jauh dari proyeksi pemerintah sebesar Rp 1 kuadriliun. Jumlah ini dinyatakan dan aset yang direpatriasi mencapai Rp 59500000000000 sementara pembayaran denda sebesar Rp 1,18 triliun, hanya 0,7 persen dari Rp 165000000000000 sasaran. Sumber: Tax amnesty yet to net big fish

* PP No.34 thn 2016*
  1. Presiden Joko Widodo tlh menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No.34 Tahun 2016 trtgl 8 Agustus 2016 ttg PPh Final Penjualan Tanah n Bangunan sbsr 5% dr NJOP menjadi 2,5% yg berlaku 1 bln terhitung sejak PP ditandatangani (berlaku mulai 9 September 2016*
  2. Presiden Joko Widodo meminta para Gubernur, Bupati n Walikota jg melakukan perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah (BPHTB) utk perolehan/pembelian Tanah n Bangunan sbsr 5% menjadi 2,5%. (Implementasi pelaksanaannya didaerah sangat brgantung dgn kondisi daerah,Peraturan Daerah memerlukan persetujuan brsama Gubernur/Bupati/Walikota dgn DPRD stmpat)*
  3. Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil pd tgl 11 Agustus 2016 tlh mencapai ksepakatan :
    a. _BPHTB_ utk perolehan/pembelian tnh n bangunan smpai dgn _NJOP_ sbsr Rp.2 M, ditetapkan _NIHIL PEMBAYARAN_
    b.Atas tanah n bangunan trsbt yg blm bersertipikat; biaya utk memperoleh sertipikat hak atas tanah trsbt di BPN adalah sbsr Rp.300 Rb prsertipikat
    c.Pemerintah Provinsi DKI Jkt akan mempersiapkan Anggaran Pendapatan n Belanja Daerah (APBD) 2017, utk meng _GRATIS_kan srtifikasi tnh n bangunan dgn NJOP dibawah Rp.2 M*
Tgl 07/09 16:22, Info terbaru dr kantor Dirjen Pajak:

Dirjen Pajak keluarkan peraturan terbaru yg meringankan beban kita yg ingin bereskan laporan pajak masing2.

Peraturan baru itu antara lain :

  1. Nilai harta yg kita laporkan skrg tdk lg hrs harga pasar,tetapi harga wajar yg kita tentukan sendiri.
    Nilai yg kita tentukan ini tdk akan dikoreksi oleh petugas pajak n tdk hrs ada dokumen pendukungnya
    Kedepannya pun petugas pajak tdk blh melakukan penelitian trhdp nilai harta yg kita masukan ke Tax Amnesty ini,jd bnr2 trsrh kita*
  2. Kalau ada rumah atau mobil atau harta lain yg dibeli dr income yg sdh bayar pajak,tdk usah bayar tax amnesty tp ikut pembetulan laporan pajak (SPT) sj.
    Bgt jg dgn harta warisan n hibah,jk blm msk di SPT ckp dilakukan pembetulan laporan pajak.
    Hanya perlu membayar Rp 100.000 biaya admin di kantor pajak.
    Dgn ikut pembetulan SPT ini,kita berarti patuh pd UU Perpajakan, tidur bs enak.
  3. Isi formulir jg skrg lbh gampang.
    Harta n utang yg tlh dilaporkan dilaporan pajak sblmnya tfk perlu dirinci lg,hanya perlu jumlah totalnya sj.
  4. Skrg pensiunan n   yg pendptannya Rp 4,5 jt per bln kebawah tdk perlu punya NPWP, tdk wajib lapor SPT,tdk wajib ikut Tax Amnesty n tdk akan kena sangsi TA atau pun sangsi pajak.
  5. Tdk usah ijin kantor utk ke kantor pajak,skrg kantor layanan pajak jg buka dihari Sabtu jam 8-2 siang n Minggu jam 8-12 siang.
Pengertian

Tax amnesty atau amnesti pajak merupakan pengampunan atau pengurangan pajak terhadap properti yang dimiliki oleh perusahaan yang akan segera diatur dalam UU Pengampunan Nasional.

Hal-hal yang berkaitan dengan draft UU tersebut dikatakan jika pengampunan pajak adalah:

  • penghapusan pajak terutang,
  • penghapusan sanksi administrasi perpajakan,
  • penghapusan sanksi pidana pada bidang perpajakan, maupun sanksi pidana tertentu yang diharuskan membayar dengan uang tebusan.

Pengampunan pajak ini objeknya bukan hanya yang disimpan di luar negeri, tetapi juga yang berasal dari dalam negeri yang laporannya tidak diberikan secara benar.

Apa Bedanya Ikut Pengampunan Pajak & Tidak Ikut Pengampunan Pajak?

Pengampunan Pajak sendiri bukan merupakan kewajiban setiap Wajib Pajak.

Pengampunan pajak merupakan hak yang bisa diperoleh oleh Wajib Pajak yang lupa melaporkan hartanya.

Pengampunan Pajak berhak  diajukan oleh perorangan ataupun badan usaha seperti PT.

Perorangan baik pebisnis, wiraswasta maupun karyawan berhak ikut pengampunan pajak.

Lalu apa bedanya jika kita ikut Pengampunan Pajak dengan  tidak ikut Pengampunan Pajak?

Jika Ikut Pengampunan Pajak :
  •   Setiap Warga Negara Indonesia berhak mengikuti program Pengampunan Pajak dan jika memutuskan mengikuti program Pengampunan Pajak maka si wajib pajak tidak boleh melakukan pembetulan SPT lagi terhitung dari SPT tahun 2015.
  • Untuk mengikuti Pengampunan Pajak, Wajib Pajak dapat mengungkapkan harta yang selama ini belum dilaporkan kemudian membayar uang tebusan atas harta tersebut. Tarif uang tebusan sendiri berbeda-beda tergantung periode dan jenis Pengampunan Pajak yang dilakukan Wajib Pajak, mulai dari 2% sampai dengan 10%. Khusus untuk UMKM, tarifnya adalah 0,5% dan 2%.
  • Pengampunan Pajak yang ada berupa penghapusan pajak yang seharusnya terutang serta pembebasan sanksi administrasi dan sanksi pidana perpajakan.
  • Jika sudah ikut Pengampunan Pajak, atas harta yang dilaporkan tidak akan diperiksa lagi di masa depan.
  • Jika ikut Pengampunan Pajak, maka akan dilakukan penghentian pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan, dalam hal Wajib Pajak sedang dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan.
  • PPh Final atas pengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan serta saham akan dihapuskan jika Wajib Pajak ikut Pengampunan Pajak.
  • Jika ikut Pengampunan Pajak dan dikemudian hari ditemukan harta yang tidak dilaporkan di dalam periode pengampunan pajak yakni harta per 31 Desember 2015 , maka temuan harta tersebut akan dikenakan tarif pajak sebesar 30 persen ( tarif PPh pribadi yang berlaku ) dan sanksi denda sebesar 200 persen.
Jika Tidak Ikut Pengampunan Pajak :
  • Wajib pajak dengan kemauan sendiri dapat membetulkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dengan menyampaikan pernyataan tertulis. Syaratnya, Direktur Jenderal Pajak belum melakukan tindakan pemeriksaan.
  • Jika pembetulan yang dilakukan mengakibatkan adanya penambahan utang pajak, maka Wajib Pajak dikenai sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan atas jumlah pajak yang kurang dibayar. Ini terhitung sejak saat penyampaian SPT berakhir sampai dengan tanggal pembayaran dan bagian dari bulan dihitung penuh satu bulan.
  •  Jika Wajib Pajak telah memiliki NPWP sebelum tahun 2015 atau sebelumnya, dan belum melaporkan SPT Tahunan PPh 2015, maka Wajib Pajak dapat melaporkan hartanya tanpa ikut Pengampunan Pajak dan hanya dikenai Sanksi telat lapor sebesar Rp 100.000 (bagi WP Orang Pribadi) asalkan atas penambahan harta tersebut tidak menyebabkan timbulnya tambahan utang pajak.
  • Aset yang dilaporkan dalam pembetulan SPT tersebut masih bisa diperiksa di masa depan.
  • Jika tidak ikut Pengampunan Pajak dan dikemudian hari ditemukan harta yang tidak dilaporkan di dalam periode pengampunan pajak yakni harta per 31 Desember 2015 , maka temuan harta tersebut akan dikenakan sanksi sebesar 30 persen ( tarif PPh pribadi yang berlaku ) dan sanksi bunga sebesar 2 persen perbulan maksimal 24 bulan atau maksimal 48 persen.

Jadi, setelah membaca penjelasan di atas, Apakah anda sudah memiliki keputusannya? Ikut Pengampunan Pajak atau Tidak? Semua keputusan berada di tangan anda.

Kalau mau info lbh lengkap telp sj ke hotline Tax Amnesty : 1500 745
Ckp profesional kok petugasnya

*Smg bermanfaat !*

Sumber tulisan:

  1. http://awanpajak.com
  2. http://www.pengampunanpajak.com,
    Email: info@pengampunanpajak.com
  3. http://www.thejakartapost.com/news
  4. http://www.kompasiana.com
  5. Info di Group WA

Penulis: Anita Handayani


Daftar Arsip Statis

Contoh Daftar Arsip Statis (DAS)

Contoh Daftar Arsip Statis (DAS)

Cara membuat Daftar Arsip Statis lumayan rumit karena pertamakali harus membuat database dulu di Microsoft Excell, seperti ini

Contoh Database

Contoh Database

Contoh_Database

Membuat Database ini yang amat sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena membuatnya harus detail sekali.

Setelah itu buat Menu yang nge link ke database tersebut (dengan menggunakan fasilitas Mail Merge).

Nah karena inilah saya bisa mengupload dalam sehari 142 arsip walau koneksi internetnya lagi lambreta banget.

sabtu 17 September 2016 saya berhasil publikasi arsip sebanyak 142 ke SIKN-JIKN, amazing........

sabtu 17 September 2016 saya berhasil publikasi arsip sebanyak 142 ke SIKN-JIKN, amazing……..

Link Terkait: Cara Membuat Daftar Arsip Statis

 

Penulis: Anita Handayani

 

 


10 Simpul Terbanyak yang Mempublikasikan Arsip ke SIKN-JIKN

Daftar 10 Simpul Jaringan Terbanyak yang Mempublikasikan Arsipnya di SIKN-JIKN

IPB masuk peringkat ke-2 pada 10 Simpul Jaringan Terbanyak yang Mempublikasikan Arsipnya di SIKN-JIKN

Puji Tuhan, akhirnya IPB masuk peringkat kedua setelah Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh sebagai Simpul Terbanyak Mempublikasikan Arsip di SIKN-JIKN. Berita ini dapat dilihat di Portal JIKN.

Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh sangat sulit untuk disusul karena disana komitmen Pejabat disana terhadap penyimpanan Arsip nya benar2 kuat terutama setelah musibah Tsunami kemarin, untuk entry arsip mereka mengeluarkan biaya tambahan buat petugasnya yang kebanyakan tenaga lepas.

Daftar 10 Simpul Terbanyak Mempublikasikan Arsip di SIKN-JIKN pada hari Minggu, 18 September 2016 adalah sebagai berikut:
  1. Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh 1136 Arsip
  2. Institut Pertanian Bogor 229 Arsip
  3. Kantor Arsip Kabupaten Bantul 200 Arsip
  4. Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Bukittinggi 159 Arsip
  5. Arsip Nasional Republik Indonesia 96 Arsip
  6. KPAD Pemerintahan Kabupaten Karangasem 45 Arsip
  7. Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah 31 Arsip
  8. Kantor Arsip Daerah Sleman 14 Arsip
  9. Lembaga Administrasi Negara 11 Arsip
  10. Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lamongan 8 Arsip
Piagam Penghargaan IPB sbg Simpul JIKN-SIKN

Piagam Penghargaan IPB sbg Simpul JIKN-SIKN

Link Terkait: 10 Nama Pengguna SIKN Teraktif

Penulis: Anita Handayani


10 Pengguna SIKN Teraktif

Saya sebagai Simpul Jaringan IPB masuk 10 besar Pengguna SIKN Teraktif (Nomor 8).

Saya sebagai Simpul Jaringan IPB masuk 10 besar Pengguna SIKN Teraktif (Nomor 8).

Puji Tuhan, akhirnya setelah lama ditunggu-tunggu, nama saya sebagai wakil dari Simpul Jaringan IPB masuk dalam 10 Pengguna SIKN Teraktif.  Berita ini dapat dilihat di Portal JIKN

Adapun Nama-nama yang masuk sebagai 10 Pengguna SIKN Teraktif pada hari ini, minggu 18 September 2016, adalah sebagai berikut:
  1. Rahmat Hapidin
  2. Ardani
  3. Didi Setiadi, S.Sos
  4. Riski Ariadi
  5. Hendra Mirza
  6. Suci Rahayu
  7. Jeffrey Andreas Budisetianto
  8. Ir. Anita Handayani (Simpul Jaringan IPB )
  9. Rachma Prihatni
  10. Rizki Hidayatullah
Foto bersama 12 simpul jaringan SIKN dan JIKN yang memperoleh penghargaan

Foto bersama 12 simpul jaringan SIKN-JIKN (saya nomor 5 dari kiri) yang memperoleh penghargaan pada Rakornas Tahun 2014

 

Admin Simpul Jaringan SIKN-JIKN dari Unit Arsip IPB

Ir. Anita Handayani sbg Admin Simpul Jaringan SIKN-JIKN dari Unit Arsip Perguruan Tinggi IPB

 

Piagam Penghargaan IPB sbg Simpul JIKN-SIKN

Piagam Penghargaan IPB sbg Simpul JIKN-SIKN

 

Banner Simpul Jaringan IPB

Dyah Nurul Annahlia berpose di depan Banner Simpul Jaringan JIKN nya IPB

Link Terkait: 10 Simpul Terbanyak Mempublikasikan Arsip

Penulis: Anita Handayani


Cara Menghitung Jumlah Karakter dalam Satu Kalimat

Cara Menghitung Jumlah Karakter dalam Satu Kalimat

Semula saya mau mengentri data ini:

Keputusan Rektor IPB Nomor 124/I3/KP/2011 tentang Perubahan Periode Penugasan Keanggotaan Senat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Sebagaimana Telah Ditetapkan Dalam Keputusan Rektor IPB Nomor : 012/I3/KP/2008 Yang Telah Diubah Dua Kali dan Terakhir Diubah Dengan Keputusan Rektor IPB Nomor : 109/I3/KP/2010.

Namun muncul pop up error, sehingga data form yang mau di simpan tidak bisa

Lalu saya bertanya ke Admin JIKN di HelpDesk, dijawab bahwa jumlah karakter hanya dibatasi sebanyak 252 karakter

Lalu saya bingung bagaimana cara menghitungnya, lalu saya cari diinternet, ketemu!

Nah saya mau membagikan pengetahuan menghitung jumlah karakter dalam suatu kalimat tsb, semoga bermanfaat

Cara menghitung jumlah karakter pada Microsoft Word:

  1. Di Microsoft Word 2003:
    Pertama2 test dulu kalimat teresebut ada berapa karakter
    Highliht dulu Kalimat yang mau dihitung/Klik Menu View/Toolbar/Word Count/Character (with spaces)

    Cara Mengecek Jumlah Karakter (kata dan spasi) dalam sebuah kalimatdi MS Word 2003

    Cara Mengecek Jumlah Karakter (kata dan spasi) dalam sebuah kalimatdi MS Word 2003

    Ternyata kalimat tersebut berjumlah 314 karakter maka dari itu tidak bisa disimpan di SIKN
    Lalu saya singkat kalimatnya sehingga jumlahnya kurang dari 252 karakter

    Menjadikan jumlahnya kurang atau sama dengan 252 karakter di MS Word 2003

    Menjadikan jumlahnya kurang atau sama dengan 252 karakter di MS Word 2003

    Maka sekarang form datanya bisa disimpan, tombol simpan bisa dieksekusi.

  2. Kalau di Microsoft Word 2013 seperti ini:
    Klik Menu Review/Word Count/Pilih jumlah karakter yang ada di Character (with Spaces)

    Cara Mengecek Jumlah Karakter (kata dan spasi) dalam sebuah kalimat di MS. Word 2013

    Cara Mengecek Jumlah Karakter (kata dan spasi) dalam sebuah kalimat di MS. Word 2013

  3. Hasilnya:

    Hasil membuat text kurang dari 252 karakter, tombol simpan bisa di klik

    Hasil membuat text kurang dari 252 karakter, tombol simpan bisa di klik

Hasil meringkas jumlah karakter tsb, isi teksnya menjadi sebagai berikut:

Keputusan Rektor IPB Nomor 124/I3/KP/2011 ttg Perubahan Periode Penugasan Keanggotaan Senat FPIK IPB sbgmn Telah Ditetapkan Dalam Keputusan Rektor IPB No.012/I3/KP/2008 Yang Telah Diubah 2x & Terakhir diubah dg Keputusan Rektor IPB No. 109/I3/KP/2010.

Penulis: Anita Handayani


Laporan Magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli

Saya sedang mengerjakan laporan magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli nih..

Ini foto saya sedang mengerjakan laporan magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli nih..

Teman2, do’akan saya bisa sukses menyelesaikan tulisan tentang laporan magang Diklat Fungsional Arsiparis Tenaga Ahli ya…. Judul laporan magang saya adalah Otomasi Pengelolaan  Arsip Statis yang harus selesai akhir bulan September ini.

Karenanya, buat teman2 yang sudah mengisi kotak comment, mohon ma’af kalau saya agak lambat menjawabnya.

Salam,
Anita Handayani

 


Macam-macam Mode Pengoperasian Fokus Otomatis

Macam-macam Mode Pengoperasian Fokus Otomatis
khusus pada Kamera DSLR Canon

Auto Focus

Auto Focus

Barangkali Anda pernah dihadapkan pada situasi pada pemilihan mode AF, apakah harus menggunakan mode pilihan AF Auto Focus : One Shot atau AI Focus ataukah AI Servo.

Anda dapat memilih karakteristik pengoperasian AF (fokus otomatis) yang sesuai dengan kondisi pemotretan atau subjek.

Dalam mode Zona Dasar, pengoperasian AF yang optimal diatur secara otomatis untuk masing-masing mode pemotretan.

  1. Atur sakelar mode fokus lensa ke <AF>
  2. Tekan tombol < AF>.  —-> maka AF operation (Pengoperasian AF)] akan muncul
  3. Pilih pengoperasian AF.
    – Tekan tombol < Left> <Right > untuk memilih pengoperasian AF yang
    di inginkan, kemudian tekan <SET>
  4. Fokuskan pada subjek.
    – Arahkan titik AF pada subjek dan tekan tombol rana setengah.
    Kamera kemudian akan fokus secara otomatis dalam pengoperasian AF yang dipilih.
Ada 3 macam pilihan pada Pengoperasian Auto Focus = AF = Fokus Otomatis yaitu:
  1. AF ONE SHOT : Pemotretan untuk Subjek Diam

    Sesuai untuk pemotretan subjek tak bergerak seperti gedung atau bangunan, makanan, bunga dan lain sebagainya.
    Ketika Anda menekan tombol rana setengah, kamera hanya akan fokus sekali.
    Saat fokus dicapai, titik AF yang mencapai fokus akan ditampilkan, dan indikator fokus <titik hijau > dalam jendela bidik juga akan menyala.
    -Dengan pengukuran evaluatif, pengaturan eksposur akan diatur bersamaan saat fokus dicapai.
    Ketika Anda menahan tombol rana setengah, fokus akan terkunci. Anda kemudian dapat mengkomposisi ulang pemotretan jika diinginkan.

  2. AF AI SERVO : Pemotretan untuk Subjek Bergerak

    Pengoperasian AF ini cocok untuk subjek yang bergerak dan jarak pemfokusannya terus berubah seperti orang yang sedang olah raga, mobil yang sedang berjalan, anak kecil.
    Selagi Anda menahan setengah tombol rana, subjek akan terus difokuskan.
    -Eksposur diatur pada saat gambar dipotret.
    -Ketika mode pemilihan area AF diatur ke AF pemilihan otomatis, kamera terlebih dahulu menggunakan titik AF yang dipilih secara manual untuk fokus. Selama pemfokusan otomatis, jika subjek bergerak menjauh dari titik AF yang dipilih secara manual, pelacakan fokus berlanjut selama subjek tercakup oleh Area frame AF.

  3. AF AI FOCUS : Pemotretan untuk Mengalihkan Pengoperasian AF secara Otomatis

    AF AI Fokus mengalihkan pengoperasian AF dari AF Satu Pemotretan ke AF AI Servo secara otomatis jika subjek diam mulai bergerak seperti burung, kucing.
    Setelah subjek difokuskan dalam AF Satu Pemotretan, jika subjek mulai bergerak, kamera akan mendeteksi pergerakan, mengubah pengoperasian AF secara otomatis ke AF AI Servo, dan mulai melacak subjek bergerak tersebut.

 

Sumber:  Tips & tricks  KFD Newsletter bulan September 2016 dan pengalaman pribadi.

Penulis: Anita Handayani

Silahkan share postingan ini jika suka, tapi.. jangan dicopas ya.
Boleh banget titip komen
tapi gak perlu mencantumkan url blog kamu di badan komen.
Cukup isi nama dan url blog kamu di bagian name and url.
Otomatis keliatan dan akan saya BW kembali.
Sering-sering mampir, ya!
A happy reader is one of my excitement of being blogger.
Terimakasih atas kunjungannya.


Cara Motret Lanskap Menjelang Fajar

Cara Motret Lanskap Menjelang Fajar

Foto Lanskap Menjelang Fajar

Contoh Foto Lanskap Menjelang Fajar

Salah satu momen fotografi yang paling dicari para fotografer lanskap yaitu saat menjelang fajar, atau juga dikenal sebagai momen biru. Momen yang dapat menghasilkan foto lanskap yang memukau dengan teknik fotografi yang baik.

Empat (4) faktor kunci berikut akan membantu Anda menghasilkan foto lanskap menjelang fajar layaknya fotografer profesional:
  1. Kunci 1:Waktu membidik – 30 menit sebelum matahari terbit
    Usahakan untuk datang ke lokasi lebih awal dan peralatan sudah siap digunakan 30 menit sebelum momen biru datang, yaitu saat derajat warna pekat pada waktu sebelum matahari terbit.
    Bila lokasi yang Anda pilih, matahari terbit sekitar pukul 05.00 subuh, pada pukul 04.30 subuh
    Anda sudah bersiap membidik.
    Hal tersebut sangat berguna saat Anda akan menangkap pemandangan dunia yang diliputi warna biru yang akan berubah setiap saat berlalu.
  2. Kunci 2: Pencahayaan – Tetapkan white balance ke ‘Daylight’
    Jika Anda mengatur white balance ke Daylight, cahaya biru akan ditampilkan seperti yang terlihat secara kasat mata, hal tersebut berguna untuk mereproduksi suasana pagi hari menjadi terlihat menyejukkan.
    Berbeda bila Anda menggunakan Auto White Balance, cara tersebut akan membuat nada warna terkoreksi.
  3. Kunci 3: Fungsi bidikan – Kecepatan rana lambat, untuk memperoleh permukaan air yang mulus
    Bila memilih lokasi memotret di danau atau laut, gunakan kecepatan rana lambat, misalnya f/25 detik.
    Cara tersebut akan membuat permukaan danau terlihat mulus seperti cermin, dan warna langit pun akan ikut terpantul pada permukaan air.
    Ini membuat lanskap tidak hanya kelihatan luas, namun juga biru menyejukkan dan tembus cahaya.
  4. Kunci 4: Pemrosesan – Gunakan Picture Style untuk polesan akhir
    Gunakan Picture Style untuk polesan akhir.
    Atur Picture Style ke mode Landscape.
    Hal ini agar hasil bidikan menjadi biru karena mode ini meningkatkan saturasi warna.
    Dibandingkan mode Standard, dengan mode Landscape, warna biu langit akan tampak lebih jelas dan juga lebih pekat serta jernh ketika dipantulkan pada permukaan air.

Saran: Gunakan tripod saat mengambil gambar. Hal ini untuk menjaga agar hasil gambar tidak goyang
karena penggunaan kecepatan rana yang sedikit lambat.

Sumber:  Tips & tricks  KFD Newsletter bulan September 2016

Penulis: Anita Handayani


« Older posts